Search Articles & Publications

Showing 167 articles found for "Melaksanakan"

Sistem Kewenangan DPD Sebagai Otonomi Daerah Lembaga Legislatif

Louisa Aulia Azzahra, Sandrina Rahma Nurvita, Indah Putri Malinda, Chornilia Shilvi, Eka Permana Sakti Irwanto, Kuswan Hadji
Abstract: Sejak dibentuknya Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Indonesia, kewenangan dan fungsi DPD tidak berjalan sesuai dengan tujuan awal dan terbatas. Dalam hal ini, DPD memiliki wewenang mengajukan RUU, membahas RUU, serta melakukan… kukan pengawasan sebagai bahan pertimbangan DPR dalam mewujudkan atau melaksanakan suatu produk hukum terkait daerah. Dalam hal membahas RUU, DPD hanya berkontribusi sedikit dan memiliki kewenangan yang terbatas. Hal ini menjadikan DPD hanya sebagai lembaga negara pelengkap. Selain itu, dengan terbatasnya kewenangan DPD akan mempengaruhi fungsi legislasi DPD dalam menjamin terwujudnya checks and balances. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana supaya kewenangan DPD mengalami peningkatan dan kekuatan dalam sistem pemerintahan daerah.

Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Agama HinduMelalui Model Problem Based Learning Pada Siswa Kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat

Luh Putu Lasmini
Abstract: Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah… dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.

Model Pembelajaran Kooperatif Sebagai Sarana Partisipasi Mahasiswa KKN Dalam Pembelajaran Di MI

Muhammad Kent Valendo, Amalia Kartika, Anti Uswatun Khasanah, Indarwati, Viola Exsa Pradhesta, Zidna Faizahtur Rohmah, Ulfatun Ni'mah Ardia Pramesti, Ganang Adi Susilo, Galuh Dwi Anugrahany, Augista Nurhiqma Sandriana Putri, Serafica Btari Christiyani Kusumaningrum
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara aktif di masyarakat dan menerapkan pengetahuan yang didapat selama di… perguruan tinggi, dengan harapan dapat membantu memecahkan permasalahan yang dihadapi. Partisipasi merupakan keikutsertaan secara mandiri, inisiatif, aktif di berbagai kegiatan dan juga situasi dalam suatu kelompok atau masyarakat. Salah satu bentuk partisipasi mahasiswa KKN bagi masyarakat yaitu dengan melaksanakan kegiatan belajar mengajar menggunakan model pembelajaran kooperatif di MI Muhammadiyah Progowati. Melalui model pembelajaran kooperatif mendorong peserta didik untuk memahami materi sekaligus berperan aktif dalam proses pembelajaran. Beberapa model yang digunakan ialah NHT (Numbered Head Together), TGT (Teams Game Tournament), PBL (Problem Based Learning), PjBL (Project Based Learning). Melalui pengenalan model pembelajaran kooperatif diharapkan peserta didik dapat lebih mudah untuk memahami materi dan menjadi masukan bagi tenaga pendidik untuk menerapkan inovasi model pembelajaran.

Kuliah Kerja Nyata : Pengabdian Kepada Masyarakat Tugusari Melalui Kegiatan Pemberdayaan dan Inovasi Berkelanjutan

