Abstract:Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Dwijendra Denpasar semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model…
pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII. SMP Dwijendra Denpasar berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP Dwijendra Denpasar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.
Abstract:Permasalahan proses pelayanan yang tidak sesuai Standar Operasional Pelayanan yang seharusnya memakan waktu tujuh hari namun memakan waktu hingga satu bulan, serta kurangnya respon petugas dalam memberikan pemahaman edukasi…
asi tentang pelayanan menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Kualitas pemberian izin pendirian apotek dan toko obat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tasikmalaya menjadi subjek penelitian ini. Dalam eksplorasi ini pencipta menggunakan hipotesis Zeithaml dan Hardiansyah yang terdiri dari 5 aspek, yakni Unmistakable, Dependability, Responsiveness, Konfirmasi, dan Simpati. Pemeriksaan ini menggunakan strategi eksplorasi grafis subjektif dengan metode pengumpulan informasi melalui pertemuan, studi persepsi dan dokumentasi. Triangulasi sumber digunakan untuk teknik keabsahan data, dan wawancara dengan informan digunakan untuk metode pengumpulan data. Penulis mengambil kesimpulan, berdasarkan temuan di lapangan, bahwa kualitas pelayanan Pelayanan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Tasikmalaya sudah sangat baik. Namun dari sisi kualitas pelayanan yang diukur dengan indikator nyata, masih terdapat permasalahan antara lain masyarakat kesulitan dalam mendapatkan informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi. Masyarakat belum memahami bagaimana konsep dan sistem dapat berjalan dengan baik. Dari segi kualitas administrasi, masih belum adanya sosialisasi dari pemerintah terkait perizinan administrasi ke daerah yang bersangkutan. Indikator Daya Tanggap masih belum optimal karena masih terdapat kecerobohan waktu reaksi dalam proses administrasi permohonan perizinan yang saat ini tertuang dalam pedoman fungsional bantuan yang telah ditetapkan. Penyebab keterlambatan proses permohonan perizinan layanan harus kita perhatikan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitasnya dan memastikan kepatuhannya terhadap Standar Operasional Pelayanan.
Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Perizinan Apotek dan Toko Obat
Abstract:Penduduk pesisir Desa Tengah-Tengah sangat bergantung pada laut. Meskipun sebagian masyarakatnya bermatapencaharian sebagai petani, sebagian besarnya adalah nelayan. Nelayan di Desa Tengah-Tengah, Kabupaten Maluku Tengah,…
, kerap mengalami kecelakaan saat bekerja di laut. Ada banyak kemungkinan akibat yang mungkin terjadi, antara lain kapal bocor, ada yang terluka saat menarik jaring, kelebihan muatan, dan tenggelam. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan para nelayan dan menumbuhkan pemahaman di Desa Tengah-Tengah wilayah pesisir Kabupaten Maluku Tengah. Nelayan yang berasal dari Desa Tengah-Tengah Wilayah Pesisir menjadi mitra dalam operasi ini sebanyak 38 orang. Langkah-langkah yang dilakukan dalam melaksanakan pelaksanaan kegiatan adalah: Pra-tes, pengajaran, pelatihan, dan evaluasi. Setelah penyebaran kuesioner, hasil akhir kegiatan dipastikan. Pengetahuan nelayan meningkat berkat pendidikan kesehatan dan keselamatan kerja; sebelum diberikan penyuluhan, rata-rata skor pemahaman responden sebesar 45,2, namun setelah diberikan penyuluhan meningkat menjadi 68,4. Nilailah saat Anda menjalani seluruh proses. Untuk melakukan hal ini, tiga orang dipilih secara acak dan diminta untuk mengulangi pemberian belat dan melakukan bantuan hidup dasar.
