Search Articles & Publications

Showing 472 articles found for "Dana"

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MENUTUP AURAT STUDI KASUS SMA AL-MUJTAHIDIN PURWADADI CIAMIS

Kamalludin, Kamalludin, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kesadaran menutup aurat peserta didik di SMA Al-Mujtahidin Purwadadi Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif… atif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, peserta didik, serta pihak sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai edukator, motivator, pembimbing, teladan, dan pengawas dalam membentuk kesadaran menutup aurat peserta didik. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, pendekatan personal, serta kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang religius, teman sebaya yang positif, dan kesadaran diri peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, dan budaya populer yang kurang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran menutup aurat memerlukan peran aktif guru PAI yang didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter religius peserta didik.

JEJAK ISLAMISASI NUSANTARA: REKONSTRUKSI STRATEGI PENYEBARAN ISLAM DALAM ERA DIGITAL

Sihono, Ridwan Faqih, Ratnasari, Dwi
Abstract: Islamisasi Nusantara merupakan proses penyebaran Islam yang berlangsung secara damai, adaptif, dan mampu berintegrasi dengan budaya lokal. Keberhasilan tersebut ditopang oleh strategi dakwah yang memanfaatkan perdagangan,… , perkawinan, pendidikan, tasawuf, kesenian, serta dukungan politik dan kekuasaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi penyebaran Islam pada masa Islamisasi Nusantara serta merekonstruksi relevansinya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan komunikasi pada era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan pendekatan historis. Data diperoleh dari buku, artikel jurnal, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis melalui tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Islamisasi Nusantara didasarkan pada pendekatan damai dan persuasif, kemampuan adaptasi terhadap budaya lokal, keteladanan ulama, dukungan jaringan perdagangan dan pendidikan, serta peran elite politik. Nilai-nilai strategis berupa inklusivitas, moderasi, adaptabilitas, dan humanisme tetap relevan dalam konteks kontemporer. Rekonstruksi strategi penyebaran Islam pada era digital diwujudkan melalui dakwah kreatif berbasis media digital, transformasi pendidikan Islam ke platform daring, penguatan keteladanan melalui jejak digital, dan pengembangan jaringan dakwah virtual. Strategi tersebut berpotensi memperkuat dakwah Islam yang moderat, inklusif, dan efektif di era transformasi digital. Peningkatan akuntabilitas usaha. Namun demikian, implementasi AI masih menghadapi berbagai tantangan, seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan sumber daya manusia, biaya teknologi, serta risiko keamanan dan privasi data. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Artificial Intelligence memiliki potensi besar dalam mendukung akuntabilitas UMKM, tetapi keberhasilannya memerlukan peningkatan kapasitas digital, dukungan infrastruktur, dan tata kelola teknologi yang memadai.

PERAN AJARAN TASAWUF DALAM PRAKTIK AKTIVISME LEMBAGA ZAKAT DI JAWA TENGAH

Ulinnuha, M. Azka, Fardhani, M. Azril, Chamami, M. Rikza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ajaran tasawuf dalam praktik aktivisme lembaga zakat di Jawa Tengah. Tasawuf mengajarkan nilai-nilai seperti keikhlasan, amanah, kesederhanaan, dan kepedulian sosial yang menjadi… jadi landasan penting dalam aktivitas pengelolaan zakat. Di tengah tuntutan profesionalisme dan pelayanan masyarakat, nilai-nilai tersebut membantu para aktivis lembaga zakat menjalankan tugasnya dengan orientasi ibadah dan pengabdian kepada Allah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman para aktivis lembaga zakat dalam menerapkan ajaran tasawuf dalam aktivitas sehari-hari. Wawancara di lakukan dengan 3 pengurus lazisnu PC kabupaten Kendal. Dari pengalaman mereka terlihat bahwa ajaran tasawuf berperan dalam membentuk sikap ikhlas dalam bekerja, meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap amanah pengelolaan dana zakat, serta menumbuhkan kepedulian yang lebih besar terhadap kebutuhan masyarakat penerima manfaat. Selain itu, nilai-nilai tasawuf juga mendorong para aktivis untuk mengutamakan pelayanan, menjaga transparansi, dan menghindari orientasi materialistik dalam menjalankan tugasnya.

