Search Articles & Publications

Showing 1123 articles found for "Pembelajar"

Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problem Based Learning) Dalam Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Pada Siswa Kelas X Di SMAN 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025)

Ayuni Nur Eka Putri, Tobroni Tobroni, Muhammad Sholeh
Abstract: Rendahnya tingkat kemampuan siswa SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 dalam menulis teks laporan hasil observasi, serta keterbatasan guru dalam menerapkan metode pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan… ningkatkan keterampilan menulis siswa, menjadi latar belakang utama dilaksanakannya penelitian ini. Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam proses pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi. Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yaitu: (1) menganalisis efektivitas penerapan model Problem Based Learning dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; dan (2) mendeskripsikan aktivitas siswa dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi melalui penerapan model Problem Based Learning pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, dengan desain dua kelompok, yaitu kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen yang mendapatkan perlakuan dengan model Problem Based Learning, dan kelas X IPS 3 sebagai kelas kontrol yang memperoleh pembelajaran dengan metode konvensional. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis untuk mengukur hasil belajar dan lembar observasi untuk menilai aktivitas pembelajaran. Berdasarkan hasil perhitungan statistik menggunakan uji t dua sampel independen (Independent Sample t-Test), diperoleh nilai thitung=3,672t_{hitung} = 3{,}672thitung​=3,672 dan ttabel=1,994t_{tabel} = 1{,}994ttabel​=1,994 pada taraf signifikansi 5% (α=0,05\alpha = 0{,}05α=0,05). Kriteria pengujian menunjukkan bahwa jika thitung>ttabelt_{hitung} > t_{tabel}thitung​>ttabel​, maka hipotesis nol (H0H_0H0​) ditolak dan hipotesis alternatif (H1H_1H1​) diterima. Berdasarkan hasil tersebut, karena nilai thitung(3,672)t_{hitung} (3{,}672)thitung​(3,672) lebih besar daripada ttabel(1,994)t_{tabel} (1{,}994)ttabel​(1,994), maka dapat disimpulkan bahwa H1H_1H1​ diterima dan H0H_0H0​ ditolak. Dengan demikian, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok yang diuji, yang menunjukkan bahwa perlakuan atau metode yang diterapkan memberikan pengaruh yang nyata terhadap hasil belajar siswa. Artinya, hipotesis nihil (H₀) yang menyatakan bahwa penerapan model Problem Based Learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025. Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian Hmelo-Silver (2004) dan Savery (2015), yang menegaskan bahwa Problem Based Learning mampu meningkatkan pemahaman konseptual, keterlibatan aktif, serta keterampilan berpikir kritis peserta didik.   Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui efektifitas penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana; 2) mendeskripsikan aktivitas pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi dengan menerapkan model problem based learning  pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Tukdana. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan X IPS 3 sebagai kelas kontrol. Data penelitian dikumpulkan melalui tes tulis dan lembar observasi. Berdasarkan hasil penghitungan statistik dengan menggunakan uji t dua sampel independen (independen simple t test), diperoleh thitung sebesar 3,672 dan ttabel sebesar 1,994. Jadi thitung (3,672) > ttabel (1,994), hal ini menunjukan bahwa H1, diterima. Maka hipotesis nihil (Ho) yaitu penggunaan model problem based learning tidak efektif dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 ditolak. Dengan demikian, penulis menyimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dalam pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Tukdana Tahun Pelajaran 2024/2025 efektif.

Analisis Pengaruh Kualitas Proses Pembelajaran Online terhadap Loyalitas Mahasiswa melalui Kepuasan Mahasiswa pada Program MMPJJ Universitas Telkom

