Search Articles & Publications

Showing 4015 articles found for "Dari"

Analisis Pengaruh Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Tingkat Keselamatan Dan Keamanan Di Daerah Sisi Udara

Nabila Inayah, Putri Calista Nursyaf, Kardi
Abstract: Apron Movement Control (AMC) adalah staf Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat, lalu lintas kendaraan,… , pergerakan penumpang, dan pemantauan kebersihan di area sisi udara, serta pencatatan data penerbangan di apron. Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan antara lain untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam kegiatan penerbangan serta menumbuhkan kedisiplinan di antara pengguna jasa, yang dapat mempengaruhi aktivitas di sisi udara. Aspek pengawasan sangat penting karena keselamatan dan keamanan di sisi udara melibatkan banyak hal di sekitarnya, seperti penumpang, personel penerbangan, serta pesawat yang sedang beroperasi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Unit AMC terhadap tingkat keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Unit AMC sangat berpengaruh dalam menjamin keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Unit AMC melakukan fungsi pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara serta berkoordinasi dengan pihak terkait dengan penanganan pesawat udara, dimana hal tersebut dapat memengaruhi operasional di sisi udara. Seperti yang diketahui, keamanan daerah di sisi udara sangatlah penting untuk mencapai keselamatan seluruh pengguna sisi udara dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Analisis Kinerja Unit AMC Dalam Pengawasan Kelayakan GSE Di Bandar Udara Internasional Yogyakarta

Lintang Adyuta Daniswara, Alwazir Abdusshomad
Abstract: Unit Apron Movement Control bertugas melakukan pengawasan di area apron guna menjamin keselamatan dan keamanan di area sisi udara. Sisi udara adalah bagian penting dari bandar udara yang wajib mendapat pengawasan untuk memastikan… emastikan pergerakan kendaraan yang beroperasi di area tersebut berjalan semestinya. Kedisiplinan di area apron erat kaitannya dengan pelaksanaan tugas yang dilakukan Unit AMC. Selain itu, peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara (GSE) yang digunakan harus memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Penggunaan GSE yang tidak sesuai standar akan mempengaruhi keselamatan dan keamanan daerah di sisi udara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja yang dilakukan Unit Apron Movement Control dalam pengawasan kelayakan Ground Support Equipment (GSE) di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian, Unit AMC menemukan beberapa pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh petugas GSE, seperti kendaraan yang tidak layak beroperasi serta pengemudi kendaraan yang tidak membawa pas bandara. Selain itu ditemukan juga beberapa kendaraan yang terparkir tidak pada tempatnya, seperti di No Parking Area (NPA) dan di bawah fixbridge. Untuk itu, dilakukan evaluasi kinerja unit AMC dalam melakukan pengawasan kelayakan GSE di area apron, yaitu dengan menggunakan metode MBO (Management by Objectives) berdasarkan planning, monitoring, dan reviewing.

Faktor Pencapaian Nilai Kenyamanan Tingkat Pelayanan Di Bandara: Rambu, Sistem Informasi, Dan Kualitas Pelayanan

Alamsyah Pandu Yudhya Tama, M Ismal Fikri
Abstract: Sistem yang mengelola keberangkatan, transit, dan kedatangan penumpang di bandar udara dikenal sebagai Sistem Informasi Tampilan Penerbangan (FIDS). FIDS berkolaborasi dan memberikan informasi penerbangan yang akurat dengan… gan memanfaatkan fasilitas jaringan komputer yang ada di bandar udara. Kualitas pelayanan di bandar udara sangat penting untuk memenuhi kebutuhan pelanggan baik dari produk maupun jasa serta memastikan penyampaian yang cepat untuk memenuhi harapan pelanggan. Rambu bandar udara, yang berfungsi sebagai penunjuk arah, harus memastikan penumpang tidak kehilangan informasi tentang fasilitas mana yang harus mereka tuju. Dalam hal kenyamanan penumpang, FIDS, kualitas pelayanan, dan papan tanda sangat memengaruhi tingkat kenyamanan penumpang. Dengan mengetahui status penerbangan, rencana penerbangan, informasi gerbang keberangkatan, dan informasi lainnya, sistem FIDS membantu penumpang merencanakan perjalanan mereka dengan lebih baik.

