Search Articles & Publications

Showing 1740 articles found for "Ajar"

Peranan Pendidikan Dalam Menumbuhkan Nilai Nilai Dan Karakter Terhadap Peserta Didik Di MTs. Al – Ittihadiyah

Afrahul Fadillah Daulay, Athasya Trizhafira, Maulidya, Ilham Manik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter pada siswa di MTs Al-Ittihadiyah, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pendidikan karakter merupakan aspek krusial… dalam pembentukan moral dan kepribadian siswa, yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap kualitas individu dalam masyarakat. MTs Al-Ittihadiyah sebagai lembaga pendidikan berusaha menanamkan nilai-nilai ini melalui berbagai program dan aktivitas yang dirancang khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung proses pembelajaran dan kegiatan-kegiatan di sekolah yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Wawancara dilakukan dengan guru, siswa, dan orang tua untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam mengenai pelaksanaan dan dampak pendidikan karakter. Analisis dokumen dilakukan terhadap materi pembelajaran dan kebijakan sekolah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah berhasil menanamkan nilai-nilai moral dan religius kepada siswa. Nilai-nilai ini ditanamkan melalui berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang terstruktur. Misalnya, pelajaran agama dan kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah dan ceramah, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan diskusi kelompok yang mendorong kerjasama dan tanggung jawab. Para siswa menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kejujuran, dan kerjasama setelah terlibat dalam program-program ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah. Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak mereka. Selain itu, dinamika sosial siswa, seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan sekitar, juga menjadi faktor yang mempengaruhi efektivitas program pendidikan karakter. Beberapa siswa masih menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah, yang menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan melibatkan berbagai pihak. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter. Kolaborasi ini dapat meningkatkan efektivitas program-program yang telah berjalan dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Dengan dukungan yang kuat dari semua pihak, nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah dapat lebih efektif diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pengembangan program-program pelatihan bagi orang tua dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan moral dan karakter siswa.

Penerapan Teknologi AI Untuk Meningkatkan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Industri Manufaktur

Raspiyahni, Susilawati
Abstract: Era industri generasi keempat telah masuk ke Indonesia. Babak baru ini mensinergikan aspek fisik, digital, dan biologi, seperti pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence), robotika, dan kemampuan komputer belajar… lajar dari data (machine learning), pada manufaktur.Di dalamnya tercakup pemanfaatan data skala besar (big data), teknik penyimpanan data di awan (cloud computing). Penelitian ini merupakan penelitian studi literatur, dimana penulis menggunakan literatur-literatur terdahulu untuk memperoleh data dengan tujuan menelaah peran Teknologi AI dibidang industri. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini ialah peran teknologi AI sangat penting dalam bidang K3 Industri seiring perkembangan zaman untuk dapat mencapai hasil yang telah ditargetkan. Namun, keberadaan teknologi AI ini juga memiliki dampak negatif, yaitu berkurangnya lapangan pekerjaan yang dapat menghasilkan banyaknya pengangguran.

Permohonan Pengurangan Atau Penghapusan Sanksi Administrasi Oleh Wajib Pajak Kepada DJP Sebagai Upaya Pemenuhan Hak Wajib Pajak

Luluk Listyorini, Hanifatus Salamah, Geza Arditya, Muhammad Haekal
Abstract: Penelitian ini membahas mengenai permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi oleh wajib pajak kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) sebagai upaya untuk memenuhi hak-hak wajib pajak. Terdapat dua rumusan… masalah yang diangkat, yaitu bagaimana Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menilai kriteria kekhilafan wajib pajak dalam permohonan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi, serta apa tujuan dan implikasi dari adanya kebijakan pengurangan atau penghapusan sanksi administrasi bagi wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria kekhilafan wajib pajak dan tujuan serta implikasi dari kebijakan pengurangan sanksi administrasi dengan menggunkan metode penelitian yurdis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menilai kekhilafan wajib pajak berdasarkan kriteria kesalahan administratif, kondisi di luar kendali, ketidaktahuan wajar, kerja sama dengan petugas pajak, dan kepatuhan di masa lalu. Tujuan kebijakan pengurangan sanksi administrasi adalah meningkatkan kepatuhan dan penerimaan pajak, mengurangi beban administratif, serta meningkatkan kepercayaan terhadap sistem perpajakan.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIII SMP Dwijendra Denpasar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Luh Putu Sunya Hermawati
Abstract: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP  Dwijendra Denpasar semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model… pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII. SMP Dwijendra Denpasar berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP  Dwijendra Denpasar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.

