Search Articles & Publications

Showing 2694 articles found for "Anti"

Diversitas Vegetasi dalam Sistem Agroforestri Tradisional dan Pengaruhnya pada Resiliensi Ekologis-Ekonomis: Perspektif Komunitas Lokal di Sekitar Hutan Pendidikan

Hiola, Abdul Samad
Abstract: Meskipun pengakuan terhadap agroforestri tradisional  sebagai strategi pengelolaan lahan berkelanjutan semakin meningkat, penelitian yang mengintegrasikan analisis keanekaragaman tanaman dengan persepsi lokal untuk memahami… hami ketahanan ekologi-ekonomi masih terbatas. Penelitian ini mengkaji hubungan antara keanekaragaman tanaman dalam sistem agroforestri dan kontribusinya terhadap stabilitas ekosistem serta ketahanan ekonomi komunitas lokal di Desa Dulamayo Selatan, sekitar Hutan Pendidikan Universitas Gorontalo, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan metode campuran, kami menggabungkan analisis vegetasi kuantitatif melalui 9 plot dinamis (72 sub-plot) dengan survei sosial yang melibatkan 60 rumah tangga dan wawancara mendalam dengan 5 informan kunci, dengan penilaian menggunakan skala Likert (1-5). Analisis Indeks Nilai Penting (INP) menunjukkan dominasi spesies serbaguna, dengan Arenga pinnata (INP=113,72), Lansium parasiticum (INP=68,8), dan Aleurites moluccanus (INP=48,45) menjadi komponen kunci dalam sistem agroforestri lokal. Komunitas lokal menilai tinggi jasa ekosistem dari sistem agroforestri, khususnya penyediaan air bersih (4,4/5) dan mitigasi bencana alam (4,2/5). Analisis regresi menunjukkan korelasi positif yang signifikan antara kesadaran lingkungan dan manfaat ekonomi (R²=0,72), mengindikasikan bahwa kesadaran ekologis dan keuntungan ekonomi dapat bersinergi dalam pengelolaan agroforestri. Preferensi terhadap spesies serbaguna mencerminkan strategi adaptif untuk memaksimalkan manfaat dari sumber daya lahan yang terbatas, sambil menjaga keanekaragaman hayati dan fungsi ekosistem. Temuan ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan kesadaran ekologis ke dalam program pengembangan agroforestri dan menyoroti potensi diversifikasi spesies untuk meningkatkan ketahanan ekologi sekaligus stabilitas ekonomi pada komunitas yang bergantung pada hutan.  

Innovation And Regulation: Legal Challenges In Indonesia In Responding To The Development Of Generative Artificial Intelligences

Hendri Khuan, Darmawati Darmawati, Meyer Tendean, Dadin Solihin
Abstract: Penelitian ini menganalisis tantangan hukum dalam menyeimbangkan inovasi Generative AI (GenAI) dan kebutuhan regulasi di Indonesia, mengidentifikasi celah regulasi, dampak sektoral, serta merumuskan rekomendasi kebijakan… berbasis prinsip keadilan dan keberlanjutan. Metode: Penelitian menggunakan studi pustaka kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis.  Studi mengidentifikasi tiga tantangan utama: (1) Regulasi yang tidak adaptif, di mana UU ITE, PDP, dan Hak Cipta gagal mengatur aspek krusial GenAI seperti status hukum output AI, bias algoritma, dan penggunaan data pelatihan; (2) Ambang akuntabilitas yang ambigu, menyulitkan penentuan pihak bertanggung jawab atas konten ilegal atau disinformasi berbasis AI; serta (3) Dampak sektoral tidak terantisipasi, termasuk risiko hallucination di sektor keuangan, plagiarisme pendidikan, dan disrupsi tenaga kerja kreatif. Solusi yang diusulkan mencakup regulasi berbasis risiko, amandemen UU Hak Cipta untuk ciptaan AI, kolaborasi multistakeholder, dan regulatory sandbox untuk inovasi terkendali.

