Search Articles & Publications

Showing 5905 articles found for "Akan"

Moderasi Dakwah Di Era Digital Dan Tantangannya

Apdil Abdilah, Canra Krisna Jaya
Abstract: Sebagai agama mayoritas, Islam memiliki banyak cara untuk melestarikan ajaran agama yang dilakukan oleh organisasi maupun perorangan sebagai dai yaitu melalui dakwah. Banyaknya aliran dan perbedaan pandangan di dalam agama… ma islam menjadikan perlunya moderasi dakwah untuk memastikan keadilan dan dakwah yang santun dan tidak memaksakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menhadirkan sumber data dan fakta yang kemudian dianalisis. Moderasi dakwah berarti menjalankan dakwah yang berada di posisi tengah tidak condoh kepada radikal dan tidak pada liberal. Moderasi di era sekarang dapat memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai media dakwah seperti Youtube, Instagram, facebook dan lain-lain. Namun penggunaan media dakwah digital memiliki banyak tantangan dan sisi negatif dimana banyaknya informasi dakwah yang hoax dan mudah menyebar serta dakwah yang mengandung ujaran kebencian. 

Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Minat Berinvestasi Mahasiswa Dalam Pasar Modal Syariah

Muhammad Syafi’i Faturrahman, Muhammad Fauzan, Falda Yusdayani Putri, Bayu Aji Kurniansyah
Abstract: Dalam penelitian ini akan melakukan pengujian untuk menunjukan bagaimana minat mahasiswa untuk berpartisipasi di pasar modal syariah dengan meliputi faktor-faktor apa saja yang bisa mempengaruhi minat mahasiswa dalam berinvestasi&#8230; investasi di pasar modal syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang mempengaruhi minat mahasiswa dalam berinvestasi di pasar modal syariah. Faktor-faktor yang dianalisis meliputi pemahaman mahasiswa mengenai kelebihan dan kekurangan investasi tersebut, literasi digital, kendala keuangan, serta pengaruh lingkungan terhadap minat mereka dalam mengelola uang dan berinvestasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pengukuran skala. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada partisipan, dengan pilihan jawaban skala 1 hingga 4. Data kemudian dianalisis menggunakan program SPSS dengan tujuan untuk mengolah dan mengevaluasi data tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel bebas yang terdiri dari literasi digital, risiko investasi, pengaruh lingkungan dan keterbatasan finansial serta variabel terikat yang di olah dengan uji validitas dan reabilitas memberikan hasil bahwa semua variabel independent tersebut dinyatakan valid dengan nilai r hitung lebih besar dari r table dan Tingkat signifikan < 0,05 serta semua variabel juga dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach alpha > 0,60. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa variabel yang berpengaruh signifikan terhadap minat investasi mahasiswa di pasar modal syariah adalah Literasi Digital (X2), Variabel (X1) (X3) (X4) tidak memiliki pengaruh yang signifikan secara individu.

Meningkatkan Literasi Media Pada Guru Untuk Menghadapi Tantangan Teknologi Pendidikan

Aji Syafa'atul Huda, Ade Sabila, Andika Yudistira, Bintang Lani Rosita, Dede Sunarti, Farhan, Teuku Rifai
Abstract: Di era digital saat ini, teknologi pendidikan memainkan peran penting dalam proses belajar mengajar. Guru sebagai pilar utama dalam pendidikan dihadapkan pada tantangan besar dalam memanfaatkan teknologi secara efektif,&#8230; salah satunya melalui literasi media. Literasi media yang kuat membantu guru dalam mengakses, menganalisis, dan memproduksi informasi dengan kritis serta efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi cara meningkatkan literasi media di kalangan guru dan memberikan solusi atas tantangan yang mereka hadapi. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji beberapa program pelatihan dan dampaknya terhadap pemahaman guru terhadap literasi media dan teknologi pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis praktik dan pendekatan kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini juga menyoroti pentingnya kontinuitas pelatihan dan dukungan dari lembaga pendidikan..