Abstract:Pertolongan pertama adalah pemberian pertolongan segera kepada penderita sakit atau cidera yang memerlukan bantuan medis dasar. Medis dasar yang dimaksud di sini adalah tindakan perawatan berdasarkan ilmu kedokteran yang…
dapat dimiliki orang awam. Artikel ini membahas penanganan pertama pada kasus gigitan ular berbisa di Indonesia, khususnya di Poliklinik RS TK. III 04.06.04 Slamet Riyadi Surakarta. Penelitian ini menyoroti kurangnya pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang tepat dalam situasi darurat tersebut. Tindakan tradisional yang sering dilakukan dapat memperburuk kondisi korban. Untuk mengatasi masalah ini, penulis mengusulkan penyuluhan pendidikan kesehatan guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pertolongan pertama yang benar, termasuk teknik pembalutan dan pembidaian. Hasil dari kegiatan pendidikan menunjukkan peningkatan pemahaman pasien dan keluarga mengenai tanda, gejala, dan penanganan gigitan ular berbisa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menangani kasus gigitan ular berbisa secara efektif.
Abstract:Bankziska (Bantuan Keuangan Berbasis Zakat Infaq Sadaqah dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya) merupakan program dari Lazismu Jember yang menawarkan pinjaman tanpa bunga, tanpa agunan, tanpa denda, tanpa biaya potongan dan…
n tanpa penalty. Hadirnya Bankziska bertujuan untuk mengurangi terjadinya praktik pinjaman rentenir yang masih banyak menjerat pelaku UMKM. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mitra Bankziska Lazismu Jember tentang bahaya pinjaman rentenir agar terbebas dari praktik tersebut. Objek sasaran dalam kegiatan ini adalah para UMKM yang telah terdaftar menjadi mitra Bankziska Lazismu Jember. Pendekatan yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah pendekatan PAR (Participatory Action Reseach). Metode yang digunakan adalah sosialisasi secara langsung (door to door) kepada setiap mitra. Dengan adanya kegiatan ini Masyarakat khususnya mitra Bankziska lebih mengerti tentang hukum riba yang terdapat dalam pinjaman rentenir, masyarakat berkomitmen untuk tidak mengajukan pinjaman kepada rentenir dan memilih alternatif yang sesuai dengan syariat seperti halnya pinjaman qardul hasan di Bankziska. Direkomendasikan
Abstract:Pembentukan perda tidak hanya semerta-merta dibuat, pembentukan perda tersebut harus berdasarkan dua hal yang pertama : peraturan daerah di bentuk karena memang dibutuhkan oleh masyarakat, Kedua : perda yang dibentuk dapat…
at meningkatkan kesejaahteraan masyarakat yang menjadi sasaran dalam perda tersebut. Dukungan telah diberikan dalam penyelenggaraan pola pendidikan di pesantren. Metode yang digunakan oleh penulis yaitu menggunakan metode pengabdian dengan melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber, dilakukan observasi, wawancara, sosialisasi kepad masyarakat yang terkait. Data yang dikumpulkan kemudian dilakukan analisis dan interpretasi secara deskriptif, dengan menggambarkan data secara objektif dan terperinci. Dapat kita lihat bahwa masih banyak sekali pondok pesantren baru yang berdiri tanpa mengetahui syarat dan aturan perijinan sehingga akan mempersulit pemerintah dalah hal pemberian bantuan. Maka dari itu, solusi dari permasalahan yang ada tersebut adalah terbentuknya raperda fasilitasi penyelenggaraan pondok pesantren yang akan membantu mengembangkan fasilitas pendidikan khusus nya pondok pesantren.
Abstract:Penelitian ini bertujuan dalam menganalisa kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jember dalam membantu proses penyaluran bantuan langsung tunai dana desa ( BLT-DD ) kepada pemerintah Desa. Metode yang…
digunakan dalam penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan perolehan sumber data melalui metode observasi, wawancara serta dokumentasi. Diantaranya hasil penelitian yang diperoleh berdasarkan aspek produktivitas, kualitas layanan, responsivitas, responsibilitas, dan akuntabilitas, yang menunjukkan bahwa kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa kabupaten Jember sudah melakukan semaksimal mungkin dalam pelayanan bantuan langsung tunai dana desa ( BLT-DD ) tersebut. Meskipun terdapat beberapa hal yang perlu dibenahi, namun secara keseluruhan, kinerja Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Jember dapat dikatakan sudah optimal.
