Search Articles & Publications

Showing 126 articles found for "Link"

Tourism as an Alternative Sector for Regional Economic Transformation in Kutai Kartanegara Regency: A Systematic Literature Review

Hayyun Hardika, Diana Lestari, Juliansyah Roy
Abstract: Kutai Kartanegara Regency, East Kalimantan Province, has long depended on coal mining and petroleum as its primary economic drivers. This dependence creates structural vulnerability to global commodity price fluctuations… and long-term sustainability challenges. This article presents a systematic literature review examining tourism as an alternative sector for regional economic transformation in Kutai Kartanegara. Drawing on 15 peer-reviewed studies from 2016–2024, the review synthesizes evidence on: (1) the role of tourism-led growth and its multiplier effects on local economies; (2) community-based tourism (CBT) as an inclusive development model; (3) structural transformation theory as a framework for economic diversification; and (4) the specific potentials and constraints facing tourism development in resource-dependent regions. The review finds that tourism exhibits significant forward and backward economic linkages, stimulates SME growth and creative economy, and can meaningfully reduce reliance on extractive industries. Key barriers include infrastructure gaps, limited human resource capacity, and suboptimal governance coordination. The findings provide a theoretical and empirical foundation for the ongoing field research into tourism's transformative role in Kutai Kartanegara's regional economy.

Linking Employee Training And Development To Enhanced Customer Satisfaction In Hotels

Sandy, M. Yusuf
Abstract: This study aims to examine the relationship between employee training and development programs and customer satisfaction levels within the hospitality sector, with a particular focus on MaxOne Hotels in Makassar. Employing… ng a mixed-methods approach, the research integrates employee surveys, customer feedback, and performance metric analysis to assess the influence of training programs on service quality and customer experiences. The findings reveal that employee training and development variables account for only 1.4% of the variance in customer satisfaction, with the remaining 98.6% influenced by other factors. Nevertheless, well-structured training program designs were shown to significantly enhance employees' critical thinking, communication, emotional regulation, and problem-solving skills. Furthermore, technology-based training demonstrates substantial potential for improving service efficiency and facilitating adaptation to operational innovations. In conclusion, while the direct impact of training on customer satisfaction is relatively minor, thoughtfully designed training programs remain essential for delivering high-quality customer experiences and sustaining competitiveness in the industry. This research offers valuable insights into strategies for optimizing training effectiveness in the hospitality sector.   

Factors Associated with the Occurrence of Diarrhea in Babies Under Five Years Old in the Public Health Center Kebun Kopi Jambi City

Marlian Yuniati, Dwi Noerjoedianto, Silvia Mawarti Perdana
Abstract: Diarrhea is an infection of the digestive tract that poses a global health challenge, including in Indonesia. It is characterized by defecation occurring three or more times in children, or more than four times in neonates… es within 24 hours, with stools that are soft or liquid, and sometimes contain blood. The incidence of diarrhea at the Kebun Kopi Health Center is particularly high. This study aims to analyze the factors related to the incidence of diarrhea in the working area of the Kebun Kopi Community Health Center, Jambi City. The research utilized a cross-sectional study design, with a population of 843 people, from which 71 samples were selected through accidental sampling. Data were collected through observation and questionnaires, and analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results indicate a significant relationship between latrine ownership (p-value 0.000), hand washing behavior (p-value 0.000), and knowledge (p-value 0.000) with the incidence of diarrhea. The variables associated with the incidence of diarrhea at the Kebun Kopi Health Center in Jambi City include latrine ownership, hand washing behavior, and knowledge. The high incidence of diarrhea is closely linked to inadequate sanitation, poor hand washing practices, and low levels of health knowledge. To significantly reduce the incidence of diarrhea, it is essential to improve access to proper sanitation, promote effective hand washing practices, and enhance public knowledge about essential health practices.

Manajemen Kepengurusan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Fernanda Al Welery, Mustofa, Nur Rochmat
Abstract: Lembaga yang sudah ada sejak dahulu, bahkan sebelum kemerdekaan adalah pondok pesantren. Di Pondok Pesantren Darunnajah 02 Cipining sendiri menerapkan sistem Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC), dalam penerapannya… ya peneliti menemukan masalah yang terjadi dalam  kedisiplinan santri, seperti banyaknya santri yang telat jama’ah shalat fardu, banyaknya pelanggaran bahasa, dan melanggar tata tertib bagian keamanan. Penelitian ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 cipining yang akan membahas tentang manajemen kepengurusan (OSDC) dalam meningkatkan kedisiplinan santri. Instrumen penelitian ini adalah peneliti dapat terlibat langsung dengan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam proses pengumpulan data dan sumber informasi yang sesuai dengan fokus penelitian manajemen kepengurusan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining 2 Bogor. Dalam penerapannya OSDC dibagi menjadi beberapa bagian atau divisi dengan perencanaan mengawas kedisiplinan santri dalam kegiatan sehari-hari. dalam pengorganisasian Kepengurusan OSDC dibagi menjadi beberapa divisi yaitu Divisi Keamanan, Divisi Ibadah, Divisi Pengajaran, dan Divis Bahasa, dan Divisi-divisi tersebut bekerja sama untuk mendisiplinkan santri selama 24 jam, dan dalam pengontrolannya setiap divisi terjun langsung kelapangan untuk mengontrol keseharian santri. Mereka telah diberiakan wewenang oleh pimpinan pesantren dan di bawah naungan Departemen Pengasuhan Santri langsung untuk menjalankan amanah ini. Adapun faktor penghambatnya diantaranya kurangnya tanggung jawab pengurus OSDC dan kesadaran santri.

