Abstract:Perubahan dalam lingkungan kerja sering kali memunculkan respons psikologis berupa resistensi dari individu yang terdampak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara efikasi diri dan resistensi…
tensi terhadap perubahan pada karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan aktif di perusahaan X cabang Jawa Timur. Partisipan berjumlah 135 orang yang dipilih menggunakan teknik insidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara efikasi diri dan resistensi terhadap perubahan, dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,348 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Temuan ini menolak hipotesis awal yang menyatakan hubungan negatif antara kedua variabel. Hal ini dapat terjadi karena perubahan yang ditawarkan tidak selalu dianggap penting, bermanfaat, atau mampu meningkatkan performa, terutama oleh individu yang merasa sudah kompeten atau overconfidence terhadap sistem lama yang telah mereka kuasai. Kurangnya komunikasi, sosialisasi, serta keterlibatan karyawan dalam proses perubahan juga memperkuat resistensi tersebut. Oleh karena itu, organisasi disarankan untuk merancang strategi perubahan yang partisipatif agar efikasi diri karyawan dapat diarahkan secara positif untuk mendukung keberhasilan perubahan
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh brand awareness dan promosi influencer terhadap keputusan pembelian produk Somethinc di kalangan Generasi Z. Evolusi ekosistem digital telah secara fundamental membentuk…
ulang cara Generasi Z dalam mempertimbangkan suatu produk. Dalam lanskap baru ini, tingkat familiaritas terhadap sebuah jenama serta validasi yang diberikan oleh para pemengaruh kini memegang peranan sentral dalam menentukan pilihan akhir konsumen saat bertransaksi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner dkepada 112 responden Generasi Z (98 perempuan dan 14 laki-laki) yang memiliki pengalaman membeli produk Somethinc. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua hipotesis diterima. Uji t (parsial) membuktikan bahwa baik brand awareness maupun promosi influencer masing-masing memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Selanjutnya, Uji F (simultan) juga mengonfirmasi bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk Somethinc. Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran yang lebih efektif, dengan menekankan pentingnya sinergi antara membangun kesadaran merek yang kuat dan mengoptimalkan peran influencer untuk mendorong keputusan pembelian di segmen konsumen muda.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh live streaming dan flash sale terhadap keputusan pembelian konsumen di Shopee, khususnya di wilayah Wadungasri, Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif…
if dengan pendekatan purposive sampling dengan regresi linier berganda, yang di mana responden dipilih merupakan pengguna Shopee yang telah melakukan pembelian melalui fitur live streaming dan flash sale. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda guna memahami hubungan antara variabel independen terdiri dari live streaming dan flash sale dan variabel dependen (Keputusan Pembelian).
Hasil analisis menunjukkan bahwa live streaming dan flash sale memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen di Shopee. Semakin menarik dan interaktif presentasi yang dilakukan oleh penjual dalam sesi live streaming, semakin besar kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian. Temuan ini memberikan wawasan bagi pelaku usaha untuk lebih mengoptimalkan fitur live streaming dan flash sale sebagai strategi pemasaran yang efektif dalam meningkatkan konversi penjualan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pegawai berdasarkan peta jabatan yang disusun melalui Sistem Informasi Penataan Kelembagaan dan Analisis Jabatan (SI-PKJ) pada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah…
ah Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa SI-PKJ telah dimanfaatkan dalam proses penyusunan peta jabatan dan pemetaan beban kerja, namun implementasinya belum berjalan secara optimal. Beberapa tantangan utama yang diidentifikasi antara lain adalah: (1) keterbatasan pemahaman operator dalam menyusun uraian tugas yang belum sepenuhnya selaras dengan tugas dan fungsi sebagaimana diatur dalam Peraturan Gubernur mengenai Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi, serta Tata Kerja masing-masing perangkat daerah; (2) metode penentuan volume kerja yang seharusnya didasarkan pada rata-rata beban kerja tiga tahun terakhir, namun dalam praktiknya masih mengacu pada jumlah pegawai yang tersedia, sehingga terjadi penyesuaian volume kerja secara artifisial untuk mencapai jumlah yang diharapkan tanpa mempertimbangkan kebutuhan riil; serta (3) integrasi SI-PKJ dengan sistem informasi kepegawaian lainnya yang masih belum optimal.
