Search Articles & Publications

Showing 1312 articles found for "Kepada"

Hubungan Moral Distress Terhadap Kinerja Tenaga Kesehatan Di UPTD Puskesmas Kamonji Palu

Sri Auliannisa, Viere Allanled Siauta, Elin Hidayat
Abstract: Moral distress bersifat menyebar yang dapat mengarah ke sejumlah konsekuensi dan dapat membahayakan perawat, mengurangi kualitas perawatan klien dan berkontribusi terhadap menurunnya jumlah tenaga kesehatan. Hasil observasi… asi dan wawancara terhadap 7 petugas kesehatan didapatkan bahwa dalam melakukan aktivitas kerja sehari-hari, hasil yang didapatkan belum optimal serta terjadi penurunan disiplin karyawan masih dirasakan. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya pekerjaan yang dibebankan kepada petugas kesehatan dan penempatan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kompetensi petugas. Kurangnya disiplin pegawai seperti tidak tepat waktu dengan jam kerja, jam masuk, jam pulang dan apel pegawai.Tujuan penelian ini adalah diketahuinya hubungan moral distress terhadap kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kamonji. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif  dengan pendekatan analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan tenaga kesehatan yang bekerja di UPTD Puskesmas Kamonji sebanyak 84 orang. Sampel berjumlah 46 orang, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Hasil penelitian dari 46 responden moral distress tenaga kesehatan yang tinggi sebanyak 22 responden (47,8%) dan moral distress tenaga kesehatan rendah sebanyak 24 responden (52,2%). Kinerja baik sebanyak 28 responden (60,9%) dan kurang baik sebanyak 18 responden (39,1%), uji Chi-Square p value: 0,005 (p value ≤ 0,05). Simpulan ada hubungan moral distress terhadap kinerja tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Kamonji.

Hubungan Penggunaan Metode Komukasi Efektif SBAR Dengan Pelaksanaan Timbang Terima (Handover) Di RSUD Anuntaloko Parigi

Siti Rahayu, Surianto, Sintong H. Hutabarat3
Abstract: RSUD Anuntaloko Parigi yang merupakan salah satu Rumah Sakit yang berada didaerah Parigi, dengan jumlah perawat 36 orang untuk ruangan rawat inap Akasia dan Agatis, dari hasil wawancara dengan 2 ketua tim dan 4 perawat pelaksana&#8230; elaksana diruangan Akasia dan Agatis mengatakan bahwa dalam melaksanakan komunikasi SBAR pada saat pelaksanaan timbang terima masih mengalami kendala, perawat masih belum sepenuhnya menerapkan sesuai SPO karena terburu-buru sehingga pada pelaksanaannya belum sesuai SBAR. Tujuan penelitian diketahuinya hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi.  Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini merupakan 18 perawat di ruangan Akasia dan 18 perawat di ruangan Agatis RSUD Anuntaloko Parigi yaitu berjumlah 36 orang pada bulan Januari sampai April tahun 2023. Sampel berjumlah 36 orang. Teknik  Total Sampling. Hasil Penelitian  Metode SBAR  sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Timbang terima (handover)  sebagian besar baik berjumlah 27 orang (75%) dan kurang berjumlah 9 orang (25%). Uji Chi-square diperoleh p-value =0.000 (<p=0.05) yang berarti ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Kesimpulan Ada Hubungan penggunaan metode komunikasi efektif SBAR dengan pelaksanaan timbang terima (handover) di RSUD Anuntaloko Parigi. Saran  diharapkan lebih meningkatkan penerapan komunikasi SBAR secara efektif saat handover terutama di Ruang pelayanan dengan cara memberikan pelatihan kepada perawat tentang komunikasi SBAR agar menghasilkan kepuasan kerja sehingga meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dalam mencapai derajat kesehatan

Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kunjungan Antenatal Care Di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu

Nur Ainun Farkhia, Ni Nyoman Elfiyunai, Vidya Urbaningrum
Abstract: Kepatuhan ibu dalam melakukan pemeriksaan kehamilan sangat berhubungan dengan dukungan dari keluarga. Studi pendahuluan mengatakan bahwa ada 3 orang ibu hamil yang masih kurang mendapatkan dukungan keluarga seperti: dukungan&#8230; ngan informasi, instrumental, penilaian dan emosional. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan dukungan keluarga terhadap kunjungan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini keseluruhan ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kec.Tatanga dimana untuk tanggal penelitian 13-26 Juli 2023 dengan sampel 86 ibu hamil trimester III dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling yaitu sebanyak 86 ibu hamil trimester III. Hasil penelitian dari 86 responden didapatkan ada 53 (61.6%) ibu hamil yang mendapatkan dukungan keluarga dengan kategori baik dan kunjungan antenatal care lengkap sebanyak 45 (52.3%) ibu hamil. Hasil analisis bivariat menggunkana uji statistik chi square didapatkan nilai p-value 0,000<0.05. Simpulannya ada hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kunjungan antenatal care di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu. Saran bagi masyarakat terutama keluarga ibu hamil yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Sangurara Kota Palu agar lebih dapat memberikan dukungan kepada ibu hamil untuk melakukan kunjungan antenatal care secara lengkap.

Strategi Penyiaran Dakwah Radio Al-Fatih 107.3 FM Medan dalam Meningkatkan Pengetahuan Keislaman

Evi Rahmi, Dina, Syukur Kholil, Ali Akbar
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi penyiaran dakwah radio Al-Fatih 107.3 FM Medan dalam meningkatkan pengetahuan keislaman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: 1). Strategi penyiaran dakwah&#8230; radio Al-Fatih, 2). Cara menentukan materi siaran dakwah di radio Al-Fatih untuk meningkatkan pengetahuan keislaman, dan 3). Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam proses penyiaran dakwah di radio Al-Fatih dalam program Hikmah sore Live. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. pendekatan kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Pendekatan kualitatif ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan strategi penyiaran dakwah di radio Al-Fatih 107.3 FM Medan di lakukan dengan tiga tahapan yaitu: Pertama, perumusan program, dengan menetapkan tema yang mana seluruhnya diserahkan kepada narasumber dan menetapkan jadwal siaran. Kedua, pelaksanaan program, di lakukan dengan penyampaian materi disertai dengan sesi tanya jawab melalui telepon, antara penyiar, pendengar dan narasumber. Ketiga, evaluasi program, dengan melakukan peninjauan waktu siaran sesuai dengan waktu yang ditetapkan oleh narasumber. Adapun cara dai menentukan materi siaran dakwah untuk meningkatkan pengetahuan keislaman yaitu dengan menentukan materi yang aktual atau sesuai permasalahan yang di alami masyarakat. Adapun faktor pendukung dan faktor penghambat dalam program Hikmah Sore Live yaitu, faktor pendukungnya hanya komitmen antara manager dan ustadz, sedangkan faktor penghambatnya yaitu, ketika Ustadz berhalangan hadir karena adanya rapat MUI ataupun kegiatan ceramah yang lain.

Perkara Gaib Pada Ritual Masyarakat Islam Sunda (Studi Buku Cosmology And Social Behavior In A West Javanese Settlement, Robert Wessing)

Harun, Ridwan, Hidayat Hasan, Usman Supendi
Abstract: Artikel ini bertujuan mengangkat tema ritual keagamaan masyarakat Islam Sunda, adapun metode yang digunakan  adalah Pendekatan kepustakaan (library research) yaitu pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan&#8230; data dan informasi dengan bantuan bermacam-macam material yang terdapat di ruang perpustakaan, seperti buku buku, majalah-majalah, dokumen, catatan dan kisah-kisah sejarah dan lain-lainnya. Adapun hasil dari pembahasan ini yaitu Proses penyebaran Islam di Tatar Sunda tidak seluruhnya diterima di beberapa tempat, masih terdapat komunitas yang bertahan dalam ajaran leluhurnya seperti masyarakat Baduy. Mereka adalah komunitas yang tidak mau memeluk Islam dan terkungkung di satu wilayah religius yang khas. Masuknya agama Islam ke Tatar Sunda menyebabkan terpisahnya komunitas penganut ajaran Sunda Wiwitan yang taat dengan mereka yang kemudian menganut Islam. Ritual keislaman masyarakat Sunda dan keyakinannya masih terdapat pengaruh dari ajaran leluhur seperti meminta pada roh orang baik yang telah meninggal, namun ada yang berpendapat bahwa meminta pada roh orang yang meninggal tersebut hanyalah sebagai penyampai kepada Allah atau dalam kajian Islam disebut dengan tawassul. Kemudian terdapat juga acara peringatan Muludan atau kelahiran Nabi Muhammad Saw yang mana peringatan tersebut juga terdapat ajaran leluhur yang bertentangan Islam, maka acara Muludan tersebut diubah dengan cara memberikan ceramah tentang kisah kelahiran dan kehidupan Nabi Muhammad Saw.