Wafi Azkia Zahidah, Khairani Ratnasari Siregar
Abstract: Penelitian ini mengkaji pengaruh Kualitas Layanan E-Learning (ELSQ) terhadap loyalitas mahasiswa, yang dimediasi oleh kepuasan mahasiswa dan dimoderasi oleh nilai yang dirasakan, dalam konteks Program Magister Manajemen&#8230; Pembelajaran Jarak Jauh (MMPJJ) di Universitas Telkom. Menggunakan desain kuantitatif kausal, data dikumpulkan dari 126 mahasiswa melalui kuesioner skala Likert online. Alat ukur menunjukkan validitas dan reliabilitas yang kuat (faktor beban > 0,70; Cronbach’s Alpha > 0.80). Analisis dilakukan dengan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa ELSQ secara signifikan mempengaruhi kepuasan mahasiswa (β = 0.565, p < 0.001) dan loyalitas mahasiswa (β = 0.234, p = 0.025). Kepuasan mahasiswa secara kuat mempengaruhi loyalitas (β = 0.572, p < 0.001) dan bertindak sebagai mediator dalam hubungan antara ELSQ dan loyalitas (β = 0.329, p < 0.001). Nilai yang dirasakan memoderasi hubungan antara ELSQ dan kepuasan (β = 0.323, p < 0.001), menunjukkan bahwa nilai yang dirasakan yang lebih tinggi memperkuat kepuasan. Model ini mencapai daya penjelas moderat (R² = 0.580 untuk loyalitas; R² = 0.619 untuk kepuasan) dan relevansi prediktif yang kuat (Q² > 0.35). Temuan menyoroti kebutuhan akan perbaikan berkelanjutan dalam kualitas sistem, kompetensi instruktur, materi kursus, dan dukungan administratif untuk meningkatkan kepuasan dan memupuk loyalitas dalam program online sepenuhnya. Studi ini memperluas pemahaman teoretis tentang hubungan kualitas layanan–loyalitas dengan mengonfirmasi peran mediasi kepuasan dan peran moderasi nilai yang dirasakan, memberikan wawasan praktis untuk manajemen kualitas dalam pendidikan tinggi online.

Implementasi Program KKG Dalam Mengembangkan Kompetensi Profesional Guru Pai Dengan Mengintegrasikan Nilai “Agung” Di Kabupaten  Hulu Sungai Utara

Rebani
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi program Kelompok Kerja Guru (KKG) dalam meningkatkan kompetensi profesional guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan mengintegrasikan nilai kearifan lokal “Agung” di Kecamatan Amuntai&#8230; ntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan informan kunci (misalnya, Kasi PAI, pengawas, ketua KKG, dan guru), serta dokumentasi. Program KKG dilaksanakan melalui pelatihan teknis, lokakarya, diskusi ilmiah, pembinaan profesionalisme, dan kegiatan keagamaan, didukung kebijakan yang menekankan integrasi nilai moral dan spiritual. Strategi meliputi pendekatan berbasis moral, praktik langsung, dan kolaborasi antarpihak. Evaluasi dilakukan secara sistematis, mencakup input, proses, output, dan outcomes, yang menunjukkan peningkatan kompetensi guru serta integrasi nilai moral dalam pembelajaran. Tantangan meliputi keterbatasan penguasaan teknologi, rendahnya motivasi guru, dan kurangnya fasilitas. Temuan ini menegaskan efektivitas program KKG dalam meningkatkan profesionalisme guru jika didukung oleh strategi kuat dan integrasi nilai lokal, dengan rekomendasi untuk pelatihan teknologi dan dukungan infrastruktur yang lebih baik.

Penerapan Media Powtoon Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning  Pelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar

Catur Oky Purbaningrum, Dede Hadiansah, Wawan Setiawardani
Abstract: Media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan dalam komunikasi antara guru dan siswa sehingga dapat mendorong terjadianya proses belajar dan pembelajaran.&#8230; . Penelitian ini membahas pengunaan powtoon sebagai media pembelajaran pada materi puisi kelas IV. Media pembelajaran powtoon akan digunakan pada saat penelitian, untuk mengetahui keefektifan dan aktivitas pengunaan media powtoon pada pembelajaran puisi kelas IV. model pembelajaran discovery learning adalah model pembelajaran yang tujuan nya yaitu menemukan hal bermakna dalam proses pembelajaran di kelas. Model pembelajaran ini seusai dengan permasalahan yang penulis angkat dalam penelitian ini. Prosedur pelaksaanaan penelitian Tindakan ini terdiri dari tiga siklus masing-masing siklus dilaksanakan sesuai dengan perubahan yang dicapai seprti yang sudah didesain dalam faktor-faktor yang diselidiki untuk mengetahui efektifitas penerapan media powtoon di SDN 1 Purwawinangun dilakukan observasi terhadap kegiatan pembelajaran yang dilakukan guru,selain itu diadakan diskusi antara guru sebagai peneliti dengan para pengamat sebagai kolaborator dalam penelitian ini. Berdasarkan kriteria kelas IV akan dipilih dua sampel kelas terdiri dari kelas PTK berjumlah 30 siswa sesuai dengan karakteristik yang dibutuhkan. Penerapan Media Powtoon dengan Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning dapat diterapkan dengan baik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas IV Sekolah Dasar, hal ini dibuktikan dengan hasil pada siklus I sebesar 74,4% dengan kriteria penilaian Baik, kemudian meningkat pada siklus II didapat nilai sebesar 89,71% dengan kriteria penilaian Sangat Baik.

