Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

Aspek Hierarki Kebutuhan Tokoh Amanda Dalam Novel A Untuk Amanda Karya Annisa Ihsani

Shifa Atri Miftakhul Jannah, Sesa Aurellia Putri Panunggal, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Karya sastra merupakan hasil pengamatan sastrawan yang berdasarkan realitas kehidupan di masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya dan dari imajinasi sastrawan sendiri. karya sastra sendiri jika dikaitkan dengan psikologi… i dianggap penting untuk melakukan sebuah penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu menggunakan pendekatan psikologi humanistik dengan menggunakan teori Hierarki Kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow. Pendekatan ini menjelaskan tentang lima hierarki kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap individu secara bertahap. Data yang digunakan berasal dari karya sastra berbentuk novel. Karya sastra novel yang diambil untuk penelitian ini, yaitu novel karya Annisa Ihsani yang berjudul A untuk Amanda. Teknik atau metode pengumpulan datanya menggunakan pendekatan hermeneutika. Hasil dari penelitian ini adalah tokoh Amanda telah mencapai semua hierarki kebutuhan yang dikemukakan oleh Abraham Maslow berdasarkan hasil dari analisis yang dilakukan dengan mengklasifikasikan setiap kebutuhan-kebutuhan tokoh Amanda. .Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengklasifikasikan atau mengidentifikasi bagaimana aspek hierarki kebutuhan yang dimiliki tokoh Amanda dalam novel A untuk Amanda dalam mencapai semua tingkatan pada hierarki kebutuhan, yaitu kebutuhan akan fisiologis, kebutuhan akan rasa aman, kebutuhan akan kasih sayang, kebutuhan akan penghargaan diri, dan yang terakhir aktualisasi diri.

Analisis Emosi Kesedihan Tokoh Jim dalam Novel Harga Sebuah Percaya Karya Tere Liye: Kajian Teori Kubler-Ross

Aulia Hera Yuanti, Dalmashinta Pratidina Sukma Putri, Eva Dwi Kurniawan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bentuk emosi kesedihan yang dialami tokoh Jim dalam novel Harga Sebuah Percaya karya Tere Liye. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis emosi  tokoh utama… tama novel Harga Sebuah Percaya menggunakan pendekatan psikologi sastra. Hasil analisis novel Harga Sebuah Percaya yakni dapat disimpulkan bahwa, emosi tokoh Jim dalam novel Harga Sebuah Percaya karya Tere Liye mengandung unsur emosi negatif atau kesedihan. Faktor utama penyebab emosi tersebut dikarenakan kehilangan kekasihnya bernama Nayla. Jim menyalahkan dirinya sendiri atas meninggalnya Nayla yang meminum racun. Jim mengalami depresi yang membuat dirinya mengurung diri dan berlarut-larut dalam kesedihan yang mendalam. Dengan data yang didapat, dianalisis menggunakan teori kesedihan 5 stages of grief yang dikemukakan oleh Elisabeth Kübler-Ross meliputi: penyangkalan, marah, menawar, depresi, dan penerimaan. Teknik pengumpulan data yaitu dengan [1] membaca keseluruhan isi novel, [2] mendalami teori untuk analisis, [3] mencari dan mencatat bagian-bagian yang penting, [4] mengklasifikasikan data berdasarkan masalah yang diteliti, [5] mengambil kesimpulan.