Abstract:Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak luas pada Indonesia, terutama terhadap ekonomi dan kesejahteraan sosial. Pembatasan sosial telah diterapkan untuk menekan penyebaran virus, tetapi berdampak pada penurunan pendapatan…
tan dan peningkatan tingkat kemiskinan. Proyeksi menunjukkan bahwa hingga jutaan orang bisa jatuh ke dalam kemiskinan baru. Selain itu, pandemi juga meningkatkan masalah kesehatan mental dan gangguan dalam akses terhadap layanan sosial. Metode deskriptif digunakan untuk menggambarkan dan menganalisis dampak pandemi ini. Hasilnya menunjukkan bahwa upaya pemerintah melalui bantuan sosial dan program pemberdayaan masyarakat telah diambil, tetapi tantangan yang besar masih ada jika pandemi berlanjut. Koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah serta dukungan dari semua sektor masyarakat sangat diperlukan.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk menyelidiki praktik "sogok menyogok" atau riswah dalam konteks hadis Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur, di mana berbagai sumber primer dan sekunder, seperti hadis,…
tafsir, dan kajian hadis, dianalisis untuk memahami tujuan, metode, dan hasil praktik ini dalam tradisi Islam. Hasil studi literatur ini mengungkapkan bahwa hadis tentang sogok menyogok (riswah) memiliki peran penting dalam ajaran Islam. Tujuan utama praktik ini adalah untuk memerangi korupsi, menjaga keadilan, dan memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Sogok menyogok dapat digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan ini, tetapi harus diatur dengan ketat agar tidak melanggar prinsip-prinsip etika Islam. Metode yang digunakan dalam hadis terkait dengan sogok menyogok mencakup berbagai jenis komunikasi, tindakan, dan strategi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ini memiliki aspek positif dan negatif, tergantung pada konteks dan tujuannya. Di satu sisi, sogok menyogok dapat digunakan untuk mendorong keadilan dan menolak tindakan korupsi. Di sisi lain, jika digunakan secara salah, dapat merusak moral dan menciptakan ketidakadilan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pembelajaran Kitab Kuning Taisirul khalaq Terhadap Adab Santri MMI Surau Cubadak Bunga Tanjung. Metode penelitian ini penelitian kuantitatif asosiatif dan desain penelitiannya…
iannya correlation research. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive yakni menggunakan kriteria khusus terhadap sampel yang berjumlah 55 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisi datanya menggunakan teknik statistis desktriptif dan inferensial dengan menggunakan bantuan software SPSS versi 1.6, Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Pembelajaran Kitab kuning taisirul khalaq terhadap adab santri MMI Surau Cubadak Bunga Tanjung. Hal ini diketahui dimana setelah dilakukan uji koefisien korelasi diperoleh rhitung sebesar 0,665, sementara rtabel 0,2656 yang diambil dari nilai product moment dengan taraf kesalahan 5%, maka dapat disimpulkan 0,665>0,2656 (2) hubungan ini diukur tingkat hubungan nya dengan melihat nilai person correlation yang menunjukkan angka 0,665 yang apabila diartikan dengan tabel Koefisen korelasi bahwa angka 0,665 menunjukkan hubungan yang kuat (3) Selanjutnya di ukur tingkat perhitungan koefisien determinasi dan dapat disimpulkan bahwa pengaruh antara variable X (Pembelajaran Kitab Kuning Taisirul Khalaq) dengan variable Y (Adab Santri) mencapai 44,2%. Dengan demikian terdapat factor lain yang mempengaruhi adab santri di pondok pesantren MMI Surau cubadak Bunga Tanjung sebesar 55,8 %