Search Articles & Publications

Showing 1328 articles found for "Formasi"

Persepsi Masyarakat Terhadap Efektivitas Kebijakan Program Pemerintah Kelurahan Pada Studi Kasus Tugu Utara

Rini Azzahrawaani, Putri Amalia, Azzahra Cahya Pramesti Putri, Rizki Rosulan Illahi, Krisyanto Krisyanto
Abstract: Menganalisis persepsi masyarakat terhadap efektivitas kebijakan program pemerintah di Kelurahan Tugu Utara. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan pengumpulan data melalui survei terhadap 110 responden menggunakan metode… e stratified random sampling. Hasil menunjukkan bahwa transparansi, pelibatan masyarakat, dan distribusi manfaat menjadi faktor penting keberhasilan program. Namun, kendala seperti keterbatasan anggaran, kurangnya partisipasi masyarakat, dan sosialisasi yang tidak merata masih menjadi hambatan. Rekomendasi penelitian mencakup peningkatan sosialisasi melalui media komunikasi yang beragam, peningkatan transparansi alokasi anggaran, serta pemberdayaan masyarakat untuk mendorong partisipasi dalam perencanaan dan implementasi program. Selain itu, implementasi e-government disarankan untuk mempermudah akses informasi dan meningkatkan kinerja program. Kesimpulan menunjukkan bahwa meskipun program pemerintah memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, upaya perbaikan dalam aspek transparansi, komunikasi, dan partisipasi masyarakat diperlukan agar kebijakan lebih efektif dan inklusif.

Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Daya Berpikir Kritis Kepada Peserta Didik

Deni Andria, Andini Setiawati, M. Chaerul Rizky
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan model Problem-Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya keterampilan… mpilan berpikir kritis yang ditunjukkan oleh siswa, yang sebagian besar mengandalkan hafalan daripada analisis dan evaluasi. Metodologi penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, yang melibatkan observasi dan wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rendahnya tingkat berpikir kritis siswa disebabkan oleh kurangnya kebiasaan bertanya, dampak media sosial, terbatasnya kesempatan memecahkan masalah, dan terlalu bergantung pada penjelasan guru. Untuk mengatasi masalah ini, pemanfaatan model Problem-Based Learning (PBL) telah terbukti berhasil dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan berpikir kritis siswa. Melalui Problem-Based Learning (PBL), siswa terlibat dalam partisipasi aktif dalam identifikasi masalah, pengumpulan informasi, analisis, dan pengembangan solusi logis. Proses ini membantu siswa dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dengan terlibat dalam pengumpulan informasi, evaluasi, penciptaan solusi, dan komunikasi yang efektif. Pembelajaran berbasis masalah sangat cocok untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa di SMP Dharma Bhakti Langkat.

Pengembangan Koperasi Multi Pihak sebagai Instrumen Inklusif dalam Meningkatkan Daya Saing dan Berkelanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)

Maria Natalia Detryesi, Maryana Rohima, Nadya Tabitha, Putri Alifah Avrilya
Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengenali manfaat koperasi Multi Pihak dalam konteks UMKM, serta mengeksplorasi bagaimana dapat diperkuat kolaborasi untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan UMKM. Hasil analisis… menunjukkan bahwa koperasi multi pihak dapat meningkatkan akses UMKM terhadap Modal, Teknologi, dan Pasar, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui skala ekonomi dan kolaborasi yang lebih baik. Dengan demikian, koperasi multi pihak dapat menjadi solusi strategis untuk mendorong UMKM yang berkelanjutkan dan daya saing ditengah tantangan globalisasi dan transformasi ekonomi.

Analisis Kajian Framing Dan Penyebaran Hoaks Dalam Surah An-Nisa Ayat 83 Pada Kontent Youtube Ustadz Adi Hidayat

Nisa Ulfi Jannah, Nasrullah Nasrullah, Azza Aulia Rahmi Daud, Naura Nadhifah, My Love Faizah Putri
Abstract: Era digital telah mengubah cara masyarakat dalam mengakses dan mendistribusikan informasi. Di satu sisi, kemajuan teknologi memfasilitasi komunikasi dan penyebaran berita, namun di sisi lain, hal ini juga memperburuk penyebaran… yebaran hoaks dan framing negatif. Informasi yang keliru sering kali merusak struktur sosial, membentuk opini publik yang tidak objektif, dan menciptakan polarisasi di kalangan masyarakat. Dalam konteks ini, Islam melalui Surah An-Nisa ayat 83 memberikan pedoman penting untuk memverifikasi informasi sebagai langkah pencegahan terhadap dampak negatif dari berita palsu. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena framing dan hoaks dari perspektif Islam. Dengan merujuk pada ceramah Ustadz Adi Hidayat, penelitian ini mengeksplorasi relevansi pendidikan literasi media yang berlandaskan nilai-nilai Islam sebagai solusi untuk melawan penyebaran informasi yang tidak benar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten terhadap ceramah Ustadz Adi Hidayat serta literatur akademik yang berkaitan dengan framing, hoaks, dan literasi media. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi pesan moral, prinsip tabayyun, dan relevansi nilai-nilai Islam dalam konteks sosial yang sedang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tabayyun, sebagaimana diajarkan dalam ajaran Islam, merupakan metode yang efektif untuk melawan framing negatif dan hoaks. Pendidikan literasi media yang berbasis pada ajaran Islam terbukti dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya verifikasi informasi dan dampaknya terhadap stabilitas sosial. Integrasi antara literasi media dan nilai-nilai Islam memberikan solusi yang relevan untuk menghadapi tantangan informasi di era digital. Pendekatan ini tidak hanya membentuk masyarakat yang lebih kritis, tetapi juga meningkatkan tanggung jawab sosial dalam penyebaran informasi.