Pemberian Imunisasi Pada Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) di Kelurahan Gerogol, Kecamatan Gerogol – Kota Cilegon

Desty Endrawati Subroto, Yuliawati, Cecep Warman, Fidziah
Abstract: Imunisasi merupakan Langkah untuk mencegah penyakit menular dengan cara memberikan vaksin pada seseorang sehingga tubuhnya resisten terhadap penyakit tertentu. Dalam prosesnya imunisasi dilakukan dengan cara pemberian vaksin… ksin yang akan diberikan melalui suntik ataupun minum. Adapun, tujuan imunisasi adalah  untuk membentuk imun tubuh yang kuat, meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak, dan melindungi tubuh dari berbagai penyakit yang beresiko kematian. Dalam rangka Imunisasi Nasional (BIAN), pada bulan Mei Tahun 2023 dilakukan kegiatan PKM Pemberian Imunisasi Campak Rubela di Posyandu Seroja 1 Link, Ciora Tengah, Kelurahan Gerogol – Kota Cilegon. Kegiatan ini melibatkan UPTD Gerogol, segenap Bidan Desa dan Kader Posyandu. Dalam melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat tentang pemberian  Imunisasi di Kelurahan Gerogol. Metode yang diterapkan pada kegiatan ini : A. Perencanaan, B. Pelaksanaan, C. Evaluasi. Adapun, tujuan  diadakannya Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini yakni menciptakan kegiatan yang mampu untuk mengurangi tingkat penyebaran penyakit menular seperti campak dan rubella sehingga hal ini bisa dicegah dengan melakukan imunisasi secara berlangsung.

Pengembangan Organisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Di Desa Bojonggambir Kecamatan Bojonggambir Kabupaten Tasikmalaya

Lian Ayu Kembarani, Andi, Nidia Rismania Dewi
Abstract: Studi ini terinspirasi oleh fenomena pengembangan organisasi yang bertujuan untuk mendorong kemajuan dan pertumbuhan usaha desa. (BUMDes). Studi ini bertujuan untuk memahami perkembangan badan usaha milik desa (BUMDes) di… i desa Bojonggambir, wilayah Tasikmalaya. Dalam studi ini, penulis menggunakan teori Seattle. Studi ini adalah penelitian teknis yang menggunakan metode kualitatif, dan seiring dengan kemajuan penelitian, deskripsi tentang objek-objek tertentu sedang dibuat. Studi teknis ini bertujuan untuk memformalkan, mendokumentasikan, menganalisis, menjelaskan, atau menginterpretasikan situasi terkini yang sedang terjadi. Ini juga mencakup personel yang menyediakan informasi penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisis data, dan teknik validasi data. Kelompok subjek dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari karyawan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Bojonggambir, pejabat desa, dan perwakilan warga setempat. Berdasarkan diskusi mengenai pengembangan BUMDes di desa Bojonggambir dan sekitarnya, dapat disimpulkan bahwa tujuan utama telah tercapai secara fundamental. Namun, kerjasama (jaringan) antara organisasi belum sepenuhnya terjalin, dan kolaborasi dengan "Belt and Road" hanya dibangun sebagai agen Brilink, yang bertujuan untuk mengembangkan program yang komprehensif.

Menumbuhkan Sikap Positif: Strategi Peningkatan Kesejahteraan Emosional Dan Ketangguhan Bagi Polisi Baru Lulus

Imaniar Sefariti Tampang Allo, Muh Rajan Piara
Abstract: Polisi yang baru lulus dari akademi seringkali menghadapi tantangan besar ketika memasuki dunia kerja. Tantangan ini banyak mencakup adaptasi terhadap tekanan kerja, ekspektasi masyarakat, serta kebutuhan untuk mengambil&#8230; keputusan cepat dalam situasi sulit. Psikoedukasi ini bertujuan untuk meningkakan pemahaman terkait pentingnya sikap positif, kesejahteraan emosional, dan ketangguhan khususnya bagi polisi baru lulus. Pelaksanaan program psikoedukasi ini dilakukan pada tanggal 20 November 2024. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah psikoedukasi berbasis media visual berupa poster. Psikoedukasi dilakukan dengan pemberian link google form terlebih dahulu untuk mengisi pre-test, kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi, dan di tutup dengan pemberian link google form untuk mengisi post-test. Hasil dari pelaksanaan psikoedukasi ini yaitu menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (sig. 0,002 < 0,05) dalam rata-rata skor pemahaman peserta setelah mengikuti program. Hal ini menunjukkan bahwa metode psikoedukasi dengan media visual efektif dalam menigkatkan pemahaman terkait pentingnya sikap positif, kesejahteraan emosional, dan ketangguhan.