Sustainable Development Goals (SDGs) Dan Strategi Pengentasan Kemiskinan Di Kabupaten Jember

Hendi Yoga Patama
Abstract: Kemiskinan merupakan masalah yang sangat mendesak untuk ditangani, dan sebagai bagian dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif dalam mengatasinya sesuai dengan agenda global Sustainable&#8230; inable Development Goals (SDGs). Pemerintah, baik di tingkat nasional maupun daerah, terus mengupayakan berbagai strategi untuk menanggulangi persoalan ini. Salah satu contohnya adalah Kabupaten Jember di Provinsi Jawa Timur, yang turut mengambil langkah konkret dan bekerja sama untuk mengatasi tantangan kemiskinan di wilayahnya melaui Peraturan Daerah (PERDA) Kabupaten Jember Nomor 8 tahun 2015 Tentang penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Kabupaten jember sebagai salah satu upaya untuk pengentasan kemiskinan seiring dengan deklarasi SDGs. Tujuan daripada penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai bagaimana langkah pemerintah kabupaten Jember dalam mengentaskan kemiskinan, dengan menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi dokumentasi, data yang di gunakan menggunakan data sekunder dengan teknik analisis telaah dari berbagai literatur. Hasil menunjukkan bahwa pemerintah kabupaten jember memiliki langkah dan strategi dalam pengentasan kemiskinan yang tertuang dalam peraturan daerah nomor 8 tahun 2015, dengan harapan penelitian ini memeberikan kontribusi yang berharga bagi pemerintah serta bagi pemangku kepentingan untuk terus bersinergi dalam mengentaskan kemiskinan yang sejalan dengan agenda global SDGs di daerah tersebut.

Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Pengelolaan Limbah Domestik

Asmalinda Sy, Aldri Frinaldi, Rembrant
Abstract: Pengelolaan sampah organik rumah tangga di Indonesia menjadi isu lingkungan yang krusial, terutama di kawasan perkotaan dengan populasi padat. Pemerintah memiliki tanggung jawab penting, sebagaimana diatur dalam UU No. 18&#8230; 8 Tahun 2008 dan PP No. 81 Tahun 2012, untuk melaksanakan pengurangan dan penanganan limbah yang efektif melalui kebijakan berkelanjutan, pengembangan infrastruktur, dan edukasi masyarakat. Sampah organik, yang mendominasi limbah rumah tangga hingga 70%, menghadirkan tantangan lingkungan seperti emisi gas rumah kaca dan risiko pencemaran jika tidak dikelola dengan baik. Artikel ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui analisis dokumen kebijakan dan laporan terkini untuk mengevaluasi implementasi pengelolaan limbah domestik. Hasilnya menunjukkan pentingnya kolaborasi multi-pihak, penerapan teknologi ramah lingkungan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengurangi volume limbah. Studi kasus di pemerintahan daerah mengilustrasikan keberhasilan program berbasis komunitas dalam pengelolaan limbah. Namun, masih terdapat kendala berupa minimnya infrastruktur, alokasi anggaran, dan kesadaran masyarakat yang memadai. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi, insentif bagi sektor swasta, dan inovasi teknologi untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Meningkatkan Hasil Belajar IPAS dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning di Kelas V SD Negeri 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci

Mhd. Edo Putra Reski, Ernawarnelis, Yunadi Husni, Dian Sarmita, Desmaneni
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 30%, dan yang belum tuntas sebesar 70%. Hal ini disebabkan oleh guru belum menggunakan model&#8230; del pembelajaran yang efektif. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning. Subjek penelitian ini siswa kelas V SDN 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci pada semester 1 tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan data kualitatif. Penelitian ini dilakukan selama dua siklus, setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Peningkatan hasil belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan nilai hasil belajar siswa. Pada siklus I ketuntasan hasil belajar IPAS siswa sebesar 50% dan pada siklus II sebesar 90% sehingga terjadi peningkatan sebesar 40%. Pada siklus I aspek guru sebesar 62,5%, pada siklus II sebesar 86,9% dan terjadi peningkatan sebesar 24,4%. Kemudian pada aspek siswa siklus I sebesar 58,4% dan pada siklus II sebesar 88,4% juga terjadi peningkatan sebesar 30%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar IPAS di kelas V SDN 14/III Punai Merindu Kecamatan Danau Kerinci Barat Kabupaten Kerinci.

Penentuan Harga Pokok Produksi Menggunakan Metode Full Coosting Pada Ayam Geprek El-ququi

Afra Almani, Dewi Muti Sari, Dodi Suryadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi pada usaha Ayam Geprek El-Ququi menggunakan metode full costing. Metode ini mencakup semua biaya produksi, termasuk biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung,&#8230; angsung, dan overhead pabrik, baik variabel maupun tetap. Penelitian dilakukan dengan wawancara untuk mengumpulkan data terkait biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama 30 hari adalah Rp. 13.515.000, dengan harga pokok produksi per porsi sebesar Rp. 5.631,25. Dengan menetapkan harga jual sebesar Rp. 10.000 per porsi, usaha ini memperoleh persentase keuntungan sebesar 27,5%. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode full costing dalam membantu UMKM menentukan harga jual yang tepat serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.