IMPLEMENTATION OF MSME EMPOWERMENT PROGRAMS IN IMPROVING BUSINESS INDEPENDENCE IN DESA CURUGCIUNG, CIKEUSIK DISTRICT, PANDEGLANG REGENCY

Nugraha, Restu Alya, Firdaus, Siti Aina, Andayani, Nopi, Ramdhani, Miftah Faiz Ali, Oktaviani, Maya
Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are crucial for local economic development, employment absorption and community welfare. However, the success of empowerment programmes in rural regions generally stays at the… implementation level. This study seeks to examine the implementation of MSME empowerment program in enhancing business independence in Desa Curugciung Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang. The study used a descriptive qualitative design. The collection of data was carried out through observation, semi-structured interviews and documentation with seven informants, including the sub-district head, village head, a BRI officer, the chairperson of the Village Consultative Body, and three MSME actors. Data were evaluated by Miles, Huberman and Saldaña’s interactive approach which consists of data collection, data condensation, data display and conclusion drafting. The findings indicate that the implementation of the MSME empowerment program has not been adequately carried out. Communication on the program at the bureaucratic level was still limited and did not reach the MSME actors to the fullest. Training, mentoring and access to funding were formally provided as resources but not experienced equally by business actors. The commitment of the implementing institutions had not been fully converted into ongoing assistance, while the bureaucratic structure was still more administrative than service-oriented. The results of the study also indicated that the independence of the business of MSME actors is more created via self-initiative, experience and adaptation rather than direct intervention from the empowerment program. The study concluded that the presence of resilient MSMEs in rural areas does not necessarily mean that the policies are well implemented. The essay contributes to the study of public policy implementation in the identification of the gap between the formal empowerment design and the real growth of business independence at the village level.

Pengaruh Transparansi, Kompetensi Pemerintah Desa, Aksesibilitas Laporan Keuangan Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa Di Kecamatan Silo Kabupaten Jember

Irfan Ainun Habibi, Diana Dwi Astuti, Helmi Agus Salim
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transparansi, kompetensi pemerintah desa, aksesibilitas laporan keuangan, dan partisipasi masyarakat terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Silo, Kabupaten… bupaten Jember. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan sampel 56 perangkat desa. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya transparansi yang berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa, sedangkan kompetensi pemerintah desa, aksesibilitas laporan keuangan, dan partisipasi masyarakat tidak berpengaruh signifikan. Namun, secara simultan keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas pengelolaan dana desa dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,582. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa transparansi menjadi faktor penting dalam meningkatkan akuntabilitas pengelolaan dana desa di Kecamatan Silo.

Governing Food Security in The Low-Carbon Transition: A SEM Analysis of Sustainable Industrialization, Sustainable Remediation, and Circular Supply Chain Governance

Prananta, Arie Wahyu, Suyadnya, I Wayan, Kusumawardana, Indra Jaya, Abidin, Zainal
Abstract: Food security in the low-carbon transition is increasingly shaped by industrial decarbonization, environmental restoration, and circular supply-chain coordination, yet these domains are often modeled as separate sustainability&#8230; bility agendas. This study addresses the gap by developing a governance-centered structural equation model that links sustainable industrialization, sustainable remediation, circular supply chain governance, and food-security outcomes. Using the available 455-response dataset, the empirical test operationalizes industrialization intensity (IND) as a proxy for sustainable industrialization, digital-institutional capability (DIC) as a proxy for circular governance capability, and social-economic resilience (SER) as a proxy for food-system security. Confirmatory factor analysis supports the measurement model: standardized loadings range from .778 to .849 for IND, .804 to .835 for DIC, and .800 to .843 for SER; CR values range from .901 to .914; AVE ranges from .646 to .681; and model fit is acceptable (chi-square/df = 2.108, CFI = .961, TLI = .951, RMSEA = .049, SRMR = .038). The SEM results show that IND significantly predicts DIC (beta = .537, p < .001), DIC predicts SER (beta = .424, p < .001), and IND retains a direct effect on SER (beta = .337, p < .001). The indirect effect is significant (beta = .228, 95% CI [.178, .282]). The article contributes a cautious, data-grounded framework for analyzing food security as a governance-mediated outcome of low-carbon industrial transition.

The Influence of Price and Social Media Marketing on The Decision to Use Grabfood in Pontianak City

Pradana, Muhammad Gilang, Fachri, Helman
Abstract: This study aims to analyze the influence of Price and Social Media Marketing on the Decision to Use GrabFood in Pontianak City. This study employed an associative quantitative approach. The sample consisted of 100 respondents&#8230; dents who were residents of Pontianak City, owned the Grab application, and had used GrabFood services. The main data were collected through questionnaires using a 5-point Likert scale, while observation, interviews, and secondary data were used as supporting data. The data were analyzed using multiple linear regression, supported by validity tests, reliability tests, classical assumption tests, correlation coefficient analysis, coefficient of determination, and hypothesis testing through t-tests and F-tests. The results show that all research instruments were valid and reliable. Partially, Price has a positive and significant effect on the Decision to Use, with a t-value of 4.069 and a significance value of 0.000. Social Media Marketing also has a positive and significant effect on the Decision to Use, with a t-value of 3.946 and a significance value of 0.000. Simultaneously, Price and Social Media Marketing have a significant effect on the Decision to Use, with an F-value of 28.950 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) of 0.374 indicates that 37.4% of the Decision to Use GrabFood can be explained by Price and Social Media Marketing, while the remaining 62.6% is influenced by other factors outside this study.