Restrukturisasi Perbankan Dan Sistem Serta Kebijakan Perbankan Di Indonesia

Adinda Iklilatul Aura Salsabila, Ansori Makruf, As’adur Rofiq Alfaritsi, Rini Puji Astuti
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis restrukturisasi perbankan, serta sistem dan kebijakan perbankan di Indonesia, dan dampaknya terhadap stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Restrukturisasi perbankan merupakan proses… ses penting untuk meningkatkan efisiensi operasional, kualitas aset, dan permodalan bank. Di Indonesia, sistem perbankan terdiri dari berbagai jenis bank yang diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Kebijakan perbankan mencakup kebijakan moneter dan regulasi perbankan yang dirancang untuk menjaga stabilitas keuangan dan mendorong inklusi keuangan. Hasilnya menunjukkan bahwa restrukturisasi perbankan yang efektif, didukung oleh kebijakan yang tepat, dapat meningkatkan stabilitas sistem keuangan dan memacu pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan studi pustaka yaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang berhubungan dengan judul.

Indenpendensi Ruang Lingkup Kebijakan Kebanksentralan

Cahya Irani, Rini Puji Astutik, Ervina Dwi Zahrotul A.
Abstract: Kebijakan kebanksentralan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keuangan suatu negara. Sebagai institusi yang bertanggung jawab atas pengelolaan moneter, pengaturan sistem pembayaran, dan… an pengawasan sistem keuangan, bank sentral memiliki berbagai alat dan kebijakan yang digunakan untuk mencapai tujuannya. Independensi bank sentral merupakan salah satu elemen kunci dalam menciptakan stabilitas ekonomi dan keuangan. Bank sentral yang independen dapat menjalankan kebijakan moneter dan kebijakan lainnya tanpa campur tangan dari pihak eksternal, termasuk pemerintah. Hal ini penting untuk memastikan bahwa keputusan-keputusan yang diambil didasarkan pada analisis ekonomi yang objektif dan bukan atas dasar kepentingan politik jangka pendek. dalam konteks Indonesia, Bank Indonesia sebagai bank sentral memiliki peran strategis dalam mengatur dan mengawasi sistem keuangan. Kemandirian Bank Indonesia diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia, yang menekankan pentingnya independensi institusional, independensi sasaran akhir, dan independensi instrumen. Independensi ini memungkinkan Bank Indonesia untuk merespons berbagai tantangan ekonomi dengan fleksibilitas dan ketegasan yang diperlukan. Metode penelitian menggunakan library researchyaitu metode dengan pengumpulan data dengan cara memahami dan mempelajariteori-teori dari berbagai literature atau referensi. bahwa independensi bank sentral tidak berarti terlepas sepenuhnya dari akuntabilitas. Bank sentral tetap bertanggung jawab untuk menjelaskan dan mempertanggungjawabkan keputusan-keputusan mereka kepada masyarakat dan otoritas yang relevan. Transparansi dalam proses pengambilan keputusan dan pelaporan kinerja merupakan elemen penting dalam mempertahankan independensi bank sentral

Pengabdian Lingkungan Sekolah Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Dan Pengalaman Di SMPN 18 Kota Serang

Annisa Nurul Wahidah, Bay Bayhaqi, Firda Ayu Wahyuni, Intan Nur’aeni, Muhammad Rizki Arifiandi, Nia Nurcahyani, Putri Ayu Wulandari, Sayidati Shabrina Seno, Shofa Almarwah, Siti Mapajah, Wieke Fildzah Hendravianti, Ade Anggraini Kartika Devi
Abstract: Sebelum mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menghadapi dunia pendidikan yang asli, terdapat kegiatan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) yang mana kegiatan tersebut berupa pengenalan yang dilakukan… n oleh mahasiswa untuk mengetahui apa saja yang ada di dunia pendidikan khususnya di sekolah. Kegiatan PLP ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 11 mahasiswa di SMP Negeri 18 Kota Serang, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang dunia pendidikan dan persekolahan secara langsung. Terdapat 4 prodi yang dikirim oleh kampus untirta untuk melakukan kegiatan praktek PLP, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Ilmu Pengetahuan Alam, dan Prodi Bimbingan Konseling. Kegiatan PLP dilakukan selama kurang lebih 52 hari, terhitung mulai tanggal 17 September - 08 November 2024. Mahasiswa melakukan praktek kegiatan belajar mengajar sesuai dengan jurusan yang mahasiswa ampu di kampus berdasarkan modul ajar yang dibuat oleh masing - masing mahasiswa. Disamping kegiatan belajar mengajar, praktek PLP juga mengikuti acara sekolah sesuai dengan kalender pendidikan yang ada di smp 18 kota serang. Kegiatan tersebut meliputi pembinaan ekstrakulikuler, kegiatan P5 yang dilaksanakan dengan kegiatan wirausaha dan demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2024/2025, dan LDKS bagi siswa dan siswi osis terpilih.

