Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan tanggung jawab konstitusional pemerintah dalam pemenuhan hak atas kesehatan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mulai dilaksanakan pada tahun 2024. Program…
ram ini merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan pangan bergizi. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan , pendekatan konseptual, dan pendekatan kebijakan. Data yang digunakan bersumber dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dianalisis secara kualitatif normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak atas kesehatan telah diatur secara jelas dalam Pasal 28H dan Pasal 34 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta dalam Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Tetapi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis masih menghadapi berbagai kendala, antara lain ketimpangan distribusi, kualitas pangan yang belum seragam, dan lemahnya koordinasi antar lembaga pelaksana. Berdasarkan teori hak konstitusional dan teori tanggung jawab negara, kegagalan dalam implementasi kebijakan dapat dikategorikan sebagai bentuk pelanggaran tanggung jawab konstitusional karena negara lalai menjalankan kewajiban positifnya terhadap rakyat.
Abstract:Studi ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi harga saham pasca-pandemi COVID-19 dan inkonsistensi hasil penelitian sebelumnya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari 15 perusahaan LQ45 (52 observasi).…
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA berpengaruh negatif dan signifikan terhadap harga saham, mengindikasikan bahwa peningkatan efisiensi aset belum tentu direspons positif pasar. Sebaliknya, Current Ratio berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa likuiditas perusahaan yang tinggi dianggap positif oleh investor. Sementara itu, Sales Growth tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap harga saham, menyiratkan bahwa pertumbuhan penjualan saja tidak selalu menjadi faktor utama bagi investor. Namun, secara simultan, ketiga variabel (ROA, CR, dan Sales Growth) secara signifikan memengaruhi harga saham, menjelaskan 38% dari variasi harga saham. Temuan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara efisiensi, likuiditas, dan pertumbuhan berkelanjutan bagi manajemen, serta penilaian komprehensif bagi investor.
Abstract:Bullying di sekolah masih menjadi persoalan serius yang mengancam tumbuh kembang anak, baik secara fisik, mental, maupun sosial. Di era digital, praktik bullying berkembang dalam bentuk baru yakni cyberbullying, yang membuat…
buat dampaknya lebih luas dan sulit dikendalikan. Artikel ini membahas pertanggungjawaban hukum terhadap bullying dan cyberbullying serta mendeskripsikan hasil pengabdian masyarakat berupa edukasi digital di MTS Muhammadiyah 1 Taman. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif melalui analisis regulasi hukum (UU Perlindungan Anak, KUHP, UU ITE) serta pendekatan sosio-legal melalui kegiatan penyuluhan hukum, simulasi kasus, dan diskusi interaktif. Guru juga mengadopsi tata tertib anti-bullying berbasis literasi hukum digital. Tujuan Artikel ini menegaskan pentingnya sinergi antara perlindungan hukum dan edukasi digital untuk menciptakan sekolah ramah anak.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh kegiatan organisasi terhadap prestasi akademik siswa kelas XI di MA Darunnajah 4 Tsurayya. Organisasi siswa dalam konteks pesantren Islam tidak hanya sebagai sarana pengembangan…
embangan keterampilan lunak, tetapi juga berfungsi sebagai alat pendidikan karakter. Metode kuantitatif dengan pendekatan survei digunakan, melibatkan 30 responden yang aktif dalam organisasi. Hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, dengan koefisien korelasi 0.862 dan nilai determinasi (R²) sebesar 0.744. Temuan ini menegaskan bahwa kegiatan organisasi siswa berkontribusi sebesar 74,4% terhadap prestasi akademik mereka. Studi ini menyimpulkan bahwa partisipasi dalam organisasi memainkan peran penting dalam membentuk disiplin, kepemimpinan, dan keunggulan akademik, oleh karena itu lembaga pesantren perlu menjaga keseimbangan antara tuntutan organisasi dan pembelajaran akademik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan, inovasi digital, dan transparansi produk terhadap kepuasan dan kepercayaan nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI), serta mengevaluasi peran kepercayaan…
sebagai variabel mediasi dalam hubungan antar variabel tersebut. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode survei terhadap nasabah BSI yang tersebar di wilayah penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak berpengaruh secara langsung terhadap kepuasan nasabah, meskipun secara umum dinilai sangat baik. Namun, kualitas layanan terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan nasabah, khususnya dalam hal keramahan, kecepatan layanan, dan kejelasan informasi syariah. Inovasi digital, seperti kemudahan aplikasi, efisiensi transaksi, dan keamanan data, terbukti meningkatkan kepuasan secara signifikan, tetapi tidak secara signifikan memengaruhi kepercayaan. Demikian pula, transparansi produk tidak berpengaruh langsung terhadap kepuasan, namun berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan nasabah. Selanjutnya, kepercayaan nasabah terbukti memberikan pengaruh positif terhadap kepuasan, dan menjadi mediator yang signifikan hanya dalam hubungan antara transparansi produk dan kepuasan nasabah. Sementara itu, kepercayaan tidak terbukti memediasi hubungan antara kualitas layanan maupun inovasi digital terhadap kepuasan secara signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kualitas layanan dan inovasi digital penting, keduanya memerlukan penguatan dimensi kepercayaan untuk dapat meningkatkan kepuasan nasabah secara optimal. Kejelasan informasi syariah, transparansi produk, dan penguatan trust menjadi kunci dalam membangun kepuasan nasabah dalam layanan perbankan syariah di era digital.