Pengaruh Kinerja dan Biaya Lingkungan terhadap Tingkat Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2023

Wa Ode Umi Kalsum Nurhalimah, Mulyati Akib
Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh kinerja lingkungan dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas. Sampel yang digunakan adalah 52 perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode… iode 2022-2023, dengan metode purposive sampling. Variabel kinerja lingkungan diukur menggunakan data PROPER, sementara biaya lingkungan dihitung berdasarkan biaya CSR yang dibagi dengan laba bersih, dan profitabilitas diukur melalui rasio ROA. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan teknik analisis berupa regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada rentang waktu 2022-2023. Selain itu, biaya lingkungan juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas selama periode tersebut.

The Effect of Gadget Use on Social Interaction Among Preschool Children in XYZ Sub-District, Surabaya

Yenny, Yenny Yenny, Nurul Suhesti, Nevrettia Christantyawati, R. Ayu Erni Jusnita, R. Hartopo Eko Putro
Abstract: This research examines the impact of gadget use on early childhood social interaction within the urban setting of XYZ Village, Surabaya, amid the growing prevalence of digital exposure among young children. Anchored in Vygotsky’s&#8230; ygotsky’s Sociocultural Theory and the Socialisation Theory, the study evaluates how the duration and frequency of gadget use influence key social competencies, including verbal communication, cooperative behavior, and empathy in children aged 3 to 6 years. Employing a quantitative, cross-sectional design, the study collected data from 100 children using parent-administered questionnaires and direct observational methods, followed by analysis through multiple linear regression. The findings demonstrate that both the duration and frequency of gadget use exert a statistically significant influence on children’s social interaction (p < 0.05), accounting for 19% of the variance (R² = 0.190). The remaining variation is likely influenced by external variables such as parenting styles, digital content quality, and psychological factors. These outcomes underscore the importance of regulated gadget use, active parental involvement, and integrative educational practices that promote both digital literacy and interpersonal development.

Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Adopsi Sistem Agroforestri Di Provinsi Gorontalo

Adam, Verra, Sofyan Abdullah, Iswan Dunggio
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap adopsi sistem agroforestri di Provinsi Gorontalo. Agroforestri dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah lingkungan seperti&#8230; ti banjir dan longsor melalui integrasi komponen pertanian, kehutanan, dan peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi logistik, melibatkan 164 responden dari enam desa yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan (X5), penyuluhan (X8), dan keanggotaan kelompok tani hutan (KTH) (X7) menjadi faktor dominan yang memengaruhi adopsi. Petani dengan lahan ≥2 Ha memiliki peluang 201% lebih tinggi untuk mengadopsi agroforestri, sementara penyuluhan dan keanggotaan KTH meningkatkan peluang sebesar 2,75 kali dan 2,5 kali. Sebaliknya, usia (X1) dan pendidikan (X3) tidak berpengaruh signifikan, meskipun tren menunjukkan petani muda lebih terbuka pada inovasi. Analisis threshold (ambang batas skor 50 vs 60) mengungkap variasi adopsi antardesa, dengan Desa Tangga Barito memiliki tingkat adopsi tertinggi (87,5%) dan Bondawuna terendah (10,34%). Temuan ini selaras dengan literatur global yang menekankan pentingnya kapasitas teknis, jejaring sosial, dan kebijakan kontekstual. Rekomendasi strategis mencakup penyuluhan spesifik lokasi, model agroforestri yang ramah lahan sempit dan curam, serta insentif finansial bagi petani kecil. Penelitian juga menyarankan pendekatan berbasis data untuk merancang kebijakan adaptif, seperti penguatan kelompok tani dan konsolidasi lahan. Kontribusi teoretis melibatkan kerangka analisis threshold untuk memahami dinamika adopsi secara kontekstual, sedangkan implikasi praktis berfokus pada integrasi agroforestri dalam program pengentasan kemiskinan dan adaptasi iklim. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pertanian berkelanjutan di Indonesia, terutama di wilayah dengan tantangan biofisik dan struktural seperti Gorontalo. Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, NGO, dan kelompok petani, agroforestri dapat menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang harmonis antara ekologi, ekonomi, dan sosial.  

