Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Pengaruh Manajemen Reduksi Ansietas terhadap Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus di Kota Bengkulu

Ervan, Halimatussa’diah, Andra Saferi Wijaya
Abstract: Prevalensi diabetes melitus (DM) di Provinsi Bengkulu sendiri menempati urutan ke 29 (1,3%) dengan kasus DM di Indonesia. Berdasarkan data, DM menjadi penyebab kematian nomor 4 bagi laki-laki di Provinsi Bengkulu dengan… angka 38,8% sedangkan pada perempuan DM menjadi penyebab kematian nomor 3 di Provinsi Bengkulu dengan persentase 59,9%. Tahun 2021 jumlah penderita Diabetes Melitus yang mendapat pelayanan Puskesmas di Kota Bengkulu adalah 603 orang dari jumlah tersebut semua sudah mendapat pelayanan kesehatan sesuai dengan standar, untuk wilayah dengan prevalensi paling tinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah yaitu 140 orang. Permasalahan yang ada pada penderita DM menarik untuk dilakukan penelitian dan analisis terkait pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Tahapan penelitian ini, setelah sampel ditentukan dan dilakukan  pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, selanjutnya dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dan kadar gula darah sebelum dan setelah pemberian intervensi manajemen reduksi anseitas sebanyak dua kali seminggu selama satu bulan. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji T pada aplikasi SPSS didapatkan nilai P-value = 0,000 (ada pengaruh yang signifikan manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita DM). Makin maksimal hasil intervensi manajemen reduksi ansietas, makin menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Rekomendasi dilakukan intervensi manajemen reduksi ansietas untuk menurunkan kadar gula darah pada penderitas DM.

Analisa Escherihia coli Penghasil Extended Spectrum Beta-Lactamases (ESBLs) Pada Sampel Makanan Warga Kota Bengkulu

Halimatussa'diah, Putri Widelia W, Ervan
Abstract: Makanan dijaga kualitasnya dari bakteri patogen yang dapat menyebabkan diare. Risiko infeksi melalui makanan tergantung pada kuantitas patogen dalam makanan. Escherichia coli merupakan flora normal saluran intestinal manusia… usia dan sering menyebabkan penyakit pada manusia. Escherichia coli mudah menyebar antar manusia melalui tangan, makanan dan minuman yang terkontaminasi, merupakan bakteri indikator pencemaran makanan. Escherichia coli merupakan kelompok Enterobacteriaceae penghasil ESBLs sehingga bertanggung jawab terhadap peningkatan biaya perawatan, angka kesakitan, dan angka kematian. E. coli penghasil ESBLs sering ditemukan di Rumah Sakit terkait infeksi nosokomial, namun jarang sekali dilakukan penelitian keberadaan dalam memproduksi ESBLs pada infeksi komunitas. Tujuan penelitian adalah mengetahui prevalensi Escherichia coli dan menganalisa Escherichia coli Penghasil Extended Spectrum Beta- Lactamases (ESBLs) Pada Sampel Makanan Warga Kota Bengkulu. Disain penelitian eksploratif, yaitu penelitian awal untuk memperoleh gambaran awal keberadaan E. coli penghasil ESBL dalam makanan. Data primer kuman E. coli dalam makanan didapatkan dari hasil isolasi dan identifikasi sampel makanan. Data primer E. coli penghasil ESBLs didapatkan dari hasil Uji Screening Metode Kirby Bauer ( Difusi Test ) dan Uji Konfirmasi Bakteri ESBLs Metode DDST (Double Disk Sinergy Test). Simpulan penelitian hasil uji isolasi dan identifikasi dengan menggunakan pewarnaan Gram dan uji IMViC terhadap 30 (100%) sampel dinyatakan negative terhadap kandungan E. coli. Hasil ini memenuhi syarat berdasarkan Permenkes RI No 1096/MENKES/PER/VI/2011 yakni angka bakteri E. coli pada sampel makanan, minuman, dan alat makan adalah 0 atau negatif. Hasil negatif E. coli pada 30 sampel makanan, tidak dapat dilakukan untuk identifikasi bakteri E.coli penghasil ESBLs

Analisis Majas Dalam 5 Puisi Pada Antologi  Kiat-Kiat Menyembuhkan Lara Karya Niskala Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra Di SMA

