Abstract:Aceh merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang secara formal menerapkan hukum Islam melalui Qanun Jinayat, termasuk dalam hal penegakan hukum terhadap tindak pidana perzinaan. Namun, penerapan hukum tersebut tidak…
k berdiri sendiri, melainkan berdialektika dengan nilai-nilai adat dan budaya lokal yang masih kuat melekat dalam masyarakat Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bagaimana peran budaya lokal, khususnya hukum adat, berinteraksi dengan hukum Islam dalam proses penegakan hukum terhadap pelaku perzinaan. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan konseptual dan perundang-undangan, serta ditunjang dengan data sekunder berupa literatur hukum dan studi empiris sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum adat di Aceh berfungsi sebagai instrumen sosial yang memperkuat efektivitas hukum Islam melalui pendekatan restoratif, seperti penyelesaian kekeluargaan dan pemberian sanksi sosial, sebelum pelaku diserahkan kepada aparat penegak hukum syariah. Kesimpulannya, budaya lokal berperan signifikan dalam memberikan legitimasi sosial terhadap penerapan syariat Islam, serta menjadi jembatan antara norma agama dan realitas sosial masyarakat. Dialektika ini menciptakan model pluralisme hukum yang kontekstual, harmonis, dan lebih diterima oleh masyarakat Aceh.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap adopsi sistem agroforestri di Provinsi Gorontalo. Agroforestri dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah lingkungan seperti…
ti banjir dan longsor melalui integrasi komponen pertanian, kehutanan, dan peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi logistik, melibatkan 164 responden dari enam desa yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan (X5), penyuluhan (X8), dan keanggotaan kelompok tani hutan (KTH) (X7) menjadi faktor dominan yang memengaruhi adopsi. Petani dengan lahan ≥2 Ha memiliki peluang 201% lebih tinggi untuk mengadopsi agroforestri, sementara penyuluhan dan keanggotaan KTH meningkatkan peluang sebesar 2,75 kali dan 2,5 kali. Sebaliknya, usia (X1) dan pendidikan (X3) tidak berpengaruh signifikan, meskipun tren menunjukkan petani muda lebih terbuka pada inovasi. Analisis threshold (ambang batas skor 50 vs 60) mengungkap variasi adopsi antardesa, dengan Desa Tangga Barito memiliki tingkat adopsi tertinggi (87,5%) dan Bondawuna terendah (10,34%). Temuan ini selaras dengan literatur global yang menekankan pentingnya kapasitas teknis, jejaring sosial, dan kebijakan kontekstual. Rekomendasi strategis mencakup penyuluhan spesifik lokasi, model agroforestri yang ramah lahan sempit dan curam, serta insentif finansial bagi petani kecil. Penelitian juga menyarankan pendekatan berbasis data untuk merancang kebijakan adaptif, seperti penguatan kelompok tani dan konsolidasi lahan. Kontribusi teoretis melibatkan kerangka analisis threshold untuk memahami dinamika adopsi secara kontekstual, sedangkan implikasi praktis berfokus pada integrasi agroforestri dalam program pengentasan kemiskinan dan adaptasi iklim. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pertanian berkelanjutan di Indonesia, terutama di wilayah dengan tantangan biofisik dan struktural seperti Gorontalo. Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, NGO, dan kelompok petani, agroforestri dapat menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang harmonis antara ekologi, ekonomi, dan sosial.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai memuliakan tamu dalam Surat Adz-Dzariyat ayat 24-27, dikaitkan dengan pandangan Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin, serta relevansinya dalam konteks sosial kontemporer.…
porer. Ayat-ayat ini menggambarkan kisah Nabi Ibrahim AS yang menunjukkan penghormatan luar biasa kepada tamu yang tidak dikenal, dengan menyajikan hidangan terbaik sebagai wujud keramahan dan kesungguhan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tafsir tematik dan analisis tekstual terhadap karya Ihya Ulumuddin. Tafsir ayat dan pandangan Al-Ghazali dieksplorasi untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip akhlak yang berkaitan dengan adab memuliakan tamu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nabi Ibrahim AS memberikan teladan universal dalam menyambut tamu dengan sikap ramah, kesungguhan, dan tanpa pamrih. Dalam Ihya Ulumuddin, Imam Al-Ghazali menekankan bahwa memuliakan tamu merupakan sunnah yang sangat dianjurkan, karena menjadi wujud nyata dari adab Islami dan ukhuwah. Al-Ghazali juga memberikan panduan praktis untuk memuliakan tamu sesuai kemampuan tanpa memberatkan tuan rumah. Pembahasan menyoroti relevansi nilai-nilai ini dalam masyarakat modern yang cenderung individualistis. Memuliakan tamu dipandang sebagai cara membangun hubungan sosial yang harmonis, menunjukkan toleransi, dan menciptakan keberkahan. Kesimpulan menyatakan bahwa ajaran ini relevan sebagai pedoman akhlak dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah perubahan zaman. Nilai-nilai ini tidak hanya berakar pada tradisi keislaman, tetapi juga memiliki dimensi universal yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks budaya.