The Role of Online Reviews as a Mediator in The Decision to Purchase Fashion Products at Shopee

Utami, Rizki Amalia, Soetjipto, Budi Eko, Wardana, Ludi Wishnu
Abstract: The development of digital technology has transformed consumer consumption patterns, particularly in the fashion industry, which is increasingly dominated by e-commerce platforms. Shopee, as one of the largest marketplaces&#8230; es in Southeast Asia, has become a primary choice for consumers when shopping for fashion products. One factor influencing consumer purchasing decisions is the availability of online reviews on the platform. This study aims to analyze the role of online reviews as a mediating variable in fashion product purchasing decisions on Shopee. Online reviews serve as a source of information that helps consumers evaluate product quality, seller reputation, and the level of satisfaction of previous users. The research method used was a quantitative approach, distributing questionnaires to Shopee consumers who had previously purchased fashion products. The collected data was then analyzed using a path analysis model to examine the direct and indirect relationships between factors influencing purchasing decisions. The results show that online reviews play a significant role as a mediator in the decision-making process. Consumers tend to trust other users' real-life experiences more than solely the seller's product description. Positive reviews increase consumer interest and confidence in a product, while negative reviews can delay or even cancel a purchase decision. These findings confirm that the presence of online reviews is not only a supporting factor but also serves as a bridge, mediating the relationship between consumer perceptions of a product and the final purchase decision. The implication of this research is that sellers on Shopee need to pay attention to product and service quality to generate positive reviews, thereby increasing purchase conversion rates.

PENANAMAN NILAI KEJUJURAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER INTEGRITAS ANAK USIA DINI MELALUI KETELADANAN GURU

Asep, Ahmad Riyadi, Gina Kania, Heny Chusnarin Haryanti, Cindy Febrianthy, Saniyya Putri Hendrayana
Abstract: Perkembangan moral anak usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter integritas di masa depan. Dalam konteks pendidikan anak usia dini, nilai kejujuran memerlukan strategi internalisasi yang tidak hanya bersifat&#8230; ersifat verbal, tetapi juga diwujudkan melalui praktik nyata dalam interaksi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penanaman nilai kejujuran dalam pembentukan karakter integritas anak usia dini melalui keteladanan guru di TK As-Salam Kecamatan Kutawaluya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keteladanan guru yang konsisten, pembiasaan reflektif dalam budaya kelas, serta dukungan kebijakan sekolah berbasis nilai religius membentuk lingkungan yang mendorong anak berani berkata jujur dan mengakui kesalahan. Integritas anak berkembang melalui pengalaman konkret yang berulang dalam interaksi sehari-hari. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan peran guru sebagai model moral dalam pendidikan karakter serta perlunya integrasi budaya sekolah yang konsisten untuk mendukung internalisasi nilai kejujuran sejak usia dini.

TRANSFORMASI NILAI AKHLAK DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI BUDAYA SEKOLAH ISLAMI

Gina Kania, Ade Ismail Fahmi, Kurniasih, Abdul Fatah, Deden Deni Mahendra
Abstract: Transformasi nilai akhlak pada anak usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan sosial emosional yang berkelanjutan. Pada fase perkembangan awal, anak belajar mengelola emosi, membangun&#8230; empati, serta membentuk kebiasaan sosial melalui interaksi yang bermakna di lingkungan pendidikan. Budaya sekolah Islami berperan sebagai sistem nilai yang menghadirkan pembiasaan, keteladanan, dan penguatan moral dalam aktivitas sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi nilai akhlak dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini melalui budaya sekolah Islami di Pos PAUD Merpati Kecamatan Kutawaluya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa transformasi nilai akhlak berlangsung melalui integrasi pembiasaan rutin, keteladanan guru, serta penguatan regulasi emosi berbasis praktik religius seperti doa dan istighfar. Nilai akhlak terinternalisasi dalam aktivitas konkret seperti berbagi, antre, meminta maaf, dan mengendalikan emosi dalam situasi konflik. Budaya sekolah berfungsi sebagai sistem yang menjaga konsistensi antara perencanaan program dan praktik pembelajaran. Implikasinya, budaya sekolah Islami dapat menjadi model integratif dalam pengembangan karakter dan sosial emosional anak usia dini secara kontekstual dan aplikatif.