Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam meningkatkan aktivitas peserta didik pada pembelajaran IPA di SMPN 1 Ciruas. Pengumpulan data dilakukan…
an melalui observasi langsung selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD sangat membantu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam kegiatan individu maupun kelompok. LKPD juga mampu memotivasi peserta didik untuk belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, dan mendorong kreativitas melalui aktivitas seperti eksperimen dan diskusi. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan teknologi di sekolah dan ketidakmerataan partisipasi dalam kelompok. Solusi yang dilakukan adalah memanfaatkan perangkat ajar seperti proyektor dan membagi tugas kelompok secara adil. Secara keseluruhan, penggunaan LKPD memberikan dampak positif pada keaktifan dan pemahaman peserta didik, sehingga dapat menjadi strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.
Abstract:Untuk mengimplementasikan pembelajaran interaktif maka partisipasi siswa dalam kegiatan belajar menjadi sangat penting. Dalam mengajar guru harus memaksimalkan berbagai instrumen yang ada termasuk perangkat metode pembelajaran…
ajaran untuk memaksimalkan pembelajaran interaktif. Salah satu metode yang cukup efektif dalam menciptakan pembelajaran yang interaktif adalah ice breaking. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan ice breaking dalam pembelajaran interaktif di SMPN 1 Cadasari. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan wawancara dan kuantitatif dengan angket. Adapun objek dari penelitian ini adalah guru dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ice breaking dalam pembelajaran interaktif cukup efektif dalam meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Dengan adanya ice breaking kegiatan belajar menjadi lebih nyaman dan menyenangkan sehingga membuat siswa lebih. Ice breaking membuat siswa lebih terdorong untuk berpartisipasi dalam bertanya maupun menjawab pertanyaan yang diajukan oleh gurunya.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi buku novel dalam meningkatkan minat dasar membaca di kalangan siswa SMPN 1 Petir. Minat baca merupakan suatu keinginan membaca atas dorongan dari dalam diri sendiri,…
ndiri, akan tetapi minat baca tidak sama dengan kebiasaan membaca namun, secara sederhana minat baca dapat dikatakan sebagai potensi untuk membaca secara sukarela. Melalui kajian pustaka yang mencakup teori-teori literasi, perkembangan minat baca, serta pengaruh novel dalam proses pembelajaran, penelitian ini menyimpulkan bahwa buku novel dapat menjadi sarana efektif untuk merangsang minat baca siswa. Novel tidak hanya menghibur, tetapi juga membantu siswa dalam berpikir lebih kritis, memperluas kosa kata, dan menjadi lebih kreatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa buku novel memiliki potensi besar untuk meningkatkan minat baca siswa di SMPN 1 Petir, dengan syarat adanya pendekatan yang tepat dalam pemilihan dan penyajian materi. Oleh karena itu, penerapan buku novel sebagai bagian dari program literasi di sekolah yang diharapkan dapat memperkuat budaya membaca di kalangan pelajar.
Abstract:Menyelesaikan literasi dalam menulis dan membaca merupakan tantangan yang masih banyak ditemui dalam berbagai jenjang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan literasi…
rasi dan membantu siswa yang kurang dalam pemahaman terutama dalam kemampuan membaca dan menulis, serta meluncurkan metode pengajaran bimbingan yang digunakan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dan observasi terhadap siswa, guru, dan orang tua di sekolah SMPN 17 Kota Serang dengan menggunakan program bimbingan literasi sebagai metode untuk meningkatkan daya baca dan tulis anak diberikannya bimbingan literasi sebelum pelajaran dimulai waktu yang diberikan selama 30 menit dengan jangka waktu 1 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang menyebabkan kesulitan literasi meliputi kurangnya minat membaca, metode pengajaran yang kurang efektif, dan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan yang menarik. Selain itu, lingkungan keluarga yang kurang mendukung perkembangan literasi juga mempengaruhi keterampilan membaca dan menulis siswa. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya inovasi dalam metode pengajaran literasi, serta peran aktif orang tua dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang mendukung minat baca dan tulis pada anak. Rekomendasi diberikan agar program literasi lebih disesuaikan dengan kebutuhan anak dan menitikberatkan pada pendekatan yang interaktif serta terfokus pada praktik sehari-hari.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui Semester I melalui penerapan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian…
2024/2025. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 15 Krui tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7 siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan sekolah standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap siswa 77.24 %, ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas VII adalah 75 dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran Kooperatif Type STAD dapat Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas VII SMPN 15 Krui tahun Pelajaran 2024/2025. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.