Efektivitas Pengembalian Kerugian Negara Dari Tindak Pidana Korupsi

Efendi, Edi, Rizky Novridoni, Widodo
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa dasar hukum dari penerapan pengembalian kerugian negara hasil tindak pidana korupsi, bagaimana efektivitas pengembalian kerugian negara dari hasil tindak pidana korupsi dan faktor-faktor… aktor-faktor yang menghambat pengembalian kerugian negara hasil dari tindak pidana korupsi. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif yaitu memahami permasalahan hukum dan kemudian mengkonstuksikannya dalam rumusanrumusan masalah yang akan diteliti secara deskriptif-analitis yang bertujuan untuk menggambarkan putusan pengadilan dari pengembalian kerugian negara hasil tindak pidana korupsi dan dianalisa menggunakan Undang-undang dan Peraturan terkait pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Analisis dengan membandingkan data yang diperoleh melalui bahan hukum primer yaitu Peraturan Perundangundangan mengenai Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan bahan hukum sekunder yaitu Putusan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengembalian kerugian negara hasil dari tindak pidana korupsi belum efektif. Total kerugian negara dari 3 Putusan yang diteliti adalah sebesar Rp 27.737.325.000 (dua puluh tujuh miliar tujuh ratus tiga puluh tujuh juta tiga ratus dua puluh lima ribu rupiah), sedangkan total pengembalian kerugian negaranya hanya sebesar Rp 5.478.394.664 (lima miliar empat ratus tujuh puluh delapan juta tiga ratus sembilan puluh empat ribu enam ratus enam puluh empat rupiah). persentase dari efektivitas pengembalian kerugian negara dari ketiga studi kasus tersebut adalah 19,75 % hasil penelitian ini tidak jauh berbeda dari laporan Kejaksaan RI Tahun 2016, total pembebanan uang pengganti. Rp 26.055.995.222 (dua puluh enam miliar lima puluh lima juta sembilan ratus sembilan puluh lima ribu dua ratus dua puluh dua rupiah). jumlah uang pengganti yang telah selesai dibayarkan sebesar Rp 103.609.000 (seratus tiga juta enam ratus sembilan ribu rupiah) dari total 109 perkara tindak pidana korupsi yang dibebankan uang pengganti

Pengaruh Current Ratio, Net Profit Margin dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Dividen Pada Perusahaan yang Tergabung di Dalam Indeks LQ-45

FERDIAN, ROMI
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), dan Ukuran Perusahaan terhadap Kebijakan Dividen yang diproksikan dengan Dividend Payout Ratio (DPR). Jenis penelitian ini… ni adalah penelitian asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan yang tergabung di dalam Indeks LQ-45. Pengambilan sampel penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Hasil penelitian ini menunjukka bahwa secara simultan dan parsial variabel Current Ratio (CR), Net Profit Margin (NPM), dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen yang diproksikan dengan Dividend Payout Ratio (DPR). Berdasarkan hasil penelitian juga dapat diambil kesimpulan bahwasannya tingkat profitabiltas yang tinggi , likuiditas yang baik dan ukuran perusahaan yang besar tidak menjamin perusahaan akan membagikan dividen pada setiap periodenya. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan memiliki kecenderungan untuk meningkatkan kegiatan operasional dibandingkan harus membagikan dividen. Jika perusahaan membagikan dividen maka akan berakibat kepada keuntungan bersih perusahaan berkurang.

Pemikiran Essensialisme Dalam Filsafat Pendidikan

Suroso, Sugeng Sholehuddin
Abstract: Essensialisme adalah aliran filsafat. Mazhab esensialisme berpendapat bahwa pandangan-pandangan yang mudah berubah, tidak mempunyai arah dan ketidakpastian, mudah goyah muncul karena pendidikan bertumpu pada landasan pandangan-pandangan… dangan-pandangan yang fleksibel dalam segala bentuknya. Artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan pustaka. Sedangkan pendekatan kepustakaan adalah penelitian yang menggunakan analisis data berdasarkan dokumen teks, bahan pustaka berupa catatan terbitan, buku, jurnal, surat kabar, manuskrip, jurnal atau artikel. Pandangan esensialisme mengenai pembelajaran adalah bahwa pembelajaran dimulai dari jiwa manusia, kemudian jiwa menyesuaikan diri dengan lingkungannya kemudian ditambah dan dikurangi pada generasi berikutnya. Keuntungan dari Esensialisme adalah membantu memulihkan pokok bahasan dan mengakui perubahan dalam masyarakat. Sedangkan kelemahan aliran Esensialisme adalah orientasinya yang terikat pada tradisi, tidak adanya kesatuan pemikiran di antara para tokoh aliran ini, dan terhambatnya kreativitas di kalangan siswa

