Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum bagi debitur rentan dalam perjanjian kredit online dengan jaminan gadai emas syariah serta mengidentifikasi kelemahan implementasi prinsip syariah dan…
hak-hak debitur dalam praktik pembiayaan berbasis teknologi finansial. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (normatif) dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa debitur rentan seperti pedagang mikro, buruh harian, dan perempuan pra-sejahtera menghadapi ketidakseimbangan posisi tawar dalam perjanjian baku kredit online gadai emas syariah. Perlindungan hukum preventif diatur dalam Fatwa DSN-MUI No. 25/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn dan Pasal 18 UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, namun dalam praktiknya banyak platform fintech syariah tidak sepenuhnya mematuhi prinsip keadilan dan transparansi. Klausula baku sering memuat ketentuan sepihak seperti penetapan biaya penitipan tidak proporsional, denda keterlambatan yang tersamar, serta mekanisme lelang tanpa pemberitahuan layak. Perlindungan represif melalui pengadilan atau BPSK sulit diakses debitur rentan karena biaya tinggi, waktu panjang, dan rendahnya literasi hukum. Penelitian menyimpulkan bahwa perlindungan hukum eksisting belum efektif, sehingga diperlukan penguatan regulasi kontrak digital syariah, peningkatan pengawasan Dewan Pengawas Syariah, serta kewajiban edukasi risiko bagi debitur sebelum persetujuan akad.
Abstract:This study aims to analyze the effectiveness of legal protection for consumers in digital transactions in Indonesia. The method used is library research with a normative juridical approach. The results of the study indicate…
ate that Indonesia actually has an adequate legal basis to protect digital consumers, which is primarily sourced from Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection and Law Number 19 of 2016 concerning Information and Electronic Transactions. These regulations have set out basic principles such as the obligation of business actors to provide honest information, consumer rights to security, and the recognition of electronic evidence. However, its implementation in the field encounters various significant obstacles. Case studies on e-commerce and fintech platforms reveal that consumer losses still often occur, such as products that do not match the description, difficulties with refunds, and the vulnerability of personal data. The key finding of this study is that the main challenge lies not in the legal vacuum, but in three aspects: (1) low digital literacy and consumer law so that they are not optimal in fighting for their rights; (2) alternative dispute resolution mechanisms such as BPSK and ODR (Online Dispute Resolution) which are not yet effective, fast, and easily accessible; and (3) weak supervision and law enforcement against unscrupulous business actors in the digital space. Therefore, it is concluded that digital consumer protection efforts require a holistic approach that relies not only on regulations, but also through massive public education, strengthening dispute resolution institutions, and closer synergy between the government, business actors, and the community.
Abstract:The purpose of this research is to develop E-LKPD based on project-based learning assisted by live worksheet science learning to improve understanding of concepts in elementary schools and the effectiveness of E-LKPD based…
ed on project-based learning assisted by live worksheet, as well as to find out the response of teachers and students in grade V of SDN Dewi Sartika 2 Aut The implementation of E-LKPD single substance material plays a role in improving thinking skills through classroom learning. The type of research is the ADDIE model approach, (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). The product validation test was conducted by computer science media experts, Indonesian language experts, and science material experts. The validation results by media experts were 89.0% of the criteria were very feasible, linguists 96.0% of the requirements were very doable, and science materials experts 90.3% were very feasible. The results of the student response questionnaire were 91.5%, the response of class teachers was 90% in the appropriate category, and the average effectiveness score of using E-LKPD was 89.6% of the criteria as expected. The results show that project-based learning E-LKPD using live worksheets is feasible to use in the learning process and is effective in improving the thinking skills of elementary school students.
