Abstract:Perkembangan teknologi digital meningkatkan risiko kebocoran data pribadi, terutama dalam pengelolaan program pemerintah seperti KIP-K, yang melibatkan data pribadi penerima bantuan pendidikan. Kasus kebocoran data KIP-K…
menunjukkan pentingnya perlindungan data yang lebih kuat supaya meminimalisir tindak kejahatan seperti penipuan dan eksploitasi. Undang-Undang No. 27 tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, hadir sebagai solusi dengan menetapkan regulasi yang jelas perihal pengumpulan, penyimpanan, serta pemrosesan data. Dengan adanya Undang-Undang ini diharapkan meningkatkan keamanan data dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah di era digital.
Abstract:Pendidikan memiliki tujuan untuk membentuk kepribadian dan meningkatkan kemampuan individu. Kurikulum berperan penting dalam proses pendidikan. Kurikulum merdeka menjadi kurikulum yang berlaku saat ini di Indonesia. Kurikulum…
kulum merdeka ini mengutamakan pembelajaran berbasis proyek dengan fokus pada pengembangan karakter dan kompetensi melalui pengalaman nyata, seperti yang telah dilakukan dalam penelitian mengenai tema budaya lokal pada kegiatan P5 untuk memperkuat karakter siswa SMP Negeri 8 Kota Cilegon. Metode pada penelitian ini adalaj metode deskriptif kualitatif untuk mengevaluasi implementasi P5 dalam penguatan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program P5 di SMP Negeri 8 Kota Cilegon mampu meningkatkan kesadaran siswa terhadap budaya lokal, seperti rasa bangga terhadap daerah sendiri dan kemampuan bekerja sama. Dari kegiatan tersebut terbentuk karakter siswa selaras dengan enam dimensi profil pelajar pancasila.
Abstract:Projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan salah satu upaya inovatif atau rancangan kurikulum yang diintegrasikan berdasarkan nilai-nilai pancasila ke dalam proses pembelajaran. Tujuan implementasi projek penguatan…
enguatan profil pelajar pancasila (P5) ini adalah untuk memberikan ruang belajar secara mandiri kepada siswa dalam meningkatkan kreativitas secara analisis dan psikomotorik pada siswa. Implementasi P5 pada sekolah mulai dari kelas X sampai dengan kelas XI memiliki perbedaan dan juga tantangan tersendiri bagi guru atau tenaga pendidik yang mendampingi. Kelas X cenderung masih merasa segan untuk menyalurkan keterampilannya didepan teman kelasnya. Metode kegiatan P5 dilaksanakan secara offline. Hasil dari implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila ini adalah untuk meningkatkan karakter siswa berjiwa pancasila, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, P5 dapat memberikan dampak positif seperti apersepsi dan stimulus bagi siswa untuk dapat menunjukan keterampilan atau bakat pribadi yang seharusnya tidak dipendam.
Abstract:Fokus penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengelolaan keuangan mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah apakah dipengaruhi oleh financial literacy dan self control. Pengelolaan keuangan yang efektif merupakan…
akan keterampilan penting bagi mahasiswa untuk mengatur pengeluaran, menabung, dan merencanakan keuangan masa depan. Financial Literacy mencakup pemahaman konsep dan produk keuangan yang memungkinkan pengambilan keputusan finansial yang tepat, sedangkan Self Control adalah kemampuan mengendalikan pengeluaran impulsif. Metode kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dan data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada mahasiswa penerima beasiswa KIP-Kuliah FEB UNESA angkatan 2023-2024. Sebanyak 84 responden dipilih menggunakan hasil rumus Slovin. Untuk menganalisis data, program SPSS digunakan untuk menguji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan hipotesis. Menurut hasil penelitian Financial Literacy dan Self Control berdampak baik pada pengelolaan keuangan mahasiswa penerima KIP-Kuliah dan juga ini mengindikasikan bahwa kombinasi antara Financial Literacy dan Self Control yang baik meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk mengelola keuangan pribadi secara lebih efektif.
Abstract:Berdasarkan penelitian mochammad syaiful hadi dimadrasah yang saat ini masih menggunakan sistem pembuatan kartu pelajar dilakukan secara konvensional adalah Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dimana Kartu Pelajar Yang Digunakan…
nakan Oleh Siswa Saat Ini Dibuat Oleh Percetakan Diluar Sekolah. Sistem Pembuatan Kartu Pelajar Dimana Desain, Percetakan Kartu Dibuat Diluar Sekolah. Hal Ini Tentunya Mengakibatkan Proses Pembuatan Kartu Pelajar Tidak Efektif Dan Efisien.