Strategi dan Mekanisme Teori Kebijakan Moneter

Andriani Maghfiroh F.S, Yanuar Imam Ardiansyah, Rini Puji Astuti
Abstract: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang terus mengalami pasang surut membutuhkan pengelolaan dan kebijakan yang baik untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu kebijakan yang digunakan untuk meningkatkan dan menjaga kestabilan&#8230; estabilan pertumbuhan ekonomi pada suatu negara adalah dengan menggunakan kebijakan moneter (monetary policy). Kebijakan moneter merupakan ilustrasi kebijakan yang digunakan untuk mengatasi permasalahan ekonomi dengan tujuan utama adalah memelihara kestabilan nilai rupiah. Kebijakan moneter juga sebagai senjata untuk mengatur jalannya perekonomian dan khususnya mengendalikan ekonomi makro agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan yaitu dengan beberapa instrumen kebijakan moneter yang telah ditetapkan. Untuk dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi namun tetap stabil maka itu tidaklah mudah jika tidak diikuti oleh kemampuan variabel makroekonomi. Fokus kebijakan moneter dalam stabilitas harga kurang memperhitungkan risiko akibat interaksi sistem keuangan dengan makroekonomi dan macrofinancial linkages. Penggunaan kebijakan moneter berdasar pada Inflation Targeting Framework memang menunjukkan keberhasilan dengan menurunkan tingkat inflasi, mendorong pertmbuhan ekonomi serta menekan tingkat suku bunga, kondisi seperti ini sangat memungkinkan munculnya pertumbuhan kredit berlebih yang menjadi penyebab munculnya moral h azard para pelaku bisnis.

Analisis Kinerja Karyawan Gacoan Dalam Lingkungan Kerja Yang Dipengaruhi Etika Kepemimpinan

Salsabila Intan Nur Arfiananda, Ramadhan Ridho Fadhulloh Iswandi, Yulita Puspasari, M. Isa Anshori
Abstract: Kepemimpinan etis dan kepuasan kerja karyawan saling terkait erat. Secara umum, pekerja cenderung lebih terlibat dan merasa puas ketika mereka memandang pemimpinnya transparan, jujur, dan adil. Dalam praktiknya, etika kepemimpinan&#8230; pemimpinan melibatkan eksplorasi bagaimana setiap keputusan akan mempengaruhi kinerja karyawan di suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja karyawan dalam linkungan kerja yang dipengaruhi oleh etika kepemimpinan. Metode yang digunakan ialah metode penelitian kuantitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan survei pada 16 karyawan franchise Gacoan di daerah Jalan Ahmad Yani, Surabaya. Melalui suvei yang telah dilakukan, maka hasil dari penelitian ini ialah implementasi etika kepemimpinan pada franchise Gacoan dinilai cukup baik.

Hubungan Antara Pengetahuan, Perilaku Dan Keteraturan Pola Makan Terhadap Kejadian Gastritis Pada Remaja Di Klinik Citra Sehat Kutajaya

Rode Elizabeth Sianipar, Fitriana Suprapti, Anna Rejeki Simbolon
Abstract: Gastritis ialah sesuatu peradangan mukosa alat pencernaan yang sangat kerap terjalin dampak kebiasaan makan yang tidak menentu. Kebiasaan makan yang tidak normal menyebabkan lambung menjadi lebih sensitif dan diikuti dengan&#8230; gan peningkatan asam lambung. Faktor risiko lain yang dapat menyebabkan gastritis merupakan peradangan bakteri Helicobacter Pylori, komsumsi minuman beralkohol, merokok, stress, dan mengkonsumsi makanan yang tidak bersih. Dari hal tersebut akan menmbulkan dampak terhadap kesehatan karena kurangnya pengetahuan, perilaku dan sikap dalam keteraturan pola makan. Penelitan ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, perilaku dan keteraturan pola makan terhadap kejadian gastritis pada sampel anak remaja di Klink Citra Sehat Kutajaya sebanyak 80 orang. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif dengan deskriptif analitik serta analisis data menggunakan Kendall’s tau b. Hasil uji statistik didapatkan pada variabel pengetahuan dengan p value 0.037 (p = <0.05), variabel perilaku dengan p value 0,000 (p=<0.05), dan variabel pola makan diperoleh p value sebesasr 0.001 (p=<0.05) yang mengisyaratkan bahwa adanya hubungan signifikan antara variabel secara keseluruhan. Disarankan remaja diharapkan dapat lebih mudah mengidentifikasi keluhan gastritis dan lebih memperhatikan ketika mereka mulai mengalami gejala kebiasaan makan yang tidak menentu.