Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Konflik Hak Cipta Dalam Industri Musik (Studi Kasus Ahmad Dhani Vs Once)

Salsabila Phytagora Athariq, Siti Aliza Nuraini Wahdini, Rahil Syira Roudhlotul Janah, Yulianisa Amelia Fasya, Muhammad Rizky Irawan
Abstract: Karya musik merupakan objek dari Hak Cipta yang memiliki perlindungan hukum yang di atur oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Salah satu konflik hak cipta yang terdapat pada industri musik yaitu konflik… lik antara Ahmad Dhani dan Once Mekel dimana Ahmad Dhani melarang Once Mekel membawakan lagu dari Band Dewa 19 saat Dewa 19 sedang melaksanakan tour, Once Mekel juga tidak membayarkan royalti kepada Ahmad Dhani selaku pemilik lagu-lagu Dewa 19 yang di bawakan oleh Once Mekel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui relevansi dari isi pasal undang-undang hak cipta dan kewajiban dari performer untuk pencipta lagu. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan secara analitis. Hasil penelitian memaparkan bahwa Once telah melanggar ketentuan karena tidak memiliki perjanjian lisensi. Kemudian performer yang tidak membayar royalti kepada pencipta melalui LMKN dikenakan denda dan sanksi.

Biaya Standar Sebagai Alat Pengendalian Biaya Produksi UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang

Dera Permata Sari, Valencia Sabila, Dodi Suryadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya standar dalam pengendalian biaya produksi pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dimana bertujuan untuk mengetahui… getahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Adapun sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data menggunakan penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Dalam penelitian ini analisis yang dilakukan adalah analisis varians, yaitu menghitung selisih antara biaya yang telah ditetapkan di awal dengan biaya yang sesungguhnya terjadi periode tahun 2023. Hasil penelitian ini yaitu peran biaya standar dalam pengendalian biaya produksi pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang sangat penting. Hal ini terbukti bahwa analisis biaya standar pada UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang terjadi selisih menguntungkan (favorable) pada selisih biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. UMKM Doyan Jagung Mozarella Padang dapat mengatur semua biaya yang dikeluarkan pada saat proses produksi sehingga dapat berjalan dengan baik dan tercapainya target produksi yang menghasilkan produk dengan mutu yang baik.

Efektifitas Pengelolaan Keuangan Gen-Z Terhadap Tingkat Pengeluaran Kebutuhan Makeup Di Kehidupan Sehari-Hari

Manuela Vanlentera Kasih Berlinda Sudjianto, Nadia Faustina Ariqah
Abstract: Dengan meningkatnya aksesibilitas produk kecantikan melalui platform digital, Gen Z sering kali terperangkap dalam perilaku konsumtif yang dipengaruhi oleh tren di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi… asi efektivitas pengelolaan keuangan Gen Z dan dampaknya terhadap tingkat pengeluaran mereka, khususnya dalam kebutuhan makeup sehari-hari. Dalam penelitian kali ini kami menggunakan metode pendekatan kuantitatif berbasis survei untuk pengumpulan  data dari 99 responden Gen Z. Penelitian ini menganalisis efektivitas pengelolaan keuangan Gen Z di Surabaya terkait pengeluaran untuk kebutuhan make-up. Melibatkan responden berusia 16-25 tahun, mayoritas berasal dari kelompok usia 19-21 tahun. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik tentang make-up, dengan 57,6% memiliki skor pengetahuan 9 dan 10. Dalam pola pengelolaan keuangan, mayoritas Gen Z menunjukkan kesadaran untuk menabung dan memanfaatkan teknologi finansial. Skor pengelolaan keuangan berkisar antara 4 hingga 14, dengan 45,5% responden mencatat skor di bawah 8, dan 81,8% memiliki skor di atas 10, menunjukkan kecenderungan pengelolaan yang baik. Pengeluaran untuk make-up berpengaruh pada kondisi keuangan mereka, dengan 56,6% responden merasakan dampak cukup signifikan. Rata-rata frekuensi pembelian make-up adalah 1-2 kali sebulan (78,3%), dan mayoritas mengalokasikan pengelurannya sejumlah Rp.100.000 hingga Rp.300.000 per bulan untuk make-up. Gen Z cenderung selektif dalam memilih produk dengan keseimbangan antara kualitas dan harga, mencerminkan sikap bijaksana dalam mengatur keuangan mereka. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi Gen Z dalam mengelola keuangan mereka secara lebih bijak.

