Search Articles & Publications

Showing 1001 articles found for "Kurang"

Pengembangan Program Edukasi Manajemen Jaringan Komputer Pada Siswa Di MA Al Washliyah Dalam Menghadapi Era Digital

Mohd Siddik, Mardalius Mardalius, Endra Saputra
Abstract: Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan edukasi manajemen jaringan komputer di MA Al-Washliyah Kisaran dalam rangka mempersiapkan siswa menghadapi era digital yang terus berkembang pesat. Permasalahan… ahan utama yang diidentifikasi adalah kurangnya pemahaman siswa terhadap dasar-dasar jaringan komputer, konfigurasi perangkat keras, keamanan jaringan, dan troubleshooting. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan praktis dan interaktif yang mencakup pengenalan konsep dasar jaringan, serta penerapan langsung melalui simulasi dan praktik langsung di lapangan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknis siswa, memperluas wawasan mereka tentang pentingnya jaringan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia kerja, serta mempersiapkan mereka agar mampu bersaing di era digital. Selain itu, program bertujuan mendukung pengembangan keahlian yang relevan dan mendorong inovasi di bidang teknologi informasi. Target luaran dari kegiatan ini meliputi publikasi jurnal nasional terakreditasi minimal Sinta 6 dan muncul dalam media massa, serta peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap konsep jaringan komputer. Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa mampu mengelola dan memanfaatkan jaringan komputer secara efektif dan aman, serta memiliki kompetensi yang relevan untuk menghadapi tantangan teknologi di masa depan. Pendekatan sistematis dan evaluasi keberlanjutan menjadi bagian integral dari pelaksanaan program ini.

Implementasi Program PTSL Sebagai Solusi Efektif Dalam Penyelesaian Sengketa Tanah Di Kabupaten Jember

Agung Parmono, Alfiana Morita Azza Rachmati, Nabilah
Abstract: Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat dalam pengamanan tanah. Program PTSL mempunyai peran penting dalam membantu penyelesaian sengketa tanah… di Kabupaten Jember. Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jember bertanggung jawab atas penerapan program PTSL yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program PTSL sebagai solusi efektif dalam penyelesaian sengketa tanah di kabupaten jember. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendekatan Parcipatory Action Research, perolehan data dengan melakukan wawancara terhadap salah satu pegawai di kantor pertanahan kabupaten jember. Berdasarkan hasil BPN telah berhasil menerapkan program PTSL tersebut sesuai pedoman yang tertuang dalam PERMEN ATR/BPN Nomor 6 Tahun 2018. Namun, dalam implementasinya masih menghadapi tantangan, seperti kurangnya proaktif dalam hubungan antara masyarakat dan pemerintah, serta perbedaan semangat di antara anggota masyarakat, dan perlunya komunikasi dan kolaborasi yang lebih efektif di antara anggota masyarakat.      

Sosialisasi Pelayanan Produk dan Jasa Simpanan Tabungan kepada Nasabah BMT Salafiyah Cabang Kalibaru

Rifatul Kiptiyah, Loviana, Setyaning Robyatul, Riza Agustiana
Abstract: BMT (Baitul Maal wat Tamwil) adalah lembaga keuangan non-bank yang awalnya dimaksudkan sebagai lembaga ekonomi nasional dengan fokus yang jelas pada masyarakat lapisan baah. Baitul Maal wat tamwil terbagi menjadi dua kata.… a. Baitul Maal artinya lembaga sosial (pengatur dana Zakat, Infaq, Shodaqoh) dan Baitul Tamwil artinya badan usaha. BMT NU Salafiyah telah berdiri kurang lebih 10 tahun dan bergerak di bidang jasa keuangan/pinjaman dan tabungan. BMT telah memperkenalkan sejumlah produk tabungan. Diantaranya adalah SIAGA (Tabungan Anggota), Tabungan Mudrarabah Umum dan Tabungan Deposito, SAHARA (Tabungan Haji dan Umroh), SABAR (Tabungan Idul Fitri), TABAH (Tabungan Mudralabah), Tabungan Wadiah, Tabungan Pendidikan, Tabungan Haji/Travel, penawaran tabungannya adalah sebagai berikut. Selain itu, BMT Salafiyah juga telah memperkenalkan produk pembiayaan/pinjaman, termasuk pembiayaan tambahan seperti dengan jaminan seperti BPKD (Badan Pemilik Kendaraan Bermotor) .