Zenita Claudia Salsabillah, Roi Riski Fauzi, Risky Yunitasari, Rohmatil Laili, Erlina Putri Siskawati, Yolanda Nindy Hermawan, Risa Umami, Arifatun Nisa Mardhotilah, Frado Dymas Prasetyo, Nadif Ali Wasil Laeli, Rida Aulia Rusli, Arif Rahman Hakim, Adela Abigail Widiasari Putri, Hofidatul maulana Hasby, Putri Aprilia Daniatul M, Ananda Naufal Rahmatullah
Abstract: Salah satu cara mahasiswa dapat membantu mengatasi masalah yang ada di masyarakat adalah dengan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengabdian kepada masyarakat ditawarkan untuk meningkatkan… kan muatan dan kualitas pendidikan mahasiswa dan mencapai nilai tambahan dari pendidikan tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran pendidikan non-formal (KKN) dalam meningkatkan kesadaran lingkungan, memberikan edukasi kepada anak-anak di Desa Tugusari Kecamatan Bangsalsari serta memaksimalkan pengembangan produksi potensi kopi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Mahasiswa KKN kolaboratif kelompok 149 melaksanakan berbagai kegiatan yang ditujukan guna pengembangan pengelolaaan hasil potensi yang dapat berkembang di desa. Banyak dusun yang memiliki potensi yang luar biasa tetapi kurangnya ketertarikan masyarakat dalam pengelolaan hasil alamnya. Dengan bantuan praktisi dan civitas akademika melalui mahasiswa KKN, ditujukan guna membangun semangat masyarakat untuk dapat melaksanakan pengembangan dan perubahan kearah yang lebih baik. Adapun mahasiwa berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang mendorong kesadaran masyarakat tentang kebersihan lingkungan melalui program kerja LIHAT (lingkungan sehat), kesadaran urgensi Pendidikan SEPINDES (sekolah pintar desa),  dan program pengembangan kulit kopi menjadi teh Cascara

Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja Melalui Workshop Self-Esteem Di MAN 2 Kota Makassar

Astiti Tenriawaru Ahmad, Darmawati, Nursakinah, Hasri Ainun Kursi, Nur Awalya, Adhe Indryani, Nurul Atikah FH, Annisa Suci Nandasari
Abstract: Masa remaja ialah masa peralihan seseorang dalam masa perkembangannya dari masa anak-anak ke masa dewasa. Dalam masa ini juga terdapat beberapa aspek yang berkembang mulai dari fisik, sosial, hingga emosi individu. Perkembangan… mbangan inilah yang membuat sebagian besar remaja kesulitan dalam menampilkan kemampuan dirinya, sehingga diperlukan solusi untuk dapat meningkatkan self esteem atau bentuk penilaian individu terhadap dirinya sendiri. Sehingga satu diantara usaha yang bisa dijalankan ialah melaksanakan workshop mengenai selft esteem. Metode yang dipakai pada pelaksanaan workshop berikut ialah melalui wawancara, kuesioner, pre-test dan post-test, serta dokumentasi. Bersumber pengisian Pre-test dan Post-test yang mengisi sebanyak 40 siswa menunjukkan peningkatan pemahaman terkait dengan self-esteem itu sendiri, yang sebelumnya rata-rata skor yang diperoleh siswa adalah M = 8,9 naik menjadi M = 9,6 setelah dilakukan pemberian materi dalam workshop mengenai self-esteem.

Persepsi Manajemen Pada Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGS) Dalam Sustainability Reporting: Systematic Literatur Review

Naufrida Nurul Aulia, Amalia Ahsani Syaban, Dien Noviany Rahmatika
Abstract: Indonesia merupakan salah satu negara yang berkomitmen dalam melaksanakan dan melaksanakan SDGs karena SDGs merupakan agenda jangka panjang yang telah dilaksanakan dan merupakan visi pembangunan di Indonesia, sehingga keikutsertaan… ikutsertaan Indonesia dalam SDGs tidak hanya sekedar berpartisipasi dalam program pembangunan berkelanjutan global Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi manajemen pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam pelaporan keberlanjutan perusahaan. Metode yang digunakan adalah teknik Systematic Literature Review (SLR). SLR digunakan untuk menemukan, mengkaji, dan mengevaluasi semua penelitian yang ada mengenai topik fenomena yang menarik dan penting.Dari 127 artikel terdapat 52 artikel yang diterbitkan mulai tahun 2017 hingga 2024 yang dianalisis secara sistematis. Dalam penelitian ini berbagai studi dan literatur terkait dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi tren, tantangan dan praktik terbaik dalam integrasi SDGs ke dalam laporan keberlanjutan. Hasil SLR menunjukkan bahwa manajemen semakin menyadari pentingnya SDGs dan mendukung integrasinya dalam strategi dan laporan Keberlanjutan. Namun, terdapat tantangan signifikan dalam implementasi dan pelaporan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya data yang dapat diandalkan, dan kesulitan dalam mengukur dampak jangka panjang. Rekomendasi untuk masyarakat dan pemerintah agar memanfaatakan sumber daya alam berdasarkan prinsip-prinsip dasar ekonomi. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi dalam pelaporan keberlanjutan memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan dan reputasi perusahaan. Kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah, dianggap penting untuk mengatasi tantangan dan mencapai SDGs secara efektif.

