Abstract:Kasus perceraian dikalangan artis indonesia akhir–akhir ini terus menjadi sorotan masyarakat di media sosial. Bahkan dimedia sosial seperti Instagram, tiktok, you tube maupun facebook pun kasus perceraian terus menjadi…
di topik pembicaraan masyarakat indenesia setiap harinya. Dalam menjalin sebuah relasi dengan orang lain sebagai manusia tentu akan banyak terjadi konflik baik kecil atau besar sekalipun.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fenomena perceraian yang dikaitkan dengan teori psikologi analisis Freud. Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode penelitian kualitatif lebih menekankan analisis terhadap dinamika relasi antarfenomena yang akan diteliti berdasarkan logika ilmiah. Dalam membangun relasi dengan orang lain yakni dalam ikatan pernikahan maka penting antara kedua pasangan untuk saling mengerti antar satu sama lain tanpa mengedepankan ego semata. Setiap individu yang sejatinya memiliki berbagai model kepribadian mencoba untuk menyeimbangkan antara id, ego dan super ego. Karena dengan menyeimbangkan ketiga struktur ini dapat juga berpengaruh positif pada orang lain dalam hal ini adalah pasangan. Sehingga dalah satu pasangan tidak merugikan yang lain dan tidak hanya mementingkan kesenangan dirinya semata.
Abstract:Penelitian ini memberikan kajian yuridis terhadap konsep wakaf dalam hukum islam maupun hukum positif. Wakaf menjadikan wakaf identik dengan tanah milik, maka dalam Undang-Undang Wakaf yang baru ini konsep wakaf mengandung…
dung dimensi yang sangat luas. Ia mencakup harta tidak bergerak maupun yang bergerak, termasuk wakaf uang yang penggunaannya sangat luas, tidak terbatas untuk pendirian tempat ibadah dan sosial keagamaan. Penelitian ini menggunakan metode legal resarch dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statue apperach). Variasi penanganan wakaf antara hukum Islam dan perundang-undangan di Indonesia dapat menimbulkan masalah hukum, terutama terkait dengan benda wakaf yang bergerak. Transformasi sosial mempengaruhi perwakafan, memerlukan reformasi hukum untuk mengatur wakaf demi kemajuan bangsa. eraturan perundang-undangan mengatur objek wakaf seperti uang, saham, dan hak intelektual, yang harus dikembangkan sesuai kebutuhan sosial. Peradilan Agama memiliki peran dalam menangani sengketa wakaf, yang harus digunakan untuk kepentingan umum dan kesejahteraan masyarakat.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja organisasi dalam konteks industri manufaktur, serta faktor-faktor kontekstual yang memoderasi hubungan tersebut. Melalui analisis…
literatur dan studi kasus, temuan menunjukkan bahwa pemimpin transformasional memiliki peran yang signifikan dalam menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan memotivasi karyawan untuk mencapai tujuan organisasi. Dalam industri manufaktur, di mana efisiensi operasional dan inovasi menjadi kunci keberhasilan, gaya kepemimpinan transformasional dapat meningkatkan motivasi, komunikasi, dan kinerja keseluruhan perusahaan. Faktor-faktor kontekstual seperti struktur organisasi, budaya perusahaan, dan kondisi pasar dapat memoderasi hubungan antara pemimpin transformasional dan kinerja organisasi. Dengan memahami faktor-faktor ini, pemimpin transformasional dapat mengembangkan strategi kepemimpinan yang lebih efektif dan relevan dengan karakteristik industri manufaktur di mana mereka beroperasi. Penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pemimpin dan manajer dalam industri manufaktur untuk meningkatkan kinerja organisasi dan mencapai keunggulan kompetitif dalam pasar yang kompetitif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran perempuan dalam rewoka mehlima atau perkawinan adat di Desa Luang Timur, Kecamatan Mdona Hyera, Kabupaten Maluku Barat Daya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan…
n metode deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dengan melibatkan perempuan yang terlibat langsung dalam proses adat, tokoh adat, kepala Desa, dan tokoh agama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran yang signifikan dalam menjaga, melaksanakan, dan melestarikan tradisi adat, serta berperan sebagai pengambil keputusan yang penting dalam kelancaran acara adat. Kesimpulannya, peran perempuan dalam rewoka mehlima di Desa Luang Timur sangat vital dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal dan memperkuat identitas budaya serta tradisi adat di wilayah tersebut.