Implementasi Aplikasi Pembuatan Kartu Pelajar Dianggap Perlu Diterapkan Pada Sekolah Yang Belum Memiliki Aplikasi Secara Pribadi Seperti Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra. Dengan Adanya Aplikasi Kartu Pelajar Selain Menghasilkan Kartu Identitas Siswa Maupun Siswi Serta Dapat Membantu Staff Bidang Kesiswaan Dalam Pengelolaan Data Pelajar Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Yang Lebih Terjamin Sehingga Data Pelajar Hanya Dapat Diakses Oleh Pihak Sekolah.
Adapun Tujuan Dilaksanakan Implementasi Pembuatan Aplikasi Kartu Pelajar Pada Mts Salafiyah Safi’iyah Putra Adalah untuk menghasilkan aplikasi yang efektif dan efisien yang bermanfaat untuk sekolah khususnya bidang kesiswaan serta menjadi solusi atas permasalahan yang dihadapi
Abstract:Keterampilan interpersonal, etos kerja, dan sikap profesional sangat penting untuk menciptakan tempat kerja yang bahagia dan efektif. Pengabdian seseorang terhadap pekerjaannya ditunjukkan dalam sikap profesionalnya, yang…
g tidak hanya mencakup perilaku yang pantas tetapi juga menumbuhkan lingkungan kerja yang memberdayakan. Dengan bertindak sebagai kompas moral dan memotivasi orang untuk bekerja secara terhormat dan bertanggung jawab, etika kerja menumbuhkan kepercayaan di antara rekan kerja. Sebaliknya, pengembangan keterampilan antarpribadi sangat penting untuk meningkatkan kerja sama dan komunikasi anggota tim, yang meningkatkan semangat kerja dan meningkatkan hasil. Ketiga unsur tersebut saling berhubungan dan saling memperkuat; di satu sisi, keterampilan interpersonal yang kuat dapat membentengi etos kerja dan sikap profesional yang kuat, dan di sisi lain, sikap profesional dan etos kerja yang kuat akan meningkatkan keterampilan interpersonal. Oleh karena itu, dalam dunia kerja yang kejam, mengembangkan ketiga bidang ini sangatlah penting untuk mencapai kesuksesan baik pada tingkat individu maupun organisasi. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan pendekatan literatur review, yang mengumpulkan referensi dari junal buku, dan penelitian terdahulu untuk melengkapi artikel ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran sikap profesional, etika kerja, dan keterampilan interpersonal dalam meningkatkan produktivitas karyawan.
Abstract:Membangun karakter manusia yang seutuhnya tidak terlepas dari pembentukan sumber daya manusia daya manusia yang dibangun dengan bertolak pada pembangunan sikap iman, ahlak moral, tanggung jawab, demokrasi dan toleransi adalah…
dalah hal mutlak yang harus dilakukan sejak dini. Peran mata pelajaran Agama Hindu yang dibelajarkan di sekolah berlandaskan atas prinsip bahwa Ajaran Hindu adalah sebagai pandangan hidup pribadi pemeluknya dalam hubungannya dengan Ida Sanghyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Pada pembelajaran pendidikan Agama Hindu di sekolah SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat hasil belajarnya belum mencapai kriteria ketuntasan pada tahun ajaran 2024/2025. Hal ini membuat guru harus melaksanakan penelitian tindakan kelas dengan menerapkan suatu metode pembelajaran yaitu Problem Based Learning. Pada kondisi awal sebelum penerapan siklus diketahui bahwa ketuntasan belajar hanya mencapai 20 %. Setelah penerapan metode pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I didapatkan hasil ketuntasan belajar 30 %. Pencapaian tersebut belum maksimal sehingga dilaksanakanlah siklus II dan mendapatkan ketuntasan belajar 95 % dengan penerapan model pembelajaran Problem Based Learning. Dan dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran problem based learning pada siswa kelas V SD Negeri 2 Tegalbadeng Barat tahun pelajaran 2024 – 2025 berhasil dapat menigkatkan hasil belajar siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam menumbuhkan nilai-nilai karakter pada siswa di MTs Al-Ittihadiyah, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Pendidikan karakter merupakan aspek krusial…
