Search Articles & Publications

Showing 1102 articles found for "Wawancara"

Peranan Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kepuasan Kerja Aparatur Sipil Negara Di Kantor Kelurahan Ciherang Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya

Febrie Triyanto Rhizal, Basuki Rahmat, Dian Herlina
Abstract: Kepemimpinan merupakan salah satu faktor penting dalam menjalankan roda pemerintahan. Setiap pemimpin dituntut untuk memiliki kemampuan berfikir kedepan. Oleh karenanya harus memiliki kejelasan visi serta memahami fungsi… bagi organisasi yang dipimpinnya Untuk membangun suatu organisasi yang baik, ada hal mendasar yang harus diperhatikan oleh institusi – institusi terkait yaitu hal yang menyangkut eksistensi kepemimpinan seorang pemimpin, baik dalam memimpin suatu organisasi maupun memimpin suatu institusi. Jika dilihat dari tingkatannya kepemimpinan pemerintah di indonesia, kepala daerah (Gubernur, Bupati, Walikota) berada di posisi kepemimpinan tingkat mieniengah, di atasnya tierdapat kiepiemimpinan yang dijalankan olieh Priesidien biersierta piembantunya, dan di bawahnya tierdapat kiepiemimpinan yang dijalankan olieh (Camat dan Kiepala Diesa/Lurah) Dalam mienyielienggarakan piemierintahan yang baik, sangat miemierlukan aparatur piemierintahan yang bierkualitas tinggi dan sadar akan tanggung jawabnya siebagai abdi niegara dan abdi masyarakat, siehingga mampu mielaksanakan tugas umum piemierintahan dan piembangunan diengan siebaik- baiknya. Kiepuasan mierupakan pierasaan yang ada pada diri piegawai yang didasarkan atas apa yang ditierima piegawai dalam biekierja. Siesuatu yang ditierima yaitu baik fisik dan non fisik siepierti balas jasa, sikap pimpinan, lingkungan kierja, komunikasi diengan atasan dan bawahan Diengan diemikian piegawai akan biekierja diengan rasa sienang dan yang liebih pienting kiepuasan yang tinggi akan miempierbiesar kiemungkinan tiercapainya produktivitas dalam biekierjaDalam pienielitian ini mienggunakan mietodie dieskriptif diengan piendiekatan kualitatif. Dalam pienielitian kualitatif tidak mienggunakan istilah populasi tietap tietapi olieh Spardliey dinamakan” Social situation” yang tierdiri dari tiga ieliemien yaitu tiempat (placie), pielaku (actor), dan aktivitas (activity) yang bierintieraksi siecara siniergi, tieknik piengumpulan data mienggunakan obsiervasi, wawancara dan dokumientasi. tieknik analisis data mienggunakan tieori milies dan Hubierman yaitu mierieduksi data, mienyajikan data dan mienyimpulkan data. Bierdasarkan hasil piembahasan miengienai ’’pieranan kiepiemimpinan dalam mieningkatkan kiepuasan kierja aparatur sipil niegara di kantor kielurahan cihierang kiecamatan cibieurieum kota tasikmalaya’’ tielah tierlaksana diengan baik dan siepienuhnya bierjalan optimal. Olieh kariena itu tingkat kiepuasan kierja di kielurahan cihierang sudah tierlaksana siecara iefiektif.

Strategi Pengajaran Efektif Dalam Pendidikan Islam: Menggabungkan Tradisi Dan Inovasi

Ahmad
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas model pengajaran hybrid yang menggabungkan metode tradisional dan inovatif dalam pendidikan Islam di SMA Negeri 11 Pinrang. Model pengajaran ini memadukan pendekatan klasik seperti… ti hafalan Al-Quran dan halaqah dengan teknologi modern, termasuk aplikasi e-learning dan multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak integrasi antara tradisi dan inovasi terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Metodologi yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan kuesioner untuk mengumpulkan data dari siswa dan pendidik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa model ini berhasil meningkatkan motivasi siswa, memperkaya pengalaman belajar, dan memperbaiki pemahaman materi ajar. Penerapan teknologi memungkinkan akses yang lebih luas dan interaktif terhadap materi, sedangkan metode tradisional menjaga keaslian ajaran agama. Implikasi penelitian ini bagi pendidik termasuk perlunya pelatihan dalam teknologi dan integrasi metode pengajaran, sementara bagi pembuat kebijakan, diperlukan alokasi anggaran dan kebijakan yang mendukung integrasi teknologi dalam pendidikan Islam. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan mencakup studi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari model ini dan pengembangan alat evaluasi untuk mengukur efektivitasnya. Penelitian ini menegaskan pentingnya menggabungkan elemen tradisional dengan inovasi untuk menciptakan pengalaman pendidikan yang lebih efektif dan relevan di era digital.

