Search Articles & Publications

Showing 3122 articles found for "Analisi"

Analisis Faktor dan Komponen Utama yang Mempengaruhi Kesejahteraan Masyarakat Provinsi Jawa Timur Tahun 2023

Damayanti Zulvita Aisyah, Khurotaayun Subagja, Sri Pingit Wulandari
Abstract: Tingkat kesejahteraan masyarakat dapat menggambarkan sebuah kebahagiaan dan kualitas hidup rakyat. Akan tetapi, terjadinya ketimpangan tingkat kesejahteraan pada masing-masing provinsi dibuktikan dengan perbedaan nilai indeks… ndeks pengembangan manusia pada masing-masing provinsi di Indonesia. Pemilihan subjek penelitian di Provinsi Jawa Timur disebabkan karena Provinsi Jawa Timur memiliki sumber daya yang baik yang dapat mendorong potensi pertumbuhan ekonomi dan sektor lainnya, sehingga dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023. Adapun hasil dari penelitian ini adalah pada karakteristik data variabel AHH, IPM, persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan memiliki boxplot yang tidak simetris, sedangkan pada variabel persentase penduduk miskin memiliki boxplot yang simetris. Selain itu, terdapat outlier pada variabel persentase penduduk miskin terdapat pada Kabupaten Sampang, pada variabel persentase penduduk berpendidikan terdapat pada Kota Malang dan Kota Surabaya. Serta pada variabel jumlah tenaga kesehatan terdapat pada Kabupaten Sidioarjo dan Kota Surabaya. Pada pengujian asumsi menunjukkan bahwa data faktor-faktor yang diduga memengaruhi kesejahteraan masyarakat di Provinsi Jawa Timur tahun 2023 memenuhi asumsi. Pada analisis faktor terbentuk menjadi dua komponen. Komponen pertama mampu menjelaskan sebagan besar variabilitas data. Pada komponen pertama terdiri dari variabel AHH, persentase penduduk miskin, IPM, dan persentase pengeluaran makanan. Komponen kedua terdiri dari variabel persentase penduduk berpendidikan, persentase penerima KKS, dan jumlah tenaga kesehatan. Faktor pertama diberi nama kemiskinan dan kerentanan sosial dan pada faktor kedua akses terhadap layanan dasar. Serta, korelasi yang tinggi pada komponen pertama menunjukkan bahwa faktor ini layak untuk merangkum ketujuh variabel yang dianalisis.   Kata Kunci: Analisis Komponen Utama, Analisis Faktor, Kesejahteraan Masyarakat

Strategi Adaptasi Lingkungan Dan Pengelolaan Terpadu Di Pesisir Penjaringan Jakarta Utara

Haryeni, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Wilayah pesisir Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sedang dihadapkan pada masalah lingkungan yang besar karena dampak perubahan iklim dan urbanisasi. Masalah utama di daerah ini meliputi turunnya permukaan tanah, banjir… ir rob, rusaknya ekosistem mangrove, dan sanitasi yang buruk di permukiman kumuh. Penelitian ini bermaksud menganalisis kelemahan lingkungan di daerah pesisir Penjaringan, menilai strategi adaptasi yang sudah digunakan, dan menetapkan rencana manajemen adaptif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Ini melibatkan analisis dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan laporan teknis yang relevan. Analisis dilakukan dengan membandingkan untuk menemukan faktor-faktor rentan dan tekanan dari aktivitas manusia di daerah pantai. Penelitian menemukan bahwa usaha adaptasi saat ini masih mengalami hambatan dalam hal keterlibatan masyarakat dan dukungan kebijakan, seperti pembangunan tanggul, rehabilitasi mangrove, dan program perbaikan permukiman kumuh. Model manajemen adaptif yang direkomendasikan mencakup pembangunan infrastruktur adaptif, pelestarian hutan mangrove oleh masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan sistem pemantauan serta evaluasi yang melibatkan partisipasi semua pihak.

