Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menguji corporate social responsibility (CSR), capital intensity, dan managerial ownership terhadap penghindaran pajak pada perusahaan sektor Basic Materials yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia…
donesia Tahun 2021-2023. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah perusahaan pada sektor Basic Materials. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 57 dengan kriteria-kriteria tertentu. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan uji asumsi klasik. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dalam pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan bahwa corporate social responsibility (CSR) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap penghindaran pajak, capital intensity tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak, managerial ownership tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Secara simultan corporate social responsibility (CSR), capital intensity, dan managerial ownership secara bersama-sama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap keputusan penggunaan QRIS pada UMKM yang terdaftar di BNI KCU Merauke. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif…
dengan sumber data yaitu data primer. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan metode simple random sampling, jumlah sampel didapat sebanyak 60 responden yang dihitung menggunakan rumus Hair, dkk. Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 25. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel literasi keuangan dan variabel inklusi keuangan berpengaruh terhadap keputusan penggunaan QRIS pada UMKM yang terdaftar di BNI KCU Merauke. Selain itu, secara simultan variabel literasi keuangan dan inklusi keuangan berpengaruh terhadap keputusan penggunaan QRIS.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh arus kas operasi dan laba akuntansi terhadap return saham. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode…
iode 2018-2020 yang berjumlah 30 perusahaan. Sedangkan sampel pada penelitian ini berjumlah 11 perusahaan, dengan penentuan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data dalam penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda dengan aplikasi spss versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial arus kas operasi berpengaruh signifikan terhadap return saham, laba akuntansi berpengaruh signifikan terhadap return saham dan secara simultan arus kas operasi dan laba akuntansi berpengaruh positif terhadap return saham
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Penerapan Good Governance dan Sistem Pengendalian Intern Terhadap Akuntabilitas Keuangan Daerah Kabupaten Merauke. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif,…
f, jenis data yang digunakan adalah data primer dengan metode pengumpulan data yaitu metode kuesioner. Sedangkan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik dan pengujian hipotesis dengan bantuan SPSS 20. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh SKPD Kabupaten Merauke yang berjumlah 30 SKPD, dengan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan maka diperoleh 28 SKPD dan diperoleh 97 data. Metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penerapan Good Governance (X1) berpengaruh terhadap Akuntabilitas Keuangan Daerah (Y), Sistem Pengendalian Intern (X2) berpengaruh terhadap Akuntabilitas Keuangan Daerah (Y).
Abstract:Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh investment opportunity set, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sub sektor makanan dan…
minuman yang listing di bursa efek indonesia. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan penelitian kuantitatif. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling maka didapatkan sampel sebanyak 36 sampel. Data yang digunakan adalah data sekunder dan dianalisis dengan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan program statistical package for social sciences (SPSS) versi 26. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan investment opportunity set berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan sedangkan ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan investment opportunity set, ukuran perusahaan dan kepemilikan manajerial secara bersama-sama memiliki pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern, dan pengawasan keuangan daerah terhadap nilai informasi pelaporan keuangan daerah.…
aerah. Responden dalam penelitian ini adalah para pegawai yang menjabat sebagai kasubag, keuangan, program, dan evaluasi,bendahara dan staf keuangan di kantor (BPKAD) Badan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah Kabupaten Merauke. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 responden. Metode pengelolaan data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian parsial menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern, pengawasan keuangan daerah berpengaruh positif signifikan terhadap nilai informasi laporan keuangan pemerintah daerah, sedangkan kualitas sumber daya manusia tidak berpengaruh signifikan nilai informasi laporan keuangan. Sedangkan untuk pengujian simultan menunjukan bahwa sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, sistem pengendalian intern, pengawasan keuangan daerah berpengaruh positif signifikan nilai informasi laporan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Merauke.
Abstract:Industri restoran cepat saji di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat, didorong oleh meningkatnya permintaan konsumen serta perubahan gaya hidup masyarakat perkotaan yang semakin praktis. Burger Bangor, sebagai salah…
lah satu merek lokal dengan jaringan lebih dari seratus empat puluh gerai di berbagai wilayah Indonesia, menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi mutu produk dan pelayanan, sebagaimana tercermin dari sejumlah keluhan pelanggan terkait cita rasa yang tidak stabil serta proses pelayanan yang berlangsung lambat, khususnya pada gerai Sukamaju, Depok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pelanggan, baik secara parsial maupun simultan, pada objek tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain survei, sedangkan data primer dihimpun melalui penyebaran kuesioner kepada sembilan puluh delapan responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan bantuan perangkat lunak statistik SPSS versi dua puluh lima, meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, serta uji koefisien determinasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan, demikian pula kualitas pelayanan. Secara simultan, kedua variabel tersebut terbukti berpengaruh positif dan signifikan, dengan kontribusi gabungan sebesar 62,6 persen terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini.