Abstract:Manajemen kurikulum merupakan aspek vital dalam system Pendidikan, termasuk dalam kontek Pendidikan. Skripsi ini membahas konsep manajemen kurikulum Islam menurut ibnu sahnun , seorang ulama dan pendidik terkemuka dari abad…
bad ke-19 yang memiliki pengaruh signifikan dalam pengembangan sistem Pendidikan Islam. Peneliti ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis prinsip-prinsip manajerial yang diusung oleh Ibnu Shahnun serta penerapannya dalam konteks Kurikulum Pendidikan Islam. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan pengkajian karya-karya Ibnu sahnun dan sumber-sumber terkait lainnya. Temuan penelitian menunnjukan bahwa Ibnu Sahnun menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, penyusunan materi ajar dengan kebutuhan siswa ,serta penggunaan metode pengajaran yang adaptif dan kontekstual. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam kontenpoler dan menawarkan persepektif historis yang berharga tentang manajemen kurikulum dalam teradisi Islam. kurikulum Pendidikan Islam. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan pengkajian karya-karya Ibnu sahnun dan sumber-sumber terkait lainnya. Temuan penelitian menunnjukan bahwa Ibnu Sahnun menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, penyusunan materi ajar dengan kebutuhan siswa ,serta penggunaan metode pengajaran yang adaptif dan kontekstual. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam kontenpoler dan menawarkan persepektif historis yang berharga tentang manajemen kurikulum dalam teradisi Islam.
Abstract:Wayang kulit, pertunjukan wayang kulit tradisional Jawa, memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Nusantara (kepulauan Indonesia) selama abad ke-15, khususnya melalui upaya Wali Songo (Sembilan Orang Suci). Penelitian…
litian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis efektivitas wayang kulit sebagai media dakwah Islam oleh Wali Songo dan relevansinya di masa kini. Temuan menunjukkan bahwa wayang kulit sangat efektif karena popularitasnya di kalangan masyarakat Jawa, sehingga memungkinkan ajaran Islam diintegrasikan secara damai tanpa paksaan. Strategi akulturasi budaya yang dilakukan Wali Songo dengan memodifikasi tokoh dan cerita wayang agar mengandung nilai-nilai Islam, menunjukkan penghormatan terhadap budaya lokal dan selaras dengan karakter Islam sebagai rahmatan lil’alamin. Namun di zaman modern, keefektifan wayang menghadapi tantangan seperti menurunnya minat generasi muda, kurangnya pemahaman terhadap simbolisme wayang, dan beragamnya kualifikasi dalang (dalang). Terlepas dari tantangan-tantangan tersebut, studi ini menegaskan potensi wayang sebagai media dakwah kontemporer jika direvitalisasi melalui integrasi teknologi, peningkatan pengetahuan keislaman para dalang, dan kolaborasi dengan lembaga pendidikan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan Wali Songo dalam membudayakan Islam dengan budaya lokal melalui wayang memberikan pembelajaran berharga bagi strategi dakwah masa kini. Pendekatan mereka mencontohkan bagaimana dakwah Islam dapat dilakukan secara damai, kontekstual, dan penuh hormat terhadap keragaman budaya, memberikan wawasan bagi para pendakwah modern untuk beradaptasi dan memanfaatkan platform media populer secara efektif sambil tetap menjaga kedalaman ajaran Islam.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja organisasi dalam konteks industri manufaktur, serta faktor-faktor kontekstual yang memoderasi hubungan tersebut. Melalui analisis…
