Search Articles & Publications

Showing 1514 articles found for "Siswa"

Strategi Digital Marketing Dalam Membangun Brand Awareness Pada Brand Minuman Haus!

Ricky Fajar Adiputra
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran digital yang digunakan oleh Haus Indonesia dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara dengan narasumber… mber dari berbagai latar belakang seperti kepala toko, mahasiswa, penjual minuman, karyawan swasta, dan pelajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Haus Indonesia menggunakan berbagai strategi pemasaran digital seperti pembuatan konten di media sosial, promosi di e-commerce, kolaborasi dengan influencer dan foodblogger, serta iklan di media sosial seperti Facebook Ads dan Instagram Ads. Strategi ini terbukti efektif dalam menjaring konsumen dan membangun engagement dengan pelanggan. Namun, terdapat kendala dalam konsistensi pembuatan konten dan perlunya lebih jeli dalam melihat tren pasar. Kesimpulannya, pemasaran digital Haus Indonesia sudah berjalan dengan baik, namun perlu peningkatan dalam frekuensi dan variasi metode promosi untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Peran Orang Tua Dalam Mendorong Minat Baca Siswa Di SD

Stevani Amanda Sidabutar, Yesa Anaria Tambunan, Meikardo Samuel Prayuda
Abstract: Meningkatkan kemampuan membaca sangat penting karena memungkinkan seseorang untuk meningkatkan kemampuan otaknya dan membuat keputusan. Menumbuhkan minat peserta didik untuk membaca sejak dini adalah salah satu hal yang… dapat dia lakukan. Namun, karena kurangnya dorongan, keinginan, dan motivasi dari peserta didik sendiri, minat membaca terus meningkat, terutama di kalangan siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini disebabkan oleh karena kurangnya peranan orangtua dan guru dalam menerapkan minat membaca pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan minat baca pada anak. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang mengahasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang atau perilaku yang diamati. studi kasus yang bersifat deskriptif.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap anak-anaknya berbeda-beda dan mempengaruhi minat belajar dan membaca anak. Orang tua yang kurang memperhatikan waktu belajar anaknya menyebabkan minat belajar dan membaca anak juga kurang. sedangkan orang tua yang lebih memperhatikan dan mengontrol waktu belajar anaknya maka anak tersebut memiliki minat belajar dan membaca lebih besar dari anak lainnya. Sehingga peran orang tua juga sangat penting untuk mempengaruhi minat membaca peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tentang peran orang tua dalam meningkatkan minat membaca di Desa Perumas Simalingkar Dusun Lada maka peneliti mengambil kesimpulan yaitu Orang tua di rumah membiasakan anaknya belajar dan membaca dengan membuatkan jadwal dan kontrol serta pengawasan langsung dari orang tua. Orang tua juga dapat berperan meningkatkan minat baca pada anak dengan cara membuat perpustakaan kecil dirumah yang berisi buku cerita, pelajaran, komik dan apapun yang digemari anak serta pentingnya memotivasi anak untuk membuat minat baca anak meningkat.

Upaya Meningkatkan Kepedulian Sosial Peserta Didik Melalui Pembelajaran IPS Pada Siswa

Naomi Septania Gultom, Feby Feby Yola Br. Tarigan, Fiber Yun Almanda Ginting
Abstract: Sikap peduli sosial siswa dapat dipengaruhi oleh lingkungan tempat berada anak seperti lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Kepedulian Sosial bisa didapatkan dari mana saja, salah satunya melalui pembelajaran… mbelajaran IPS. Masih banyak di temui siswa yang kurang dalam karakter sosialnya. Salah satunya melalui pembelajaran IPS. Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari berbagai aspek kehidupan manusia, Dalam mengembangkan nilai-nilai seperti peduli lingkungan, kreatif, rasa ingin tahu serta sikap peduli sosial perlu upaya pengondisian pada siswa agar dapat memunculkan perilaku yang menunjukan nilai-nilai tersebut pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya dalam meningkatkan sikap peduli sosial pada siswa Sekolah Dasar.Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah studi kasus yang bersifat deskriptif. jenis penelitian ini memfokuskan pada penelitian mengenai upaya guru dalam meningkatkan sikap peduli sosial siswa melalui materi IPS. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Upaya guru dalam meningkatkan sikap peduli sosial siswa dengan melalui materi pada mata pelajaran IPS guru memberikan penjelasan mengenai materi empati, guru menyuruh siswa untuk membentuk kelompok belajar, guru memberikan tugas pada siswa, pengondisian kelas saat ada siswa yang ramai guru memberikan pertanyaan agar siswa dapat menghargai guru yang sedang mengajar serta guru memberikan salam pada siswa saat akan memulai pembelajaran. dengan memberikan pemahaman dan materi terhadap siswa agar siswa mampu memahami materi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain dengan memberikan materi guru juga memberikan tugas pada siswa mengenai kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di lingkungannya yang sesuai dengan materi seperti sikap tolong menolong dengan memberikan bantuan kepada temannya.pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat penting dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah dasar. IPS tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai aspek sosial, budaya, politik, ekonomi, dan geografis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti toleransi dan kepedulian sosia.