Abstract:Perkawinan Beda Agama dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif di Indonesia merupakan topik yang kompleks dan menarik untuk dibahas. Dalam konteks Islam, perkawinan antara Muslim dan non-Muslim memiliki aturan yang…
yang jelas, termasuk persyaratan dan konsekuensi hukumnya atas akibat yang dilakukan. Tujuan utama
dari perkawinan dalam Islam tidak hanya terbatas pada aspek biologis, tetapi juga melibatkan dimensi psikologis,
sosiologis, dan teologis, dengan tanggung jawab kepada pasangan, masyarakat, dan Allah Swt. Metode penelitian
ini menggunakan legal research dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statue approacrh) dengan
pendekatan analisis (analysis content). Dengan adanya perbedaan pendapat dan kompleksitas dalam penanganan
perkawinan beda agama, diperlukan pemahaman yang mendalam baik dari segi hukum Islam maupun hukum
positif Indonesia. Melalui pemahaman yang komprehensif, diharapkan dapat ditemukan solusi yang kondusif dan
adil bagi semua pihak yang terlibat dalam perkawinan beda agama.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi peran pendidikan nilai-nilai Islam di pesantren dalam pembentukan karakter santri. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, yang melibatkan analisis literatur terkait tentang pendidikan…
endidikan pesantren, nilai-nilai Islam, dan pembentukan karakter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan nilai-nilai Islam di pesantren memiliki dampak positif yang signifikan pada karakter santri, termasuk kedalaman spiritualitas, kebajikan moral, kemandirian, keterampilan sosial, dan pemahaman yang mendalam tentang ajaran Islam. Meskipun terdapat tantangan dalam menerapkan nilai-nilai Islam di era modern, seperti pengaruh budaya sekuler dan teknologi, namun dengan strategi yang tepat, pesantren dapat tetap menjadi lembaga yang relevan dan efektif dalam membentuk karakter santri yang kuat secara spiritual, moral, dan sosial. Rekomendasi untuk meningkatkan pembentukan karakter santri melalui pendidikan nilai-nilai Islam termasuk penguatan kurikulum, pelatihan bagi pengajar, pengembangan program ekstrakurikuler, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, serta evaluasi berkala terhadap efektivitas program. Dengan demikian, pesantren dapat terus menjadi pilar dalam menjaga dan mengembangkan nilai-nilai Islam serta membentuk generasi yang bermoral dan beretika di masa depan.
Abstract:Media memiliki sifat nyata atau adanya fisik nyata yang dapat terlihat dan dapat merangsang peserta didik untuk belajar bahkan menunjukan keberhasilan dalam kegiatan proses pembelajaran untuk membangkitkan semangat belajar…
ar siswa, media yang saya gunakan yakni media pop up book atau buku berdimensi, dan media ini akan dipadukan dengan model pembelajaran CTL yang akan diterapkan di kelas II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media pop up dengan menggunakan model pembelajaran CTL pada mata pelajaran tematik dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan untuk mengetahui Respon siswa terhadap media dan model tersebut. Penelitian ini menggunakan penerapan tindakan kelas (PTK). Materi pembelajaran pada tema 5 pengalamanku, subtema 3 pengalamanku di tempat bermain, dilakukan di SDIT AL-Ishlah Sudimampir.