Abstract:Kitab Tafsir Jāmi‘ al-Bayān fī Tafsīr al-Qur’ān merupakan karya tafsir monumental yang ditulis oleh Imam Abu Ja‘far Muhammad ibn Jarir ibn Yazid ibn Khalid al-Ṭabari, yang lebih dikenal dengan nama Imam al-Ṭabari. Penelitian…
��abari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manhaj (metode) serta corak penafsiran yang digunakan oleh al-Ṭabari dalam karya tafsirnya tersebut. Fokus utama dari penelitian ini adalah menelusuri aspek-aspek intelektual dalam biografi al-Ṭabari, serta mengeksplorasi sumber-sumber, pendekatan metodologis, dan corak penafsiran yang menjadi karakteristik khas tafsirnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui telaah terhadap berbagai sumber literatur, baik primer maupun sekunder. Sumber primer berasal dari karya al-Ṭabari sendiri, sedangkan sumber sekunder diperoleh dari kajian-kajian ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jāmi‘ al-Bayān didominasi oleh pendekatan bi al-ma’tsūr, yaitu penafsiran yang bersumber dari riwayat-riwayat sahabat, tabi‘in, dan tabi‘ al-tabi‘in. Namun demikian, tafsir ini juga mengandung unsur ra’yī, ditandai dengan penggunaan penalaran kritis dalam menganalisis dan menyaring berbagai pendapat, guna membangun pemahaman yang objektif. Adapun metode yang digunakan oleh al-Ṭabari adalah metode taḥlīlī, yaitu penafsiran yang disusun secara sistematis berdasarkan urutan ayat dalam mushaf Utsmani, dengan pembahasan yang terperinci terhadap setiap ayat. Dari sisi corak penafsiran, sebagian pendapat menyatakan bahwa tafsir ini bercorak fikih, sementara pandangan lain menilai bahwa karya ini merupakan hasil integrasi antara tafsir bi al-ma’tsūr dan bi al-ra’y.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas metode analisis gunung es (iceberg analysis) dan proses U (U process) yang digunakan sebagai metode pembelajaran pada mata pelajaran Al-Qur'an Hadis kelas XI MAN 1 HST.…
Analisis gunung es digunakan untuk mengidentifikasi lapisan-lapisan makna yang terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur'an dan hadis, mulai dari makna literal hingga makna kontekstual dan implikatif. Sementara itu, proses U digunakan sebagai kerangka kerja untuk memfasilitasi proses refleksi dan internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur'an dan hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan analisis gunung es dan proses U dapat meningkatkan pemahaman siswa tentang Al-Qur'an dan hadis, serta mengembangkan kemampuan refleksi dan internalisasi nilai-nilai agama.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori pengambilan keputusan yang diterapkan di salah satu operasional toko grosir penjualan boneka yang ada di Kampung Boneka Cikampek. Dalam lingkungan bisnis yang kompetitif,…
pengambilan keputusan yang efektif menjadi kunci utama untuk keberhasilan toko grosir dalam memenuhi permintaan pasar dan meningkatkan profitabilitas. Dengan menggunakan pendekatan analisis keputusan yang melibatkan faktor-faktor seperti permintaan konsumen, persaingan harga, serta ketersediaan stok, penelitian ini mengidentifikasi berbagai model pengambilan keputusan yang digunakan oleh pengelola toko grosir boneka. Data ini dikumpulkan melalui wawancara secara langsung dengan pemilik toko grosir, serta analisis dokumen internal terkait kebijakan pengadaan dan distribusi barang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan pembelian dan penentuan harga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti tren konsumen dan fluktuasi harga bahan baku, sementara faktor internal seperti kapasitas gudang dan hubungan dengan pemasok juga memegang peranan penting. Penelitian ini memberikan wawasan mengenai pentingnya strategi pengambilan keputusan yang adaptif dalam menghadapi dinamika pasar yang cepat berubah.