Analisis Prosedur Pembentukan Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2013 Tentang Pengangkatan Hakim Konstitusi Terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Mahkamah Konstitusi

Kuswan Hadji, Irawan Solahudin, Neva Tri Saharany, Fitri Aulia Hannan Nisa, Agung Rakha Jun Wily Saragih
Abstract: Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga penjaga konstitusi memiliki peran yang sangat krusial dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Proses pengangkatan hakim konstitusi sebagai anggota lembaga ini pun diatur secara ketat dalam… lam undang-undang, salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Mahkamah Konstitusi. Undang-undang ini bertujuan untuk menjamin independensi, integritas, dan profesionalisme hakim konstitusi.Dalam praktiknya, proses pengangkatan hakim konstitusi seringkali menjadi sorotan publik. Keputusan ini menuai berbagai kritik, salah satunya terkait dengan dugaan cacat formil dalam proses pembentukannya. Cacat formil ini diindikasikan dari adanya ketidaktransparanan dan kurangnya partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini tentunya berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai legitimasi keputusan tersebut. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diketahui sejauh mana Keputusan Presiden tersebut telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku dan apa saja implikasi hukum dari adanya dugaan cacat formil dalam proses pembentukannya. Penelitian ini memiliki kontribusi baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis, penelitian ini dapat memperkaya khasanah ilmu hukum tata negara, khususnya mengenai pengawasan terhadap pelaksanaan kekuasaan membentuk peraturan perundang-undangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala atau tantangan dalam pelaksanaan prosedur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur pembentukan keputusan tersebut. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota. dengan demikian maka suatu peraturan yang berada di bawah tidak boleh bertentangan dengan peraturan di atasnya. Berlakunya asas ini mencerminkan adanya hubungan antara superordinasi dan subordinasi antara satu peraturan dengan peraturan lainnya. Artinya, substansi dalam Ketetapan Presiden tersebut bersifat khusus konkrit, individual, dan final seperti pengangkatan hakim konstitusi. Apabila terjadi pelanggaran pada asas tersebut maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Pertimbangan Majelis Hakim pun menyatakan bahwa gugatan penggugat dikabulkan dengan amar putusan diterima sehingga dengan ini Majelis Hakim memutus untuk menyatakan batal Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 87/Tahun 2013 tertanggal 22 Juli 2013. Oleh karena itu, berdasarkan penjelasan yang telah penulis tuangkan dalam paragraf-paragraf sebelumnya dapat dicermati bahwa hubungan antara Keputusan Presiden No. 87/2013 dapat dinilai bertentangan terhadap UU No. 8/2011 karena tidak sesuai dengan asas lex superior derogat legi inferiori.

Sistem Kewenangan DPD Sebagai Otonomi Daerah Lembaga Legislatif

Louisa Aulia Azzahra, Sandrina Rahma Nurvita, Indah Putri Malinda, Chornilia Shilvi, Eka Permana Sakti Irwanto, Kuswan Hadji
Abstract: Sejak dibentuknya Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Indonesia, kewenangan dan fungsi DPD tidak berjalan sesuai dengan tujuan awal dan terbatas. Dalam hal ini, DPD memiliki wewenang mengajukan RUU, membahas RUU, serta melakukan… kukan pengawasan sebagai bahan pertimbangan DPR dalam mewujudkan atau melaksanakan suatu produk hukum terkait daerah. Dalam hal membahas RUU, DPD hanya berkontribusi sedikit dan memiliki kewenangan yang terbatas. Hal ini menjadikan DPD hanya sebagai lembaga negara pelengkap. Selain itu, dengan terbatasnya kewenangan DPD akan mempengaruhi fungsi legislasi DPD dalam menjamin terwujudnya checks and balances. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana supaya kewenangan DPD mengalami peningkatan dan kekuatan dalam sistem pemerintahan daerah.

