Abstract:Disputes resolution in the field of Islamic banking are actually arranged in Article 55, paragraph (1), (2), and (3) of the Law on Islamic Banking. The Problem appear when choice of legal forum (choice of forum) for finish…
sh dispute banking agreed for choose one of the legal forums in settlement dispute when the parties No want to finish it through religious courts and their contracts No stated in a way clear the choice of legal forum selected. This is where the need for certainty of law in settling the dispute in question arises, and how the Constitutional Court's decision for certainty of law can be realized in Islamic banking disputes. The research method used is descriptive normative. Research results explain that the Decision of the Constitutional Court Number 93/PUU/X/2012 confirms certainty of law by deleting dualism of authority justice, making the Religious Court as an institution the sole authority to finish Islamic banking through track litigation. Thus, it can be concluded that this decision cancels the explanation of Article 55 paragraph (2) of the Sharia Banking Law, eliminates forum selection to the District Court; however, it still allows non-litigation settlement, such as Sharia arbitration. The settlement process of disputes in Islamic banking, as arranged in Article 55 paragraph (1), (2), and (3) of the Sharia Banking Law, has given duties and authorities to courts in the neighborhood religious courts.
Abstract:The Tudang Sipulung tradition represents the crystallization of deliberative consensus values that persist within the agrarian communities of South Sulawesi. This study aims to describe and analyze the implementation process…
cess of the Tudang Sipulung custom in Marannu Village, Maros Regency. Employing a qualitative research method with a distinct anthropological approach, data were gathered through participant observation and in-depth interviews with key informants. The findings reveal that the execution of Tudang Sipulung in Marannu Village is not merely a ceremonial ritual but a structured forum for collective decision-making. This procession involves a synergy between traditional leaders, village government officials, agricultural extension workers, and the farming community, particularly in preparation for the rice planting season. The primary agenda includes determining planting schedules, selecting seed varieties, and managing irrigation systems to minimize the risk of crop failure. Anthropologically, this tradition serves as a medium for social integration, bridging local wisdom with technical government policies. This study concludes that the sustainability of Tudang Sipulung is a crucial factor in maintaining food security and social harmony within the Marannu Village community.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi prinsip manajemen proyek pada pembangunan Bandung Creative Hub (BCH) serta implikasinya terhadap pemanfaatan fasilitas publik pasca pembangunan. Dengan menggunakan pendekatan…
katan kualitatif melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan pengunjung BCH, penelitian ini menilai penerapan elemen planning, scheduling, dan controlling berdasarkan kerangka Kerzner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap perencanaan dan penjadwalan pembangunan BCH telah dilaksanakan dengan cukup terstruktur sehingga proyek dapat diselesaikan tepat waktu. Namun, efektivitas controlling masih belum optimal, terutama pada aspek pengelolaan pasca konstruksi yang ditandai dengan belum adanya regulasi operasional yang baku, kendala kenyamanan fisik, serta minimnya integrasi dengan aktivitas ekonomi lokal. Temuan juga memperlihatkan bahwa BCH memberikan manfaat nyata sebagai ruang belajar dan berkegiatan kreatif, namun realisasi manfaat tersebut belum mencapai potensi maksimal akibat sejumlah tantangan operasional dan administratif. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan proyek publik tidak hanya ditentukan oleh penyelesaian fisik, tetapi juga oleh kualitas pengelolaan berkelanjutan yang mampu memastikan bahwa fasilitas publik berfungsi sesuai tujuan sosial dan ekonomi yang diharapkan.
Abstract:This study investigates the influence of academic leadership styles on the quality of higher education in Indonesia, focusing on permanent lecturers in public and private universities under the Ministry of Education in South…
outh Sulawesi. Using a quantitative explanatory approach and survey method, data were collected from 120 respondents and analyzed through Structural Equation Modeling (SEM) using SmartPLS. The study examines three leadership styles—transformational, transactional, and distributed—and their impact on teaching quality, institutional governance, student outcomes, and academic services. The findings reveal that all three leadership styles positively affect higher education quality, with transformational leadership having the most significant impact, followed by distributed and transactional styles. These results underscore the importance of visionary and participative leadership in improving institutional performance, particularly in regional universities facing resource and structural limitations. The study contributes theoretically by validating leadership models in a non-Western context and practically by offering insights for leadership development policies. It highlights the need for adaptive leadership strategies tailored to local academic cultures and institutional dynamics to enhance educational quality in Indonesian higher education.