Abstract:Peyek merupakan jenis makanan khas Indonesia sebagai pendamping atau lauk terutama untuk Nasi Pecel. Bu Sutarni adalah seorang janda yang untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya memproduksi peyek dan memasarkan dibeberapa…
a warung di wilayah Karawang khususnya daerah
Kosambi. Berdasarkan hasil survei dan penjelasan dari penelitian diperoleh informasi bahwa usaha ini
mengalami masalah yaitu : (1) Fluktuisasi harga bahan baku; (2) belum memiliki sistem pemasaran online
yang dapat menjangkau pemasaran lebih luas dengan hanya mengandalkan pemasaran langsung (offline)
atau penempatan di warung dan pasar, sehingga dengan omzet yang dimiliki tidak sebesar saat
menggunakan digital marketing. Memperhatikan permasalahan tersebut peneliti menganalisis bahwa
permasalahan yang dihadapi usaha peyek ini adalah pada harga bahan baku yang terus meningkat serta
dalam memasarkan produk hanya mengandalkan promosi mulut ke mulut. Pengambilan keputusan
merupakan aspek fundamental dalam pengelolaan UMKM, termasuk UMKM peyek sebagai bagian dari
sektor kuliner tradisional. Artikel ini mengkaji teori pengambilan keputusan berdasarkan rasionalitas
terbatas (bounded rationality) dalam konteks UMKM peyek dan membandingkannya dengan UMKM
pesaing di sektor yang sama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara
mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM
peyek cenderung adaptif terhadap kebutuhan pasar lokal namun kurang memiliki strategi jangka panjang
yang terencana. Sebaliknya, UMKM pesaing lebih terfokus pada analisis data dan pemasaran digital,
meskipun kurang fleksibel terhadap perubahan pasar. Studi ini menyarankan integrasi antara pendekatan
tradisional dan modern untuk meningkatkan daya saing UMKM peyek di pasar yang semakin kompetitif.
Abstract:Fenomena dispensasi kawin di Pengadilan Agama Martapura menjadi perbincangan hangat, mengingat semakin tingginya angka permohonan dispensasi kawin yang diajukan oleh pihak yang ingin menikah di bawah usia yang diatur oleh…
h perundang-undangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dispensasi kawin dari perspektif hukum positif dan syariah, serta implikasinya terhadap kehidupan sosial masyarakat. Secara yuridis, dispensasi kawin yang diajukan ke Pengadilan Agama harus memenuhi syarat-syarat yang telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Namun, terdapat ketegangan antara ketentuan hukum negara dan pandangan agama terkait batasan usia minimal untuk menikah. Dari sisi syariah, pernikahan di bawah usia yang ditetapkan dapat menimbulkan berbagai permasalahan baik dari segi kesehatan, psikologis, maupun sosial, meskipun dalam beberapa kondisi, dispensasi kawin dipandang sebagai solusi bagi individu yang berada dalam situasi darurat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus pada Pengadilan Agama Martapura, dengan menganalisis keputusan-keputusan yang dikeluarkan terkait dispensasi kawin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun hukum negara memberikan ruang untuk dispensasi, namun nilai-nilai syariah tetap mengedepankan perlindungan terhadap hak-hak anak dan perempuan. Oleh karena itu, kebijakan pengadilan perlu memperhatikan aspek-aspek perlindungan tersebut dalam memutuskan setiap permohonan dispensasi kawin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan hukum keluarga Islam, khususnya terkait dengan usia pernikahan dan dispensasi kawin di Indonesia.