Komersialisasi Pendidikan Dalam Perspektif Filsafat Pendidikan Islam

Alifiani Purwaningrum, Moh Sugeng Sholehuddin, Muhammad Hufron
Abstract: Artikel ini membahas tentang komersialisasi pendidikan di Indonesia mengacu pada dua situasi yang berbeda. Pertama, adanya lembaga pendidikan yang menawarkan program dan fasilitas berkualitas tinggi, namun dengan biaya pendidikan… endidikan yang sangat tinggi sehingga hanya dapat diakses oleh orang-orang kaya yang mempunyai kemampuan ekonomi. Kedua, adanya lembaga pendidikan yang lebih fokus memungut biaya pendidikan tinggi tanpa mengutamakan peningkatan mutu pendidikan. Dalam hal ini penulis akan mendalami pengertian komersialisasi pendidikan dan permasalahan komersialisasi pendidikan. Komersialisasi pendidikan atau komersialisasi pendidikan seringkali dikaitkan dengan kebijakan atau langkah yang memposisikan pendidikan sebagai sektor jasa yang diperdagangkan. Penulis menerapkan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini berparadigma kualitatif, sehingga secara historis pendekatan yang digunakan adalah kualitatif, yaitu tidak melibatkan analisis data kuantitatif. Dari segi objek penelitian, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian sejarah yang melibatkan analisis dokumen terstruktur. Penelitian ini berfokus pada kajian pemikiran seorang tokoh, yang didasarkan pada karya tulis yang dihasilkan oleh tokoh tersebut, seperti buku dan sumber informasi lainnya. Dalam penelitian ini digunakan metode kualitatif dengan pendekatan pustaka, sehingga teknik dokumentasi menjadi pendekatan yang relevan. Melalui artikel ini penulis bermaksud menggali lebih dalam, hal ini bertujuan agar kita sebagai pelaku maupun korban dapat memahami permasalahan komersialisasi pendidikan, sehingga buku ini dapat menyikapinya dengan sebaik-baiknya. Komersialisasi pendidikan secara tidak langsung juga menimbulkan kesenjangan di antara pihak-pihak yang terlibat. bermodal dan pihak yang bermodal kecil. Hal ini sebagaimana diungkapkan Ivan Illlich dalam Benny Susanto (2005: 119), “komersialisasi pendidikan dianggap sebagai misi lembaga pendidikan modern untuk melayani kepentingan pemilik modal dan bukan sebagai sarana pembebasan bagi kaum tertindas”. Akibatnya, tidak tercapainya pendidikan yang humanis dalam proses pendidikan karena komersialisasi pendidikan, menurut Satriyo Brojonegoro, hanya bisa dinikmati oleh pihak-pihak tertentu yang mempunyai modal untuk mengakses pendidikan. (Hartini, 2011: 16).

Pengaruh kualitas Pelayanan Dan Kuliatas Produk Tehadap Loyalitas Konsumen Pada Toko Azzahra Parfum Di Kota Sintang

Yeni, Wulan Purnama Sari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk terhadap loyalitas konsumen pada Toko Azzahra Parfum di Kota Sintang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Toko Azzahra&#8230; zzahra Parfum Kabupaten Sintang dengan sampel berjumlah 100 responden dengan menggunakan teknik pengumpulan sampling purposive. Adapun metode analisis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan persamaan regresi yaitu Y= 3,887+0,31x1+0,246x2+e. Koefesien korelasi menunjukkan nilai R sebesar 0,657, yang menunjukkan bahwa hubungan antara variabel kualitas pelayanan (X1) dan kualitas produk (X2) terhadap loyalitas konsumen (Y) memiliki hubungan kuat. Koefesien determinasi menunjukkan nilai R2 sebesar 0,420, yang berarti pengaruh variabel kualitas pelayanan dan kualitas produk secara simultan terhadap variabel loyalitas konsumen adalah sebesar 43,2% dan dipengaruhi variabel lain diluar penelitian sebesar 56,8%. Hasil Uji t menunjukkan nilai sig kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen 0,521 > 0,05 dan nilai t hitung 0,644 < 1,984 sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh kualitas pelayanan terhadap loyalitas konsumen, nilai sig kualitas produk terhadap loyalitas konsumen adalah sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai t hitung 5,709 > 1,984 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh kualitas produk terhadap loyalitas konsumen. Hasil uji F menunjukkan nilai sig untuk pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk secara simultan terhadap loyalitas konsumen sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung 36,877 > F tabel 3,09, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang verarti terdapat pengaruh kualitas pelayanan dan kualitas produk secara simultan terhadap loyalitas konsumen.