Hubungan Pengetahuan Orang Tua Dan Dukungan Keluarga Dengan Status Gizi Balita Di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo

Isra’ Taksiani, Elifa Ihda Rahmayanti, Katrina Feby Lestari
Abstract: Masalah gizi pada balita di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo pada tahun 2022 mengalami peningkatan dimana ada 43 masalah gizi balita yang terdiri dari 23 kasus gizi kurang, 17 kasus stunting dan 3 kasus gizi buruk. Sedangkan&#8230; ngkan tahun 2021 masalah gizi hanya sebanyak 37 kasus terdiri dari 21 kasus gizi kurang, 15 kasus stunting dan 1 kasus gizi buruk. Tujuan penelitian yaitu menganalisis hubungan pengetahuan orang tua dan dukungan keluarga dengan status gizi balita di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan metode deskripsi analitik dan meggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah semua orang tua yang balitanya yang dirawat inap dan rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Sampel berjumlah 43 sampel, dengan teknik purposive sampling. Variabel independen yang di teliti adalah pengetahuan dan dukungan keluarga, dan variabel dependen yang di teliti status gizi. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar memiliki pengetahuan cukup dan kurang tentang kebutuhan gizi pada balita yaitu masing-masing 18 orang 41,9%. Sebagian besar memiliki dukungan keluarga yang baik yaitu 28 orang 65,1%. Sebagian besar memiliki balita dengan gizi baik yaitu 31 orang 72,1%. Hasil uji gamma menunjukan adanya hubungan antara pengetahuan (p-value = 0,002) dan dukungan keluarga (p-value = 0,000) dengan status gizi  balita. Simpulan ini adalah terdapat hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan status gizi balita yang dirawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Tora Belo. Saran yaitu kepada pihak Rumah Sakit agar perawat memberikan edukasi kepada orang tua balita terkait kebutuhan gizi pada balita dan hal-hal yang berhubungan dengan gizi balita agar dapat menambah pemahaman orang tua sehingga dapat melakukan upaya pencegahan gizi kurang atau gizi lebih pada balita.

Hubungan Waiting Time Dengan Kepuasan Pasien Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabelota

Nur Intan Khairunnisaa, Surianto, Widyawaty Situmorang
Abstract: Salah satu bentuk mutu pelayanan yang sering dikeluhkan masyarakat adalah waktu tunggu (waiting time). Waiting time yaitu waktu tunggu yang dirasakan oleh pasien mulai dari masuk di IGD sampai di lakukan pemeriksaan oleh&#8230; dokter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Kabelota. Penelitian ini menggunakan desain analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pasien triage kuning dengan metode purposive sampling sebanyak 60 responden. Data waiting time diperoleh dengan cara observasi menggunakan lembar observasi dan metode check list dengan alat bantu stopwach, sedangkan untuk mengetahui kepuasan pasien didapatkan dengan cara memberikan kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan dari 60 responden memiliki waiting time efektif berjumlah 43 responden (71,7%), dan waiting time tidak efektif  sebanyak 17 responden dengan (28,3%). Sebagian besar responden puas yaitu sebanyak 48 responsden (80,0%) dan sebagian kecil responden tidak puas yaitu 12 responden (20,0%). Hasil analisis bivariat dengan Uji Fisher Exact diperoleh terdapat Hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Kabelota yaitu nilai p 0,027 > 0,05. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan waiting time dengan kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat RSUD Kabelota. Saran kepada peneliti selanjutnya di harapkan depat melakukan penelitian lebih lanjut terkait waiting time dengan kepuasan pasien dengan menambahkan variabel, jumlah responden, dan menggunakan metode penelitian yang berbeda.

Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo

Ni Nyoman Tina Dwi Susanti, Viere Allanled Siauta, Masri Dg.Taha
Abstract: Model Praktek Keperawatan Profesional merupakan suatu sistem dengan struktur, proses, dan nilai-nilai profesional yang sangat menekankan pada mutu kinerja tenaga keperawatan, permasalahan terkait dengan pelaksanaan model&#8230; praktek keperawatan profesional adalah terbatasnya jumlah perawat dan fasilitas sarana pendukung, kompetensi perawat yang belum terstandar, belum optimalnya fungsi manajemen pelayanan keperawatan, Rumah sakit menggunakan model praktik keperawatan profesional untuk melaksanakan proses sistem asuhan keperawatan di bangsal guna untuk meningkatkan dan mewujudkan mutu pelayanan keperawatan, mutu pelayanan keperawatan yang optimal untuk mencapai derajat kesehatan dan kesejahteraan, mencerminkan perasaan seorang perawat terhadap kepuasan akan pekerjaanya,Pasien dan perawat sama-sama puas sebagai akibat dari perawatan yang diberikan oleh perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Penerapan Model Praktek Keperawatan Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Perawat Di Rumah Sakit Tora Belo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian adalah semua perawat yang bekerja di ruang Cemara 1 dan Cemara 2 Rumah Sakit Tora Belo yang berjumlah 33 perawat. Dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner model praktik keperawatan profesional dan kepuasan kerja perawat. Hasil penelitian dari 33 responden menggunakan uji Chi-Square, diperoleh nilai p = 0,001 (p<0,005). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan penerapan model praktik keperawatan profesional terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Tora Belo. Saran bagi Rumah Sakit Tora Belo agar dapat lebih meningkatkan penerapan model praktik keperawatan profesional dalam melakukan asuhan keperawatan dan agar dapat memberikan pelayanan keperawatan yang baik dan optimal kepada pasien.

Hubungan Tingkat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir Di Universitas Widya Nusantara

Lilis Karlina Hale, Rahmat Doko, Sisilia Rammang
Abstract: Mahasiswa semester akhir merupakan mahasiswa yang berada di tahap pembuatan skripsi atau tugas akhir dan harus mengerjakan skripsi yang merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan gelar sarjana, saat poses pembuatan skripsi&#8230; ripsi terdapat banyak kendala yang dilalui mahasiwa yakni masalah internal maupun masalah eksternal yang muncul salah satunya adalah kecemasan dan stres yang menyebabkan pola makan tidak teratur. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan tingkat kecemasan dan stress terhadap pola makan mahasiswa keperawatan tingkat akhir di universitas widya Nusantara palu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Rating Scale For Anxiety), PSS-10 (Preceived Stress Scale) dan kuesioner Emotional Eating. Hasil penelitian yaitu tingkat kecemasan diperoleh nilai p=0.009, sedangkan tingkat stres diperoleh nilai p=0.002 nilai p  kurang dari nilai a=0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan penelitian yaitu adanya Hubungan Tingat Kecemasan Dan Stres Terhadap Pola Makan Mahasiswa Keperawatan Tingkat Akhir di Universitas Widya Nusantara. Saran bagi Universitas Widya Nusantara agar dapat memberikan bimbingan kepada mahasiswa akhir dalam mengatasi kecemasan dan stres.

Tradisi Berbalas Kunjong Hari Raya Lebaran Masyarakat Melayu Kelurahan Bangka Belitung Darat Kota Pontianak

Nur Atikah, Ridwan
Abstract: Indonesia memiliki berbagai macam ragam tradisi. Hal ini ditandai dengan setiap daerah mempunyai perbedaan dan keunikannya tersendiri. Misalnya pada Hari Raya Lebaran, setiap daerah berbeda dalam memeriahkannya. Salah satunya&#8230; tunya di kota Pontianak, yang terdapat suatu tradisi yang saat masih ini dilakukan yakni tradisi berbalas kunjong/kunjung. Adapun perbedaan lebaran khususnya di Pontianak berbeda dengan daerah lainnya yakni lebarannya lebih lama waktunya dan bisa sampai sebulan lamanya. Penelitian ini lebih memfokuskan kepada berbalas kunjung pada keluarga. Sebelum Kota Pontianak menerapkan sistem PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) di masa pandemi Covid, maka sebagian dari masyarakat masih melaksanakan kegiatan berbalas kunjung sebagaimana mestinya. Adapun hasil penelitian ini yaitu tradisi berbalas kunjung merupakan suatu tradisi (kebiasaan) dengan kunjung dan mengunjungi. Prosesi pada tradisi ini yaitu berkunjung kerumah, sungkeman, mendengarkan tausiah, menikmati hidangan, dan salam tempel. Terdapat nilai budaya dalam prosesi yaitu nilai kebersamaan dan keberagaman. Sedangkan Nilai Islam dalam prosesi yaitu Silaturahmi dan Amar Ma’ruf Nahi Mungkar. Kemudian, Nilai Pendidikan dalam prosesi yakni menghormati orang yang lebih tua dan menyayangi orang yang lebih muda. Pada Eksitensi budaya tradisi berbalas kunjung tetap dilaksanakan sampai kapan pun karena sudah menjadi rutinitas lebaran oleh Masyarakat Kota Pontianak.