Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Komunikasi Antar Generasi Dalam Revitalisasi Budaya Lokal: Tinjauan Pustaka

Ferdian Candra Maulana, , Nur’annafi Farni Syam Maella
Abstract: Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menaganlisis peranan komunikasi antar generasi dalam upaya revitalisasi budaya lokal di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi digital. Penelitian dilaksanakan… dengan metode kualitatif pendekatan systematic review. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah dari Google Scholar dalam rentang waktu 5 tahun terakhir merujuk pada kriteria inklusi, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi antar generasi berperan penting dalam upaya melestarikan nilai, identitas, dan praktik budaya lokal baik itu melalui interaksi langsung dalam komunitas dan keluarga, ataupun melalui penggunaan media digital. Revitalisasi budaya dinilai lebih efektif apabila komunikasi dilaksanakan secara dialogis, kolaboratif, dan adaptif dengan melibatkan generasi tua sebagai penjaga nilai budaya, sementara generasi muda sebagai subjek kreatif. Kata Kunci: Komunikasi Antar Generasi; Revitalisasi Budaya Lokal; Systematic Review

Studi Perbandingan Metode Pengajaran Pendidikan Agama Islam di Pesantren dan Sekolah Umum

Deri Putra, Ranti Firdaus, Ahamad Lahmi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode pengajaran pendidikan agama Islam yang diterapkan di pesantren dan sekolah umum di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan studi komparatif,… penelitian ini menganalisis perbedaan metode pengajaran, durasi waktu, teknik pengajaran, serta dampaknya terhadap pemahaman agama Islam siswa di kedua lembaga tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru dan siswa, observasi kelas, serta analisis dokumen kurikulum yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren lebih fokus pada pengajaran berbasis tradisi dengan pendekatan yang mendalam, sementara sekolah umum mengintegrasikan pendidikan agama Islam dalam kurikulum yang lebih terstruktur dan formal. Meskipun pesantren lebih efektif dalam membentuk identitas agama siswa, sekolah umum memberikan pendekatan yang lebih seimbang untuk mempersiapkan siswa dalam kehidupan akademik dan profesional. Penelitian ini menyarankan penggabungan elemen terbaik dari kedua metode untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia.

Peran Model Pembelajaran Inovatif dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa: Literature Review

Dias Larasati, Jodion Siburian, Dian Arisandy Eka Putra Sembiring
Abstract: Kemampuan pemecahan masalah merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada pembelajaran IPA, karena mendukung kemampuan berpikir kritis dan sistematis siswa. Namun, pembelajaran konvensional… yang berpusat pada guru belum optimal dalam mengembangkan keterampilan tersebut, sehingga diperlukan penerapan model pembelajaran inovatif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran model pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa melalui pendekatan studi literatur review. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis 20 artikel ilmiah nasional yang dipublikasikan pada rentang tahun 2013–2025 dan relevan dengan topik penelitian. Artikel yang direview mencakup berbagai model pembelajaran inovatif, antara lain Problem Based Learning (PBL), Problem Solving, Project Based Learning (PjBL), Discovery Learning, serta pengembangan bahan ajar berbasis masalah. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara umum model pembelajaran inovatif berperan signifikan dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa pada pembelajaran IPA di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Model Problem Based Learning menjadi model yang paling dominan dan konsisten memberikan dampak positif terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, terutama ketika dipadukan dengan bahan ajar dan pendekatan kontekstual. Selain itu, penerapan model pembelajaran inovatif juga berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran inovatif efektif diterapkan dalam pembelajaran IPA untuk mendukung pengembangan kemampuan pemecahan masalah siswa.

Manajemen Bencana Tsunami Di Aceh Pasca Peristiwa Tsunami Tahun 2004

Susilowati
Abstract: Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Provinsi Aceh pada tahun 2025 merupakan bencana hidrometeorologi yang dipicu oleh curah hujan ekstrem serta diperparah oleh degradasi lingkungan dan perubahan tutupan… pan lahan. Peristiwa ini menimbulkan dampak kemanusiaan dan kerugian materiil yang signifikan, termasuk korban jiwa, kerusakan permukiman, serta lumpuhnya infrastruktur publik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen bencana pasca peristiwa banjir bandang dan tanah longsor di Aceh tahun 2025, dengan meninjau tahapan mitigasi, tanggap darurat, dan pasca bencana. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis dokumen, dengan memanfaatkan data dari laporan resmi pemerintah, regulasi kebencanaan, pemberitaan media nasional, serta pendapat pakar. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanganan bencana di Aceh telah dilakukan melalui upaya mitigasi struktural dan nonstruktural, respons darurat yang melibatkan koordinasi lintas sektor, serta penyusunan kebijakan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan dalam aspek pengelolaan lingkungan, sistem peringatan dini, dan penataan ruang berbasis risiko. Oleh karena itu, penguatan kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat menjadi penting untuk meningkatkan ketangguhan wilayah Aceh terhadap bencana hidrometeorologi di masa mendatang.

