Abstract:Praktik uang panai, yang telah menjadi bagian dari tradisi di beberapa masyarakat, mengundang perdebatan yang menarik dalam konteks hukum Islam. Uang panai merupakan pembayaran sejumlah uang atau barang kepada pihak perempuan…
mpuan sebagai syarat untuk pernikahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan hukum Islam tentang Uang Panai dalam perkawinan adat Bugis. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat Bugis, menganggap "Uang Panai" sebagai tradisi penting dalam perkawinan adat mereka. Meskipun Islam tidak mengatur secara spesifik mengenai Uang Panai, namun memberikan kebebasan (mubah). Agama Islam tidak melarang pemberian Uang Panai dalam tradisi perkawinan adat Bugis walaupun nilai dari uang panai tersebut tinggi karena tidak ada dalil yang menunjukkan hal tersebut. Yang terpenting, pemberian Uang Panai tidak boleh melanggar prinsip-prinsip Islam, tidak ada unsur keterpaksaan, sesuai kemampuan dan kesanggupan pihak laki-laki. Dengan demikian, dalam perspektif Islam, uang panai bukan hanya merupakan kewajiban materi, tetapi juga simbol dari tanggung jawab dan penghargaan dalam hubungan pernikahan yang seimbang dan saling menghormati.
Abstract:Poligami merupakan isu yang memicu perdebatan dalam konteks sosial dan agama, khususnya di zaman modern, di mana permasalahan seperti perselingkuhan dan disfungsi keluarga semakin banyak ditemui. Penelitian ini bertujuan…
untuk mengeksplorasi konsep poligami sebagai solusi syar'i dalam mengatasi perselingkuhan, dilihat melalui perspektif Maqasid Syari'ah, yang berfokus pada prinsip-prinsip dasar dalam melindungi aspek-aspek fundamental syariat seperti agama, jiwa, keturunan, akal, dan harta. Pendekatan yang digunakan dalam studi ini adalah metode kualitatif, yang mengandalkan kajian pustaka dan telaah hukum Islam dalam konteks sosial kontemporer. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan poligami yang sesuai dengan syariat dapat berfungsi sebagai alternatif untuk meminimalisir potensi perselingkuhan, dengan catatan bahwa hal tersebut dilaksanakan dengan niat yang tulus, perilaku adil, serta pemahaman yang mendalam tentang hak dan kewajiban antara suami dan istri. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip-prinsip Maqasid Syari'ah yang bertujuan untuk menjaga kehormatan dan kestabilan keluarga. Oleh karena itu, poligami yang dilaksanakan dengan cara yang syar'i dan adil dapat menjadi solusi dalam memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika era modern, sebagaimana yang diamanatkan oleh prinsip-prinsip Maqasid Syari'ah.
Abstract:Aborsi merupakan isu moral yang kompleks dan terus menimbulkan perdebatan di tengah kemajuan zaman. Paper ini membahas aborsi dari perspektif etika Kristen, dengan menelaah berbagai alasan yang diajukan untuk membenarkannya,…
nya, seperti alasan medis, sosial, ekonomi, hingga kasus pemerkosaan. Di tengah berbagai pandangan pro dan kontra, etika Kristen menegaskan bahwa hidup adalah anugerah dan hak prerogatif Allah, sehingga setiap bentuk pengguguran kandungan harus dilihat dalam terang nilai kekudusan hidup manusia sebagai gambar dan rupa Allah. Melalui kajian teologis dan etis, tulisan ini mendorong pemahaman yang bijak dan penuh takut akan Tuhan dalam menyikapi aborsi, serta menolak normalisasi praktik tersebut atas dasar utilitarian semata.
Abstract:In discourse, speech is not only considered as a linguistic phenomenon but also as a means to maintain or change power relations in society. One of the clearest examples of the use of speech in discourse to change social…
change occurred in The Black Civil Rights Movement from 1955 to 1968 in the United States. Based on the interest in studying Malcolm X's speech further, the thesis writer decided to analyze Malcolm X's speech at the Oxford Union Debate using Fairclough's Critical Discourse Analysis framework with a qualitative method that will focus on linguistic issues as part of social and humanitarian issues. The results of this study showed deconstruction result of Malcolm X's speech text by analyzing various linguistic features from the dimensions of text practice (including positive and negative lexical items, key terms of ideology and belief, modality, and rhetorical devices), discursive practice (including intertextuality and shared knowledge), and sociocultural (including formality and personal pronouns), then continued with a discussion of the relationship between discourse, power, and ideology and the role of Malcolm X's speech in the historical context at that time. It can be concluded that Malcolm X's speech highlights his advocacy for revolutionary justice and self-defense for oppressed black people. He also challenged the power structures of his time, opposing segregation and exposing the hypocrisy of the American and Western governments with white supremacy and colonialism behind the mask of democracy.