Muhammad Arief Rahman. A, Ahmad Maskur Subaweh, Muji Zain Naufal
Abstract: Karya sastra puisi ialah suatu karya yang disuguhkan dengan kalimat yang menarik dan tentunya memiliki makna yang padat didalamnya, biasanya puisi dibuat bermula dari latar belakang penulis, pengalaman dan juga dari lingkungan… kungan penulis tersebut sehingga menimbulkan puisi yang memiliki ciri tersendiri. Penggunaan gaya bahasa/majas pada puisi sangat perlu digunakan penulis selain untuk mempercantik kalimatnya gaya bahasa juga bisa digunakan sebagai cara khusus sebagai identitas penulis dalam pendirian puisi. Tujuan dari Peneliti ini tentang analisis majas pada 5 puisi dalam Antologi “kiat-kiat Menyembuhkan Lara” karya Niskala yang berjudul “Temu, Bagian yang Menyenangkan dari Jatuh Cinta, Kesaksian Luka, Aku Di Dirimu, Kiat-kiat Menyembuhkan Lara”. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui kandungan majas didalam puisi tersebut dengan kajian Stilistika dan Pemanfaatnya sebagai buku modul pembelajaran analisis gaya bahasa untuk SMA kelas X. Hasil temuan yang didapatkan pada puisi “Temu” 1 Majas Simile, 3 Hiperbola, 1 Sinedoks, 1 Personifikasi. Puisi “Bagian yang Menyenangkan dari jatuh cinta” memiliki 1 Majas Simile, 3 Majas Alegoria, 1 Majas Paronomasia, 1 Personifikasi. Puisi “kesaksian luka” memiliki 1 majas alegoria dan 4 majas Hiperbola. Puisi “Aku di dirimu” memiliki 5 majas Hiperbola, 1 majas simile, 1 majas Metafora. Puisi “Kiat-kiat Menyembuhkan Lara” memiliki 2 Majas alegoria, 3 Majas Hiperbola, 1 Majas Metafora, 1 Majas Perumpamaan. Bahan ajar tersebut berupa modul pembelajaran gaya bahasa pada puisi untuk siswa kelas X dengan 4 ahli yaitu 2 dosen, 1 guru Bahasa Indonesia di SMA, 1 guru Bahasa Indonesia di SMK.

Existence and Uniqueness of Fixed Points In Complex Value Metric Space

Nurul Huda, Siti Nafisah
Abstract: Himpunan yang dilengkapi dengan suatu metrik disebut ruang metrik dan dituliskan dengan (X,d). memperkenalkan konsep ruang metrik yang lebih baru, yaitu ruang metrik bernilai kompleks. Ruang metrik bernilai kompleks merupakan… pakan perumuman dari ruang metrik klasik. Selain itu, juga membahas tentang teorema titik tetap pada ruang metrik bernilai kompleks. Titik tetap merupakan suatu titik yang dipetakan ke dirinya sendiri. Kemudian, titik tetap mengalami perluasan menjadi titik tetap berpasangan. Titik tetap berpasangan adalah sepasang titik yang dipetakan ke masing-masing elemen pasangan titik tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan eksistensi dan ketunggalan titik tetap berpasangan pada ruang metrik bernilai kompleks. Penelitian dilakukan dengan membentuk barisan dari pemetaan F yang kontraktif di ruang metrik bernilai kompleks. Selanjutnya, membuktikan bahwa barisan tersebut adalah barisan Cauchy dan konvergen ke titik tetap berpasangan di F. Kemudian membuktikan bahwa F memiliki titik tetap berpasangan yang tunggal. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah pemetaan F pada ruang metrik bernilai kompleks yang memenuhi salah satu dari tiga ketaksamaan dengan dua koefisien yang jumlahannya kurang dari satu memiliki titik tetap berpasangan yang tunggal.