Analisis Potensi Pelanggaran Etika Menuju Pemilu Serentak Tahun 2024

M. Edi Saputra, Aqnes Chandra Kirana, Rama Danti, Puji Lestari, Firdausy Andika Wighuna, Baby Ana Retno Utami
Abstract: Kode Etik Penyelenggara Pemilu, secara umum, merupakan seperangkat prinsip moral, etika, dan filsafat yang bersifat bersatu, berfungsi sebagai pedoman bagi perilaku Penyelenggara Pemilu dalam bentuk kewajiban atau larangan,&#8230; an, tindakan, dan/atau pernyataan yang pantas atau tidak pantas bagi Penyelenggara Pemilu untuk diucapkan. Pemilu serentak tahun 2024 merupakan pemilu yang cukup menantang bagi penyelenggara pemilu, baik KPU maupun Bawaslu. Dimana pemilu ini mencakup Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Pemilihan DPR dan DPD, serta DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Tentu saja, hal ini menambah kompleksitas dalam pelaksanaan, terutama dengan rekrutmen penyelenggara di tengah-tengah tahapan. Artikel ini bertujuan untuk mengungkap potensi isu etika dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia selama pemilu serentak 2024. Artikel ini didasarkan pada sumber pustaka, data sekunder yang dimiliki oleh penulis, atau data yang diperoleh dari pihak ketiga. Data sekunder dari data yang tersedia mengenai pola pelanggaran etika digunakan sebagai dasar analisis. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, masyarakat umum meyakini bahwa potensi isu pelanggaran etika dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia pada pemilu serentak 2024 tidak akan jauh dari prinsip etika mendasar seperti bersikap mendukung salah satu kekuatan politik, konflik kepentingan, menerima suap, dan menjadi tidak transparan. Beberapa kejadian, seperti yang berkaitan dengan standar profesionalisme KPU dan Bawaslu, pelanggaran terhadap prinsip kepastian hukum, dan pelanggaran terhadap prinsip independensi, kemungkinan akan terulang di masa depan.

Tinjauan Yuridis Kewenangan Pengadilan Niaga Dalam Klausula Arbitrase Perkara Kepailitan

Lailatul Fitriyah, Eva Fidiyati, Dinar Rizka Amelia Mustika, Putri Intan Marcela Abeng, Annisa Nur Hikmah, Yasmin Nurzahrah, Irawan Solahudin
Abstract: Dalam sebuah perkara kepailitan terdapat penyelesaian yang dapat ditempuh baik itu secara litigasi melalui Pengadilan Niaga maupun secara non-litigasi melalui Lembaga Arbitrer. Masing-masing lembaga tersebut memiliki kompetensinya&#8230; petensinya untuk menyelesaikan perkara seputar kepailitan sehingga menimbulkan permasalahan apabila suatu perkara kepailitan diajukan ke Pengadilan Niaga sementara dalam perjanjiannya telah memuat klausul arbitrase. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana menangani perkara kepailitan dalam hal pengaturan niaga, mengetahui kedudukan dan wewenang Pengadilan Niaga serta mengkaji lebih dalam tentang kecakapan suatu klausula arbitrase. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah yuridis normatif dan didasarkan pada studi kepustakaan sementara metode pendekatannya melalui pola pikir deduktif. Hasil dari pembahasan yang diperoleh adalah: 1) kewenangan Pengadilan Niaga dalam urusan kepailitan diatur dalam Pasal 3 UU No.27 Tahun 2004 tentang Kepailitan; 2) kecapakan yang dimiliki klausula arbitrase akan menyingkirkan kewenangan Pengadilan Niaga apabila di dalam suatu perjanjian sudah termuat klausul arbitrase yang disepakati para pihak; 3) kedudukan Pengadilan Niaga dalam perkara kepailitan jika dihadapkan dengan klausula arbitrase sangat ditentukan oleh proses pengajuan perkara tersebut.

Problematika Pembelajaran Maharah Kitabah Terhadap Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Di UINSU

Hamidah Hartono, Adinda Syahputri, Imam Saukani, Sakholid Nasution
Abstract: Pembelajaran Maharah Kitabah adalah memperoleh keterampilan dan kemampuan menulis bahasa Arab dengan benar. Namun dalam penulisan Maharah Kitabah, tidak hanya  kaidah bahasa Arab yang dituliskan saja, melainkan aspek lain&#8230; in – aspek kognitif, emosional, dan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan permasalahan dalam pembelajaran Maharah Kitabah dan pengaruh kaidah yang benar dan tepat pada mahasiswa dalam memodifikasi kaidah penulisan bahasa Arab. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara (UINSU) Pendidikan bahasa Arab (Stambuk 2022), dan objek penelitian ini adalah objek materi dan objek yang diperoleh dari hasil penelitian. Penelitian ini fokus pada permasalahan terkait tingkat kesulitan penulisan Maharah Kitabah dalam  bahasa Arab. Data ini diperoleh melalui wawancara terstruktur, khususnya tinjauan pustaka dan dokumentasi temuan penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: Penulisan Maharah Kitabah dengan Metode Psikomotorik. Keterampilan mahasiswa dalam Menulis Maharah Kitabah dan Dampak Menulis Kitabah Secara kognitif, melibatkan penulisan Kitabah berdasarkan struktur yang efisien