Abstract:Fenomena bullying terus meningkat setiap tahunnya, salah satunya di kalangan remaja. Saat ini jenjang Sekolah Mengenah Pertama (SMP) merupakan jenjang yang terbanyak dijumpai perilaku bullying. Tujuan daripada penelitian…
ini yakni teruntuk mengetahuinya persepsi dari para siswa pada perilaku bullying yang ada di SMPN 9 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan kualitatif jenis fenomenologi, dengan pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara terstruktur. Hasil daripada penelitian memperlihatkan bahwasanya persepsi yang ada di antara siswa mengenai perilaku bullying ialah sebagai hal yang biasa untuk dilakukan, selain itu siswa merasa puas dan senang karena terhibur. Sementara itu, dampak untuk para korban bullying yaitu merasa malu, insecure, dan depresi. Faktor pendorong perilaku bullying antara lain: sekolah, keluarga, kelompok teman sebaya, serta juga kondisi lingkungan sosial. Pengupayaan yang dilakukan oleh guru bimbingan dan konseling yakni menanamkan nilai moral kebaikan dan memberikan pemahaman tentang bullying dan dampaknya kepada siswa yang berpotensi sebagai pelaku maupun korban bullying. Bagi peneliti yang berikutnya perlu dilakukannya pemberian pelayanan bimbingan dan konseling yang bertujuan supaya siswa dapat mengetahui dan mencegah terjadinya perilaku bullying. Dalam penerapannya harus disesuaikan dengan teknik dan media layanan bimbingan dan konseling supaya sesuai pada kebutuhan para siswa.
Abstract:Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti pada siswa SMPN di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan…
engan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan proses reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ini dapat berhasil dengan memperhatikan standar dan sasaran kebijakan, optimalisasi sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antar organisasi terkait, serta kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Studi ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan tersebut di Kota Tasikmalaya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjabarkan bagaimana pelaksanaan dari penerapan pembelajaran berdiferensiasi pada program sekolah penggerak di SMPN 11 Kota Serang mulai dari proses, kurikulum yang digunakan,…
n, strategi, penyesuaian materi, produk, faktor pendukung dan penghambat serta evaluasinya. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah sebanyak 13 (tiga belas) orang terdiri dari tiga guru penggerak di SMPN 11 Kota Serang (yakni Kepala Sekolah, Wakasek Kurikulum yang juga merupakan guru mapel dan guru mapel), empat guru mapel dan enam orang peserta didik. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Penelitian ini menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi dan empat teknik analisis data yaitu reduksi data, pengumpulan data, dokumentasi dan penyajian data. Terdapat tiga triangulasi data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi teknik, triangulasi sumber dan triangulasi waktu. Hasil dari penelitian ini adalah berdasarkan hasil wawancara dengan informan SMP Negeri 11 Kota Serang mengungkapkan bahwa sekolah sudah menerapkan pendekatan pembelajaran yang di harapkan dalam kurikulum merdeka dengan melakukan pembelajaran berdiferensiasi. Ini menjadi langkah yang baik dalam mewujudkan tujuan dari kurikulum merdeka, yaitu memfasilitasi kebutuhan belajar yang berbeda-beda, dan pembelajaran yang berpusat membuat peserta didik lebih aktif dibanding pendidik dalam proses pembelajarannya, salah satunya dengan di adakannya Profil pelajar Pancasila.
Abstract:Sebelum mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menghadapi dunia pendidikan yang asli, terdapat kegiatan PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) yang mana kegiatan tersebut berupa pengenalan yang dilakukan…
n oleh mahasiswa untuk mengetahui apa saja yang ada di dunia pendidikan khususnya di sekolah. Kegiatan PLP ini dilaksanakan oleh mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebanyak 11 mahasiswa di SMP Negeri 18 Kota Serang, kegiatan tersebut dilakukan bertujuan untuk mengenalkan kepada mahasiswa tentang dunia pendidikan dan persekolahan secara langsung. Terdapat 4 prodi yang dikirim oleh kampus untirta untuk melakukan kegiatan praktek PLP, prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Prodi Ilmu Pengetahuan Alam, dan Prodi Bimbingan Konseling. Kegiatan PLP dilakukan selama kurang lebih 52 hari, terhitung mulai tanggal 17 September - 08 November 2024. Mahasiswa melakukan praktek kegiatan belajar mengajar sesuai dengan jurusan yang mahasiswa ampu di kampus berdasarkan modul ajar yang dibuat oleh masing - masing mahasiswa. Disamping kegiatan belajar mengajar, praktek PLP juga mengikuti acara sekolah sesuai dengan kalender pendidikan yang ada di smp 18 kota serang. Kegiatan tersebut meliputi pembinaan ekstrakulikuler, kegiatan P5 yang dilaksanakan dengan kegiatan wirausaha dan demokrasi pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS periode 2024/2025, dan LDKS bagi siswa dan siswi osis terpilih.
Abstract:Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang penerapan kurikulum merdeka di SMPN 1 Tanjung Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dan kualitatif. Subyek penelitian ini adalah…
h guru yang mengajar di kelas VII di SMPN 1 Tanjung Raya. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan beberapa pertanyaan dan observasi. Dari hasil analisis data, menurut guru yang mengajar di kelas VII penerapan kurikulum merdeka belajar di SMPN 1 Tanjung Raya sudah sangat baik diterapkan dan dilaksanakan .