literatur dan studi kasus, temuan menunjukkan bahwa pemimpin transformasional memiliki peran yang signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam industri manufaktur, di mana efisiensi operasional dan inovasi menjadi kunci keberhasilan, gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan motivasi, komunikasi, dan kinerja keseluruhan perusahaan. Faktor-faktor kontekstual seperti struktur organisasi, budaya perusahaan, dan kondisi pasar dapat memoderasi hubungan antara pemimpin transformasional dan kinerja organisasi. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemimpin transformasional dapat mengembangkan strategi kepemimpinan yang lebih efektif dan relevan dengan karakteristik industri manufaktur di mana mereka beroperasi. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemimpin dan manajer dalam industri manufaktur untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mencapai keunggulan kompetitif dalam pasar yang kompetitif.
Abstract:Kejahatan genosida merupakan salah satu kejahatan paling serius di bawah yurisdiksi Mahkamah Pidana Internasional, sebagaimana diatur dalam Statuta Roma. Studi ini bertujuan untuk melakukan analisis yuridis terhadap kasus…
s kejahatan genosida dalam konteks Statuta Roma, dengan fokus pada periode konflik regional yang melibatkan kekerasan etnis dan agama. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis dengan menganalisis teks Statuta Roma, keputusan Mahkamah Pidana Internasional terkait kejahatan genosida, serta studi kasus konkret pada periode konflik regional yang tercatat dalam sejarah hukum internasional. Data primer dan sekunder digunakan untuk mendukung analisis dan temuan. Analisis mendalam terhadap Statuta Roma menunjukkan pengertian dan unsur-unsur kejahatan genosida yang dijelaskan secara rinci. Studi kasus periode konflik regional mengungkapkan tantangan dalam identifikasi, penuntutan, dan pengadilan terhadap pelaku kejahatan genosida. Keberhasilan atau kegagalan penanganan kasus tersebut secara yuridis dipengaruhi oleh kerja sama internasional, politik regional, dan faktor-faktor kontekstual. Penelitian ini memberikan wawasan mendalam tentang kejahatan genosida dalam konteks Statuta Roma dan mengidentifikasi kendala serta potensi solusi dalam penanganan kasus kejahatan serius ini. Rekomendasi disajikan untuk memperkuat kerja sama internasional, memperbaiki sistem peradilan internasional, dan meningkatkan kesadaran global terhadap perlunya penegakan hukum terhadap kejahatan genosida.Studi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman yuridis mengenai kejahatan genosida dalam Statuta Roma, khususnya dalam konteks konflik regional. Implikasi dan rekomendasi dapat menjadi landasan untuk perbaikan sistem peradilan internasional dan penanganan kejahatan serius di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami strategi guru yang efektif dalam meningkatkan minat siswa terhadap pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Minat siswa yang optimal terhadap mata pelajaran ini dianggap krusial untuk…
uk membentuk karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa sekolah menengah. Pendekatan interaktif, penggunaan teknologi, dan kontekstualisasi materi dengan kehidupan sehari-hari siswa diidentifikasi sebagai strategi utama dalam peningkatan minat siswa. Melalui observasi kelas, wawancara dengan guru, dan analisis hasil survei siswa, penelitian ini menggambarkan implementasi strategi-strategi tersebut dalam konteks pembelajaran Pendidikan Agama Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran yang melibatkan siswa secara aktif, seperti diskusi kelompok dan proyek berbasis masalah, efektif dalam membangkitkan minat. Penggunaan teknologi, terutama multimedia dan platform daring, memperkaya pengalaman belajar siswa dan menjadikan materi lebih menarik. Kontekstualisasi materi dengan mengaitkannya dengan realitas kehidupan siswa memberikan dimensi praktis pada ajaran agama Kristen. Dalam merespon temuan penelitian ini, guru dapat memperkaya repertoar metode pengajaran , memastikan penggunaan teknologi yang efektif, dan senantiasa mencari cara untuk membuat pembelajaran lebih relevan bagi siswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan sumbangan berharga untuk pengembangan strategi pembelajaran di bidang Pendidikan Agama Kristen, memotivasi siswa untuk lebih aktif dan antusias dalam memahami dan mengaplikasikan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari .
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan, kendala, dan strategi efektif dalam pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMAN 14 Malinau. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, data dikumpulkan…
n melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di SMAN 14 Malinau dilakukan secara terencana dengan melibatkan metode yang bervariasi. Namun, beberapa kendala teridentifikasi, termasuk keterbatasan sumber daya materi dan teknologi, kurangnya motivasi siswa, serta tantangan dalam mengatasi isu-isu keagamaan kontemporer. Dalam menghadapi kendala tersebut, strategi efektif yang dapat diterapkan mencakup peningkatan keterlibatan siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif, pemanfaatan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih dinamis, dan penguatan kerjasama dengan komunitas keagamaan setempat. Pembimbing rohani juga dapat berperan aktif dalam memberikan dukungan spiritual dan moral kepada siswa. Metode penelitian ini meggunakan metode kualitatif dan studi pustaka dengan observasi langsung dan wawancara terhadap aspek yang diteliti. Dengan demikian, strategi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap ajaran agama Kristen dan menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif dan harmonis. Rekomendasi penelitian mencakup penguatan pelatihan guru dalam metode pembelajaran inovatif, pengembangan materi ajar yang kontekstual, peningkatan sumber daya dan akses teknologi, serta pelibatan orang tua dalam mendukung pendidikan agama Kristen. Implikasi penelitian ini memberikan panduan untuk pengembangan kebijakan dan praktik pendidikan agama Kristen yang lebih efektif di SMAN 14 Malinau dan sekolah-sekolah serupa.
Abstract:Indonesia memiliki Undang-undang perlindungan terhadap kekerasan dalam rumah tangga yang sangat relevan dengan dengan prinsip-prinsip yang diajarkan dalam Islam, khususnya dalam surat An-Nisa’ ayat 19. Dalam ayat tersebut…
but sangat menekankan pentingnya seorang suami memperlakukan anggota keuarganya khususnya istri dengan baik dan penuh kasih sayang. Dalam ayat ini juga melarang apapun bentuk tindaan yang dapat merugikan dan menyakiti istri. Dalam perspektif tafsir Al-Misbah dikenal sebagai tafsir moderat dan kontekstual, dalam ayat ini mengharuskan seseorang untuk berlaku baik an penuh kasih sayang pada istri dan harus selalu berlaku adil dalam hububgan suami istri. Hal ini sangat sejalan dngan Undang-undang No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, yang mana pada Undang-undang ini bertujuan untuk melindungi perempuan dari terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, dengan memberikan hak perlindungankepada korban kekerasan, baik secara fisik, psikologis, maupun seksual. Pada tafsir Al-Misbah ini tidak hanya memahami ayat dengan cara kontekstual saja, namun bisa juga dengan dikembangkan dengan melihat konteks sosial dn permasalahan kontemporer saat ini. Dari pemahaman ini maka Undang-undang KDRT dpat dilihat sebagai usaha mengimplementasikan nilai-nilai Islam yang mana didalanmya mengutamakan kesejahteraan, keharmonisan, dan perlindungan terhadap perempuan dalam rumah tangga. Oleh sebab itu maka antara Undang-Undang N0.23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga dengan surat An-Nisa’ ayat 19 adalah saling mendukung, yang mana didalamnya berfokus pada pemberian hak, perlindungan, penghapusan kekerasan terhadap perempuan dalam rumah tangga yang sangat sejalan dengan ajaran juga prinsip keadilan serta kasih sayang dalam Islam.