Identifikasi Kemampuan Berpikir Aljabar Dan Resiliensi Matematis Dalam Pemecahan Masalah SPLDV Berdasarkan Gaya Kognitif

Ratna Maulida
Abstract: Penelitian ini dilatar belakangi oleh matematika sebagai ilmu yang universal serta memiliki peran penting dalam membantu siswa agar siap untuk menghadapi masalah dalam kehidupan sehari-hari. Disamping pentingnya peran matematika… tematika dalam kehidupan, hasil penelitian NCTM (2020) menunjukan bahwa kemampuan siswa Indonesia masih berada pada tingkat rendah dimana siswa mampu menyelesaaikan matematika sederhana dan belum menguasai matematika dengan baik. Salah satu cabang ilmu yang dapat mengekplorasi kemampuan berpikir siswa adalah berpikir aljabar. Bander (2018) menyatakan bahwa pemecahan masalah merupakan salah satu hal yang dapat digunakan untuk memunculkan berpikir aljabar. Sementara itu resiliensi matematis dapat menunjang kemampuan pemecahan masalah matematika, serta unsur gaya kognitif yang tidak jarang ditemukan perbedaan yang dimiliki oleh setiap siswa dalam menerima dan mengelola informasi yang diberikan oleh guru biasa disebut gaya kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar dan resiliensi matematis siswa yang memiliki gaya kognitif reflektif dan impulsif dalam pemecahan masalah SPLDV. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII K sekolah berbasis pesantren SMP Islam Sunan Gunung Jati Ngunut-Tulungagung yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket kevalidan dari ahli media dan ahli materi, hasil tes berpikir aljabar, hasil tes wawancara serta hasil angket resiliensi matematis. Dapat diketahui bahwa pada kriteria sedang memiliki presentase siswa paling tinggi yaitu sebesar 64.8%, hal ini menunjukan bahwa siswa yang berada pada kriteria sedang memiliki kemampuan dibawah rata-rata yaitu sebesar 64.2. Sedangkan presentase untuk kriteria tinggi yaitu 20.4%, hal ini menunjukan bahwa 9 dari 34 siswa memiliki kemampuan berpikir aljabar diatas rata-rata, yaitu dengan rata-rata sebesar 86.8. Untuk kriteria rendah memiliki presentase siswa sebesar 14.8%, artinya 4 siswa dari 34 siswa memiliki kemampuan berpikir aljabar dalam kategori rendah.

Pengaruh Buku Cerita Bergambar Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Paud Nagaya Sigi

M. Hian Akhir, Juwita Meldasari Tebisi, Katrina Feby Lestari, Moh. Malikul Mulki
Abstract: Pendahuluan: Buku cerita bergambar merupakan sebuah metode yang dinilai bagus dalam memfokuskan pada stimulus perkembangan bahasa anak dalam pembelajaran. Studi Pendahuluan mengatakan pada 5 orang anak yaitu, 2 orang anak… k tidak dapat menyebutkan 2 gambar yang di tunjukkan oleh peneliti kemudian 1 orang anak tidak dapat menujukkan ke 4 warna yang diberikan oleh peneliti, dan 2 lainnya mampu menjawab gambar yang di tunjukkan oleh peneliti. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan Pengaruh Buku Cerita Bergambar terhadap Perkembangan Bahasa pada Anak Usia PraSekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Penelitian ini menggunakan desain Pre-Eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest And Posttest Design. Sample dalam penelitian ini berjumlah 10 siswa dengan teknik pengambilan sampel Purposive sampling. Perkembangan bahasa anak sebelum di berikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Suspek sebanyak 10 responden (10%) sedangkan perkembangan bahasa anak setelah diberikan buku cerita bergambar adalah sebagian besar Normal sebanyak 9 responden (90%). Uji  Nonparametric Mc Nemar didapatkan  p = 0,04  (p ≤ 0,05). Simpulan Terdapat pengaruh buku cerita bergambar terhadap perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah di Paud KB Nagaya Kecamatan Dolo Kabupaten Sigi. Saran bagi guru di Paud KB Nagaya agar menggunakan metode buku cerita bergambar agar meningkatkan perkembangan bahasa pada anak usia prasekolah.

Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung

Deny Setiawan, Ahmad Arif Baihaqi, Adang Hambali, Hasan Basri
Abstract: Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan… yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif,  efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas  –  luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana,  pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.

Peran P5 Dalam Pembentukan Karakter Gotong Royong Peserta Didik Di Smp Negeri 10 Kota Serang

Ajeng Ayu Waryatun, Dea Marshanda, Eka Herlina, Fadia Puja Ainun, Fathurrahman, Hana Labibah, Intan Alia Kusuma, Lia Nadia, Mahesa Alif Ariyanto, Rani Nurhasanah, Ricky Andrian, Shofia Latifa Dewi, Waisul Kurni Maulidi, Wina Maulida Hapsari, Putri Dian Dia Conia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran P5 (Proyek Penguatan Profil Siswa Pancasila) dalam pembentukan karakter gotong royong siswa SMP Negeri 10 Kota Serang. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif,… tif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi untuk mendeskripsikan bagaimana kontribusi P5 dalam menginternalisasi nilai-nilai gotong royong di kalangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 tidak hanya meningkatkan partisipasi dan kekompakan siswa dalam kegiatan bersih-bersih, tetapi juga mengajarkan tentang kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab bersama. Meskipun terdapat tantangan seperti kurangnya semangat dari sebagian siswa, peran guru dalam memberikan motivasi sangat penting untuk mengatasi kendala tersebut. Dengan demikian, P5 terbukti efektif dalam membentuk karakter gotong royong yang merupakan nilai luhur dalam Pancasila, sekaligus menjawab tantangan globalisasi yang mengancam nilai-nilai sosial dalam masyarakat.