Harmonisasi Hukum Nasional dan Hukum Adat Dalam Penanganan Delik Adat Asusila di Bali

Nur Azizah, Rahayu Sri Utami
Abstract: Indonesia adalah bangsa dengan masyarakat yang beragam banyak suku,bangsa,ras,agama serta adat istiadat yang tersebar di wilayah perkotaan maupun pedesaan. Hukum dan masyarakat merupakan dua entitas yang saling berkaitan&#8230; erat dan tidak dapat dipisahkan. Prinsip Ubi Societas Ibi Ius menegaskan bahwa keberadaan hukum senantiasa mengikuti keberadaan masyarakat. Awig-awig merupakan sebuah aturan tersendiri yang dibentuk oleh desa adat dalam menjalankan pemerintahannya. Tindakan-tindakan yang melanggar hukum adat kerap disebut sebagai 'delik adat' atau 'tindak pidana adat'. Tindak pidana adat mencakup segala bentuk perbuatan atau peristiwa yang dianggap bertentangan dengan nilai-nilai kerukunan, ketertiban, keamanan, rasa keadilan, serta kesadaran hukum masyarakat adat, baik yang dilakukan oleh individu, kelompok, maupun oleh aparat atau pengurus adat itu sendiri.. Aturan hukum ada yang tertulis dan tidak tertulis. Hukum adat Bali adalah seperangkat aturan yang memuat ketentuan mengenai perintah dan larangan guna mengatur perilaku masyarakatnya mayarakat itu sendiri. Dalam hukum adat di Bali banyak terdapat tindak pidana adat yang menyangkut kesusilaan salah satunya yaitu Drati Krama. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif normatif  yaitu pendekatan yang bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis konsep-konsep hukum yang relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk delik adat asusila yang diakui dan ditangani oleh hukum adat di Bali

The Influence of Teacher Discipline Dimensions on the Quality of the Teaching and Learning Process at MIS Al-Hilal Wanakarta School, Lolong Guba District, Buru Regency

Iis Amalia, Mohamad Arsad Rahawarin, Julia Theresia Patty
Abstract: The purpose of this study is to determine how the quality of teaching and learning process at Mis Al-Hilaal Wanakarta school is impacted by the aspects of teacher discipline. This study employs quantitative approach and&#8230; uses saturated sample which involves twelve teachers. The data is gathered by observation, questionnaires with five possible answers on a Likert scale score choice form that are distributed to twelve teachers, and documentation as a supplementary method. The data is analyzed using a straightforward linear regression test that includes Spearman rank correlation and the determination coefficient test, t test, or partial test, and F test, or simultaneous test. According to the study's findings, (H_0)  is rejected and (Ha) is accepted, indicating a strong and positive relationship between the aspects of teacher discipline and the quality of teaching and learning process. This is supported by the Spearman rank correlation coefficient value of 0.6137. Based on the R Square value of 0.517 obtained from the simple linear regression test, there is a 51.7% impact of the teacher discipline aspects on the quality of teaching and learning process. The results of the t test shows that the variable aspects of teacher discipline have a significant impact on the quality of the teaching and learning process (t value (3.269) > t table (1.812) with a significance of 0.008 <0.05), and the results of the F test shows that the F value is 10.683 with a significance of 0.008 <0.05.

Deteksi Dini Neuropati pada Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 Menggunakan MNSI, IpTT, dan MT di Jayapura