Abstract:Permasalahan sampah menjadi tantangan besar di Desa Buduan, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, terutama di wilayah pesisir yang belum memiliki fasilitas TPS maupun TPA. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 73 UIN…
KHAS Jember dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, dan penerapan teknologi sederhana. Kegiatan meliputi penyuluhan pengelolaan sampah berbasis 3R, kerja bakti, pembuatan plang edukasi tentang lama waktu sampah terurai, serta pengadaan alat pembakar sampah minim asap. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan prinsip participatory action research, melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan. Hasil program menunjukkan peningkatan pemahaman warga terhadap dampak sampah dan penerimaan positif terhadap inovasi pengelolaan sampah. Meskipun partisipasi warga belum optimal, kegiatan ini menjadi langkah awal yang potensial untuk membangun budaya peduli lingkungan secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perilaku konsumen dan promosi media sosial terhadap keputusan pembelian di platform Shopee, dengan fokus pada konsumen di Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan…
an adalah pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan penyebaran kuesioner kepada 100 responden. Pengolahan data dilakukan dengan perangkat lunak SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku konsumen dan promosi media sosial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, baik secara parsial maupun simultan. Promosi media sosial memberikan kontribusi pengaruh yang lebih besar (56,8%) dibandingkan perilaku konsumen (22%). Secara simultan, keduanya memberikan kontribusi sebesar 58,5%. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya strategi digital marketing dan pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen untuk meningkatkan efektivitas pemasaran.
Abstract:This qualitative descriptive study investigated the impact of using board games into English vocabulary instruction for eleventh-grade students at MA Miftahul Ulum Bettet. Data were collected through classroom observations,…
ions, structured interviews with five students and the teacher, and document analysis (lesson plans, student reflections). Thematic analysis revealed that board games significantly enhanced student engagement and motivation, fostering collaborative learning and contextualized vocabulary acquisition. Students reported increased enjoyment and improved vocabulary retention compared to traditional methods. While challenges related to time management and instructional alignment were identified, the findings strongly suggest that board games offer a valuable and effective supplementary approach to vocabulary instruction, aligning with constructivist and experiential learning principles.
Abstract:School infrastructure management is a utilization process whose target is educational equipment, such as school equipment, library equipment, teaching media, and other equipment. Management of school equipment is realized…
d as a process consisting of certain systematic steps. Miracle Language Center is a garden house that was founded on February 2 2020 by a foundation body, namely the Diamond Family. The Miracle Language Center in Mueang, Narathiwat, Southern Thailand is home schooling. The facilities and infrastructure at the Miracle Language Center include a prayer room, library, men's dormitory, women's dormitory and toilets. This study uses a qualitative method. The qualitative method aims to describe data analysis in a narrative manner that emphasizes analysis or descriptiveness. Data collection was carried out using three data collection techniques, namely observation, interviews and documentation. Management of facilities and infrastructure is very important because by managing the facilities and infrastructure of educational institutions, their use will be maintained and clear. Here the researcher will describe the management of facilities and infrastructure at the Miracle Language Center, Narathiwat, Thailand. Starting from planning to eliminating existing educational facilities and infrastructure at the foundation
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran dari variabel pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan, ketetapan SPPT dan kepatuhan masyarakat serta menguji pengaruh pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan dan ketetapan…
SPPT terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu explanatory research. Explanatory research adalah metode penelitian yang menjelaskan kedudukan variabel-variabel yang diteliti serta pengaruh variabel satu dengan variabel lainnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat survey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran dari variabel pelayanan pajak berkategori baik dengan rata-rata skor 4,29 dan TCR 85,9%, pengetahuan perpajakan berkategori baik dengan rata-rata skor 4,25 dan TCR 85,4%, ketetapan SPPT berkategori baik dengan rata-rata skor 4,12 dan TCR 82,5% serta variabel kepatuhan masyarakat berkategori baik dengan rata-rata skor 4,19 dan TCR 82,6%. Pelayanan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan t hitung 8,322 > t tabel 1,986, pengetahuan perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,032 < 0,05 dan t hitung 2,178 > t tabel 1,986 dan ketetapan SPPT berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,033 < 0,05 dan t hitung 2,163 > t tabel 1,986 serta secara simultan pelayanan pajak, pengetahuan perpajakan dan ketetapan SPPT berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05 dan F hitung 42,640 > F tabel 2,7047.
Abstract:Kantor Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya yang merupakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sebagai pelaksana teknis kewilayahan yang memiliki wilayah kerja tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur seberapa…
erapa besar pegaruh komunikasi camat yang terjadi, serta mengukur tingakt motivasi kerja pegawai di dalam kantor kecamatan kawalu kota tasikmalaya dan mengetahui seberapa besar pengaruh komunikasi camat terhadap motivasi kerja pegawai.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian ekplanasi dengan pendekatan kuantitatif.pengambilan sampel dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan sampling jenuh atau sensus dengan jumlah responden sebanyak 16 orang.
Berdasarkan hasil penelitian secara simultan, komunikasi organisasi memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi kerja hal ini dibuktikan dengan nilai signifikan sebesar 49,00. Berdasarkan koefisien determinasi komunikasi camat memberikan pengaruh 50,20 % terhadap motivasi kerja
Kesimpulan penelitian ini Komunikasi camat sudah masuk ke dalam kategori cukup baik dan motivasi kerja pegawai masuk ke dalam kategori tinggi. Namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki penyampaian pesan yang jelas dan apresiasi terhadap pekerjaan yang telah di lakukan pegawai