Implementasi Digital Currency Oleh Bank Sentral: Peluang Dan Tantangan

Aprilia Cahya Mutiara, Rini Puji Astuti, Susilowati Rahayuningsih, Annisak Isnaeni Rusmiyanti
Abstract: Uang menurut ilmu ekonomi merupakan sebuah alat tukar yang dapat diterima secara umum. Objek tukar dapat berupa benda atau jasa yang dilakukan oleh masyarakat. Uang merupakan bagian penting dalam kehidupan, segala sesuatu… u yang berkaitan dengan transaksi jual beri barang atau jasa sangat erat kaitannya dengan uang. Uang juga menjadi tolak ukur dalam menentukan kebijakan moneter di seluruh dunia. Perkembangan di era digitalisasi, perputaran ekonomi dan perubahan perilaku manusia yang semakin meningkat berpengaruh pada konsep uang yang berangsur-angsur mengalami perubahan, dimulai dari sistem burter hingga dicetak uang yang berbentuk logam dan kertas yang digunakan sebagai alat tukar. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana implementasi serta peluang dan tantangan Digital Currency atau rupiah digital yang merupakan sebuah cetusan model uang baru dalam bentuk digital yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia baru-baru ini yaitu uang rupiah digital yang dibentuk dengan menggunakan teknologi block chain. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Analisis data yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif.

Pengabdian Lingkungan Sekolah Dalam Kegiatan Belajar Mengajar Sebagai Upaya Meningkatkan Keterampilan Dan Pengalaman Di SMPN 18 Kota Serang

Annisa Nurul Wahidah, Bay Bayhaqi, Firda Ayu Wahyuni, Intan Nur’aeni, Muhammad Rizki Arifiandi, Nia Nurcahyani, Putri Ayu Wulandari, Sayidati Shabrina Seno, Shofa Almarwah, Siti Mapajah, Wieke Fildzah Hendravianti, Ade Anggraini Kartika Devi
Abstract: Sebelum mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menghadapi dunia pendidikan yang asli, terdapat kegiatan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) yang mana kegiatan tersebut berupa pengenalan yang dilakukan… n oleh mahasiswa untuk mengetahui apa saja yang ada di dunia pendidikan khususnya di sekolah. Kegiatan PLP ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 11 mahasiswa di SMP Negeri 18 Kota Serang, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang dunia pendidikan dan persekolahan secara langsung. Terdapat 4 prodi yang dikirim oleh kampus untirta untuk melakukan kegiatan praktek PLP, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Ilmu Pengetahuan Alam, dan Prodi Bimbingan Konseling. Kegiatan PLP dilakukan selama kurang lebih 52 hari, terhitung mulai tanggal 17 September - 08 November 2024. Mahasiswa melakukan praktek kegiatan belajar mengajar sesuai dengan jurusan yang mahasiswa ampu di kampus berdasarkan modul ajar yang dibuat oleh masing - masing mahasiswa. Disamping kegiatan belajar mengajar, praktek PLP juga mengikuti acara sekolah sesuai dengan kalender pendidikan yang ada di smp 18 kota serang. Kegiatan tersebut meliputi pembinaan ekstrakulikuler, kegiatan P5 yang dilaksanakan dengan kegiatan wirausaha dan demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2024/2025, dan LDKS bagi siswa dan siswi osis terpilih.