Influencer Dan Kapital Perhatian: Tinjauan Literatur Mengenai Keterlihatan Digital Dan Budaya Fleksing

Heni Kumalasari, Noor Akhmad, I Putu Sriartha, Wayan Mudana, I Made Pageh
Abstract: Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun identitas digital, menjadikan perhatian publik sebagai komoditas bernilai tinggi. Penelitian bertujuan menganalisis hubungan antara influencer, ekonomi perhatian,… hatian, digital visibility, dan budaya flexing dalam membentuk performativitas diri di platform digital. Penelitian menggunakan kajian literatur naratif dan tematik dari 53 artikel tahun 2016 hingga 2025. Proses analisis meliputi identifikasi artikel melalui basis data internasional, seleksi berbasis kriteria inklusi dan eksklusi, serta sintesis tematik untuk menyoroti tema dominan, kerangka teori, dan metode penelitian yang digunakan. Hasil kajian menunjukkan tren peningkatan publikasi sejak tahun 2020, dengan distribusi disiplin ilmu sebagai berikut: 62% komunikasi, 15% sosiologi, 13% psikologi, dan 10% ekonomi digital. Sebagian besar penelitian berasal dari konteks Barat (70%), sedangkan 30% meneliti konteks Global South. Temuan tematik menegaskan bahwa influencer berperan sebagai produsen visibilitas digital; keterlihatan tersebut memunculkan perhatian publik yang dikonversi menjadi nilai ekonomi dan sosial melalui strategi flexing. Fenomena ini menimbulkan ketegangan antara otentisitas diri, ekspektasi sosial, dan logika algoritma, membentuk ekosistem baru dalam kapitalisme digital. Kesimpulan menunjukkan bahwa digital visibility berfungsi sebagai modal sosial dan simbolik yang mempengaruhi status, peluang ekonomi, dan identitas digital individu. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner untuk memahami performativitas digital dan memberikan panduan praktis bagi influencer dan praktisi media sosial dalam manajemen konten, branding personal, serta pengelolaan ekspektasi audiens. Studi ini juga membuka peluang penelitian lebih lanjut mengenai konteks lintas budaya, authenticity paradox, dan dinamika algoritmik.

Hierarki Ilmu dalam Filsafat Ilmu dan Ilmu Islam: Integrasi Pemikiran Al-Ghazali dan Al-Farabi

Risdayanti, Marilang, M. Hajir Nonci
Abstract: Kajian mengenai hierarki ilmu menjadi pembahasan penting dalam filsafat ilmu dan khazanah keilmuan Islam, karena berkaitan dengan bagaimana struktur pengetahuan dibangun, disusun, dan dilegitimasi sebagai kebenaran. Artikel… kel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan, keselarasan, dan perbedaan konseptual antara hierarki ilmu dalam filsafat ilmu modern yang meliputi sumber kebenaran empirisme, rasionalisme, intuisi, otoritas, dan wahyu, metode ilmiah dan penalaran logis dengan hierarki ilmu dalam tradisi Islam berdasarkan pemikiran al-Ghazali dan al-Farabi. Hasil kajian menunjukkan bahwa filsafat ilmu modern cenderung menempatkan pengalaman dan rasio sebagai legitimasi tertinggi dalam proses memperoleh kebenaran, sedangkan epistemologi Islam menjadikan wahyu sebagai sumber pengetahuan tertinggi yang membimbing rasio dan pengalaman. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kedua perspektif memberikan gambaran komprehensif bahwa ilmu tidak hanya berfungsi untuk pengembangan intelektual, tetapi juga sebagai sarana pembentuk moral dan spiritual manusia.

Peningkatan Kapabilitas SDM pada UMKM Desa Bakalan Gondang Mojokerto Melalui Pelatihan Sosial Media Marketing dan Manajemen Produksi Modern

Anna Kridaningsih, Ratna Agustina, Anis Sirojuddin Suryo Negoro, Nurus Sabani, Risa Amalia Muzrifah, Adil Abdillah, Ahmad Mubarok
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah pedesaan sering menghadapi keterbatasan kapabilitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam pemanfaatan media sosial untuk pemasaran dan penerapan manajemen produksi modern.… odern. Permasalahan ini berdampak pada rendahnya daya saing produk, keterbatasan jangkauan pasar, dan efisiensi produksi yang kurang optimal. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas SDM UMKM di Desa Bakalan Gondang, Mojokerto, melalui pelatihan social media marketing dan manajemen produksi modern. Metode yang digunakan bersifat deskriptif-partisipatif dengan tahapan: identifikasi masalah, perancangan materi pelatihan, implementasi, evaluasi, dan analisis hasil. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan peserta, antara lain: 90% peserta mampu membuat konten media sosial kreatif dan berinteraksi efektif dengan konsumen, serta 88% peserta menerapkan prinsip manajemen produksi modern, termasuk perencanaan produksi, pengendalian kualitas, dan pencatatan proses. Evaluasi integrasi pemasaran digital dan produksi menunjukkan bahwa peserta mampu menyesuaikan kapasitas produksi dengan permintaan pasar, meningkatkan efisiensi usaha, dan memperkuat daya saing produk. Pelatihan ini membuktikan efektivitas metode terpadu dalam meningkatkan kapabilitas SDM UMKM, mendorong UMKM menjadi lebih adaptif, inovatif, dan kompetitif, serta memberikan model bagi program pengabdian masyarakat serupa di desa lain.

