Abstract:Penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja SMA menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan karena dampaknya yang merugikan kesehatan dan masa depan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor…
r penyebab, dampak penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja SMA, dan tingkat pengetahuan remaja terhadap narkoba, serta upaya pencegahannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara ke beberapa siswa SMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor utama penyalahgunaan narkoba adalah pengaruh teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, dan keinginan untuk mencoba hal baru. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan peran keluarga, sekolah, dan masyarakat, dalam memberikan edukasi dan pengawasan yang efektif, serta pengembangan program pencegahan yang berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja dapat diminimalisir dan generasi muda dapat tumbuh sehat dan produktif.
Abstract:Masalah kenakalan anak di Indonesia akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, terutama terkait kejahatan yang dilakukan oleh anak di bawah umur. Faktor penyebab tindak pidana persetubuhan terhadap anak antara lain rendahnya…
ya tingkat pendidikan, kemiskinan, kurangnya perhatian orang tua, kemudahan akses narkoba, dan mudahnya mengakses konten pornografi melalui handphone, televisi, dan internet. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemidanaan anak sebagai pelaku tindak pidana persetubuhan terhadap anak dan pertimbangan hukum oleh majelis hakim dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw.
Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus, serta bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan hukum pidana materiil dalam Putusan Nomor 8/Pid.Sus-Anak/2023/PN-Byw belum sepenuhnya tepat. Dakwaan penuntut umum masih bersifat alternatif, sedangkan dakwaan pada Pasal 81 ayat (2) Jo Pasal 76D Undang-Undang Perlindungan Anak lebih sesuai dengan unsur-unsur dalam kasus ini. Selain itu, pertimbangan hukum majelis hakim kurang tepat karena pidana yang dijatuhkan terlalu rendah. Hakim lebih menekankan pada usia pelaku dan perbuatan yang dilakukan, namun kurang memperhatikan kerugian immaterial, terutama rusaknya masa depan anak korban yang seharusnya menjadi pertimbangan penting dalam penjatuhan pidana.
Abstract:Misinformasi di media sosial telah menjadi masalah signifikan yang memengaruhi kehidupan sosial, politik, dan kesehatan publik. Kemajuan teknologi dan penggunaan platform media sosial memudahkan penyebaran informasi, tetapi…
api juga meningkatkan risiko informasi yang tidak akurat. Penelitian ini menganalisis faktor penyebab dan dampak misinformasi di media sosial, menggunakan metode tinjauan pustaka. Hasilnya menunjukkan bahwa algoritma media sosial, emosi pengguna, dan rendahnya literasi digital mempercepat penyebaran misinformasi, yang memperburuk polarisasi sosial dan ketidakpercayaan terhadap media. Solusi yang diusulkan adalah edukasi media, verifikasi fakta, dan perubahan algoritma untuk mengurangi dampak negatifnya.
Abstract:Penelitian studi kasus ini bertujuan untuk memahami dan mengetahui anak berkebutuhan khusus tunadaksa yang meliputi karakteristik, faktor penyebab, serta faktor penghambat yang dialami tunadaksa. Penyandang tunadaksa merupakan…
upakan seseorang yang mengalami kelainan ortopedik (salah satu bentuk berupa gangguan dari fungsi normal pada tulang, otot, dan persendian yang mungkin karena bawaan sejak lahir, penyakit atau kecelakaan), sehingga apabila mau bergerak atau berjalan memerlukan alat bantu. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, peneliti mengumpulkan data dengan turun langsung ke lapangan, kemudian mengamati gejala yang sedang diteliti serta wawancara dengan memberikan pertanyaan kepada narasumber yaitu orang tua/ wali dari ABK tunadaksa, dan pengambilan dokumentasi selama observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan karakteristik yang dialami ABK tunadaksa meliputi 1) fisik tubuh yang kurang sempurna, 2) fungsi anggota gerak tubuh kurang normal, dan 3) adanya gangguan bicara. Dan faktor penyebab tersebut meliputi: 1) bawaan sejak lahir, 2) kelahiran bayi premature, 3) terjadi gangguan/ kecelakaan saat kehamilan ibu, dan 4) nutrisi yang kurang mencukupi. Kemudian faktor penghambat pada proses penyembuhan ABK tersebut yaitu, keadaan ekonomi yang kurang mencukupi, mahalnya biaya pengobatan, dan jauhnya lokasi tempat pengobatan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mempermudah cara siswa dalam muhadasah pada maharatul kalam minimal perkenalan. Subjek penelitian ini adalah ekskul bahasa arab yang berjumlah 10 orang siswa yang terdiri…
ri dari: 4 orang siswa laki-laki dan 6 orang siswi prempuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode/praktek muhadasah dalam bahasa arab yaitu dapat menigkatkan kompentisi dalam berbicara dan mampu membunyikan huruf demi huruf kata demi kata dalam bahasa arab. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik pada praktek muhadasah satu sama lain maksudnya lawan bicara. Sampel penelitian ini adalah siswa dan siswi MAN 1 deli Serdang yang mengikuti ekskul Bahasa arab. Data yang di peroleh kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi muhadasah siswa dan siswi man 1 deli Serdang kurang baik, faktor-faktor penyebabnya kurangnya kemampuan berbahasa arab di man 1 deli Serdang dikarnakan tidak diterapkannya pembiasaan dalam berkomunikasi Bahasa arab sehingga perlunya pihak sekolah menfasilitasi guru yang hendak melakukan inovasi pembelajaran dengan memberi kesempatan kepada guru untuk menerapkan berbagai metode dalam pembelajaran Bahasa Arab. Mempersiapkan materi ajar yang inovatif sangat penting untuk memudahkan guru dan siswa dalam pembelajaran. Di lapangan masih jarang guru Bahasa Arab yang menyiapkan materi ajar yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk untuk pembelajaran Bahasa Arab.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus seperti tunarungu, dan tunagrahita dengan cara-cara terbaik dalam memberikan dukungan kepada anak-anak dengan kebutuhan khusus ini. Masalah…
utama yang dihadapi anak tunarungu, dan tunagrahita adalah keterbatasan dalam aspek komunikasi, perkembangan kognitif, serta mobilitas yang dapat memengaruhi kualitas hidup mereka. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita tunarungu, dan tunagrahita. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak tunarungu, dan tunagrahita ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) Faktor genetik, 2) Lingkungan, 3) Infeksi, 4) Cedera, 5) Masalah kesehatan selama kehamilan. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita tunarungu dan tunagrahita adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat terhadap proses penyembuhan adalah tingginya biaya pengobatan, dan biaya berkelanjutan ini memberikan beban finansial bagi orang tua si anak.