Kualitas Pelayanan Penerbitan Izin Pendirian Apotek Dan Toko Obat Di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Tasikmalaya

Susi Rahmawati, Ani Heryani, Andi
Abstract: Permasalahan proses pelayanan yang tidak sesuai Standar Operasional Pelayanan yang seharusnya memakan waktu tujuh hari namun memakan waktu hingga satu bulan, serta kurangnya respon petugas dalam memberikan pemahaman edukasi… asi tentang pelayanan menjadi pendorong dilakukannya penelitian ini. Kualitas pemberian izin pendirian apotek dan toko obat pada Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Tasikmalaya menjadi subjek penelitian ini. Dalam eksplorasi ini pencipta menggunakan hipotesis Zeithaml dan Hardiansyah yang terdiri dari 5 aspek, yakni Unmistakable, Dependability, Responsiveness, Konfirmasi, dan Simpati. Pemeriksaan ini menggunakan strategi eksplorasi grafis subjektif dengan metode pengumpulan informasi melalui pertemuan, studi persepsi dan dokumentasi. Triangulasi sumber digunakan untuk teknik keabsahan data, dan wawancara dengan informan digunakan untuk metode pengumpulan data. Penulis mengambil kesimpulan, berdasarkan temuan di lapangan, bahwa kualitas pelayanan Pelayanan Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu Kota Tasikmalaya sudah sangat baik. Namun dari sisi kualitas pelayanan yang diukur dengan indikator nyata, masih terdapat permasalahan antara lain masyarakat kesulitan dalam mendapatkan informasi mengenai persyaratan yang harus dipenuhi. Masyarakat belum memahami bagaimana konsep dan sistem dapat berjalan dengan baik. Dari segi kualitas administrasi, masih belum adanya sosialisasi dari pemerintah terkait perizinan administrasi ke daerah yang bersangkutan. Indikator Daya Tanggap masih belum optimal karena masih terdapat kecerobohan waktu reaksi dalam proses administrasi permohonan perizinan yang saat ini tertuang dalam pedoman fungsional bantuan yang telah ditetapkan. Penyebab keterlambatan proses permohonan perizinan layanan harus kita perhatikan dan evaluasi untuk meningkatkan kualitasnya dan memastikan kepatuhannya terhadap Standar Operasional Pelayanan. Kata Kunci : Kualitas Pelayanan, Perizinan Apotek dan Toko Obat

Pengaruh Penerapan Kebijakan K3 Terhadap Pencegahan Kecelakaan Kerja

Aldi Syahputra Nasution, Susilawati
Abstract: Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) mempunyai peran krusial teruntuk keberhasilan sebuah organisasi, sebab manusia ialah aset hidup yang perlu dijaga serta dikembangkan. Karenanya, karyawan membutuhkan perhatian istimewa… a dari organisasi. Teruntuk mengelola SDM, dibutuhkan manajemen yang bisa mengelola dengan terencana, sistematis, serta efisien. Satu aspek yang perlu dijadikan fokus utama teruntuk manajer SDM ialah kesehatan dan keselamatan kerja (K3). Penelitian ini mempunyai tujuan teruntuk memahami pengaruh implementasi kebijakan k3 pada pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review. Kebijakan K3 adalah kebijakan yang ditetapkan oleh suatu organisasi atau pemerintah untuk memastikan keselamatan, kesehatan, dan kesejahteraan bagi para pekerja. Penerapan kebijakan K3 berarti menerapkan langkah-langkah konkrit untuk memastikan bahwa lingkungan kerja sehat, aman, serta menyesuaikan standar keselamatan yang berlaku.

Aset Dan Liabilitas Manajemen Perbankan Pada Pembiayaan Mudharabah Dan Musyarakah