Studi Literatur Peran Pemimpin Dalam Manajemen Konflik Tim

Siti Zumrotun Hasanah, Maziyya Naila Rif’ah, Laili Fajriyah, Ahmad Subairi, Mu’alimin
Abstract: Penelitian ini membahas peran pemimpin dalam manajemen konflik tim dengan menggunakan metode penelitian studi literatur atau biasa disebut studi pustaka. Studi literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pemimpin… dalam manajemen konflik dalam tim. Metode penelitian dalam artikel ini dengan Pustaka yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan laporan penelitian sebelumnya, dikumpulkan, dianalisis, dan disatukan melalui metode penelitian ini. Bisa diakui konflik adalah bagian yang melekat dalam dinamika organisasi atau tim, yang dipicu oleh perbedaan dalam kepentingan, nilai, dan persepsi antar anggota tim. Kepemimpinan yang efektif sangat penting dalam menavigasi konflik-konflik untuk mencegah gangguan dan menciptakan lingkungan yang konstruktif. Penelitian ini menggunakan literatur yang ada untuk membedakan strategi pemimpin yang dapat digunakan oleh pemimpin untuk mengelola konflik, termasukpenghindaran, akomondasi, kompetensi, kompromi, dan kolaborasi. Selain itu, peneliti membahas penyebab utama dari konflik, yang mencakup faktor manusia dan teori organisasi. Kumpulan temuan ini juga memiliki implikasi untuk mengindantifikasipengaruh pemimpin dalam manajemen konflik untuk pengetahuan dan sikap anggota tim. Artikel ini, berkontribusi pada pemahaman kepemimpinan dalam konteks manajemen konflik, menyarankan bahwa pemimpin harus mengembangkan keterampilan manajerial dan emosional untuk berkembang dalam situasi yang menantang.

Pengaruh Kerusakan Ekosistem Terhadap Sumber Pendapatan Nelayan: Literature Review

Sy, Asmalinda, Kamal, Eni, Razak, Abdul, Prarikeslan, Widya
Abstract: Kerusakan ekosistem pesisir, terutama terumbu karang dan mangrove, memiliki dampak signifikan terhadap pendapatan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara degradasi ekosistem pesisir dan keberlanjutan… lanjutan ekonomi nelayan melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penurunan kualitas terumbu karang dan mangrove mengurangi hasil tangkapan ikan hingga 40% dalam satu dekade, serta mengancam stabilitas ekonomi masyarakat pesisir. Faktor utama penyebab kerusakan ini meliputi perubahan iklim, polusi, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Beberapa program restorasi ekosistem, seperti di Bali dan Filipina, berhasil meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan nelayan melalui pendekatan berbasis masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya konservasi dan pengelolaan berkelanjutan untuk memitigasi dampak kerusakan ekosistem terhadap sektor perikanan. Diperlukan kolaborasi lintas sektoral dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam untuk mendukung keberlanjutan ekonomi nelayan.

Analisis Potensi Dan Strategi Pengelolaan Ekowisata Mangrove Di Pantai Pariaman

Syafarman, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem penyusun wilayah pesisir dan memiliki peranan penting di wilayah tersebut dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan diwiyah pesisir dapat berjalan dengan… baik. Kawasan wisata hutan mangrove Apar Pariaman memiliki ekosistem mangrove yang di manfaatkan sebagai kawasan wisata dan dikelola oleh masyarakat sekitar.Tujuan penelitian ini adalah menentukan potensi ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan merumuskan strategi pengelolaan ekowisata mangrove Apar di Kota Pariaman. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman dilaksanakan dua tahap, yaitu bulan Oktober 2020 dan periode bulan febuari-Maret untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kualitatif yakni dengan melakukan pengamatan, dan wawancara secarala langsung. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Waktu penelitian direncanakan dua tahap yakni bulan Desember 2024 dan bulan februari 2025. Mangrove di Kota Pariaman yang semula dicetus oleh kaum melinial maka perlu dilakakukan manajemen yang terstruktur dengan melibatkan masyarakat sekitar dan tujuan wisata bukan hanya sebagai tempat kunjungan untuk wisata keluarga namun harus dirancang sebagai pusat pembelajaran baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi, mulai dari pengenalan lingkungan tapak, pengembangan bibit sampai ke teknik penanaman dan bahkan pengolahan panen dan pasca panen sehingga tujuan wisata dari aspek wisata keluarga, edukasi dan sumber ilmu bagi pelajar dan mahasiswa serta akademisi oleh perguruan tinggi dapat tercapai. Jika hal ini tercapai maka pengembangan potensi akan sangat mudah dilakukan baik secara pendanaan maupun secara perencanaan dan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dengan adanya kolaborasi dan para pakar dan ahli yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka analisis potensi harus dilakukan terlebih dahulu agar perencanaan dan strategi pengelolaan dapat dilakukan, tanpa analisis potensi maka pengelolaan tidak dapat dilakukan dengan baik, karena belum didapatkan pemetaan potensi secara menyeluruh sehingga pengelolaan yang dibuat tidak mendapatkan hasil yang baik dan bahkan bisa menjadikan suatu kasalahan yang berakibat menghambat kemajuan dalam pengembangan ekowisata.