Komparasi Algoritma Naive Bayes Dan Random Forest Pada Klasifikasi Kanker Payudara

Ika Indah Lestari, Ahmad Homaidi
Abstract: Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum ditemukan pada wanita dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia. Ketepatan dalam diagnosis kanker payudara menjadi sangat krusial&#8230; l untuk penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa algoritma Naive Bayes dan Random Forest dalam mengklasifikasikan kanker payudara menggunakan dataset Breast Cancer Wisconsin. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari dataset Breast Cancer Wisconsin yang terdiri dari 569 sampel dengan 32 atribut. Proses preprocessing data meliputi konversi data dari format nominal ke binominal untuk atribut diagnosis. Implementasi algoritma menggunakan tools RapidMiner dengan pendekatan cross validation (k=10) untuk evaluasi model yang lebih robust. Performa kedua algoritma dibandingkan menggunakan berbagai metrik evaluasi termasuk accuracy, precision, recall, dan analisis confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan performa yang lebih unggul dengan tingkat akurasi 94,91% (±5,06%), precision 95,33%, dan recall 93,90%. Sementara itu, Naive Bayes mencapai akurasi 93,51% (±5,30%), precision 93,68%, dan recall 92,67%. Random Forest juga menunjukkan keunggulan dalam mengurangi false positive, dengan hanya 8 kasus dibandingkan 15 kasus pada Naive Bayes. Analisis confusion matrix menunjukkan bahwa kedua algoritma memiliki kemampuan yang baik dalam mengklasifikasikan kasus kanker payudara, meskipun Random Forest menunjukkan performa yang lebih stabil dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua algoritma efektif untuk klasifikasi kanker payudara, dengan Random Forest menunjukkan keunggulan dalam hal akurasi dan presisi. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk diagnosis kanker payudara, dimana Random Forest dapat menjadi pilihan utama ketika akurasi menjadi prioritas, sementara Naive Bayes tetap menjadi alternatif yang valid ketika kesederhanaan implementasi dan efisiensi komputasi diperlukan.

Strategi Pemasaran Produk Lokal Dalam Meningkatkan Daya Saing Di Pasar Global Di Luwu Timur

Melissa Lukmawati Manurung, Candraningrat Candraningrat
Abstract: Pasar global kini semakin ditandai dengan kompetisi yang ketat dan perubahan lingkungan bisnis yang berlangsung sangat cepat. Kemajuan teknologi, globalisasi, serta akses internet yang semakin meluas telah mengubah perilaku&#8230; aku konsumen secara signifikan, menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi perusahaan yang ingin memasarkan produk mereka secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing produk lokal di pasar global, serta memberikan rekomendasi bagi pelaku usaha di Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif untuk menganalisis strategi pemasaran produk lokal di Luwu Timur dan dampaknya terhadap daya saing di pasar global. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk keripik pisang serta peluang dan ancaman yang ada di pasar global. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi pemasaran produk lokal di Luwu Timur perlu ditingkatkan untuk meningkatkan daya saing di pasar global. Dengan memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah dan budaya lokal yang kaya, serta menerapkan teknologi digital, produk lokal Luwu Timur dapat lebih kompetitif di pasar internasional.

Implementasi Program Corporate Social Responsibility (CSR) Beasiswa Kejar Mimpi Bank CIMB Niaga Terhadap Citra Bank Cabang Di Surabaya

Rinike Dita Arum, Nurfaria Najwan Raihana
Abstract: Program Corporate Social Responsibility (CSR) Beasiswa Kejar Mimpi yang dilakukan oleh Bank CIMB Niaga ini dirancang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pendidikan dan pengembangan generasi muda&#8230; da di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program ini tidak hanya berhasil memberikan manfaat nyata kepada para penerima beasiswa, tetapi juga memperkuat citra positif Bank CIMB Niaga sendiri sebagai institusi yang peduli terhadap pembangunan sosial, khususnya di bidang pendidikan. Program ini mampu menciptakan hubungan emosional yang kuat antara bank dan masyarakat, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta memperkuat reputasi perusahaan di industri perbankan.