Susilawati, Denis Oktaviana, Diana, Suprianik
Abstract: Semakin berkembangnya zaman maka semakin meningkat pula persaingan antar lembaga keuangan, karena itu bank dituntut untuk meningkatkan kualitas persaingan dalam rangka memperoleh keuntungan bagi bank tersebut. Manajemen… juga dituntut dapat mengelola aset serta liabilitas bank dengan cara-cara yang digunakan untuk mencapai keuntungan yang sebesar-besarnya. Oleh sebab itu bank syari’ah menerapkan sistem manejemen yang dapat mencakup pengelolaan aset dan liabilitas yaitu (aset liability management). Bagaimana penerapan aset liabilitas manajemen tersebut pada lembaga keuangan syari’ah dan bagaimana jika diterapkan pada salah satu produk syari’ah yaitu pada prinsip mudharabah dan musyarakah. Dengan metode penelitian library research yaitu dengan mengumpulkan data serta informasi dengan bermacam-macam bentuk material yang didapat melalui kepustakaan seperti buku-buku, majalah, dokumen, jurnal-jurnal dan lain-lainnya. Serta data yang diperoleh mengungkapkan bahwa penerapan Manajemen Aset dan Liabilitas (Asset and Liability Management) pada perbankan syariah diterapkan dalam unit khusus yang dinamakan ALCO (Assetand Liability Management Committee). Dan teori manajemen aset dan Liabilitas (Asset and Liability Management) sesuai dengan perbankan syariah bila dilihat dari pengakuan bank kepada dana pihak ketiga, pada prinsip mudhorobah dan musyarakah.

Studi Literatur: Identifikasi Dan Analisis Pengendalian Risiko Kecelakaan Pada Pekerja Proyek Konstruksi

Erika Ayenti, Susilawati
Abstract: Industri konstruksi merupakan suatu sektor yang memiliki risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi. Pada sektor konstruksi di Indonesia menempati peringkat pertama dengan angka kecelakaan kerja tertinggi. Lantas Keselamatan… tan dan Kesehatan Kerja sangat perlu menjadi pertimbangan bagi industri guna menghindari kecelakaan kerja. Pencegahan kecelakaan dapat dilakukan dengan menganalisis risiko yang ada yaitu mengidentifikasi bahaya,dan menilai risiko. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi bahaya risiko kerja yang terjadi pada proyek kontruksi. Metode yang digunakan dalam literatur riview yaitu metode narativ yaitu pengumpulan jurnal yang dilakukan dengan mencari sumber literatur berdasarkan kriteria yang ditentukan. Kriteria inklusi yang diambil antara lain: jurnal yang diterbitkan dalam 7 tahun terakhir yang terindeks Google Scholar. Berdasarkan hasil penelitian artikel ini didapatkan bahwa dimana kecelakaan yang sering terjadi di sektor kontruksi sangat banyak.

Analisis Kepatuhan Pekerja Konstruksi Pada Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

Amanda Aulia, Susilawati
Abstract: Alat pelindung diri (APD) merupakan bagian dari pencegahan kecelakaan di tempat kerja. APD adalah alat yang pekerja gunakan untuk melindungi dirinya dari risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Meskipun APD merupakan… n langkah terakhir dalam pengendalian dan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja setelah penerapan tindakan penanggulangan administratif dan teknis, namun potensi penerapannya masih besar. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka atau analisis literatur. Dimana metode ini melibatkan pencarian, seleksi, dan evaluasi dari beberapa artikel dan jurnal yang telah dipublikasikan dalam lima tahun terakhir ini. Yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang topik yang diangkat yang mana untuk memberikan dasar teoritis penelitian yang lebih lanjut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan pekerja konstruksi pada penggunaan alat pelindung diri (APD). Kepatuhan terhadap penggunaan alat pelindung diri termasuk faktor yang membantu mengurangi kecelakaan di tempat kerja. Kecelakaan di tempat kerja terjadi karena kurangnya penyediaan alat pelindung diri (APD) serta kesadaran pekerja mengenai penggunaan APD yang baik menurut standar yang telah ditetapkan dan kurangnya pengetahuan. Penggunaan alat pelindung diri pada industri dimaksudkan untuk menghadirkan tenaga kerja yang produktif dan sehat. Namun menurut pekerja, hal ini tidak menjamin tidak akan terjadi kecelakaan kerja. APD merupakan bagian dari serangkaian tindakan keselamatan untuk meminimalkan dampak risiko kecelakaan kerja.