Etika Dan Perilaku Moral

Syafri Fadillah Marpaung, Azwar Alamsyahdana, M. Rezi Syahbanda Nst, Jogi Pras
Abstract: Etika dan perilaku moral memegang peranan krusial dalam membentuk dasar nilai dan norma yang mengarahkan tindakan individu dan masyarakat. Penelitian ini menyelidiki konsep etika sebagai landasan filosofis untuk mengevaluasi… uasi apa yang dianggap benar atau salah. Perilaku moral, sebagai bentuk praktis dari etika, mencakup keputusan sehari-hari yang memengaruhi hubungan interpersonal dan dinamika sosial. Diskusi melibatkan keterkaitan antara etika dan perilaku moral, dampaknya terhadap individu dan kelompok, serta peran pentingnya dalam membentuk karakter dan keberlanjutan masyarakat. Penekanan pada pemahaman nilai-nilai moral universal dan implementasi mereka dalam konteks kultural menjadi sorotan utama. Penelitian ini merangkum konsep-konsep kunci dan tantangan dalam menjaga integritas etika dan perilaku moral di tengah kompleksitas dunia modern

Etika Pemimpin Dan Kepemimpinan Dalam Pendidikan Islam

Syafri Fadillah Marpaung, Hasriyati Harahap, Zulqaidah, Ella Nurmaini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan studi literatur tentang etika pemimpin dan kepemimpinan dalam pendidikan Islam. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif/deskriptif dengan… ngan pendekatan tinjauan pustaka atau berdasarkan tinjauan pustaka melalui resensi buku dan jurnal. Langkah-langkah dalam penelitian ini dimulai dari mengumpulkan artikel, mereduksi artikel, berdiskusi dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan tentang etika pemimpin dan kepemimpinan, prinsip-prinsip kepemimpinan, karakteristik kepemimpinan, fungsi kepemimpinan, peran kepemimpinan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan

Perencanaan Sistem Manajemen Strategi Pendidikan Untuk Meningkatkan Mutu Di Sekolah SMPN 35 Medan

Melati Br. Lubis, Marsyela, Putri Suci Ramadhani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana perencanaan sistem manajemen strategi Pendidikan untuk meningkatkan mutu di sekolah SMPN 35 Medan. Metode yang digunakan peneliti adalah analisis data deskriptif kualitatif… itatif dengan pendekatan studi kasus melalui wawancara, dokumentasi, observasi dengan salah satu guru di SMPN 35 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses perencanaan sistem manajemen strategi di SMPN 35 Medan guna meningkatkan mutu Pendidikan di sekolah tersebut. Penelitian ini akan fokus pada defenisi manajemen, implementasi manajemen strategik, defenisi mutu Pendidikan, model dan proses penyusunan perencanaan strategi dan yang terakhir implementasi perencanaan strategi dalam meningkatkan mutu Pendidikan  madrasah. Hasil penelitian mengenai perencanaan sistem manajemen strategi di sekolah SMPN 35 Medan menunjukkan bahwa perencanaan yang baik dapat membantu meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan lembaga pendidikan. Dengan perencanaan yang baik, kepala sekolah dan tim manajemen dapat merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan dan program yang tepat untuk mencapai tujuan pendidikan yang diinginkan, maka dengan ini dapat meningkatkan mutu dalam sebuah Lembaga Pendidikan.

Pengaruh Implementasi Strategi Terhadap Manajemen Lembaga Pendidikan Di Sekolah MIS Nurul Fadhilah

Nur Alfiana Kholizah, Dinda Aulia Sani, Fathia Hanifah, Ahmad Mukhlasin
Abstract: Manajemen Strategi adalah pelaksanaan yang berkesinambungan dalam mengatur, mengamati, memeriksa dan menilai setiap keperluan yang diharapkan oleh suatu perkumpulan dengan tujuan akhir untuk mencapai tujuannya. Perubahan… yang terjadi dengan cepat dalam perilaku organisasi akan memerlukan organisasii yang dapat terus menilai strategi. Organisasi mendapat manfaat dari penerapan manajemen strategis dengan terlebih dahulu menentukan keadaan mereka saat ini, mengembangkan dan mensosialisasikan strategi, dan kemudian mengevaluasi efisiensi strategi tersebut. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memutuskan pelaksanaan manajemen strategi dalam landasan pendidikan. Eksplorasi ini memanfaatkan penelitian kepustakaan. Dalam memperoleh informasi penelitian, para peneliti mengumpulkan, memecah, menyusun sumber-sumber dari artikel, buku, pemeriksaan masa lalu tentang pelaksanaan administrasi kunci di bidang persekolahan. Hasil penelitian menemukan bahwa dalam melaksanakan manajemen strategi dalam pendidikan harus mempertimbangkan beberapa sudut pandang, yaitu: 1) visi, misi dan manfaat dari landasan pendidikan, 2) tujuan jangka panjang, 3) menentukan sistem kebutuhan, 4) memerintahkan pelaksanaan penanda, 5) menggambarkan tujuan fungsional, 6) fokus pada kebutuhan aset (fisik, manusia, moneter), 7) mengamati dan melaksanakan fungsional mengantisipasi praktik sehari-hari dan premis yang dibukukan.