Abstract:Marriage Law in Indonesia is the result of the convergence between Islamic legal principles and state regulations, as outlined in Law Number 1 of 1974 on Marriage and the Compilation of Islamic Law (KHI). This study aims…
to analyze how Islamic law and positive law interact in regulating marriage and to what extent their convergence occurs in the practice of religious courts and within the Muslim community in Indonesia. The research employs a normative approach by analyzing sources of Islamic law, statutory regulations, and religious court rulings related to marriage. The findings indicate that although Indonesia’s marriage law is based on Sharia principles, several adjustments have been made to align with positive law to ensure justice and protection for all parties, particularly in aspects such as marriage registration, minimum marriage age, and women's rights. The convergence between Islamic law and positive law reflects efforts to harmonize religious values with national legal interests. However, challenges remain in its implementation, particularly concerning child marriage, polygamy, and divorce, which often spark debates in society. Therefore, further studies are needed to evaluate the effectiveness of Indonesia’s marriage regulations and how Islamic law can continue to adapt within the framework of a modern legal state.
Abstract:Abstrak ini mengkaji prospek dan kesulitan yang akan dihadapi industri perbankan di masa depan, khususnya yang berkaitan dengan perbankan syariah. Perdebatan mengenai ledakan pertumbuhan bank syariah di Indonesia terfokus…
s pada penggunaan Financial Technology (Fintech) sebagai faktor penentu keberhasilan. Fintech menghadapi sejumlah kendala, termasuk kepatuhan syariah, keamanan data, literasi digital, dan integrasi sistem, meskipun terdapat janji peningkatan efisiensi operasional, aksesibilitas layanan, dan inovasi produk. Perbankan syariah diharapkan dapat mengatasi hambatan-hambatan ini dan memaksimalkan keuntungan adopsi Fintech dengan menerapkan pendekatan terintegrasi yang mencakup peningkatan keamanan siber, inisiatif pendidikan konsumen, dan integrasi sistem. Untuk sepenuhnya mewujudkan potensi Fintech dan mengembangkan lanskap keuangan yang lebih fleksibel dan inklusif, kerja sama antara startup Fintech dan bank syariah dianggap penting Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam terhadap dampak teknologi finansial dalam perbankan syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini akan menggali persepsi dan pengalaman berbagai pemangku kepentingan dalam perbankan syariah terkait dengan perubahan paradigma dan tantangan yang dihadapi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan untuk pemahaman kita tentang peran teknologi finansial dalam transformasi perbankan syariah
Abstract:Putusan nomor 90/PUU-XXI/2023 telah menyebabkan polemik dan menghasilkan beberapa dissenting opinion dari hakim MK. Pendapat berbeda dari hakim MK ini memicu perdebatan mengenai proses peradilan di Mahkamah Konstitusi. Penelitian…
enelitian ini melihat sisi berbeda dari proses persidangan tersebut yaitu analisa yuridis holistik mengenai dissenting opinion yang muncul dari proses persidangan. Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa dissenting opinion yang muncul dari para hakim justru menegaskan pentingnya reformasi di Mahkamah Konstitusi baik secara kelembagaan dan juga dasar pembentukkan hukum yang jauh lebih positif dan terstruktur di masa depan.
Abstract:The Independent curriculum is a new curriculum used in Indonesia and a transitional curriculum from K-13 curriculum. Therefore, this study aims to examine how the role of a teacher in implementing the new curriculum in the…
he class they teach, especially English teachers. This study used library research methods, the data were taken from several articles and similar research. The source of data came from Google Scholar by using keywords the role of the teacher in the independent curriculum and the application of the independent curriculum in English classes. The results of this study indicate that English teachers are people who play an important role in implementing the independent curriculum. The English teacher in this curriculum acts as a giver of understanding, and has influence to improve the quality of education as well as an adapter that aligns the curriculum with the characteristics and needs of students. English teachers can implement an independent curriculum by changing teaching methods, using new strategies to improve learning outcomes. For curriculum implementation there are several strategies that English teachers can use such as games, music, using interactive learning media when teaching, then you can also use Role-play, Information-gap activities, Jigsaw activities, open-ended discussions and debates.
Abstract:Second language teaching and learning has been grounded greatly on pragmatics. It has been a very important aspect of L2 learners. Majority of the existing literature on this subject matter has paid much attention to diverse…
erse pedagogies in the teaching and learning of English and how to integrate pragmatics in the classroom teaching of the language. Experts in the teaching and learning of English as a second language have over the period proven that understanding the level of competence of students’ pragmatics in terms of Pakistan EFL learners is imperative for establishing curriculum in teaching pragmatic competence. This study therefore addresses this aspect and pushes the debate further for a deeper understanding. This research specifically seeks to examine the pragmatic competence level of Pakistan students L2 learners or speakers as well as the contribution of gender and the type of school regarding their competency level in pragmatic knowledge. As for institution type, the results show that there is a significant difference regarding implicate and speech acts. The situational routines do not prove any differences for school type.