Search Articles & Publications

Showing 1123 articles found for "Pembelajar"

Pengembangan Sistem Identitas Kependudukan Digital Menggunakan Scan Wajah Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Banyuwangi

Abdul Gofur, A. Hamdani
Abstract: Perkembangan teknologi yang pesat mendorong masyarakat untuk beradaptasi dalam aktivitas sehari-hari dengan cara yang lebih mudah, cepat, dan efektif. Salah satu inovasi di bidang administrasi adalah Sistem Informasi Administrasi… inistrasi Kependudukan (SIAK), yang memungkinkan pembuatan data kependudukan secara cepat dan akurat di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah pusat, melalui Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, meluncurkan identitas kependudukan digital sebagai bentuk digitalisasi dokumen kependudukan yang dapat diakses melalui aplikasi di ponsel. Meskipun aplikasi ini memudahkan masyarakat, beberapa pengguna masih menghadapi kendala, terutama terkait keamanan data. Sebagai solusi keamanan, teknologi pengenalan wajah berbasis machine learning menjadi opsi potensial dalam memastikan identitas digital yang lebih aman. Teknik seperti Convolutional Neural Networks (CNN) terbukti efektif dalam mengenali fitur wajah, memungkinkan sistem untuk mengidentifikasi individu dengan akurasi tinggi, terutama dalam konteks keamanan. Namun teknologi ini menghadapi tantangan, seperti variasi pose, pencahayaan, dan ekspresi wajah, yang mempengaruhi kinerja sistem pengenalan wajah. Studi ini mengkaji pentingnya evaluasi model pembelajaran mesin, seperti akurasi dan recall, untuk memastikan efektivitas sistem dalam mendeteksi dan mencegah akses yang tidak sah. Dalam masyarakat, pemerintah memiliki tanggung jawab memberikan layanan optimal sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Optimalisasi informasi teknologi diharapkan memberikan manfaat luas bagi masyarakat, memperkuat peran aparat

Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Role Playing Di Kelas II Sdn 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci

Ari Afrianto, Ade Marlia, Rosma Diana, Dian Sarmita, Rosi Satria Ardi
Abstract: Rendahnya hasil belajar siswa kondisi awal dalam proses pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia yaitu dengan persentase ketuntasan sebesar 33% dan yang belum tuntas 77%. Dikarenakan kurangnya pemahaman siswa terhadap… p pembelajaran Bahasa Indonesia kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Pelaksanaan penelitian dilaksanakan pada siswa kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik yang peneliti lakukan dari tanggal 22 Juli 2024 s/d 2 Agustus 2024 dalam 2 siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 pertemuan yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penilaian hasil belajar siswa pada kondisi awal mata pelajaran Bahasa Indonesia memperoleh persentase 33% pada siklus I memperoleh persentase sebesar 36,6%  karena tingkat keberhasilan siswa belum mencapai keberhasilan maka penelitian dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II di peroleh 86,6%, maka terjadi peningkatan 50%. Pada observasi aktivitas guru siklus I mendapatkan persentase sebesar 50%, siklus II mendapatkan persentase 88%, terjadi peningkatan 38%. Pada observasi siswa siklus I mendapatkan persentase 55%, siklus II mendapatkan persentase 70,67%, terjadi peningkatan sebesar 15,67%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat di simpulkan bahwa penggunaan model Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas II SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik.

Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Index Card Match Pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Kelas V Di UPT SD Negeri 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Azizil Alim, Zulmi Aryani, Rosma Diana, Animar Fauziah, Peki Fitra Sandi
Abstract: Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik pada pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V, yang ditunjukkan oleh rata-rata nilai yang belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)… KTP) yang telah ditetapkan yaitu 70. Tujuan penelitian ini yaitu meningkatkan hasil belajar peserta didik secara interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah  Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Index Card Match. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD Negeri 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menghasilkan data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif  berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siklus I pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan dengan persentase 55,6%, pertemuan 2 meningkat menjadi 66,7%. Pada siklus II pertemuan 1 diperoleh tingkat ketuntasan 88,9%, sedangkan pelaksanaan pertemuan 2 meningkat menjadi 100%. Dari hasil penelitian ini terdapat peningkatan yang signifikan dalam proses pembelajaran Pendidikan Pancasila. Berarti model yang digunakan cocok dan berhasil.

Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Model Inquiry Pada Pembelajaran IPAS Kelas IV UPT SDN 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Adika Wijaya, Ernawarnelis, Isnaniah, Esa Yulimarta, Fitriani
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS  di kelas IV, yang belum tuntas mencapai KKTP. Untuk mengatasi masalah ini, peneliti menerapkan model pembelajaran Inquiry,… iry, yang diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan cara yang lebih interaktif dan menyenangkan. Jenis penelitian yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Inquiry. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas IV UPT SDN 21 Kandang Baniah Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan pada semester 1 tahun pelajaran 2024/2025. Data penelitian yang digunakan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan kualitatif berupa hasil observasi guru dan peserta didik. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dan terdiri dari empat kali pertemuan. Peningkatan hasıl belajar ditandai oleh peningkatan ketuntasan belajar peserta didik. Pada siklus 1 didapatkan hasil belajar IPAS 44%, sedangkan pada siklus II 87%. Pada pengamatan aktivitas guru dan peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 90%. Sedangkan pada aspek peserta didik siklus 1 yaitu 79%, lalu meningkat pada siklus II yaitu 89% Maka dapat simpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan model Inquiry dapat meningkat proses dan hasıl belajar peserta didik.

Korelasi Perilaku Dengan Tingkat Prestasi Siswa I’dadiyah Menggunakan Metode Apriori

Khairul Anam, Zaehol Fatah
Abstract: Perilaku siswa merupakan tindakan yang dimiliki oleh siswa yang dipengaruhi oleh sikap, dan tanggung jawabnya di sekolah, Penelitian ini dilakukan untuk memahami korelasi antara perilaku siswa dan tingkat prestasi akademik… ik di tingkat I’dadiyah, sebuah topik yang penting karena perilaku siswa sering dianggap sebagai salah satu faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan akademik. Metode Apriori dipilih karena kemampuannya dalam menganalisis pola asosiasi dari data besar dan menemukan hubungan tersembunyi antar variabel. Data yang digunakan dalam penelitian ini mencakup catatan disiplin, kehadiran, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran, serta interaksi sosial, yang kemudian dianalisis bersama dengan data prestasi akademik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku positif, seperti disiplin tinggi dan keterlibatan aktif dalam kelas, dengan capaian akademik yang lebih baik. Di sisi lain, perilaku yang kurang disiplin cenderung terkait dengan prestasi yang lebih rendah. Penemuan ini menegaskan pentingnya memantau dan membentuk perilaku siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi belajar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Apriori dapat menjadi alat yang efektif untuk memahami hubungan antara perilaku dan prestasi siswa, serta memberi kontribusi penting bagi para pendidik dalam merumuskan strategi pembelajaran yang lebih efektif dan berbasis data. Kesimpulan ini mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan yang lebih terukur dan tepat sasaran.

Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Siswa Kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Luh Toni Astuti
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana. Sebagian besar siswa belum mencapai ketuntasan minimal pada pelajaran pendidikan agama… Hindu.Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Hindu siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana dengan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK),yang dilaksanakan dalam 2 siklus.Subyek dalam penelitian ini siswa kelas III Sekolah Dasar Negeri 1 Sukadana tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 20 orang. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan deskriftif kuantitatif .Hasil penelitian menunjukkan hasil belajar siswa pada siklus I skor rata-rata hasil belajar dengan kategori rendah. Nilai rata-rata prestasi belajar siswa pada siklus I yaitu 76,00 dengan ketuntasan klasikal 70%, daya serap 76,00 %. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan ,rata-rata prestasi belajar menjadi 81,75 ketuntasan klasikal menjadi 95 % dan daya serap menjadi 81,75 %. Dan hasil analisis hasil belajar siklus I dan II mengalami peningkatan nilai rata-rata prestasi belajar sebesar 5,75 ketuntasan klasikal sebesar 25 % daya serap sebesar 5,75% dengan penerapan pembelajran kooperatif tipe think pair share. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan penerapan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share dapat meningkatkan prestasi belajar Pendidikan Agama Hindu. Diajukan saran kepada pihak terkait sebagai berikut (1) Guru Pendidikan Agama Hindu agar mencoba menerapkan pembelajaran kooperatif tipe think pair and share (2) Peneliti lain diharapkan mengadakan penelitian lanjutan terkait dengan penerapan model pembelajaran yang inovatif.

Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Cooperative Type Scramble Di Kelas IV UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh Kabupaten Solok Selatan

Tiara Fitrah Nabilla, Afrimon, Yelly Martaliza, Zulmi Aryani, Dian Sarmita
Abstract: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar siswa pada pelajaran Bahasa Indonesia. Solusi permasalahan tersebut, menggunakan model pembelajaran cooperative type scramble. Jenis penelitian ini… adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini siswa kelas IV UPT SDN 09 Sungai Pangkur pada semester II tahun ajaran 2023/2024. Penelitian ini menempuh dua siklus, yang setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses serta hasil belajar siswa. Hasil proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran cooperative type scramble siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru memperoleh nilai 57,58% dan aktivitas siswa 51,85%, pada pertemuan 2 aktivitas guru memperoleh nilai 78,70% dan aktivitas siswa 74,07%. Pada siklus II pertemuan 1 aktivitas guru memperoleh nilai 81,82% dan aktivitas siswa 77,78%, pada pertemuan 2 aktivitas guru memperoleh nilai 93,94% dan aktivitas siswa 92,59%. Berdasarkan data tersebut, maka proses pembelajaran sudah mencapai indikator keberhasilan. Pada hasil belajar Bahasa Indonesia siswa, kondisi hasil belajar pra-siklus hanya memperoleh persentase sebesar 25% lalu meningkat pada siklus I yaitu, 33,33% dan pada siklus II meningkat menjadi 87,50%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type scramble dapat meningkatkan proses serta hasil belajar siswa di kelas IV UPT SDN 09 Sungai Pangkur.