Peranan Pendidikan Dalam Menumbuhkan Nilai Nilai Dan Karakter Terhadap Peserta Didik Di MTs. Al – Ittihadiyah

Afrahul Fadillah Daulay, Athasya Trizhafira, Maulidya, Ilham Manik
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter pada siswa di MTs Al-Ittihadiyah, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pendidikan karakter merupakan aspek krusial… dalam pembentukan moral dan kepribadian siswa, yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap kualitas individu dalam masyarakat. MTs Al-Ittihadiyah sebagai lembaga pendidikan berusaha menanamkan nilai-nilai ini melalui berbagai program dan aktivitas yang dirancang khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung proses pembelajaran dan kegiatan-kegiatan di sekolah yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Wawancara dilakukan dengan guru, siswa, dan orang tua untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam mengenai pelaksanaan dan dampak pendidikan karakter. Analisis dokumen dilakukan terhadap materi pembelajaran dan kebijakan sekolah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah berhasil menanamkan nilai-nilai moral dan religius kepada siswa. Nilai-nilai ini ditanamkan melalui berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang terstruktur. Misalnya, pelajaran agama dan kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah dan ceramah, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan diskusi kelompok yang mendorong kerjasama dan tanggung jawab. Para siswa menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kejujuran, dan kerjasama setelah terlibat dalam program-program ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah. Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak mereka. Selain itu, dinamika sosial siswa, seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan sekitar, juga menjadi faktor yang mempengaruhi efektivitas program pendidikan karakter. Beberapa siswa masih menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah, yang menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan melibatkan berbagai pihak. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter. Kolaborasi ini dapat meningkatkan efektivitas program-program yang telah berjalan dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Dengan dukungan yang kuat dari semua pihak, nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah dapat lebih efektif diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pengembangan program-program pelatihan bagi orang tua dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan moral dan karakter siswa.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan LKS Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Pendidikan Agama Hindu Dan Budi Pekerti Siswa Kelas VIII SMP Dwijendra Denpasar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024

Ni Luh Putu Sunya Hermawati
Abstract: Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP  Dwijendra Denpasar semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan model… pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan LKS dalam pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas VIII. SMP Dwijendra Denpasar berjumlah 32 orang terdiri dari 16 orang siswa laki-laki dan 16 orang siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan masing- masing siklus terdiri dari empat tahapan yaitu: perencanaan, tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan tes, selanjutnya dianalisis secara deskriptif kualitatif berdasarkan nilai rata-rata, daya serap dan kriterium ketuntasan belajar. Adapun hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah: rata-rata prestasi belajar peserta didik pada siklus I adalah 76,88 dengan daya serap 76,88% dan ketuntasan klasikal 53,13%. Pada siklus II rata-rata prestasi belajar siswa adalah 82,97 dengan daya serap 82,97% dan ketuntasan klasikal 87,50%. Berdasarkan hasil yang diperoleh tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbasis lembar kerja siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII SMP  Dwijendra Denpasar Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 dan disarankan kepada guru pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti untuk menerapkan model Pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan lembar kerja siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti sebagai upaya meningkatkan prestasi belajar siswa.

Psikoedukasi Regulasi Emosi Sebagai Upaya Menanggulangi Perilaku Agresif Peserta Didik MTs Arifah Gowa

Ahmad Yasser Mansyur, Aulia Kurnia Ramadhani, Azizah Farah Faisal, Nurul Muthmainnah Arifuddin, Nurul Sakinah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai regulasi emosi pada siswa/siswi MTs Arifah Gowa. Partisipan dalam kegiatan ini adalah siswa/siswi kelas VII dan VIII yang berjumlah 300 orang. Desain penelitian… itian yang digunakan adalah one group pre and post-test design. Tingkat pencapaian tersebut terdiri atas pemahaman mengenai segala bentuk emosi dasar dan turunannya, karakteristik emosi, jenis-jenis emosi, faktor yang mempengaruhi emosi, kecerdasan emosional, serta teknik dalam mengelola emosi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan program aplikasi SPSS dengan Uji Non Parametrik Wilcoxon. Artinya, terdapat perbedaan pengetahuan partisipan sebelum dan sesudah dilakukan psikoedukasi regulasi emosi. Psikoedukasi regulasi emosi ini dinilai bermanfaat bagi seluruh siswa/siswi karena dapat mengurangi terjadinya kasus kekerasan akibat dari perilaku agresif.