Analisis Kritis Asas Lex Rei Sitae Pada Kasus Perkawinan Warga Negara Indonesia Dan Warga Negara Asing

Martin, Lydyana Trisnaeni, Dimas Herdian Nugrahimsyah, Agung Widya Setya Pratama, Ania Nasyira, Nabila Fairuzzahra
Abstract: Asas Lex Rei Sitae merupakan asas dasar hukum pasal 17 AB, dimana menurut asas ini hukum yang berlaku adalah hukum dimana tempat benda tidak bergerak itu berada. Dalam ius constitutum, hal ini diterangkan lebih lanjut sebagaimana… bagaimana hukum internasional itu mengaturnya. Kemudian, bagaimana terkait kepengurusan pembagian hak waris antara warga negara Indonesia dengan warga negara Singapura yang mempunyai keterikatan atas dasar perkawinan dengan dua kenegaraan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang dianalisis kritis dengan data sekunder. Oleh karena persoalan yang ada diangkatlah Judul “Analisis Kritis Asas Lex Rei Sitae pada Kasus Perkawinan Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Asing.” Diharapkan dengan kajian ini dapat menemukan jawaban dan juga solusi atas persoalan yang ada. Dengan adanya kajian ini diharapkan dapat membuka serta menambah wawasan warga negara, sehingga dapat lebih melek akan asas Lex Rei Sitae tersebut sehingga tepat dalam mengaplikasikannya.

Meningkatkan Komitmen Organisasi Di Universitas: Pengaruh Kepemimpinan Transformasional Dan Budaya Akademik

Tambaip, Beatus, Tjilen, Alexander Phuk, Riyanto, Pulung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional dan budaya akademik terhadap komitmen organisasi di Universitas Musamus serta bagaimana interaksi keduanya dapat meningkatkan kinerja universitas.… versitas. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei digunakan untuk mengumpulkan data dari dosen, staf, dan mahasiswa melalui kuesioner. Variabel yang diteliti meliputi kepemimpinan transformasional (visi, inspirasi, pemberdayaan, perhatian individu), budaya akademik (nilai kolaborasi, inovasi, keterbukaan), dan komitmen organisasi (keterlibatan, loyalitas, kesetiaan). Data dianalisis menggunakan regresi berganda untuk mengidentifikasi pengaruh masing-masing faktor dan interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan strategis dalam memperkuat budaya akademik, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pengembangan sumber daya manusia, dan meningkatkan komitmen organisasi. Budaya akademik yang inklusif dan kolaboratif menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Interaksi antara kepemimpinan transformasional dan budaya akademik menghasilkan sinergi yang signifikan dalam mencapai visi universitas.Penelitian ini menyimpulkan bahwa kombinasi kepemimpinan transformasional dan budaya akademik yang kuat merupakan elemen kunci dalam membangun universitas yang kompetitif dan adaptif terhadap tantangan global. Pendekatan holistik yang mempertimbangkan faktor internal dan eksternal diperlukan untuk meningkatkan daya saing Universitas Musamus di tingkat nasional dan internasional