Model Contektual Teacehing Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas X UPT SMA Negeri 9 Luwu Timur

Dewa Ayu Ratnadi
Abstract: Tingkat kemajuan suatu negara sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan, Tingkat kemajuan suatu negara memang sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikan secara umum, tetapi ketika kita membicarakan kualitas pendidikan… dalam konteks Agama Hindu atau agama manapun, ada beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan Pendidikan agama, termasuk pendidikan Hindu, seringkali berfokus pada pembentukan karakter dan penyampaian nilai-nilai moral. Dalam konteks Hindu, nilai-nilai seperti dharma (kewajiban dan moralitas), karma (aksi dan akibat), dan ahimsa (non-kekerasan) bisa memainkan peran penting dalam membentuk sikap dan perilaku individu. Pendidikan agama yang kuat bisa membantu membangun masyarakat yang lebih beretika dan berintegritas, yang pada gilirannya dapat berkontribusi pada kemajuan sosial dan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatkan hasil belajar Agama Hindu Siswa kelas X UPT SMA Negeri 9  Luwu Timur dengan penerapan model Contektual Teacehing Learning.  Metode pengumpulan datanya berupa tes hasil belajar.   Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yang diperoleh pada pra siklus baru mencapai nilai rata-rata 69,04, pada Siklus I meningkat menjadi 73,46 dengan ketuntasan belajar 69%, pada Siklus II meningkat menjadi 89,42 dengan ketuntasan belajar 88%, dengan demikian indikator kinerja telah tercapai dan tindakan dianggap berhasil. Berdasarkan hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa penelitian dengan penerapan model CTL dapat meningkatkan hasil belajar Agama Hindu Siswa kelas X UPT SMA Negeri 9  Luwu Timur tahun pelajaran 2024/2025

Pemanfaatan Quotes (Kutipan) Tokoh Matematika Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika

Rosmaini, Ika Piolet S, Frima Sitanggang, Agustria Wardani, Anesta Fherbina Barus
Abstract: Quotes atau kutipan dari tokoh matematika bisa memberikan banyak manfaat, baik bagi pelajar, pengajar, maupun masyarakat umum. Berikut beberapa di antaranya: meningkatkan motivasi dan semangat belajar matematika, memperkaya… aya pengetahuan dan pemahaman matematika, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan analitis, menumbuhkan apresiasi dan rasa kagum terhadap matematika, memperkuat karakter dan nilai-nilai positif. kata-kata bijak dan inspiratif dari para matematikawan terkenal dapat membangkitkan rasa ingin tahu dan semangat para pelajar untuk mempelajari matematika. Saat ini, minat siswa dalam belajar matematika sangat rendah. Matematika dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan dan sulit dipahami. Penggunaan kutipan dari tokoh-tokoh matematika dalam pembelajaran diharapkan dapat memotivasi siswa dalam belajar matematika. Metode penelitian yang diterapkan adalah studi literatur atau penelitian kepustakaan, di mana peneliti bergantung pada berbagai sumber literatur untuk mengumpulkan data. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif karena data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata atau deskripsi. Hasil penelitian menyatakan bahwa kebiasaan membaca kutipan dari tokoh matematika secara rutin dapat memiliki pengaruh signifikan dalam meningkatkan motivasi belajar matematika. Kutipan-kutipan ini berfungsi sebagai sumber inspirasi yang kuat, memberikan dorongan psikologis dan emosional yang membantu siswa untuk mengembangkan sikap positif terhadap matematika.

Tinjauan Yuridis Terhadap Pelanggaran Hak Cipta Berupa Pembajakan Buku

Printa Dewi Uma Azzahra, Elsa Siffa Nabillah Nurlailatri, Dyah Ikhtiariza, Nimas Calista Anggita, Qinthara Faiz Taqiyyanfa
Abstract: Permasalahan pelanggaran hak cipta dengan melakukan pembajakan buku di Indonesia seperti hal yang lumrah terjadi. Masyarakat Indonesia yang masih abai dengan membeli sebuah buku yang orisinil, karena mereka menganggap membeli… mbeli buku bajakan lebih murah dan tidak jauh berbeda dengan membeli buku yang orisinil, serta hal ini pula yang membuat oknum-oknum pelaku pembajakan buku masih menjual bebas buku-buku bajakan di pasaran. Perlu diketahui pemerintah telah mengatur tentang hak cipta untuk melindungi hak-hak para pencipta salah satunya dalam membuat suatu karya tulis dalam bentuk buku. Namun dengan adanya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2018 tentang Hak Cipta tidak semata hak-hak penulis ini dilindungi karena hingga kini masih saja berbagai macam jenis buku dari para penulis terkena pembajakan buku. Bahkan jika ditelisik lebih lanjut masih belum terdapat sanksi tegas bagi para pelaku pembajakan buku. Secara nyata dalam menerapkan kebijakan mengenai pelanggaran hak cipta masyarakat masih belum memahami pentingnya perlindungan hak cipta bagi penulis. Tujuan penulisan ini disusun untuk memberikan informasi dan pembelajaran terkait sanksi pembajakan buku bagi pelaku dan perlindungan hukum terhadap penulis yang terkena dampak dari pembajakan buku, serta kebijakan dan tindakan yang lebih tegas lagi dalam mensosialisasikan peraturan hak cipta bagi masyarakat.