Implementasi Pembelajaran IPS Untuk Meningkatkan Kepekaan Sosial Pada Siswa Di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung

Deny Setiawan, Ahmad Arif Baihaqi, Adang Hambali, Hasan Basri
Abstract: Tujuan utama Ilmu Pengetahuan Sosial di Madrasah ialah untuk mengembangkan potensi parasiswa agar peka terhadap masalah sosial yang terjadi di Madrasah memiliki sikap mental positif terhadap perbaikan segala ketimpangan… yang terjadi, dan terampil mengatasi setiap masalah yang terjadi sehari-hari baik yang menimpa dirinya sendiri maupun yang menimpa masyarakat.Tujuan tersebut dapat dicapai manakala program-program pelajaran IPS di madrasah diorganisasikan secara baik. Sesuai dengan permasalahan penelitian yang berjudul Implementasi Pembelajaran IPS untuk meningkatkan kepekaan sosial pada siswa di Madrasah Tsanawiyah Darul Ma’arif Kabupaten Bandung, maka pendekatan penelitian yang dipakai adalah pendekatan kualitatif . Penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan bagaimana aktualisasi pembelajaran IPS pada siswa melalui pemaparan data-data dan dokumen secara tertulis. Pelaksanaan pembelajaran di kelas tidak sesuai dengan RPP yang telah dibuat oleh guru. Pembelajaran terpusat pada guru tidak banyak aktifitas yang dicatat selain mendengarkan dan mencatat penjelasan dari guru kemampuan siswa mengemukakan pendapat maupun bertanya dan menjawab pertanyaan sangat kurang. Penilaian dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi dasar siswa yang dilakukan berdasarkan indikator, dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun dalam bentuk lisan, pengamatan kinerja, sikap, keterampilan dan penilaian diri. Dalam menentukan penilaian hendaknya dengan menggunakan acuan kriteria, sistem penilaian berkelanjutan, hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut dan penilaian harus sesuai dengan pengalaman belajar yang dialami oleh siswa.Hambatan dalam pelaksanaan pembelajaran dalam meningkatkan kepekaan sosial yaitu guru tidak dapat langsung melaksanakan yang aktif, inovatif,  efektif, kratif dan menyenangkan sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai serta hasil pembelajaran kurang memuaskan, kepekaan sosial siswa tidak terbentuk.Sebagai pihak yang paling strategis dan memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan – kebijakan pendidikan pada tingkat sekolah diharapkan memberikan dorongan dan kesempatan yang seluas  –  luasnya kepada guru untuk mengembangkan potensinya melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, MGMP serta meningkatkan pengawasan terhadap kinerja guru yang berhubungan dengan proses pembelajaran seperti penyusunan rencana,  pelaksanaan dan eveluasi pembelajaran.

