Search Articles & Publications

Showing 8840 articles found

Respect for Ancestors in the Bau Lolon Riteln Kolilanang Village, Adonara Subdistrict East Flores Regency

Angela Merici Benga Angin, Nurlela
Abstract: This study examines the Bau Lolon ritual in Kolilanang Village, Adonara Sub-district, East Flores Regency, focusing on its role as a traditional practice of ancestral veneration. The Bau Lolon ritual serves as a sacred medium… edium for the local community to express gratitude, seek blessings, and maintain a spiritual connection with their ancestors. Utilizing a qualitative approach with ethnographic methods, data were gathered through field observations, structured interviews with traditional elders (Tua Adat), and documentation of the ritual steps. The findings reveal that the ritual embodies deep philosophical values, including cosmic balance, kinship solidarity, and cultural identity preservation. Furthermore, the Bau Lolon ritual functions as a social mechanism that strengthens communal bonds among the villagers. Despite modern societal shifts, the people of Kolilanang continuously preserve this ritual, demonstrating a resilient synthesis between ancestral traditions and contemporary community life.

Mangrara Banua Tongkonan Ceremony For The Toraja Tribal Community In Akung Village

Riani Bunga Samma, Darman Manda
Abstract: This research examines the persistence of the Mangrara Banua Tongkonan ceremony in Akung Village through a cultural anthropology approach. As a sacred Torajan ritual, this traditional house consecration ceremony endures… due to its deep cultural significance for the local community. Anthropological analysis reveals that Mangrara Banua is not merely a physical celebration of a new structure, but a cultural institution rich in symbolic meaning. First, the ritual serves as a collective expression of gratitude to God the Creator. Second, it functions to articulate and legitimize the family's social status (tana') within the community hierarchy. Third, this momentum acts as a unifying medium for the extended family (tongkonan) to reinforce kinship ties. Finally, the ritual embodies sacred reverence for the ancestors. Through an anthropological lens, the continuity of this tradition proves that the Tongkonan remains the cosmic, social, and spiritual center for the people of Akung Village amid modernization.

Implementation Of Character Education Through The Implementation Of 5S Culture In Students At State Elementary School 232 Dampang

Uswatun Hasanah, Dyan Paramitha Darmayanti
Abstract: This anthropological study examines the implementation of the 5S culture (Senyum, Sapa, Salam, Sopan, Santun) as a mechanism for character education at State Elementary School 232 Dampang. Utilizing a qualitative ethnographic… aphic approach, this research investigates how daily cultural practices shape the moral values and behavioral patterns of students within the school ecosystem. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews with teachers and students, and document analysis. The findings reveal that the 5S culture functions as a vital enculturation process, transforming abstract moral values into lived, daily habits. Teachers act as primary cultural models, fostering a respectful social environment. However, challenges persist, such as the social dissonance between the school's structured discipline and the students' varied external home environments. Ultimately, this study demonstrates that embedding repetitive cultural rituals within educational institutions effectively instills core values of empathy, respect, and social harmony, providing a sustainable model for early childhood character development.

Development and Utilization of the Rammang-Rammang Tourism Area in Maros Regency

A. Muhaimin Ikhwan, Jumadi Sahabuddin
Abstract: This study examines the development of the Rammang-Rammang karst landscape in Maros Regency, South Sulawesi, into a prominent ecotourism destination, through an anthropological perspective. Utilizing qualitative methods—including… ��including in-depth interviews, participant observation, and focus group discussions—this research explores how the local community navigates the rapid shift from a traditional agrarian and riverine lifestyle to a tourism-based economy. Anthropological analysis reveals that while ecotourism provides alternative livelihoods and fosters local pride, it also introduces challenges regarding cultural commodification, shifts in communal values, and spatial contestation. The findings indicate that the local community exercises significant agency by integrating their ancestral kinship networks (siri’ na pacce) into modern tourism management. This cultural adaptation serves as a mechanism for community resilience, ensuring that external commercial pressures do not fully erode local identity. This study concludes that sustainable tourism development in heritage sites like Rammang-Rammang depends on recognizing local communities not merely as stakeholders, but as active cultural custodians of the karst landscape