Abstract:Sate Taichan adalah sebuah inovasi dalam dunia kuliner yang berasal dari hidangan sate tradisional Indonesia, namun memiliki karakteristik yang membedakannya dari jenis sate lainnya. Hidangan ini menggunakan daging ayam…
yang dipanggang tanpa tambahan bumbu kacang, kecap manis, atau rempah-rempah yang berat seperti pada sate tradisional. Sebagai alternatif, Sate Taichan disajikan dengan sambal pedas, perasan jeruk nipis, dan taburan garam, yang menghasilkan cita rasa pedas, gurih, dan segar yang khas. Proses pembuatannya melibatkan marinasi yang minimal pada daging, umumnya hanya dengan garam dan merica, untuk mempertahankan rasa asli dan menciptakan tekstur yang empuk. Salah satu ciri khas dari Sate Taichan adalah warna dagingnya yang putih bersih, yang dihasilkan dari proses pemanggangan tanpa menggunakan kecap atau rempah yang pekat. Sate Taichan pertama kali menjadi populer di Jakarta dan dengan cepat menyebar ke berbagai kota besar di Indonesia, menjadi fenomena kuliner yang digemari oleh berbagai kalangan, terutama generasi muda. Daya tarik Sate Taichan tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada kesederhanaan bahan, penyajiannya yang modern, serta kesesuaian dengan tren makanan yang lebih ringan dan sehat. Popularitasnya juga didukung oleh kemudahan dalam penyajian dan fleksibilitas untuk berinovasi, seperti penambahan variasi rasa, pelengkap, dan teknik memasak. Dalam konteks hubungan antara manusia dan budaya, Sate Taichan mencerminkan perubahan preferensi masyarakat Indonesia terhadap makanan yang lebih praktis, estetis, dan memiliki cita rasa global, sambil tetap mempertahankan unsur lokal. Kehadirannya membuka peluang baru dalam bisnis kuliner, baik dalam skala restoran, gerai kaki lima, maupun usaha rumahan. Dengan kombinasi rasa pedas, segar, dan penampilan yang menarik, Sate Taichan tidak hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol kreativitas dan adaptasi kuliner Indonesia di era modern.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 05 Lebong. Metode pembelajaran aktif dipilih karena…
arena potensinya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, yang selama ini menjadi tantangan dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 126 siswa yang dipilih secara acak. Analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.66 dan nilai R² sebesar 0.61. Hasil ini menunjukkan bahwa 61% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh penerapan metode pembelajaran aktif. Penelitian juga menemukan bahwa siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan pemahaman materi setelah metode pembelajaran aktif diterapkan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus meningkatkan kompetensi dalam merancang pembelajaran aktif dan sekolah mendukung dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks PAI.
Abstract:This research aims to explore the role of the Deposit Insurance Corporation (LPS) in protecting customers when banks fail. The research methods used include policy analysis, case studies of failed banks, and reviews of related…
elated laws. It is hoped that the research results will provide a deeper understanding of the effectiveness of the legal protection provided by LPS to customers in the context of bank failures and the related compensation claims process. The Deposit Insurance Corporation (LPS) has a crucial role in protecting customer deposits when banks experience liquidation. In this context, LPS functions as a legal protection strategy for customer deposits held in banks. This action is important to maintain public confidence in banking amidst economic uncertainty. In response to the 1998 monetary crisis, the Indonesian government issued a policy of guaranteeing bank payments, including public deposits, through LPS. The importance of LPS is revealed when banks experience failures that have the potential to threaten the security of customer funds. In this situation, LPS guarantees the customer's refund up to a certain limit, providing the necessary financial protection. This creates a sense of security for customers and promotes banking system stability. With LPS, customers can be assured that their funds are safe even if unexpected events occur in the banking world. The role of LPS as a deposit insurance institution is inherent in the government's efforts to regulate and supervise the financial sector. LPS plays a role as the front guard in protecting customer interests, maintaining financial system stability, and preventing potential losses that could arise due to the possibility of bank failure.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek sosio historis usahatani bawang merah, pendapatan usahatani bawang merah, dan kelayakan usahatani bawang merah di pulau Tomia Kabupaten Wakatobi. Populasi dan sampel dalam…
penelitian ini ditentukan sesuai dengan teknik analisis dan tujuan penelitian yang diuraikan sebagai berikut: Untuk mengetahui sosio historis bawang merah di Pulau Tomia yang dianalisis dengan deskriptif kualitatif, maka populasi penelitian adalah seluruh pihak yang dianggap memiliki pengetahuan terkait sejarah, eksistensi, dan nilai sosial budaya bawang merah. Sampel ditentukan dengan teknik bola salju (Snowball Sampling). Untuk menganalisis kelayakan usahatani bawang merah yang dianalisis secara kuantitatif, maka populasi adalah seluruh petani bawang merah yang ada di Desa Teemoane. Jumlah petani di Desa Teemoane dalam penelitian ini sebanyak 47 petani bawang merah. Sehingga penelitian ini merupakan sampel jenuh (sampel sensus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya bawang merah di pulau Tomia telah ada sejak zaman pra–Sejarah dan merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pentingnya bawang merah bagi Masyarakat pulau Tomia, baik secara ekonomi, pangan, maupun lingkungan. Kondisi geografis dan iklim pulau Tomia sangat mendukung pertumbuhan pertumbuhan bawang merah. Bawang merah juga bukan hanya sekedar komoditas, tetapi memiliki nilai simbolis yang mendalam bagi Masyarakat pulau Tomia. Rata–rata biaya total yang dikeluarkan petani sebesar Rp1.251.216/musim, dimana total penerimaan adalah sebesar Rp8.024.681/musim. Dengan pendapatan sebesar Rp6.773.465/musim. Dan nilai kelayakan usahatani berdasarkan R/C Ratio adalah sebesar 6,41. Sehingga usahatani bawang merah di desa Teemoane layak untuk diusahakan.