Pendidikan Kewirausahaan Sebagai Upaya Meningkatkan Minat Berwirausaha

Tarisa Munawwarah, Nur Khofifah Siregar, Intan Savitri, Melati Br.Lubis
Abstract: Pendidikan kewirausahaan adalah aktivitasaktivitas pengajaran dan pembelajaran tentang kewirausahaan yang meliputi pengembangan pengetahuan, ketrampilan, sikap dan karakter pribadi sesuai dengan umur dan perkembangan siswa… wa Pendidikan kewirausahaan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan minat berwirausaha siswa. Minat wirausaha adalah kecenderungan hati dalam diri subjek untuk tertarik menciptakan suatu usaha yang kemudian mengorganisir, mengatur, menanggung risiko dan mengembangkan usaha yang diciptakannya tersebut. Minat wirausaha berasal dari dalam diri seseorang untuk menciptakan sebuah bidang usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pendidikan kewirausahaan dapat meningkatkan minat berwirausaha siswa. Oleh karena itu, pendidikan kewirausahaan perlu diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan formal untuk meningkatkan minat berwirausaha generasi muda.

Optimalkan Potensi Bisnis: Pendampingan Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia di UMKM Kota Balikpapan

Melda Aulia Ramadhani, Muhammad Rinaldi
Abstract: Pada era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar dalam menggerakkan perekonomian suatu negara. Di Indonesia, Usaha Mikro, Kecil, dan… Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja. UMKM memberikan kesempatan bagi individu untuk mengembangkan keterampilan dan kapasitas dalam mengelola bisnis. Dengan demikian, UMKM berkontribusi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan kapasitas pengusaha di Indonesia. Permasalahan yang terjadi pada UMKM Daengta Roti dan Kopi yaitu keterbatasan pengetahuan manajemen SDM, UMKM sering kali tidak memiliki pengetahuan yang memadai dalam mengelola SDM mereka. Kurangnya pemahaman tentang rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan pengelolaan kinerja dapat menghambat pertumbuhan dan keberlanjutan UMKM. Selain itu kurangnya pemahaman tentang konsep ekonomi kreatif. Banyak UMKM yang belum sepenuhnya memahami konsep ekonomi kreatif dan bagaimana menerapkannya dalam bisnis mereka. Hal ini dapat menghambat perkembangan UMKM dalam menciptakan produk atau layanan yang inovatif dan berdaya saing tinggi. Keterbatasan sumber daya: UMKM sering kali menghadapi keterbatasan sumber daya, baik dalam hal keuangan maupun tenaga kerja. Hal ini membuat sulit bagi mereka untuk menginvestasikan waktu dan uang dalam meningkatkan kompetensi manajemen SDM berbasis ekonomi kreatif Dari beberapa materi yang telah diberikan upaya transfer pengetahuan dalam bidang SDM dilakukan. Sehingga, diharapkan UMKM dapat mempersiapkan SDM unggul dalam peningkatan kompetensi SDM itu sendiri. Menghasilkan SDM yang memiliki keahlian melalui peningkatan dengan kualitas diri. Selain itu, berdasarkan tahapan aktivitas yang telah dilaksanakan, kegiatan pengabidan kepada masyarakat pada UMKM Daengta Roti dan Kopi telah dilaksanakan dengan baik. Peningkatan SDM dapat memperoleh hasil akhir yang baik jika dilaksanakan secara berkesinambungan. Karena keahlian dan kemampuan dalam pengelolaan SDM adalah pembelajaran yang berkelanjutan.