Analisis Majas Pada Novel Gadis Jatuh Di Dalam Laut Karya Axie Oh Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra Di Sma Kelas XII

Mukhammad Ilyas, Muji Zain Naufal, Ade Hasanudin
Abstract: Masalah yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah ketidakcocokan bahan ajar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Banyak guru cenderung memberikan materi yang terlalu luas atau&#8230; malah terlalu sedikit, terlalu mendalam atau justru dangkal, serta urutan penyajian yang tidak tepat. Kondisi ini sering kali mengakibatkan materi ajar tidak sejalan dengan kompetensi yang ingin dicapai siswa. Sebagai solusi, peneliti mempersembahkan alternatif bahan ajar yang diharapkan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis majas yang terdapat dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut" karya Axie Oh, serta menggambarkan pemanfaatan hasil analisis tersebut dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA kelas XII. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti tidak menggunakan statistik, melainkan fokus pada deskripsi kualitatif. Data dikumpulkan dari beragam referensi seperti buku teks, kamus, ensiklopedia, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian lainnya. Apabila peneliti tidak memiliki sumber bacaan sendiri, perpustakaan, baik formal maupun pribadi, dapat dimanfaatkan. Dalam penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui berbagai teknik dan sumber yang beragam, dilakukan secara berkelanjutan hingga mencapai titik jenuh. Proses pengamatan ini menghasilkan data yang bervariasi. Umumnya, data yang diperoleh bersifat kualitatif, dan teknik analisis yang digunakan tidak mengikuti pola yang kaku. Berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan, peneliti menemukan 65 contoh penggunaan majas dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut. " Jenis-jenis majas tersebut meliputi 19 contoh majas perbandingan, 17 contoh majas pertentangan, 18 contoh majas penegasan, dan 11 contoh majas sindiran. Selain itu, penelitian ini juga akan mengkaji beberapa aspek bahan ajar, seperti kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan.

Implementasi Eco-Print Dengan Teknik Pounding Pada Kain Katun

Sanjaya, Jesslyn, Carla Angelica, Pamuji, Anastasia Rosa Deandra, Tjota, Christabelle Celine, Gunawan, Breitling Andrea
Abstract: Eco-print adalah teknik cetak daun yang diimplementasikan ke atas permukaan kain. Teknik yang dipergunakan dalam kasus ini adalah teknik pounding. Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana proses penciptaan eco-print dengan&#8230; engan menggunakan teknik pounding. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi batik eco print sebagai bentuk kegiatan kreatif dalam dunia pendidikan. Desain penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan observasi, eksperimen dan dokumentasi. Sampel dari penciptaan adalah hasil karya penciptaan dengan metode eksperimen yang dilakukan oleh lima orang perupa yang menggunakan berbagai macam daun dan bunga. Hasil dari penelitian penciptaan menunjukan karya yang dibuat diatas kain katun yang menghasilkan cetak daun berwarna hijau kontras adalah daun pepaya jepang. Sedangkan hasil karya cetak bunga yang berwarna terang adalah bunga telang. Batik eco-print ini dapat dilakukan oleh semua kalangan masyarakat, dapat dilakukan dengan mudah, aman, menyenangkan, dan ramah lingkungan karena hanya membutuhkan alat dan bahan yang sederhana, tanpa melibatkan bahan kimia berbahaya. Batik kreatif dapat di implementasikan menjadi alternatif media pembelajaran seni rupa yang menarik dan efektif. Bidang pendidikan menggunakan batik eco-print ini sebagai jembatan dalam mengembangkan kreativitas dan imajinasi siswa dengan mengeksplorasi variasi motif, warna dan juga segi estetika. Tingkat kegagalan yang rendah akan membuat masyarakat lebih percaya diri untuk mengeksplor design yang diinginkan. Batik eco print ini juga memiliki potensi menjadi produk UMKM berbasis masyarakat yang mudah dilakukan.