Pengelolaan Berkelanjutan Pada Ekosistem Padang Lamun: Literatur Review

Gus Permata Sari, Indri, Razak, Abdul, Syah, Nurhasan, Azhar, Aulia, Diliarosta, Skunda, Syafrijon
Abstract: Ekosistem padang lamun adalah salah satu ekosistem pesisir yang memiliki peran penting dalam mendukung keanekaragaman hayati, menjaga keseimbangan ekosistem laut, dan menyediakan jasa ekosistem yang vital. Artikel ini mengulas… ngulas keterkaitan antara pendekatan rantai makanan dan jaring makanan dengan pengelolaan berkelanjutan pada ekosistem padang lamun melalui metode literature review. Analisis menunjukkan bahwa interaksi spesies dalam rantai dan jaring makanan mendukung stabilitas ekosistem serta mengurangi risiko gangguan eksternal. Pendekatan pengelolaan berkelanjutan, termasuk perlindungan habitat, pengaturan kualitas air, dan restorasi ekosistem, terbukti efektif dalam memelihara kesehatan ekosistem dan meningkatkan jasa ekosistem, seperti perikanan dan pariwisata. Pemahaman komprehensif tentang dinamika rantai dan jaring makanan sangat penting untuk memastikan kelestarian ekosistem padang lamun di tengah tekanan lingkungan dan aktivitas manusia. Strategi pengelolaan yang mempertimbangkan kompleksitas jaring makanan dapat meningkatkan efektivitas konservasi dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

Strategi Adaptasi Lingkungan Dan Pengelolaan Terpadu Di Pesisir Penjaringan Jakarta Utara

Haryeni, Eni Kamal, Abdul Razak, Widya Prarikeslan
Abstract: Wilayah pesisir Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, sedang dihadapkan pada masalah lingkungan yang besar karena dampak perubahan iklim dan urbanisasi. Masalah utama di daerah ini meliputi turunnya permukaan tanah, banjir… ir rob, rusaknya ekosistem mangrove, dan sanitasi yang buruk di permukiman kumuh. Penelitian ini bermaksud menganalisis kelemahan lingkungan di daerah pesisir Penjaringan, menilai strategi adaptasi yang sudah digunakan, dan menetapkan rencana manajemen adaptif untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Ini melibatkan analisis dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan laporan teknis yang relevan. Analisis dilakukan dengan membandingkan untuk menemukan faktor-faktor rentan dan tekanan dari aktivitas manusia di daerah pantai. Penelitian menemukan bahwa usaha adaptasi saat ini masih mengalami hambatan dalam hal keterlibatan masyarakat dan dukungan kebijakan, seperti pembangunan tanggul, rehabilitasi mangrove, dan program perbaikan permukiman kumuh. Model manajemen adaptif yang direkomendasikan mencakup pembangunan infrastruktur adaptif, pelestarian hutan mangrove oleh masyarakat, pemberdayaan ekonomi lokal, dan sistem pemantauan serta evaluasi yang melibatkan partisipasi semua pihak.

Analisis Prosedur Pembentukan Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 2013 Tentang Pengangkatan Hakim Konstitusi Terhadap Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 Tentang Mahkamah Konstitusi