Konsep Tabayyun dalam Surat Al-Hujurat: Menyikapi Berita Hoax di Zaman Sekarang dari Perspektif Tafsir Ibnu Katsir

My Love Faizah Putri, Nasrullah Nasrullah, Nisa Ulfi Jannah, Azza Aulia Rahmi Daud, Naura Nadhifah
Abstract: Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep tabayyun dalam menyikapi berita hoax dari perspektif tafsir Ibnu Katsir. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan teknik pengumpulan… engumpulan data berupa analisis tafsir yang sumber utamanya adalah Al-Qur’an terutama surat Al-Hujurat dan tafsir Ibnu katsir. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tabayyun adalah kewajiban bagi umat Islam untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Ibnu Katsir juga menyatakan bahwa tabayyun merupakan etika dasar yang sangat penting dalam komunikasi dan hubungan sosial. Memastikan kebenaran informasi adalah langkah yang diperlukan untuk menjaga persaudaraan dan mencegah terjadinya perselisihan yang mungkin muncul akibat kesalahpahaman atau fitnah. Selain itu, menerapkan konsep SMarT yaitu menyebarkan kedamaian antar sesama pengguna media sosial (salam), berbicara dengan perkataan yang baik (ma’ruf), dan selalu memverifikasi informasi yang diterima (tabayyun) dapat mencegah tersebarnya berita hoax dan mencegah timbulnya prasangka buruk antar pengguna media sosial. Novelty dalam penelitian ini terdapat pada konsep tabayyun menurut tafsir Ibnu Katsir, yang mana pada penelitian-penelitian sebelumnya belum ada yang membahas secara spesifik bagaimana tabayyun menurut tafsir Ibnu Katsir. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk senantiasa meningkatkan literasi infomasi, mengembangkan etika komunikasi dan meningkatkan kesadaran sosial. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengeksplorasi berbagai aspek pendidikan, seperti pengaruhnya terhadap perilaku siswa dalam menggunakan media sosial, efektivitas program literasi media, serta penerapan etika komunikasi dalam pembelajaran. Penelitian ini dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana pendidikan dapat berperan dalam memerangi hoax dan meningkatkan kualitas informasi di masyarakat.

Pengaruh Konsep Keadilan Dalam Al Qur’an Dan Relevansinya Dalam Hukum Manusia

Muhammad Rizqi Ramadhan, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Keadilan adalah nilai fundamental yang mendasari interaksi sosial dan sistem hukum di seluruh dunia. Dalam Islam, konsep keadilan tidak hanya merupakan tuntutan moral tetapi juga prinsip yang tercantum dalam ajaran agama,… , terutama Al-Qur'an. Studi ini mengeksplorasi pengaruh konsep keadilan dalam Al-Qur'an dan relevansinya dalam sistem hukum modern. Penelitian ini membahas berbagai ayat yang menekankan keadilan, interpretasi, serta aplikasinya dalam hukum Islam. Dengan pendekatan studi literatur kualitatif, kajian ini menyoroti tantangan dalam penerapan keadilan Qur’ani di era kontemporer dan menyarankan reformasi sistem hukum agar lebih adil. Hasil penelitian menekankan pentingnya keadilan sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang beradab, mencakup aspek sosial dan ekonomi

Analisis Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Menggunakan Chat GPT Terhadap Kualitas Akademik Mahasiswa

Dina Salsabila, Martin Kustati, Gusmirawati, Rezki Amelia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) khususnya Chat GPT terhadap kualitas akademik mahasiswa. Chat GPT, sebagai salah satu implementasi Artificial Intelligence… ence (AI) dalam bidang pendidikan, menawarkan berbagai fitur yang dapat membantu mahasiswa dalam proses pembelajaran, seperti penyediaan informasi secara cepat, bimbingan akademik, penyelesaian masalah pembelajaran serta dukungan dalam menyelesaikan tugas-tugas akademik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif.  Teknik mengumpulkan data yang digunakan melalui kuesioner yang disebarkan kepada beberapa mahasiswa magister program studi Pendidikan Agama Islam yang dilakukan secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Chat GPT memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap peningkatan kualitas akademik dari mahasiswa, baik dalam hal pemahaman materi, pengembangan keterampilan berpikir kritis, maupun efisiensi dalam menyelesaikan tugas akademik. Namun, hasil ini juga menunjukkan adanya tantangan dalam penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI), seperti potensi kurangnya keakuratan jawaban apabila tidak di kritisi dengan baik, adanya resiko ketergantungan pada Chat GPT sehingga berdampak pada penurunan kualitas akademik mahasiswa dan kurangnya interaksi langsung mahasiswa dengan dosen. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru tentang pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yakni Chat GPT dalam dunia pendidikan serta dapat membantu institusi akademik dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif di era digital.