Efektivitas Kebijakan Moneter Bank Indonesia Dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi

Septi Diah Ayu Ningtiyas, Sofiatul Maghfiroh, Hindi Mohammad Hasan, Rini Puji Astuti
Abstract: Stabilitas ekonomi merupakan landasan yang penting bagi suatu negara dalam mengelola kebijakan moneter untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Bank Indonesia yang memiliki peran sangat krusial untuk menjaga… a stabilitas ekonomi terutama di negara Indonesia. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang bertujuan mengevaluasi efektivitas kebijakan moneter Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan analisis dokumen terkait implementasi kebijakan moneter di Indonesia. Terdapat analisis faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kebijakan moneter, tantangan yang dihadapi, serta praktik terbaik dalam merancang dan melaksanakan kebijakan moneter untuk mencapai stabilitas ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Indonesia telah menerapkan berbagai instrumen kebijakan moneter dengan efektif untuk menjaga stabilitas ekonomi Indonesia.

Analisis Pengaruh Kinerja Unit Apron Movement Control Terhadap Tingkat Keselamatan Dan Keamanan Di Daerah Sisi Udara

Nabila Inayah, Putri Calista Nursyaf, Kardi
Abstract: Apron Movement Control (AMC) adalah staf Bandar Udara yang memiliki lisensi dan rating untuk melaksanakan tugas sebagai penanggung jawab kegiatan operasi penerbangan, pengawasan, pergerakan pesawat, lalu lintas kendaraan,… , pergerakan penumpang, dan pemantauan kebersihan di area sisi udara, serta pencatatan data penerbangan di apron. Pengawasan yang dilakukan oleh Apron Movement Control (AMC) bertujuan antara lain untuk memastikan keamanan dan keselamatan dalam kegiatan penerbangan serta menumbuhkan kedisiplinan di antara pengguna jasa, yang dapat mempengaruhi aktivitas di sisi udara. Aspek pengawasan sangat penting karena keselamatan dan keamanan di sisi udara melibatkan banyak hal di sekitarnya, seperti penumpang, personel penerbangan, serta pesawat yang sedang beroperasi. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja Unit AMC terhadap tingkat keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja Unit AMC sangat berpengaruh dalam menjamin keselamatan dan keamanan di daerah sisi udara. Unit AMC melakukan fungsi pengawasan terhadap semua pergerakan lalu lintas di sisi udara serta berkoordinasi dengan pihak terkait dengan penanganan pesawat udara, dimana hal tersebut dapat memengaruhi operasional di sisi udara. Seperti yang diketahui, keamanan daerah di sisi udara sangatlah penting untuk mencapai keselamatan seluruh pengguna sisi udara dan terhindar dari hal yang tidak diinginkan.

Analisis Potensi Bahaya Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Pada Nelayan Tradisional Di Indonesia

Ade Irma Seftyani Lubis, Salshabila Azzahra Sirait, Aldi Syahputra Nasution, Abdurrozzaq Hasibuan
Abstract:   Indonesia ialah negara kepulauan, dengan luas zona lautan lebih besar dari zona daratan. Salah satu mata pencaharian sektor bidang kelautan ialah nelayan. Dalam melaksanakan sebuah pekerjaan, nelayan pun tak luput dari… ari bahaya atau resiko kecelakaan di lokasi bekerja. Dimana menurut Laporan Census of Fatal Occupational Injuries (CFOI) yang dilaksanakan oleh Bureau of Labour Statistics (BLS) mengatakan risiko kecelakaan kerja terhadap nelayan 20-30 kali lebih tinggi ketimbang pekerjaan lain. Faktor pokoknya ialah lingkungan kerja, semisal banyak kapal penangkap ikan tanpa alat pelindung diri (APD), serta tingkat pendidikan yang rendah meningkatkan risiko disebabkan wawasan yang buruk. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode literature review. Dimana sumber pustaka berasal artikel publikasi ilmiah terdahulu. Dari paparan diperoleh hasil ketika nelayan melaut bisa muncul beragam bahaya keselamatan serta kesehatan bekerja baik ketika di darat atau ketika di lautan. Bahaya yang dimunculkan pun beragam, dari bahaya potensial kimia, biologi, fisik, ergonomi, psikososial.