Analisis Framing Terhadap Pemberitaan Isu Lingkungan Pada Media Online Indonesia

Stefanus Roger Kusuma Limbong, Redi Panuju, Farida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis framing pemberitaan isu lingkungan pada media online Indonesia menggunakan model framing Robert N. Entman. Penelitian berfokus pada dua berita lingkungan yang dipublikasikan oleh… eh media online Indonesia, yaitu berita Detik.com mengenai persoalan sampah di Jakarta dan berita RRI mengenai gaya hidup ramah lingkungan generasi Z. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan analisis framing Robert N. Entman yang terdiri dari define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi teks berita dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media memiliki konstruksi realitas yang berbeda dalam membingkai isu lingkungan. Detik.com membingkai isu lingkungan sebagai persoalan krisis pengelolaan sampah yang membutuhkan intervensi kebijakan pemerintah dan perubahan perilaku masyarakat. Sementara itu, RRI membingkai isu lingkungan sebagai bagian dari perubahan gaya hidup generasi muda yang semakin sadar terhadap keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa media online memiliki peran penting dalam membentuk pemaknaan publik terhadap isu lingkungan melalui pemilihan sudut pandang, narasi, dan solusi yang ditonjolkan dalam pemberitaan

Representasi Proses Dalam Citra “Pelari Kalcer” Dr. Tirta di Postingan Instagram

Ahmad Naazil Ramadhani, R. Ayu Erni Jusnita, Sanhari Prawiradiredja
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi proses dalam citra “Pelari Kalcer” yang dibangun oleh dr. Tirta melalui unggahan Instagram, serta memahami bagaimana audiens memaknai representasi tersebut. Penelitian… nelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes dan analisis resepsi Stuart Hall. Data penelitian berupa satu unggahan Instagram yang terdiri dari 11 slide serta 200 komentar dari total 293 komentar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dr. Tirta merepresentasikan proses sebagai perjalanan panjang yang melibatkan perjuangan fisik, mental, dan sosial. Representasi ini dibangun melalui penggunaan data, visual penderitaan, serta validasi sosial. Namun, audiens memaknai representasi tersebut secara beragam, terbagi ke dalam dominant reading (65%), negotiated reading (20%), dan oppositional reading (15%), khususnya terkait isu privilege. Temuan ini menunjukkan adanya kontestasi makna antara narasi yang dibangun oleh kreator dan interpretasi audiens dalam media sosial.

Pendampingan Strategi Live Commerce Melalui Tiktok Live Untuk Meningkatkan Conversion Rate Dan Omzet Penjualan Cakar Ayam UMKM Pasar Bengkel

Edwin Sugesti Nasution, Novica Irawati, Brilian Moktar, Ngiw Aman Harja, Johnny Chandra
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas pemasaran digital UMKM Pasar Bengkel yang memproduksi ceker ayam siap konsumsi melalui pemanfaatan fitur TikTok Live. Permasalahan yang dihadapi… i mitra meliputi sistem pemasaran yang masih konvensional, rendahnya jangkauan promosi, terbatasnya interaksi dengan konsumen, serta penurunan penjualan akibat perubahan pola pasar. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi selama 30 hari yang dibagi menjadi enam periode. Evaluasi dilakukan menggunakan analisis Growth Rate, Sales Growth Ratio (SGR), dan Conversion Rate (CR). Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata jumlah penonton TikTok Live meningkat dari 18 menjadi 166 orang atau sebesar 822,2%. Jumlah transaksi meningkat dari 4 menjadi 28 transaksi (600,0%), sedangkan omzet meningkat dari Rp520.000 menjadi Rp3.960.000 (661,5%). Nilai SGR menunjukkan penjualan meningkat 3 kali lipat, transaksi 7 kali lipat, dan omzet 7,62 kali lipat, sedangkan CR mencapai 16,87% yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut membuktikan bahwa TikTok Live efektif memperluas jangkauan promosi, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta mendorong peningkatan penjualan dan pendapatan UMKM secara berkelanjutan.

