Abstract:The purpose of this research is to determine the improvement in performance and learning outcomes of Physics with the Google Form Assisted Inquiry Learning Model for Class X SMA Asuhan Daya Medan. The type of research used…
ed is classroom action research which aims to determine whether there is an increase in performance and learning outcomes of the subjects, namely students. The population of this research is all students of Class X SMA Asuhan Daya Medan. The sample is class X-IPA, totaling 25 students, who are taught using the inquiry learning model based on the concept of freedom of learning. This type of research is carried out using two cycles to achieve good learning outcomes. The instrument in this question consists of 14 multiple-choice questions with options (a, b, c, d and e) which are tested for validity, reliability and level of test difficulty. Learning outcomes are obtained using the Gain value according to the results of the hypothesis test, learning outcomes increase from ???? ̅ pre-cycle = 36.36 to ???? ̅ cycle I = 68.91 N-Gain = 0.44 and is classified as neutral. learning improvement from ???? ̅ diaphragm = 36.36 ???? ̅ cycle II = 85.09 with N-Gain = 0.74 is classified as high. The increase in learning activity ???? ̅ cycle I meeting 1 = 40.94 to ???? ̅ cycle and I fulfill the first N-Gain = 0.19 less classified as meeting 2 = 52.00, then the learning activity increases ???? ̅ cycle I 1 = 40.94 to meeting II = 66.06 seconds N With - Gain = 0.42 is classified as moderate, and the increase in active learning ???? ̅ cycle I meeting 1 = 40.91 to ???? ̅ cycle II meeting 2 = 85.09 with the third N-Gain = 0.85 is classified as high. The results of this research show an increase in performance and higher learning outcomes in the learning process using the Google Form Assisted Inquiry Learning Model for Class X of SMA Asuhan Daya Medan in the 2023/2024 academic year.
Abstract:In general, the goal of every company, both private and public, is to improve the quality of its human resources to produce good performance. This research was conducted to determine the influence of Leadership, Motivation…
on and Work Environment on the Performance of Civil Servants at the Medan Petisah Sub-district Office. The sample used amounted to 32 respondents. This study used a quantitative method with data collection techniques through distributing questionnaires. The data analysis technique used was multiple linear regression analysis using the SPSS Version 22 program. The results showed that the regression equation Y=12.801+0.426X1+0.607X2+0.030X3. The results of this research show that leadership partially has a significant effect on employee performance with a t-count > t-table (3.027 > 2.048) and a sig value (0.005 <0.05). Motivation partially has a significant effect on employee performance with t-count > t-table (5.891 > 2.048) and sig value (0.000 < 0.05). The work environment has partially no significant effect on employee performance with a t-count < t-table (0.214 < 2.048) and a sig value (0.832 > 0.05). Leadership, Motivation and Work Environment simultaneously have a positive and significant effect on Employee Performance with Fcount > Ftable (116.027 > 2.95) with a sig value (0.000 <0.05). The coefficient of determination of Adjuted R Square is 0.918 which means 91.8% of employee performance at the Medan Petisah Sub-District Office is influenced by the variables of Leadership, Motivation and Work Environment.
Abstract:This study aims to analyze the financial performance of PT. Askrindo with a focus on liquidity and solvency ratios. Insurance companies play a crucial role in providing services to address future risks. The performance of…
f these financial companies is evaluated using financial statements consisting of balance sheets and income statements. Liquidity and solvency ratios were chosen as the primary analytical tools in this study. The analysis results indicate that PT. Askrindo has good liquidity performance, where current assets can adequately cover current liabilities. The liquidity ratio during the period 2019 to 2022 showed a positive increase, reaching an average of 297% in 2022. However, there was a decline in the solvency ratio, especially in the debt-to-equity ratio, which decreased from an average of 1.05% in 2019 to 0.78% in 2022. This situation can affect the company's ability to bear high risks, especially due to high premiums. Therefore, PT. Askrindo needs to take steps to increase capital and ensure efficient use of assets to strengthen its overall financial position. In conclusion, although PT. Askrindo has good liquidity performance, so the company needs to increase capital and improve its solvency ratio. This is expected to increase creditor and investor confidence and strengthen the company's ability to face future risks.
Abstract:Abstrak Project-Based Learning (PBL) merupakan pendekatan inovatif yang mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah dasar melalui aktivitas kolaboratif dan berbasis proyek. Namun, guru di SDN 15 Padang…
dang Genting masih mengalami kendala dalam menyusun modul ajar, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), serta mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan model pendampingan berbasis Project-Based Learning untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, pelatihan, pendampingan implementasi di kelas, praktik penyusunan perangkat pembelajaran, dan evaluasi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa model pendampingan yang diterapkan mampu meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun modul ajar dan RPP berbasis proyek dengan capaian sebesar 89,3% pada kategori sangat baik. Selain itu, guru menjadi lebih aktif, kreatif, dan mampu melibatkan siswa dalam pembelajaran yang komunikatif dan kolaboratif. Dengan demikian, model pendampingan berbasis Project-Based Learning efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting.