Abstract:Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar matematika peserta didik, Penyebabnya pendidik belum menerapkan model pembelajaran yang tepat. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan…
an model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek peserta didik kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao tahun ajaran 2024/2025. Setelah dilakukan penelitian, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar. Pada siklus I diperoleh ketuntasan hasil belajar sebesar 72% meningkat pada siklus II menjadi 92%, peningkatannya sebesar 20%. Sedangkan hasil pengamatan aktivitas pendidik siklus I diperoleh sebesar 75% meningkat pada siklus II menjadi 95%, peningkatannya sebesar 20%. Dan hasil pengamatan aktivitas peserta didik pada siklus I sebesar 74% meningkat pada siklus II menjadi 83%, peningkatannya sebesar 9%. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK dapat meningkatkan hasil belajar matematika di kelas IV B SD Negeri 04 Bariang Rao-Rao Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling umum ditemukan pada wanita dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di seluruh dunia. Ketepatan dalam diagnosis kanker payudara menjadi sangat krusial…
l untuk penanganan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa algoritma Naive Bayes dan Random Forest dalam mengklasifikasikan kanker payudara menggunakan dataset Breast Cancer Wisconsin. Metodologi penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari dataset Breast Cancer Wisconsin yang terdiri dari 569 sampel dengan 32 atribut. Proses preprocessing data meliputi konversi data dari format nominal ke binominal untuk atribut diagnosis. Implementasi algoritma menggunakan tools RapidMiner dengan pendekatan cross validation (k=10) untuk evaluasi model yang lebih robust. Performa kedua algoritma dibandingkan menggunakan berbagai metrik evaluasi termasuk accuracy, precision, recall, dan analisis confusion matrix. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest memberikan performa yang lebih unggul dengan tingkat akurasi 94,91% (±5,06%), precision 95,33%, dan recall 93,90%. Sementara itu, Naive Bayes mencapai akurasi 93,51% (±5,30%), precision 93,68%, dan recall 92,67%. Random Forest juga menunjukkan keunggulan dalam mengurangi false positive, dengan hanya 8 kasus dibandingkan 15 kasus pada Naive Bayes. Analisis confusion matrix menunjukkan bahwa kedua algoritma memiliki kemampuan yang baik dalam mengklasifikasikan kasus kanker payudara, meskipun Random Forest menunjukkan performa yang lebih stabil dan akurat. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kedua algoritma efektif untuk klasifikasi kanker payudara, dengan Random Forest menunjukkan keunggulan dalam hal akurasi dan presisi. Hasil ini dapat menjadi pertimbangan dalam pengembangan sistem pendukung keputusan untuk diagnosis kanker payudara, dimana Random Forest dapat menjadi pilihan utama ketika akurasi menjadi prioritas, sementara Naive Bayes tetap menjadi alternatif yang valid ketika kesederhanaan implementasi dan efisiensi komputasi diperlukan.
Abstract:Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus down syndrome. Down syndrome adalah gangguan pada susunan kromosom yang ditandai oleh retardasi mental mulai dari sedang hingga berat dan merupakan…
pakan sindrom bawaan yang muncul sejak lahir, disebabkan adanya perkembangan fetus yang abnormal. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita down syndrome. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak down syndrome ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) usia ibu yang lebih tua, 2) usia kandungan kurang dari 9 bulan (Prematur), 3) perkembangan anak. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita down syndrome adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat dalam proses treatment untuk penyembuhan adalah biaya terapi yang tinggi, biaya yang terus menerus inilah yang menjadi beban finansial yang berat bagi orang tua.
Abstract:Stres kerja merupakan tantangan signifikan bagi anggota Polri, yang dapat berdampak negatif pada performa kerja dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab stres kerja dan…
an mengimplementasikan intervensi konseling guna membantu anggota Polri di Polda Sulawesi Selatan mengelola stres. Metode penelitian menggunakan pendekatan konseling. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas anggota Polri mengalami stres kerja dengan variasi tingkat, dipicu oleh beban kerja berlebihan, lingkungan kerja yang menekan, dan kurangnya dukungan psikologis. Intervensi konseling difokuskan pada peningkatan pemahaman tentang manajemen stres, teknik relaksasi, pengelolaan waktu, dan komunikasi efektif. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa pendekatan konseling dapat membantu anggota Polri mengidentifikasi sumber stres, mengembangkan strategi koping, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dan intervensi sistematis dalam mengatasi stres kerja pada anggota kepolisian, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan institusi kepolisian.