Abstract:Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu bertujuan untuk mengetahui Peranan Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dalam Pembinaan Agama Masyarakat Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Hasil…
sil penelitian disimpulkan: 1) Peranan dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah adalah kegiatan pembinaan akidah, akhlak dan ibadah melalui pengajian tafsir dan tarjih, pelatihan pupuk kocor dan dakwah struktural dengan membentuk Ranting-ranting Muhammadiyah. 2) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki dampak positif, yaitu masyarakat meninggalkan perilaku yang tidak dibolehkan dalam Islam, membangkitkan semangat beribadah, menambah pengetahuan keislaman serta mengetahui praktik ibadah sesuai tuntunan Rasulullah Saw. 3) Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pangkajene memiliki faktor pendukung, di antaranya Muhammadiyah memiliki banyak sumber daya manusia (SDM) karena di Muhammadiyah ada beberapa Organisasi Otonomi, yaitu `Aisyiyah, Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul `Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah, serta dukungan pemerintah setempat sehingga dakwah Muhammadiyah berjalan baik, dan tingginya dukungan masyarakat dalam menerima dakwah Muhammadiyah. Adapun faktor penghambatnya adalah kurangnya koordinasi dan komunikasi antar pimpinan sehingga menyulitkan mengadakan kegiatan, sulitnya menjangkau lokasi pengajian sehingga menyulitkan masyarakat hadir di pengajian, dan minimnya dai Muhammadiyah yang mengakibatkan Pengajian Tarjih dan Tafsir terhenti.
Abstract:Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan instrument pengumpulan data yang benar untuk kualtitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat…
ifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan komparatif yaitu melibatkan perbandinagan antara dua atau lebih elemen atau temuan. Maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: Bagaiamana Metode Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?, kedua: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif?, ketiga: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif?, Keempat: Bagaimana Kriteria Instrumen Penelitian Yang Baik?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. (2) Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan terjun langsung ke lapangan. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi atau kuesioner, wawancara mendalam dengan subjek survei, survei dokumenter, dan diskusi kelompok terfokus. Dalam metode pengumpulan data kuantitatif, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yakni survei kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. (3) Penelitian Kualitatif dalam pengumpulan datanya, instrument yang dapat digunakan anatara lain; Instrument wawancara, instrument Observasi atau pengamatan, Fokus Group Discussion (FGD), Instrumen dokumen. Penelitian kuantitatif dalam mengambil data menggunakan instrumen yang berupa: Instrumen Tes dan Investori, Instrumen Angket atau Kuisioner, Instrumen Lembar Observasi, Instrumen Dokumen dan Data Sekunder. (4) Kriteria pokok yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen penelitian agar dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik yaitu validitas, reliabilitas, dan praktikabilitas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat manajemen…
n remaja masjid usman yakub dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif kualitatif, yaitu sebuah penelitian yang mengarah pada analisis data secara objektif yang bersifat alami dan disajikan secara naratif. Dalam penelitian ini peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini dilakukan berlokasi di Kelurahan Karunrung Kota Makassar. Adapun hasil penelitian ini memiliki tujuan untuk mempersatu umat dengan berbagai kegiatan yang bernilai ibadah, yang di antaranya saling menghormati antara jamaah dengan pengurus masjid ataupun masyarakat setempat. Oleh karena itu, diantara-nya melakukan musyawarah jika apabila ada persoalan yang harus di selesaikan dengan baik. Dengan adanya itu jamaah masjid usman yakub lebih meningkatkan kualitas ibadah jamaahnya. Dalam meningkatkan kualitas ibadah jamaah tentu memiliki faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung manajemen remaja masjid adalah adanya dorongan dari jamaah atau masyarakat dengan kepemimpinan yang efektif, mengarahkan dan memotivasi anggota remaja masjid untuk bekerja dengan baik, seperti kegiatan yang bernilai ibadah, baca qu’ran berjamaah dan remaja masjid mengajari anak-anak mengaji, baik iqro maupun al qur’an. Adapun faktor penghambat remaja masjid ialah perbedaan pendapat antar anggota.