Peran Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dalam Meningkatkan Keadilan Akses Tanah bagi Masyarakat Jember

Haikal, Muhammad Aththur, Dewi, Mita Amelia, Hidayat, Nur
Abstract: Tanah merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki peran vital dalam kehidupan manusia sebagai tempat tinggal dan sumber rezeki. Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) menjadi upaya pemerintah untuk… memberikan kepastian hukum terkait kepemilikan tanah bagi masyarakat. Namun, implementasi PTSL tidak berjalan lancar disebabkan oleh berbagai hambatan seperti biaya pajak yang belum terbayar, ketidakjelasan dalam pemakaian alas hak, dan masalah terkait data tanah. Badan Pertanahan Nasional bertanggung jawab dalam menjalankan program PTSL dan perlu memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memiliki bukti hak serta proses pendaftaran tanah yang efektif. Permasalahan terkait pendaftaran tanah dapat merusak kepercayaan pada sertifikat hak atas tanah. Sosialisasi PTSL perlu dilakukan secara nasional untuk mengurangi beban kerja kantor pertanahan. Studi ini menggunakan pendekatan penelitian yuridis normatif dengan pengumpulan data melalui studi kepustakaan dan analisis kualitatif. Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap bertujuan meningkatkan kepastian hukum dan perlindungan hukum terkait hak atas tanah masyarakat. Proses penerbitan sertifikat hak atas tanah memegang signifikansi besar dalam memberikan kepastian hukum bagi pemilik tanah, namun masih terdapat keluhan terkait lambatnya proses dan kurangnya pemahaman masyarakat. Sistem pendaftaran tanah dengan publikasi positif diharapkan dapat meningkatkan keabsahan data tanah. Sertifikat tanah memiliki fungsi sebagai alat pembuktian yang kuat dan memberikan kepercayaan kepada pihak bank atau kreditor untuk memberikan pinjaman kepada pemilik tanah.  

Optimalisasi E-Commerce Sebagai Strategi Bisnis Digital

Apridonal, Yori, Mardalius, Mardalius, Dristyan, Febri
Abstract: Penggunaan digital marketing menjadi peluang yang tepat untuk perkembangan zaman. Hal ini sangat efektif dalam konteks mendapatkan target konsumen yang tepat. Digital marketing memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk… k menyediakan serta memantau segala kebutuhan yang diinginkan oleh konsumen. Di sisi lain, dengan perangkat teknologi, calon kosumen juga dapat mencari informasi terkait produk sesuai dengan yang diinginkan. KUBE Asahan merupakan suatu UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Asahan dimana pelaku UMKM KUBE sendiri masih banyak yang belum memahami konsep digital marketing dan masih melakukan pemasaran dari mulut ke mulut, market place facebook dan whatsapp dimana hal ini dinilai kurang bisa dikenali masyarakat luas sehingga pemasaran hanya bersifat lokal atau regional. Dengan adanya kegiatan PKM ini, para pemilik UMKM KUBE dapat memperoleh pemahamanan dan mampu menggunakan serta mengoptimalisasikan strategi pemasaran digital yang tepat untuk mengembangkan usahanya sehingga dapat meningkatkan daya saing dan penjualan juga dapat menjangkau daerah lain di luar Kabupaten Asahan

Hubungan Kualitas Pelayanan dan Fasilitas Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas

Prayani Azzahra, Nadia, Gusni Rahma, Nurul Prihastita Rizyana
Abstract: Kunjungan rawat jalan di Puskesmas mengalami penurunan dari 22.795 kunjungan tahun 2022 menjadi 21.167 tahun 2023, salah satunya dapat disebabkan oleh kualitas pelayanan yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan&#8230; uan mengetahui hubungan kualitas pelayanan dan fasilitas dengan kepuasan pasien rawat jalan di tahun 2025.Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret–Agustus 2025. Sampel 96 responden menggunakan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada 16 – 26 Juni 2025 menggunakan kuesioner dengan cara wawancara dianalisis secara univariat dan bivariat memakai uji chi-square. Hasil analisis menunjukkan 53,1% responden tidak puas terhadap pelayanan. Berdasarkan kualitas pelayanan ditemukan persepsi tidak bermutu terhadap kehandalan (80,2%), daya tanggap (70,8%), jaminan (75,0%), empati (75,0%), dan bukti fisik (65,6%). Berdasarkan fasilitas, 56,3% menilai kurang baik. Analisis statistik membuktikan seluruh dimensi kualitas pelayanan dan fasilitas berhubungan signifikan dengan tingkat kepuasan pasien (p-value <0,05). Kualitas pelayanan dan fasilitas berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan di Puskesmas. Disarankan agar puskesmas meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas dengan meningkatkan sarana dan prasarana dengan baik serta melakukan monitoring dan evaluasi survey kepuasan pasien.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kunjungan Ibu Balita ke Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025

Wery Indriyani, Syalvia Oresti, Febriyanti Nursya
Abstract: Kunjungan ibu balita ke Posyandu penting untuk memantau pertumbuhan, perkembangan, status gizi, dan deteksi dini masalah kesehatan anak. Berdasarkan Dinas Kesehatan Kota Padang tahun 2023, cakupan kunjungan balita sebesar&#8230; r 75,6%, capaian terendah di Puskesmas Pauh 62,4%. Data Puskesmas Pauh menunjukkan penimbangan balita hanya 78,69% dari target 85%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Kota Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Pauh Kota Padang pada Maret-Agustus 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita di wilayah kerja Puskesmas Pauh yang berjumlah 5.644 balita, jumlah sampel 98 orang dengan teknik accidental sampling. Data dikumpul melalui kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat dengan uji statistik mengunakan Chi Square. Hasil penelitian didapatkan 57,1% ibu balita tidak aktif berkunjung dan 42,9% aktif. Sebanyak 27,6% memiliki pengetahuan kurang baik, 56,1% menilai kader tidak berperan, dan 57,2% kelurga tidak mendukung. Terdapat hubungan antara pengetahuan (p=0,003), peran kader (p=0,000), dan dukungan keluarga (p=0,000) dengan kunjungan ibu balita di wilayah kerja puskesmas pauh kota padang tahun 2025. Kesimpulan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan, peran kader, dan dukungan keluarga dengan kunjungan ibu yang memiliki balita ke posyandu.

Laporan Kasus Dengan Masalah Gangguan Pola Tidur Pada Pasien Chronic Kidney Desease Di Ruang Dahlia Rsud Wates

Putri Wahyuningsih, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Latar Belakang: Penyakit ginjal kronis (Chronnic Kidney Disease) merupakan penyakit gagal ginjal dimana terdapat penurunan fungsi ginjal yang ditandai dengan penurunan glomerulus filtration rate (GFR).Terapi yang sering&#8230; dilakukan oleh penderita CKD adalah dengan cara hemodialisis dan peritonealialisa. Tujuan :  memberikan gambaran penerapan intervensi dzikir pada pasien CKD dengan diagnosis keperawatan gangguan pola tidur di ruang Dahlia RSUD Wates. Metode: penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional yang mengeksplorasi masalah keperawatan terutama gangguan pola tidur. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa wawancara, dan observasi. Hasil:  Pengkajian Pada penapisan paliatif diperoleh skor 5 yaitu pasien tersebut perlu intervensi palliative. Dalam Edmonton Symptom Assessment System (ESAS) pasien mengalami tidak bisa tidur, pasien dengan depresi sedang. Didalam aktivitas fisik pada pasien terdapat skor karnofsky 50 % yaitu sering memerlukan bantuan, sering memerlukan perawatan medis. Dalam kebutuhan spiritualnya pasien CKD adalah 76 dimana merupakan spiritual sedang. Kesimpulan: pasien mengalami peningkatan kualitas tidur menggunakan Instrumen yang digunakan adalah Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). setelah dilakukan intervensi dzikir yang ditandai dengan penurunan skor PSQI dari 17 menjadi 12 atau dari kategori berat menjadi kategori ringan kemudian pasien mampu tidur lebih cepat yang biasanya lebih dari jam 12 malam, setelah dilakukan intervensi dzikir pasien mampu tidur kurang dari jam 10 malam.