Abstract:This study was motivated by the low level of professional competence among elementary school teachers despite the fact that most teachers have obtained certification and adequate academic qualifications. Curriculum changes,…
es, advances in educational technology, and the demands of 21st-century learning require teachers to possess adaptive, reflective, and collaborative professional competencies. The research problem focused on the influence of reflective practice and best practice on the professional competence of teachers at A-accredited public elementary schools in Cilegon City. The study employed a quantitative approach with a causal-comparative design involving 105 teachers selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using Likert-scale questionnaires and analyzed through multiple linear regression using EViews 12. The results revealed that reflective practice had a positive and significant effect on teachers’ professional competence, with a t-value of 4.697 and a significance value of 0.000. Best practice also demonstrated a positive and significant effect, with a t-value of 5.065 and a significance value of 0.000. Simultaneous testing indicated that reflective practice and best practice jointly had a significant effect on teachers’ professional competence, with an F-value of 43.72 and a coefficient of determination of 52.2%. The findings confirm that reflective and collaborative cultures are capable of improving teachers’ professional quality continuously through learning evaluation, sharing teaching experiences, and developing innovative instructional strategies. The novelty of this study lies in the simultaneous examination of reflective practice and best practice through a quantitative approach within the context of A-accredited public elementary schools in Cilegon City. The findings also demonstrate that best practice exerts a greater influence than reflective practice on the professional competence of elementary school teachers.
Abstract:Twenty-first-century science education requires students not only to master scientific concepts but also to possess critical thinking skills to analyze, evaluate, and solve problems logically. The reality in schools indicates…
cates that science learning is still frequently teacher-centered, resulting in students’ conceptual understanding and critical thinking skills not being optimally developed. This study aimed to determine the relationship between conceptual understanding and critical thinking skills among eighth-grade students of SMP Negeri Karoaipi on the topic of the human respiratory system. The study employed a quantitative approach with a correlational research design. The research sample consisted of 25 students selected through a convenience sampling technique. Data were collected using descriptive tests of conceptual understanding and critical thinking skills, while data analysis was conducted through descriptive statistics, normality testing, and simple linear regression analysis using SPSS. The findings revealed that students’ conceptual understanding was categorized as good, with a mean score of 77.36, while critical thinking skills were also categorized as good, with a mean score of 78.76. Regression analysis demonstrated a correlation coefficient of 0.045 and an R Square value of 0.002, indicating that the relationship between conceptual understanding and critical thinking skills was classified as very low. These findings suggest that critical thinking skills are influenced not only by conceptual mastery but also by learning strategies, problem-solving experiences, analytical activities, and student engagement during science learning. The novelty of this study lies in the empirical finding that strong conceptual mastery does not necessarily correspond to high critical thinking skills among junior high school students in rural schools, particularly on the topic of the human respiratory system.
Abstract:The paradigm shift in science education necessitates the development of critical thinking skills as a foundation for improving students’ problem-solving abilities; however, empirical conditions indicate that both competencies…
tencies remain low and have not been optimally developed. This study aims to examine the relationship between critical thinking skills and problem-solving abilities among eighth-grade students of SMP Negeri 2 Serui and to determine the degree of their empirical association. The study employed a quantitative approach with a correlational design, utilizing essay-based test instruments analyzed through simple linear regression. The findings reveal that students’ critical thinking and problem-solving abilities are in the low to moderate categories, with mean scores of 14.56 and 28.72, respectively. The linearity test indicates a significant relationship, while regression analysis produces the equation Y = 21.682 + 0.484X with a significance value of 0.009. The correlation coefficient of 0.487 indicates a moderate positive relationship, and the coefficient of determination of 23.7% shows that critical thinking contributes to problem-solving ability. The results confirm that improvements in critical thinking skills directly influence the enhancement of students’ problem-solving abilities, although other factors also contribute. The novelty of this study lies in the presentation of a quantitative relationship model that remains significant despite non-normally distributed data, as well as in establishing critical thinking as a significant yet partial predictor of problem-solving, thereby providing a foundation for developing more structured, contextual, and higher-order thinking-based instructional strategies.