Abstract:Kota Surabaya menghadapi risiko bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, sehingga kebijakan penanggulangan bencana yang efektif memerlukan peran aktif pemimpin daerah. Penelitian ini mengeksplorasi peran Wali…
i Kota dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya dalam mendukung penanggulangan bencana melalui kebijakan dan kegiatan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi dampak dan efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh kedua pemangku kepentingan, menggunakan data sekunder dari peraturan daerah yang relevan. Kepemimpinan Wali Kota dinilai berdasarkan sembilan aspek: Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, pembentukan BPBD, Forum PRB, penyebaran informasi kebencanaan, Rencana Penanggulangan Bencana, Tataruang Berbasis Pengurangan Risiko Bencana, alokasi anggaran, RPJMD, dan dukungan lainnya untuk BPBD. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD dinilai berdasarkan enam aspek: pengkajian risiko dan perencanaan terpadu, pengembangan sistem informasi, pendidikan dan logistik, penanganan kawasan rawan bencana, peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana, serta pemulihan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Wali Kota Surabaya telah melaksanakan 8 dari 9 aspek penting penanggulangan bencana, mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat kerangka hukum dan operasional. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD juga efektif dalam menjalankan enam aspek utama. Kebijakan dan inisiatif Wali Kota Eri Cahyadi dan Kepala BPBD Agus Hebi Djuniantoro menunjukkan kesiapan dan kapasitas Surabaya dalam mengelola risiko bencana secara komprehensif sangat mendukung penanggulangan bencana di Kota Surabaya.
Abstract:Penelitian dilatarbelakangi banyaknya perusahaan perbankan yang unggul dalam bidangnya sehingga diperlukan adanya upaya promosi dan peningkatan kepercayaan dari para nasabah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui adanya …
adanya pengaruh promosi dan kepercayaan terhadap keputusan nasabah dalam membuka tabungan Haji pada PT. Bank CIMB Niaga Syariah cabang kota Banjarmasin secara pasial dan simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 80 orang dengan pengolahan data menggunakan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan secara parsial bahwa nilai Sig. variabel Promosi(X1), sebesar 0,118 > 0,05 artinya promosi tidak menjadi alasan dalam keputusan membuka tabungan Haji. Sedangkan nilai Sig. variabel Kepercayaan (X2) sebesar 0,01 < 0,05 maka Kepercayaan menjadi alasan direalisasikannya pembukaan tabungan Haji. Sedangkan secara simultan promosi dan kepercayaan berpengaruh positif terhadap keputusan nasabah yang dapat dibuktikan dengan Fhitung sebesar 8,403 > Ftabel 3,11 dan nilai Sig. sebesar 0,01 < 0,05.
Abstract:Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) adalah alat ukur yang digunakan untuk menilai persepsi dan pengalaman masyarakat terhadap korupsi. Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami fluktuasi dalam nilai IPAK Penelitian…
enelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan IPAK di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023. Data yang digunakan bersumber dari laporan tahunan yang mengukur persepsi dan pengalaman masyarakat terkait korupsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai IPAK mengalami fluktuasi selama periode tersebut, dengan peningkatan pada tahun 2021 dan penurunan tipis pada tahun 2023. Analisis lebih lanjut memperlihatkan adanya perbedaan signifikan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan, serta berdasarkan tingkat pendidikan dan kelompok usia. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya upaya kontinu dalam memperkuat kesadaran anti korupsi di semua lapisan masyarakat