Isu Gender dan Keadilan Sosial dalam Pendidikan: Analisis Teoritis dan Tantangan Implementasi

Heni Kumalasari, Wayan Suastra, Ananta Wikrama Tungga Atmaja, I Nyoman Tika
Abstract: Isu gender dan keadilan sosial dalam pendidikan merupakan persoalan strategis yang berpengaruh langsung terhadap kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan pembangunan. Meskipun berbagai kebijakan nasional telah menekankan… kankan prinsip kesetaraan, praktik pendidikan di lapangan masih menunjukkan adanya bias gender dan ketidakadilan sosial yang bersifat struktural maupun kultural. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kerangka teoritis gender dan keadilan sosial dalam pendidikan, mengidentifikasi bentuk-bentuk ketidaksetaraan gender, mengkaji upaya yang telah dan dapat dilakukan untuk mewujudkan pendidikan berperspektif gender, serta menguraikan tantangan implementasinya. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka dengan menelaah hasil-hasil penelitian nasional dan internasional yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa ketidaksetaraan gender dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan akses, tetapi juga kualitas pembelajaran, representasi dalam kurikulum, serta dampak jangka panjang terhadap kesempatan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan transformasi pendidikan yang sistemik, inklusif, dan berkelanjutan dengan mengintegrasikan perspektif gender dan keadilan sosial pada seluruh level kebijakan dan praktik pendidikan.

Peran Ekonomi Digital Dalam Memperluas Akses Produk Halal Global di Pasar Internasional

Iis Setyowati, Lutfiya Firnanda, Mohamad Budi Fadilah, Siti Aimatul Mujtahida, Umi Kulsum
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi digital dalam memperluas akses pasar internasional bagi produk halal global. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui kajian literatur dari berbagai… i jurnal nasional, penelitian ini menemukan bahwa ekonomi digital memiliki pengaruh signifikan terhadap penguatan industri halal di Indonesia. Pemanfaatan e-commerce, marketplace halal, sertifikasi halal digital, dan pembangunan Global Halal Hub mempercepat ekspansi produk halal di pasar internasional. Digitalisasi juga meningkatkan efisiensi distribusi, memperkuat branding, dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal. Namun, tantangan masih muncul dari sisi literasi digital, kesiapan infrastruktur, dan regulasi. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan sektor teknologi menjadi kunci untuk memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat industri halal dunia.

Analisis Peran WTO Dalam Perdagangan Biodesel Antara Uni Eropa Dan Indonesia

Ernawati, Nabila Zahrotul Ula, M. Amin Qutsby, Putri Sofiatul Islamiah, Putri Catur Ayu Lestari
Abstract: Dalam hal ini, sengketa perdagangan biodiesel antara Indonesia dan Uni Eropa timbul sebagai konsekuensi dari penerapan kebijakan RED II dan EUDR yang menjadikan minyak sawit sebagai produk dengan risiko tinggi terkait deforestasi.… forestasi. Pihak Indonesia berpendapat bahwa kebijakan tersebut bersifat tidak adil dan melanggar prinsip nondiskriminasi yang tercantum dalam GATT 1994. Studi ini menganalisis faktor-faktor utama yang menyebabkan sengketa ini, bagaimana respons kebijakan yang diambil oleh Indonesia, serta dampak ekonomi yang muncul, khususnya pada petani, industri kelapa sawit, dan performa ekspor nasional. Dengan melalui mekanisme sengketa WTO (DS593), pada tahun 2025 panel WTO memutuskan bahwa beberapa ketentuan dari Uni Eropa bertentangan dengan peraturan perdagangan internasional dan memerlukan penyesuaian. Hasil ini menunjukkan pentingnya diplomasi dalam perdagangan, penguatan hilirisasi, serta penerapan standar keberlanjutan guna meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Kesimpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa masalah lingkungan pada kebijakan Uni Eropa sering kali digunakan sebagai alat untuk melindungi pasar, sehingga diperlukan kebijakan yang adaptif dan strategi diplomasi multilateral untuk mempertahankan keberlangsungan ekspor biodiesel dari Indonesia.