Analisis Kinerja Pegawai Di Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Tasikmalaya

Mariyani, Adi Kurnia, Basuki Rahmat
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganlisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai dalam konteks Badan Kesatuan Bangsa dan Politik. Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mengumpulkan dan menganalisis data yang… ang bersifat deskriptif, dengan fokus pada pemahaman mendalam tentang perilaku dan persepsi pegawai terkait dengan kinerjanya. Teknik pengumpulan data yang diterapkan mencakup wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pegawai di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tasikmalaya dinilai memadai dan mencerminkan komitmen terhadap kualitas, ketepatan waktu, inisiatif, kemampuan, dan komunikasi yang baik. Pegawai menunjukkan kepatuhan terhadap standar dan prosedur kerja, tingkat akurasi yang tinggi, efisiensi, dan inovasi dalam pekerjaan, disamping telah memiliki manajemen waktu yang baik, konsistensi dalam memenuhi tenggat waktu, serta respons yang cepat terhadap tenggat waktu yang mendesak. Selain itu telah memiliki kemampuan teknis yang relevan, fleksibilitas dalam belajar dan beradaptasi, serta keterampilan komunikasi yang baik. Secara keseluruhan, kinerja pegawai tersebut dianggap penting untuk menjalankan tugas dan mencapai tujuan organisasi.

Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Negeri Se-Kota Tasikmalaya

Irpan
Abstract: Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti pada siswa SMPN di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan… engan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan proses reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ini dapat berhasil dengan memperhatikan standar dan sasaran kebijakan, optimalisasi sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antar organisasi terkait, serta kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Studi ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan tersebut di Kota Tasikmalaya.

Workshop Self Awareness Untuk Meningkatkan Personal Growth Siswa MAN 2 Kota Makassar

Wilda Ansar, Darmawati, Nursakinah, Mardin, Musykirah Ridwan, Nita Selviani Dewi, Zikran Ramadhan
Abstract: Kegiatan workshop ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan terkait self awareness kepada siswa/siswi MAN 2 Kota Makassar. Menurut Desmita (2005) kesadaran diri adalah kemampuan untuk mengamati, memikirkan, merenungkan,&#8230; dan mengevaluasi diri sendiri. Peserta pada kegiatan ini ialah siswa/siswi MAN 2 Kota Makassar sebannyak 100 orang. Teknik pengumpulan data awal melalui wawancara, observasi dan angket. Dilakukan penyebaan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah pemberian materi. Hasil pemberian materi dikatakan berhasil, dilihat dari peningkatan pengetahuan peserta dari hasil pre-test 265 dan post-test 331. Hasil data di uji non parametrik wilcoxon melalui SPSS, diketahui nilai sig 0.00 < 0.05  maka  terdapat perbedaan hasil pre test dan post test, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan pengetahuan workshop dalam meningkatkan self awareness para siswa/siswi  MAN 2 Kota Makassar.

Upaya Penerapan SMK3 Di Industri Manufaktur CV Kediri Karya Untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi

Muhamad Naufal Tamam Dariansa
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Sistem Managemen Keselamatan dan Kesehatan  Kerja  (SMK3) sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan mengurangi  risiko  kecelakaan  kerja  di CV Kediri Karya Jambangan,&#8230; bangan, Papar, Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi deskriptif, di mana data diperoleh melalui pengamatan langsung terhadap pelaksanaan SMK3 di lapangan, serta wawancara dengan karyawan dan manajemen pabrik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SMK3 secara  efektif dapat meningkatkan kesadaran karyawan terhadap pentingnya keselamatan kerja, mengurangi jumlah kecelakaan kerja, dan meningkatkan efisiensi produksi. Penerapan prosedur keselamatan, pelatihan  rutin, dan pengawasan ketat terbukti memiliki dampak positif terhadap penurunan insiden kecelakaan  kerja. Penelitian ini merekomendasikan agar pabrik terus memperbarui dan mengawasi implementasi SMK3 untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan karyawan.