Kemiskinan Di Wilayah Pesisir : Penyebab Dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Lokal (Literature Review)

David Ramadi, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Kawasan pesisir dan kelautan memiliki peran penting dalam kehidupan manusia, tetapi sering kali masyarakat yang tinggal di daerah ini menghadapi kemiskinan yang kronis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab… b kemiskinan di wilayah pesisir serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang mencakup berbagai sumber akademik dan laporan terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa kemiskinan di kawasan pesisir disebabkan oleh kombinasi faktor sosial, ekonomi, dan lingkungan, termasuk degradasi ekosistem, akses terbatas terhadap pendidikan dan layanan kesehatan, serta dampak perubahan iklim. Penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan yang inklusif dan partisipatif untuk mengatasi masalah kemiskinan di kawasan pesisir, dengan fokus pada penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan

Analisis Al-Ithnab Bentuk Tikrar Pada Surah Al-Qashash Sebagai Bentuk Penjelasan Dan Penegasan

Aisyatur Rahmah Wiwana, M. Iqbal Fahreza Rambe
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk menganalisis al-ithnab pada bagian tikrar yang bertujuan sebagai bentuk penegasan. Artikel ini mengambil contoh dari ayat alquran yaitu surah al-qashash ayat 5, 14, 30 dan 34. Penelitian ini merupakan… erupakan penelitian kualitatif yang menggunakan pendekatan kajian pustaka atau library recherch. Yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data melalui buku, artikel serta jurnal-jurnal terpercaya lainnya. Pada penelitian ini terdapat beberapa temuan yaitu 1) Al-ithnab yang dipakai pada surah al-qashash ini banyak menggunakan bagian tikrar. 2) Tikrar yang terdapata pada beberapa ayat al-qashash ini memiliki tujuan sebagai penjelasan dan penegasan. 3) Bentuk tikrar pada ayat 5 dan 14 merupakan bentuk penjelasan dan pada ayat 30 dan 34 merupakan bentuk penegasan. 4) Kata yang berulang pada surah al-qashash ini ada dua yaitu berbentuk fi’il dan dhamir.

Analisis Sikap Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Produk Antara Teh Tong Tji Dan Teh.It Berbasis Model Multiatribut Fishbein

Misel Febrianti, Devina Aurelia Azahra, Amanda Edward, Rahmat Fajri Alamsyah, Sultan Muhammad Arkan
Abstract: Perilaku konsumen merupakan studi kompleks yang melibatkan seluruh proses pengambilan keputusan pembelian, mulai dari munculnya kebutuhan hingga evaluasi pasca-pembelian. Penelitian ini menggunakan model multiatribut Fishbein… hbein untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap produk Teh.It dan Teh Tong Tji dengan melibatkan 46 responden. Dengan fokus pada atribut produk seperti rasa, aroma, kemasan, dan harga, serta tingkat keterlibatan konsumen dalam memilih. Hasil menunjukkan bahwa konsumen sangat terlibat dalam menentukan preferensi minat akan produk dalam proses pembelian, serta aroma dan banyaknya isi menjadi faktor utama, sementara perbedaan antar merek tidak terlalu menonjol. Temuan ini memberikan panduan bagi produsen untuk menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan preferensi konsumen dan meningkatkan daya saing produk.