Asuhan Keperawatan Dengan Masalah Ketidakberdayaan Pada Pasien Hiv/Aids Di Ruang Isolasi Dahlia RSUD Wates

Dian Islamiati Machmud, Hamudi Prasestiyo
Abstract: Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit kekurangan sistem imun yang disebabkan oleh retrovirus HIV tipe 1 atau HIV tipe 2. Infeksi HIV adalah infeksi virus yang secara progresif menghancurkan sel-sel&#8230; l darah putih infeksi oleh HIV biasanya berakibat pada kerusakan sistem kekebalan tubuh secara progresif, menyebabkan terjadinya infeksi oportunistik dan kanker tertentu (terutama pada orang dewasa. Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) adalah suatu kumpulan kondisi klinis tertentu yang merupakan hasil akhir dari infeksi oleh HIV. Tujuan: Mampu memberikan dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien HIV/AIDS dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan di ruang Isolasi Dahlia Rumah Sakit Umum Daerah Wates. Metode penelitian ini adalah penelitian studi kasus observasional dengan desain pendekatan studi kasus. Subjek penelitian pada studi kasus ini adalah 1 pasien di RSUD Wates dengan gangguan sistem imunitas dengan diagnosa medis HIV/AIDS. Hasil: Dari hasil pengkajian dan pemeriksaan fisik didapatkan data pasien dengan keadaan umum lemah, merasa tertekan atau depresi, merasa bersalah, merasa takut, merasa cemas atau ansietas, merasa tidak berguna, merasa frustrasi, merasa menyerah dan pasrah, merasa tidak pasti untuk melanjutkan hidup. Diagnosis keperawatan utama adalah ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis. Pencapaian yang diharapkan pada kasus ini dengan diagnosis keperawatan ketidakberdayaan berhubungan dengan diagnosis penyakit kronis yaitu dalam waktu 3 hari intervensi keperawatan masalah keperawatan dapat teratasi. Saran: Diharapkan bagi perawat, karya tulis ilmiah ini dapat diterapkan dalam melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien dewasa dengan HIV/AIDS sehingga dapat meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.

Pengaruh Na.CMC Terhadap Uji Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus Sabdariffa L.) Sebagai Anti Aging

Sri Pitaloka, Mia Audina, Saftia Aryzki, Noval
Abstract: Ekstrak etanol bunga rosella (hibiscus sabdariffa L.) memiliki aktivitas antioksidan sebagai radikal bebas yang dapat meredam dengan penuaan dini sebagai anti aging maka perlu dibuat sediaan farmasi salah satunya topikal&#8230; yang berupa gel. Sediaan gel dibuat dengan variasi konsentrasi Na.CMC untuk mengatahui pengaruh Na.CMC terhadap uji stabilitas sediaan gel ekstrak etanol bunga rosella. Stabilitas gel akan rusak jika sistem campurannya terganggu oleh perubahan suhu, komposisi yang berlebihan atau adanya penambahan salah satu fase secara berlebihan. Tujuan penelitian untuk mengatahui pengaruh variasi konsentrasi Na.CMC terhadap hasil evaluasi dan uji stabilitas sediaan gel ekstrak bunga rosella (hibiscus sabdariffa L) sebagai anti aging. Metode penelitian ini menggunakan rancangan pre eksperimental design yakni dengan one shot case study. Gel diformulasikan dengan variasi konsentrasi Na.CMC yaitu 2,5%, 5%, 7,5%. Uji stabilitas menggunakan metode cycling test meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, viskositas dan sineresis. Hasil penelitian menunjukkan variasi konsentrasi Na.CMC pada formulasi I 2,5%, formulasi II 5% dan formulasi III 7,5% sesuai dengan spesifikasi terhadap evaluasi yang dilakukan pada formulasi I, II dan III uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sineresis dan viskositas formulasi III. Hasil statistik menunjukkan nilai kurang dari 0,05 yang berati terdapat perbedaan signifikan terhadap pH, viskositas, daya sebar, daya lekat terhadap variasi konsentrasi Na.CMC.Kesimpulan tidak terdapat pengaruh evaluasi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, sineresis dan viskositas pada formulasi III sesuai dengan spesifikasi sedangkan pada statitisik stabilitas tidak stabil sebelum dan sesudah.