Tahapan Pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di PG Djombang Baru

Alifiyan Fadilah Sundawa
Abstract: Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan sistem perlindungan bagi tenaga kerja untuk meminimalisasi dan menghindarkan diri dari resiko kerugian moral maupun material, kehilangan jam kerja, maupun&#8230; keselamatan manusia dan lingkungan sekitar yang nantinya dapat menunjang peningkatan kinerja yang efektif dan efisien. Pedoman pelaksanaan SMK3 di Indonesia diatur dalam peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor: PER.05/MEN/1996.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan pelaksanaan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di PG DJOMBANG BARU. Analisis data dilakukan dengan menyusun dan membahas hasil wawancara dengan beberapa petugas K3, hasil observasi langsung di lokasi proyek dan hasil evaluasi dari data - data SMK3 yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SMK3 di PG DJOMBANG BARU sudah sesuai dengan unsur K3 yang terdapat dalam peraturan pemerintah No.50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, terlihat dari hasil Audit SMK3 tingkat pencapaiannya masuk dalam kategori memuaskan serta, mendapat sertifikat SMK3 dan Bendera SMK3.

Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Workshop Self-Esteem Di MAN 2 Kota Makassar

Astiti Tenriawaru Ahmad, Darmawati, Nursakinah, Hasri Ainun Kursi, Nur Awalya, Adhe Indryani, Nurul Atikah FH, Annisa Suci Nandasari
Abstract: Masa remaja ialah masa peralihan seseorang dalam masa perkembangannya dari masa anak-anak ke masa dewasa. Dalam masa ini juga terdapat beberapa aspek yang berkembang mulai dari fisik, sosial, hingga emosi individu. Perkembangan&#8230; mbangan inilah yang membuat sebagian besar remaja kesulitan dalam menampilkan kemampuan dirinya, sehingga diperlukan solusi untuk dapat meningkatkan self esteem atau bentuk penilaian individu terhadap dirinya sendiri. Sehingga satu diantara usaha yang bisa dijalankan ialah melaksanakan workshop mengenai selft esteem. Metode yang dipakai pada pelaksanaan workshop berikut ialah melalui wawancara, kuesioner, pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Bersumber pengisian Pre-test dan Post-test yang mengisi sebanyak 40 siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terkait dengan self-esteem itu sendiri, yang sebelumnya rata-rata skor yang diperoleh siswa adalah M = 8,9 naik menjadi M = 9,6 setelah dilakukan pemberian materi dalam workshop mengenai self-esteem.

Strategi Digital Marketing Dalam Membangun Brand Awareness Pada Brand Minuman Haus!

Ricky Fajar Adiputra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang digunakan oleh Haus Indonesia dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan narasumber&#8230; mber dari berbagai latar belakang seperti kepala toko, mahasiswa, penjual minuman, karyawan swasta, dan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haus Indonesia menggunakan berbagai strategi pemasaran digital seperti pembuatan konten di media sosial, promosi di e-commerce, kolaborasi dengan influencer dan foodblogger, serta iklan di media sosial seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring konsumen dan membangun engagement dengan pelanggan. Namun, terdapat kendala dalam konsistensi pembuatan konten dan perlunya lebih jeli dalam melihat tren pasar. Kesimpulannya, pemasaran digital Haus Indonesia sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan dalam frekuensi dan variasi metode promosi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Komunikasi Pariwisata Himpunan Pramuwisata Indonesia Dalam Pengembangan Brand Image Objek Wisata Lokal Kota Medan

Fadilah Amelia Nasution, Hasan Sazali, Abdul Rasyid
Abstract: Pariwisata merupakan industri yang bergerak di bidang jasa serta barang menjadi salah satu sektor penyumbang devisa negara yang cukup besar sehingga mampu mendorong perekonomian di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan&#8230; n oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2022 angka kunjungan wisatawan meningkat hingga 251,28% dengan 5,47 juta kunjungan. Asosiasi resmi seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) diperlukan dalam hal ini untuk pengoptimalan di bidang pelayanan dan kepemanduan pariwisata. Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia sehingga pengembangan untuk tiap daerah lebih optimal. Kota Medan menjadi salah satu kota di Pulau Sumatera yang memiliki banyak destinasi yang memukau untuk dijadikan refrensi tujuan wisata. Untuk itu, diperlukan branding terhadap objek wisata agar suatu daerah dapat dikenal dan berkembang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui upaya-upaya, hambatan serta dampak dari pengembangan brand image objek wisata lokal Kota Medan oleh Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.