Kuswan Hadji, Irawan Solahudin, Neva Tri Saharany, Fitri Aulia Hannan Nisa, Agung Rakha Jun Wily Saragih
Abstract: Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga penjaga konstitusi memiliki peran yang sangat krusial dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Proses pengangkatan hakim konstitusi sebagai anggota lembaga ini pun diatur secara ketat dalam… lam undang-undang, salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Mahkamah Konstitusi. Undang-undang ini bertujuan untuk menjamin independensi, integritas, dan profesionalisme hakim konstitusi.Dalam praktiknya, proses pengangkatan hakim konstitusi seringkali menjadi sorotan publik. Keputusan ini menuai berbagai kritik, salah satunya terkait dengan dugaan cacat formil dalam proses pembentukannya. Cacat formil ini diindikasikan dari adanya ketidaktransparanan dan kurangnya partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini tentunya berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai legitimasi keputusan tersebut. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diketahui sejauh mana Keputusan Presiden tersebut telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku dan apa saja implikasi hukum dari adanya dugaan cacat formil dalam proses pembentukannya. Penelitian ini memiliki kontribusi baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis, penelitian ini dapat memperkaya khasanah ilmu hukum tata negara, khususnya mengenai pengawasan terhadap pelaksanaan kekuasaan membentuk peraturan perundang-undangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala atau tantangan dalam pelaksanaan prosedur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur pembentukan keputusan tersebut. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota. dengan demikian maka suatu peraturan yang berada di bawah tidak boleh bertentangan dengan peraturan di atasnya. Berlakunya asas ini mencerminkan adanya hubungan antara superordinasi dan subordinasi antara satu peraturan dengan peraturan lainnya. Artinya, substansi dalam Ketetapan Presiden tersebut bersifat khusus konkrit, individual, dan final seperti pengangkatan hakim konstitusi. Apabila terjadi pelanggaran pada asas tersebut maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Pertimbangan Majelis Hakim pun menyatakan bahwa gugatan penggugat dikabulkan dengan amar putusan diterima sehingga dengan ini Majelis Hakim memutus untuk menyatakan batal Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 87/Tahun 2013 tertanggal 22 Juli 2013. Oleh karena itu, berdasarkan penjelasan yang telah penulis tuangkan dalam paragraf-paragraf sebelumnya dapat dicermati bahwa hubungan antara Keputusan Presiden No. 87/2013 dapat dinilai bertentangan terhadap UU No. 8/2011 karena tidak sesuai dengan asas lex superior derogat legi inferiori.

Pengaruh Kerusakan Ekosistem Terhadap Sumber Pendapatan Nelayan: Literature Review

Sy, Asmalinda, Kamal, Eni, Razak, Abdul, Prarikeslan, Widya
Abstract: Kerusakan ekosistem pesisir, terutama terumbu karang dan mangrove, memiliki dampak signifikan terhadap pendapatan nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara degradasi ekosistem pesisir dan keberlanjutan… lanjutan ekonomi nelayan melalui tinjauan literatur dari berbagai sumber terkini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penurunan kualitas terumbu karang dan mangrove mengurangi hasil tangkapan ikan hingga 40% dalam satu dekade, serta mengancam stabilitas ekonomi masyarakat pesisir. Faktor utama penyebab kerusakan ini meliputi perubahan iklim, polusi, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Beberapa program restorasi ekosistem, seperti di Bali dan Filipina, berhasil meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan nelayan melalui pendekatan berbasis masyarakat. Studi ini menekankan pentingnya konservasi dan pengelolaan berkelanjutan untuk memitigasi dampak kerusakan ekosistem terhadap sektor perikanan. Diperlukan kolaborasi lintas sektoral dalam mengimplementasikan kebijakan pengelolaan sumber daya alam untuk mendukung keberlanjutan ekonomi nelayan.

Analisis Sikap Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Produk Antara Teh Tong Tji Dan Teh.It Berbasis Model Multiatribut Fishbein

Misel Febrianti, Devina Aurelia Azahra, Amanda Edward, Rahmat Fajri Alamsyah, Sultan Muhammad Arkan
Abstract: Perilaku konsumen merupakan studi kompleks yang melibatkan seluruh proses pengambilan keputusan pembelian, mulai dari munculnya kebutuhan hingga evaluasi pasca-pembelian. Penelitian ini menggunakan model multiatribut Fishbein… hbein untuk menganalisis preferensi konsumen terhadap produk Teh.It dan Teh Tong Tji dengan melibatkan 46 responden. Dengan fokus pada atribut produk seperti rasa, aroma, kemasan, dan harga, serta tingkat keterlibatan konsumen dalam memilih. Hasil menunjukkan bahwa konsumen sangat terlibat dalam menentukan preferensi minat akan produk dalam proses pembelian, serta aroma dan banyaknya isi menjadi faktor utama, sementara perbedaan antar merek tidak terlalu menonjol. Temuan ini memberikan panduan bagi produsen untuk menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan preferensi konsumen dan meningkatkan daya saing produk.