Meskipun demikian, SI-PKJ memiliki potensi sebagai instrumen strategis dalam mendukung perencanaan formasi dan pemenuhan kebutuhan pegawai yang berbasis data. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan integrasi sistem lintas sektor, serta penyempurnaan proses perencanaan sumber daya aparatur secara menyeluruh.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh revitalisasi kawasan dan promosi wisata terhadap minat berkunjung pada Wisata Kota Lama Surabaya. Revitalisasi kawasan dan promosi wisata merupakan dua aspek penting dalam…
am pengembangan wisata Kota Lama sebagai kawasan bersejarah dan bernilai budaya tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuesioner yang disebarkan kepada pengunjung Wisata Kota Lama Surabaya dengan rentang usia 17-60 tahun, dengan responden berjumlah 96 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan antara revitalisasi kawasan dan promosi wisata terhadap minat berkunjung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa revitalisasi kawasan dan promosi wisata memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat berkunjung masyarakat ke Wisata Kota Lama Surabaya. Hal ini mengindikasikan bahwa upaya perbaikan infrastruktur, peningkatan estetika kawasan, serta strategi promosi yang efektif dapat meningkatkan daya tarik dan minat wisatawan untuk mengunjungi Kota Lama Surabaya. Faktor-faktor lain seperti fasilitas, aksesibilitas, dan nilai sejarah juga turut memengaruhi keputusan berkunjung. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, pengelola pariwisata, dan pelaku industri terkait dalam merumuskan strategi pengembangan pariwisata yang lebih efektif dan berkelanjutan di Kota Lama Surabaya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih mendalam mengenai “Hubungan antara Keteraturan Arus Kas Perusahaan dengan Pencatatan Keuangan Harian di The City Square Surabaya Periode Tahun 2025.” Latar belakang penelitian…
itian ini adalah pentingnya pengelolaan kas yang efektif dalam menjaga kelancaran arus kas perusahaan. Dalam hal ini, kasir sebagai pencatat keuangan memiliki peran penting dalam mengelola transaksi kas harian yang secara langsung berdampak pada penerimaan dan pengeluaran kas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana peran kasir memengaruhi keteraturan arus kas di perusahaan. Selain itu, penelitian ini juga berfokus pada hubungan antara keteraturan arus kas dan pencatatan keuangan harian. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pengelolaan kas yang lebih baik demi meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Pengelolaan arus kas yang teratur sangat penting untuk kelangsungan operasional perusahaan, sementara peran kasir sangat vital dalam mengatur pergerakan dan keteraturan arus kas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja kasir yang efektif dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan kas, mengurangi risiko likuiditas, dan memaksimalkan profitabilitas perusahaan. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan strategi pengelolaan kas yang lebih optimal guna meningkatkan performa keuangan perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh ketepatan pengajuan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) terhadap efektivitas evaluasi kinerja keuangan perusahaan swasta, berdasarkan observasi langsung selama masa magang di…
Divisi Activation. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk menggambarkan hubungan antara ketepatan pelaporan dengan respons manajerial dalam menilai kinerja divisi. Hasil observasi menunjukkan bahwa LPJ yang diajukan tepat waktu berkontribusi pada efisiensi proses analisis keuangan, memperkuat kredibilitas divisi, serta mempercepat pengambilan keputusan. Sebaliknya, keterlambatan pelaporan menyebabkan gangguan dalam ritme evaluasi dan menurunkan kepercayaan manajemen. Faktor budaya kerja, sistem dokumentasi, serta integrasi administrasi perpajakan menjadi penentu utama ketepatan LPJ. Oleh karena itu, ketepatan pelaporan tidak hanya mencerminkan kepatuhan administratif, tetapi juga menjadi cerminan profesionalisme dan tata kelola keuangan yang sehat. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya sistem pelaporan yang disiplin dan terstruktur dalam mendukung akuntabilitas organisasi.