Titi Iswanti Afelya, Fitriani Fitriani
Abstract: Neuropati diabetika merupakan komplikasi serius pada penyandang diabetes melitus (DM) yang dapat menyebabkan kecacatan akibat ulserasi, amputasi, dan gangguan mobilitas. Skrining dini sangat penting untuk mendeteksi neuropati&#8230; opati lebih awal dan mencegah komplikasi. Namun, masih banyak kasus neuropati diabetika yang tidak terdeteksi di Jayapura. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan survei analitik. Responden adalah penyandang DM tipe 2 di RSUD Jayapura, RS Dian Harapan, PKM Abepura dan PKM Kotaraja.  yang dipilih secara purposive sampling. Deteksi dini neuropati dilakukan menggunakan Michigan Neuropathy Screening Instrument (MNSI), Ipswich Touch Test (IpTT), dan Monofilament Test. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan perangkat lunak statistik sederhana. Dari 91 responden yang diperiksa, sebagian besar mengalami gejala neuropati perifer yang meliputi kram otot, kelemahan, rasa tertusuk dan terbakar, nyeri seperti terbakar, serta kulit kering dan pecah-pecah. Hanya 24 responden yang sebelumnya telah diinformasikan oleh dokter mengenai neuropati diabetika. Pada Monofilament Test, hampir setengah dari responden tidak merasakan sentuhan pada beberapa titik, menunjukkan neuropati perifer. Skrining IpTT mengidentifikasi 75 responden mengalami neuropati, dengan beberapa di antaranya tidak dapat merasakan hingga enam sentuhan. Penelitian ini menunjukkan tingginya prevalensi neuropati perifer pada penyandang DM tipe 2 di Jayapura, yang sebagian besar belum terdeteksi sebelumnya. Skrining dini dengan MNSI, IpTT, dan Monofilament Test efektif dalam mengidentifikasi neuropati diabetika, sehingga dapat membantu intervensi lebih awal untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

Analisis Majas Pada Novel Gadis Jatuh Di Dalam Laut Karya Axie Oh Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra Di Sma Kelas XII

Mukhammad Ilyas, Muji Zain Naufal, Ade Hasanudin
Abstract: Masalah yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah ketidakcocokan bahan ajar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Banyak guru cenderung memberikan materi yang terlalu luas atau&#8230; malah terlalu sedikit, terlalu mendalam atau justru dangkal, serta urutan penyajian yang tidak tepat. Kondisi ini sering kali mengakibatkan materi ajar tidak sejalan dengan kompetensi yang ingin dicapai siswa. Sebagai solusi, peneliti mempersembahkan alternatif bahan ajar yang diharapkan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis majas yang terdapat dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut" karya Axie Oh, serta menggambarkan pemanfaatan hasil analisis tersebut dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA kelas XII. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti tidak menggunakan statistik, melainkan fokus pada deskripsi kualitatif. Data dikumpulkan dari beragam referensi seperti buku teks, kamus, ensiklopedia, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian lainnya. Apabila peneliti tidak memiliki sumber bacaan sendiri, perpustakaan, baik formal maupun pribadi, dapat dimanfaatkan. Dalam penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui berbagai teknik dan sumber yang beragam, dilakukan secara berkelanjutan hingga mencapai titik jenuh. Proses pengamatan ini menghasilkan data yang bervariasi. Umumnya, data yang diperoleh bersifat kualitatif, dan teknik analisis yang digunakan tidak mengikuti pola yang kaku. Berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan, peneliti menemukan 65 contoh penggunaan majas dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut. " Jenis-jenis majas tersebut meliputi 19 contoh majas perbandingan, 17 contoh majas pertentangan, 18 contoh majas penegasan, dan 11 contoh majas sindiran. Selain itu, penelitian ini juga akan mengkaji beberapa aspek bahan ajar, seperti kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan.

Motivasi Latihan Siswa Mengikuti Kegiatan Ekstrakurikuler Sepakbola Di Sman 4 Pekanbaru

Winton Sinaga, Agus Prima Aspa, Syahriadi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru, penelitian ini juga mengetahui tingkat motivasi latihan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler&#8230; ler sepakbola dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola serta memberikan gambaran atau acuan kepada pembina dan pelatih untuk program latihan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan penyebaran angket kepada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMAN 4 Pekanbaru. Diperoleh data pada indikator kebutuhan dengan persentase 92,34% dalam kategori baik sekali, indikator bakat dengan persentase 87,34% dalam kategori baik sekali, indikator keterampilan dengan persentase 89,48% dalam kategori baik sekali, indikator teman dengan persentase 73,41% dalam kategori baik, indikator sarana dan prasarana dengan persentase 53,29% dalam kategori cukup, indikator guru dengan persentase 60,73% dalam kategori baik, indikator lingkungan dengan persentase 65,51% dalam kategori baik.