dalam pembentukan moral dan kepribadian siswa, yang pada gilirannya akan berkontribusi terhadap kualitas individu dalam masyarakat. MTs Al-Ittihadiyah sebagai lembaga pendidikan berusaha menanamkan nilai-nilai ini melalui berbagai program dan aktivitas yang dirancang khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Observasi dilakukan untuk mengamati langsung proses pembelajaran dan kegiatan-kegiatan di sekolah yang berkaitan dengan pendidikan karakter. Wawancara dilakukan dengan guru, siswa, dan orang tua untuk mendapatkan perspektif yang lebih mendalam mengenai pelaksanaan dan dampak pendidikan karakter. Analisis dokumen dilakukan terhadap materi pembelajaran dan kebijakan sekolah yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah berhasil menanamkan nilai-nilai moral dan religius kepada siswa. Nilai-nilai ini ditanamkan melalui berbagai kegiatan akademik dan ekstrakurikuler yang terstruktur. Misalnya, pelajaran agama dan kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah dan ceramah, serta kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka dan diskusi kelompok yang mendorong kerjasama dan tanggung jawab. Para siswa menunjukkan peningkatan dalam sikap disiplin, kejujuran, dan kerjasama setelah terlibat dalam program-program ini. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan utama dalam pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Al-Ittihadiyah. Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya keterlibatan orang tua dalam mendukung pendidikan karakter anak-anak mereka. Selain itu, dinamika sosial siswa, seperti pengaruh teman sebaya dan lingkungan sekitar, juga menjadi faktor yang mempengaruhi efektivitas program pendidikan karakter. Beberapa siswa masih menunjukkan perilaku yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan di sekolah, yang menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih holistik dan melibatkan berbagai pihak.
Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan karakter. Kolaborasi ini dapat meningkatkan efektivitas program-program yang telah berjalan dan mengatasi tantangan-tantangan yang ada. Dengan dukungan yang kuat dari semua pihak, nilai-nilai karakter yang ditanamkan di sekolah dapat lebih efektif diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Penelitian ini juga menyarankan perlunya pengembangan program-program pelatihan bagi orang tua dan peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan karakter, untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan moral dan karakter siswa.
Abstract:Pelanggaran hak cipta merupakan pelanggaran yang sering terjadi di Indonesia. Banyak sekali masyarakat yang melakukan pelanggaran ini untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Salah satu bentuk pelanggaran hak cipta ini dengan…
an banyaknya spoiler adegan dari film-film terbaru di berbagai platform media sosial dan saluran YouTube. Masih banyaknya pelanggaran hak cipta menunjukkan bahwa adanya undang-undang terkait yang mengatur tentang hal ini masih kurang efektif dalam menanggulangi atau mengurangi angka kriminalitas hak cipta. Peran masyarakat dan upaya pemerintah sangat dibutuhkan untuk melindungi hak seorang pencipta. Memberikan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga hak cipta, memperkuat, serta memperluas upaya pemerintah dalam bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengurangi pelanggaran hak cipta kemungkinan dapat menurunkan angka pelanggaran ini. Tujuan adanya penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana spoiler film dapat dikatakan sebagai pelanggaran hak cipta dan bagaimana langkah serta penanganan yang tepat berdasarkan hukum yang berlaku. Penulisan ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yaitu dengan menggunakan dan menerapkan bahan hukum primer yang berupa undang-undang serta bahan hukum sekunder yang dapat berupa buku, jurnal, artikel, dan hasil karya tulis lain yang sesuai dengan topik penulisan ini.
Abstract:Artikel ini membahas strategi untuk meningkatkan minat baca biografi tokoh pahlawan di kalangan siswa SMA sebagai upaya untuk memperkuat kepedulian terhadap sejarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sejauh…
apa minat baca siswa terhadap biografi tokoh pahlawan dan mengembangkan strategi yang efektif untuk merangsang minat baca mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan observasi terhadap siswa SMA, serta analisis terhadap kepedulian sejarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat baca siswa SMA terhadap buku biografi pahlawan dalam konteks meningkatkan kepedulian sejarah masih tergolong rendah. Berdasarkan temuan ini, artikel ini mengusulkan beberapa strategi, termasuk penggunaan pendekatan interaktif dalam pengajaran sejarah, pemanfaatan media digital untuk menyajikan biografi tokoh pahlawan secara menarik, dan promosi kegiatan literasi yang terkait dengan sejarah. Implementasi strategi-strategi ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca siswa terhadap biografi tokoh pahlawan dan secara luas memperkuat kepedulian mereka terhadap sejarah nasional.