Edukasi Pentingnya Menggunakan Masker untuk Mencegah Infeksi Nosokomial pada Pengunjung di Poli Rawat Jalan RSUD Bahteramas

Sri Tungga Dewi, Hilda Harun, Harleli, Andi Nur Taqfiyatul Rizka Toaso, Astrifatih A.Daulat
Abstract: Infeksi yang berkaitan dengan Healthcare Associated Infections (HAIs) ialah permasalahan kesehatan yang bersifat global, termasuk di Indonesia yang pada tahun 2024 tercatat sebesar 15,74%. Kondisi tersebut menegaskan bahwasannya&#8230; wasannya pelaksanaan upaya pencegahan serta pengendalian infeksi (PPI) di rumah sakit menjadi hal yang sangat krusial, salah satunya melalui penerapan penggunaan masker secara tepat serta benar sesuai prosedur. Sementara itu, kegiatan pengabdian ini dimaksudkan guna meningkatkan kesadaran serta pengetahuan pengunjung terkait penggunaan masker yang benar, sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap penularan infeksi nosokomial di Instalasi Rawat Jalan RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2026, dengan sasaran pasien serta keluarga atau pendamping pasien di Instalasi Rawat Jalan, sehingga didapatkan sebanyak 60 pengunjung. Pada studi ini metode yang dipakai ialah edukasi kesehatan secara langsung (tatap muka) dengan media leaflet. Dari hasil Hasil pengujian Wilcoxon Signed-Rank Test menghasilkan nilai P-Valeu=0,000 (p<0,05). Berdasarkan hal tersebut, mengindikasikan bahwasannya sehinga ada perbedaan pengetahuansignifikan sebelum serta sesudah edukasi.

Perancangan Sistem Informasi Laporan Kegiatan Harian Bidang PPKL Berbasis Website Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi

Retno Pebriana, M.Hanif Adani, Nabilatul Fadliah, Ahadi Joehan, Citra Abdullah
Abstract: Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) Dinas Lingkungan Hidup Kota Jambi masih melakukan pelaporan kegiatan harian secara manual sehingga kurang efektif dan berisiko menimbulkan keterlambatan serta&#8230; a kesalahan data. Penelitian ini bertujuan merancang Sistem Informasi Laporan Kegiatan Harian berbasis website untuk mendukung pengelolaan laporan secara lebih efektif. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, studi pustaka, serta pengembangan sistem menggunakan metode Waterfall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang mampu mempermudah pengelolaan laporan, monitoring kegiatan, serta penyusunan data secara lebih cepat, akurat, dan terstruktur. The Pollution and Environmental Damage Control Division (PPKL) of the Jambi City Environmental Agency still manages daily activity reports manually, resulting in inefficiencies and increasing the risk of delays and data errors. This study aimed to design a web-based Daily Activity Reporting Information System to improve the effectiveness of report management. Data were collected through observation, interviews, and literature review, while the system was developed using the Waterfall method. The results show that the proposed system facilitates report management, activity monitoring, and data processing in a faster, more accurate, and structured manner.

Implementasi Hukum Administrasi Publik dalam Mewujudkan Good Governance dan Pelayanan Publik Berkualitas di Indonesia

Enala, Syahrabudin Husein, Dapot P Saragih, Andi Patta Yusuf, Antonius Nggewaka, Fransin Kontu
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Hukum Administrasi Publik dalam mendukung terwujudnya good governance melalui transformasi digital pelayanan publik di Indonesia. Penelitian dilatarbelakangi oleh&#8230; meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik di era digital. Di sisi lain, pemerintah menghadapi berbagai tantangan, seperti tumpang tindih regulasi, penyalahgunaan kewenangan, rendahnya kompetensi aparatur, serta belum meratanya implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai peraturan perundang-undangan, buku ilmiah, artikel jurnal nasional dan internasional, serta dokumen kebijakan pemerintah yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-kualitatif dengan mengkaji implementasi prinsip-prinsip Hukum Administrasi Publik berdasarkan Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB), good governance, dan digital governance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Hukum Administrasi Publik telah memberikan kontribusi terhadap peningkatan kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta kualitas pelayanan publik melalui penerapan SPBE. Namun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain disharmonisasi regulasi, keterbatasan infrastruktur digital, rendahnya literasi digital aparatur sipil negara, serta lemahnya pengawasan terhadap penggunaan kewenangan administrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan Hukum Administrasi Publik harus dilakukan secara terintegrasi dengan reformasi birokrasi, transformasi digital, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sistem pengawasan guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.