Penggunaan Alat Peraga Dengan Pendekatan Saintifik Sebagai Model Pembelajaran Efektif dan Penuh Makna Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

Didik Himmawan, Putri Fathimah Azzahra
Abstract: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui Observasi, Wawancara dan Dokumentasi. Analisis Data yang telah terkumpul akan dianalisis menggunakan pendekatan… an analisis tematik. Proses ini meliputi Koding data untuk mengidentifikasi tema dan pola yang muncul dari data.  Penggunaan alat peraga dengan pendekatan saintifik dalam pembelajaran SKI menjadi penting karena skil SKI bukan hanya keterampilan fisik semata, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam terhadap prinsip-prinsip ilmiah di balik teknik-teknik SKI. Dalam konteks ini, perlunya mengadopsi model pembelajaran efektif dan penuh makna untuk mata pelajaran SKI muncul karena memberikan pengalaman holistik kepada siswa, mencakup aspek fisik, mental, dan konseptual dalam pembelajaran keterampilan SKI. Dengan pendekatan saintifik, siswa tidak hanya mempraktikkan gerakan fisik, tetapi juga memahami konsep ilmiah di balik setiap tindakan, meningkatkan pemahaman mereka secara menyeluruh. Hal ini mendukung pengembangan keterampilan SKI yang berkelanjutan dan menyeluruh, sehingga mendukung visi pembelajaran yang berorientasi pada penerapan ilmu pengetahuan dalam kegiatan fisik, menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam dan bermakna.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Msiswa Kelas VII SMP Negeri 15 Krui

Gusti Ayu Putu Satyaningsih
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Hasil Belajar Agama Hindu Siswa   Kelas   VII   SMPN   15   Krui   Semester  I   melalui  penerapan   Model pembelajaran Kooperatif Type STAD tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian… 2024/2025. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMPN 15 Krui tahun pelajaran 2024/2025 sebanyak 11 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan lembar tes. Data yang didapatkan dari metode tes hasil belajar dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian dengan menerapkan Model pembelajaran Kooperatif Type STAD  ini menunjukkan bahwa (1) rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 77.24 Dengan rincian 7  siswa atau 63,63 % kategori bisa memenuhi target KKM yang di tetapkan  sekolah  standarnya adalah 75,sedangkan 4 orang siswa atau 36,36 % berada di bawah standar KKM ,jadi terdapat 4 orang siswa yang belum tuntas. Daya serap  siswa 77.24 %,  ,sedangkan pada siklus II rata-rata nilai tes hasil belajar adalah 78.19 dengan daya serap siswa adalah 85.71%. Tedapat 3 siswa atau 27,27% katagori di bawah KKM yang ditetapkan KKM Pendidikan Agama Hindu untuk kelas VII  adalah  75 dan 8 orang 85.71% katagori diatas KKM bidang study. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran   Kooperatif   Type   STAD   dapat   Meningkatkan   Hasil   Belajar Pendidikan  Agama  Hindu  Siswa  Kelas  VII  SMPN  15  Krui tahun  Pelajaran 2024/2025. Oleh karena itu peneliti menyarankan kepada guru untuk menerapkan Metode Kooperatif Type STAD dalam proses pembelajaran di kelas demi peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran.

Membangun Program Pelatihan Yang Efektik Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan

Shinta Nur Rosidah, Naura Reva Hayati, M.Nofal Alifi, Ferdi Maulana Mahardika
Abstract: Penelitian ini mengkaji efektivitas pelatihan karyawan dalam meningkatkan kinerja organisasi melalui studi literatur. Masalah yang diangkat adalah bagaimana organisasi dapat mengoptimalkan program pelatihan untuk menghadapi… api tantangan bisnis yang semakin kompetitif. Studi ini mengidentifikasi karakteristik program pelatihan yang efektif, termasuk kesesuaian dengan kebutuhan organisasi, variasi metode, dan integrasi teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan yang terencana dengan baik dapat secara signifikan meningkatkan produktivitas, keterlibatan karyawan, dan daya saing organisasi. Solusi yang diusulkan meliputi implementasi program pelatihan yang komprehensif, mencakup on-the-job training, pembelajaran jarak jauh, dan metode berbasis teknologi. Penelitian ini juga menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program pelatihan dalam jangka panjang.