Konsep Pendidikan Berbasis Al-Qur'an Surah Al-‘Alaq Ayat 1-5 dalam Reformasi Pendidikan Menurut Ziauddin Sardar

Ayu Rahma Fitri Prameswari Zain, Nasrulloh Nasrulloh
Abstract: Penelitian ini membahas konsep pendidikan berbasis Al-Qur'an, khususnya dari Surat Al-'Alaq ayat 1-5, dalam perspektif Ziauddin Sardar, seorang pemikir Islam kontemporer. Melalui metode kualitatif deskriptif-analitis, penelitian… nelitian ini mengeksplorasi relevansi pendidikan berbasis nilai Al-Qur'an dalam menghadapi tantangan era digital. Temuan menunjukkan bahwa konsep "Iqra'" dalam Surat Al-'Alaq menekankan keseimbangan antara pengetahuan dan nilai spiritualitas, yang dianggap Sardar penting untuk reformasi pendidikan Islam. Pendidikan berbasis Al-Qur'an diharapkan mampu membentuk individu yang tidak hanya berpengetahuan, tetapi juga memiliki moralitas dan etika yang kuat, relevan untuk menciptakan generasi Muslim yang berintegritas dalam era modern.

Judicial Review Peninjauan Kembali Yang Dilakukan Oleh Badan Atau Pejabat Tata Usaha Negara

Fajar Rachmad Dwi Miarsa, Hardi Anugrah Santoso, M. Zamroni, Wahyu Ariadi
Abstract: Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait adanya putusan Mahkamah Konstitusi mengenai Peninjauan kembali upaya hukum oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang sudah tidak diperbolehkan lagi… i setelah dikeluarkan putusan tersebut. Meskipun pada Undang-undang sebelumnya pengajuan PK telah menjadi kewenangan PTUN yang tertera dalam UU Peratun No. 5 tahun 1986. Metodologi penulisan yang dipakai berbentuk yuridis normatif. Metode penelitian adalah disiplin ilmu yang mempelajari langkah-langkah dalam proses penelitian, atau ilmu yang terkait dengan metode ilmiah yang digunakan untuk mengambil, membeberkan, dan mengevaluasi keakuratan informasi. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan analitis (analitycal approach). Upaya hukum adalah suatu jalan hukum yang diberikan kepada seseorang atau badan hukum oleh undang-undang, yang merasa belum mendapat keadilan dari putusan hakim di pengadilan. Upaya hukum yang demikian ada dua bentuknya, yaitu upaya hukum biasa terdiri dari dua jenis upaya hukum: Banding, Kasasi. Upaya hukum Luar Biasa: Peninjauan Kembali. Arti demikian ini tentunya tidak terkecuali bagi siapapun dapat mengajukan upaya hukum ke pengadilan, asal sesuai dengan ketentuan dan tidak berlawanan dengan undang-undang yang berlaku. Sama halnya dengan Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang berhak mengajukan upaya hukum berdasarkan dengan undang-undang yang menjadi pedomannya dalam beracara

Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana

Muhamad Irfan Nurdianssyah, Dewi Nurwati
Abstract: Kota Surabaya menghadapi risiko bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, sehingga kebijakan penanggulangan bencana yang efektif memerlukan peran aktif pemimpin daerah. Penelitian ini mengeksplorasi peran Wali… i Kota dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya dalam mendukung penanggulangan bencana melalui kebijakan dan kegiatan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi dampak dan efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh kedua pemangku kepentingan, menggunakan data sekunder dari peraturan daerah yang relevan. Kepemimpinan Wali Kota dinilai berdasarkan sembilan aspek: Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, pembentukan BPBD, Forum PRB, penyebaran informasi kebencanaan, Rencana Penanggulangan Bencana, Tataruang Berbasis Pengurangan Risiko Bencana, alokasi anggaran, RPJMD, dan dukungan lainnya untuk BPBD. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD dinilai berdasarkan enam aspek: pengkajian risiko dan perencanaan terpadu, pengembangan sistem informasi, pendidikan dan logistik, penanganan kawasan rawan bencana, peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana, serta pemulihan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Wali Kota Surabaya telah melaksanakan 8 dari 9 aspek penting penanggulangan bencana, mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat kerangka hukum dan operasional. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD juga efektif dalam menjalankan enam aspek utama. Kebijakan dan inisiatif Wali Kota Eri Cahyadi dan Kepala BPBD Agus Hebi Djuniantoro menunjukkan kesiapan dan kapasitas Surabaya dalam mengelola risiko bencana secara komprehensif sangat mendukung penanggulangan bencana di Kota Surabaya.