Abstract:Memiliki kompetensi standar untuk menjadi ahli fikih tentu harus memiliki penguasaan pada beberapa cabang ilmu syar’i sebagai sebuah persyaratan utama selain dari penguasaan dan pengetahuan yang mendalam pada bahasa Arab…
ab yang merupakan bahasa induk dari sumber-sumber rujukan ilmu fikih. Dan kebutuhan akan keberadaan para ahli fikih yang berstandar tentu menjadi suatu kebutuhan pokok untuk memberikan berbagai jawaban hukum kontemporer yang terkadang menjadi polemik ditengah kehidupan umat Islam secara khusus dan umat manusia secara umum. Tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk menjelaskan bagaimana kompetensi yang standar yang harus dimiliki oleh para mahasiswa STIBA Makassar prodi perbandingan mazhab untuk menjadi ahli fikih, kedua, untuk menjelaskan peluang dari mahasiswa prodi perbandingan mazhab untuk menjadi ahli fikih. Penelitian ini menggunakan metode kualititaf (library research) dengan menggunakan beberapa pendekatan diantaranya adalah pendekatan normatif dan studi kasus atau survai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kompetensi standar untuk menjadi ahli fikih seperti penguasaan pada hapalan Al-Qur’an, penguasaan pada ilmu fikih, ushul fikih, qawaid syariyah dan maqasid syariah. Kedua, mahasiswa STIBA Makassar prodi perbandingan mazhab mempunyai peluang untuk memiliki kompetensi standar menjadi ahli fikih.
Abstract:Abstrak merupakan ringkasan singkat dari makalah untuk membantu pembaca cepat memastikan masalah utama penelitian, solusi dari penyelesaian masalah yang ditemui, tujuan penelitian serta hasil sementara penelitian yang bisa…
sa berupa angka/persentase sesuai dengan kebutuhan penelitian. Abstrak harus jelas dan informatif, memberikan pernyataan untuk masalah yang diteliti serta solusinya. Panjang abstrak antara 90 hingga 230 kata. Hindari singkatan yang tidak biasa dan definisikan semua simbol yang digunakan dalam abstrak. Menggunakan kata kunci yang terkait dengan topik penelitian direkomendasikan
Abstract:Bullying merupakan perilaku menyimpang yang bersifat agresif, dilakukan secara sadar dan berulang oleh individu atau kelompok terhadap seseorang yang dianggap lebih lemah. Fenomena ini banyak terjadi di lingkungan sekolah…
h dasar dan berdampak negatif pada perkembangan fisik, psikologis, sosial, dan akademik anak, baik bagi korban maupun pelaku. Bentuk bullying yang umum ditemukan di SD antara lain bullying fisik, verbal, dan sosial, yang masing-masing memiliki karakteristik dan risiko tersendiri. Beragam faktor turut mendorong munculnya perilaku bullying, seperti pola asuh keluarga, pengaruh teman sebaya, lingkungan sekolah, serta paparan media. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan preventif yang komprehensif, salah satunya melalui penanaman nilai-nilai toleransi di lingkungan pendidikan dasar. Sikap toleransi, seperti menghargai perbedaan, empati, dan kerja sama, terbukti mampu membentuk karakter siswa yang lebih inklusif dan menurunkan kecenderungan perilaku agresif. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa peningkatan toleransi di sekolah berkontribusi signifikan dalam menekan angka kejadian bullying. Kajian ini merekomendasikan peran aktif guru, kepala sekolah, orang tua, dan pembuat kebijakan dalam membangun lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan bebas dari bullying melalui penguatan pendidikan karakter berbasis toleransi.