Kvisoft Flipbook Maker Aids In Developing Digital Teaching Materials For Single And Mixed Object Materials

Resyi A. Gani, Rini Sri Indriani, Herfina Herfina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan penggunaan Kvisoft Flipbook Maker untuk membuat sumber belajar elektronik pada subtema 1 benda tunggal dan campuran pada tema 9 “Benda di Sekitar Kita” di kelas V SDN Loji&#8230; DN Loji 2 Kota Bogor. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Examine, Plan, Development, Implementation, Assessment), namun konsentrasi ini sama dengan execution. Penelitian ini menghasilkan buku digital penyajian materi pokok dengan menggunakan Kvisoft Flipbook Maker dengan responden sebanyak 19 siswa. Untuk menguji kepraktisan digunakan lembar validasi oleh ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi dengan hasil yang diperoleh kelas layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil review dari instrumen validator ahli media, ahli bahasa, dan ahli materi memperoleh rata-rata 92,45% dan hasil angket tanggapan siswa memperoleh rata-rata 90,63%. Mengingat konsekuensi dari tinjauan tersebut, peningkatan materi pertunjukan buku digital yang memanfaatkan produsen flipbook kvisoft dapat diatur agar sesuai untuk digunakan oleh mahasiswa dalam pengalaman yang berkembang.

Pengaruh Penggunaan Metode Pembelajaran Aktif terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 05 Lebong

Tamama Hafizah, Dewi Purnama Sari, Dewi Purnama Sari, Idi Warsah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 05 Lebong. Metode pembelajaran aktif dipilih karena&#8230; arena potensinya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, yang selama ini menjadi tantangan dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 126 siswa yang dipilih secara acak. Analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.66 dan nilai R² sebesar 0.61. Hasil ini menunjukkan bahwa 61% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh penerapan metode pembelajaran aktif. Penelitian juga menemukan bahwa siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan pemahaman materi setelah metode pembelajaran aktif diterapkan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus meningkatkan kompetensi dalam merancang pembelajaran aktif dan sekolah mendukung dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks PAI.

Analisis Bahan Ajar PAI Berbasis Multimedia Interaktif Dalam Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik

Sari, Novita Diana, Junaidi, Riskan, Mustajada, Nafaisul, Rukmini, Reni Dianti, Kurniawan Kurniawan, Indrawari, Karliana
Abstract: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana bahan ajar Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multimedia interaktif dapat membantu meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif&#8230; if kualitatif. penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi yang melibatkan peserta didik dan pengajar. Penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa materi pembelajaran berbasis multimedia interaktif, yang menggabungkan teks, gambar, suara, dan unsur interaktif, efektif dalam mendorong minat belajar siswa. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas bahan ajar ini meliputi kualitas konten, desain antarmuka, serta dukungan teknis dan pedagogis dari pengajar. Namun, tantangan seperti keterbatasan akses teknologi dan resistensi terhadap metode pembelajaran baru masih menjadi hambatan dalam penerapannya. Temuan ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pengembangan bahan ajar PAI yang lebih efektif dan menarik, serta mendorong inovasi dalam pembelajaran di era digital.

Persepsi Guru Pai Tentang Augmented Reality Dalam Pembelajaran PAI

Hafizah, Tamama, Wijaya, Sukma Eka, Nasution, Aida Rahmi, Kristina, Epa
Abstract: Penggunaan teknologi dalam dunia pendidikan terus berkembang pesat, salah satunya adalah Augmented Reality (AR). Teknologi ini memungkinkan integrasi antara dunia nyata dengan dunia virtual, memberikan pengalaman belajar&#8230; yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap penerapan AR dalam pembelajaran PAI. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada guru-guru PAI tingkat SMP di berbagai sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AR dalam pembelajaran PAI, dengan 75% responden menyatakan AR dapat meningkatkan minat belajar siswa. Namun, tantangan berupa keterbatasan infrastruktur dan keterampilan teknis masih menjadi kendala utama. Kesimpulannya, teknologi AR memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI, tetapi membutuhkan dukungan lebih lanjut berupa pelatihan intensif dan peningkatan fasilitas.