Project-Based Learning (PBL) is an innovative approach that can improve the quality of English language learning in elementary schools through collaborative and project-oriented activities. However, teachers at SDN 15 Padang Genting still face difficulties in developing teaching modules, lesson plans, and implementing project-based learning effectively. This community service activity aimed to develop a mentoring model based on Project-Based Learning to improve teachers’ competence in English language teaching. The methods used included needs analysis, teacher training, classroom mentoring, practical implementation of learning tools, and reflective evaluation. The stages of the activity consisted of identifying teachers’ needs, designing the mentoring model, conducting training sessions, assisting classroom implementation, and evaluating the outcomes. The results showed that the mentoring model improved teachers’ ability to develop project-based teaching modules and lesson plans, achieving a score of 89.3% in the very good category. In addition, teachers became more active and creative in engaging students in collaborative and communicative learning activities. Therefore, the Project-Based Learning mentoring model was effective in improving the quality of English language learning at SDN 15 Padang Genting.
Abstract:Pelayanan Publik adalah segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh penyelenggara pelayanan publik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan penerima pelayanan maupun pelaksanaan ketentuan Peraturan. Penelitian ini bertujuan untuk…
ntuk (1) Menganalisis tingkat kualitas pelayanan. publik berdasarkan Penerapan indikator-indikator dan Prinsip-Prinsip Good Governance yang diberikan oleh pemerintah Kecamatan Tallo kota Makassar. (2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kualitas pelayanan. publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar. Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, lnforman penelitian terdiri dari informan kunci yaitu sekertaris Kecamatan Tallo, sedangkan informan pendukung adalah kasubag pelayanan umum, petugas pelayanan kecamatan tiga orang dan masyarakat dengan jumlah total informan tujuh orang. Tehnik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui Penyajian data, dan reduksi data. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelima indikator kualitas pelayanan, yaitu: tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empaty menunjukkan bahwa pelayanan publik di Kantor Kecamatan Tallo Kota Makassar telah berjalan dengan baik. Demikian juga penerapan prinsip-prinsip Good Govemace berdasarkan asas transparansi, akuntabel, partisipatif, efektifitas dan efesiensi telah berhasil terimpelementasikan dengan baik. Namun demikian, terdapat beberapa indikator yang masih perlu perbaikan, diantaranya: dimensi bukti fisik (tangible), dimensi kehandalan (reliability), dan dimensi empati (empathy). Pada ketiga indikator tersebut masih perlu ditingkatkan lagi pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, agar proses pelayanan dapat berjalan sesuai dengan standar pelayanan dan tata kelola pemerintahan yang baik (Good Governance) sehingga pengguna layanan akan merasa puas dengan pelayanan yang diberikan khususnya di Kecamatan Tallo Kata Makassar. Adanya faktor-faktor yang mempengaruhi, seperti Sumber Daya Manusia (SDM), koordinasi dengan pemerintah kelurahan, sarana dan prasarana, maka implementasi reformasi birokrasi pelayanan publik sepenuhnya belumlah maksimal untuk menciptakan suasana nyaman bagi pemohon pelayanan. Oleh karena itu, kepuasan yang diharapkan dari pelanggan belum terlaksana dengan baik.
Abstract:Akuntabilitas dan transparansi merupakan dua prinsip fundamental dalam tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dalam konteks hukum administrasi negara, kedua prinsip ini memainkan peran krusial dalam menjamin…
in bahwa kebijakan dan tindakan pemerintah sesuai dengan aturan hukum, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip akuntabilitas dan transparansi dalam hukum administrasi negara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif yuridis, mengkaji regulasi, doktrin hukum, dan praktik administrasi di berbagai lembaga pemerintahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun regulasi terkait akuntabilitas dan transparansi telah cukup memadai, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pemahaman hukum di kalangan aparatur negara dan budaya birokrasi yang kurang mendukung. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas hukum dan perubahan budaya birokrasi untuk mendorong terciptanya pemerintahan yang akuntabel dan transparan.
Abstract:Reformasi birokrasi menjadi aspek penting dalam rangka meningkatkan kinerja birokrasi terutama di era modern dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kontribusi…
i hukum administrasi negara dan prinsip good governance dalam mendukung reformasi birokrasi yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya hukum administrasi negara berkontribusi sebagai landasan hukum dalam mendukung reformasi birokrasi, sebagai instrumen penyelesaian sengekta administratif dalam mendukung reformasi birokrasi serta sebagai intrumen pengawasan. Selanjutnya prinsip good governance berkontribusi mejadi kerangka kerja dalam mendukung reformasi birokrasi. Sinergi antara hukum administrasi negara dan prinsip good governance dapat menjadi pondasi kuat dalam mendukung keberhasilan reformasi birokrasi yang berkelanjutan.
Abstract:Artikel ini membahas peranan Azas-azas Umum Pemerintahan yang Baik (AAUPB) dalam mewujudkan konsep Good Governance di Indonesia. Dalam konteks pemerintahan yang semakin kompleks, penerapan AAUPB menjadi sangat penting untuk…
tuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi publik. Melalui analisis berbagai sumber dan data, artikel ini menunjukkan bahwa penerapan AAUPB tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan publik tetapi juga berfungsi sebagai alat pencegahan korupsi. Dengan menggunakan contoh kasus dari berbagai daerah di Indonesia, artikel ini menggarisbawahi tantangan yang dihadapi dalam implementasi AAUPB serta strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitasnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi para pembuat kebijakan, akademisi, dan masyarakat umum mengenai pentingnya AAUPB dalam menciptakan pemerintahan yang baik.
Abstract:Good governance telah menjadi isu penting dalam tata kelola pemerintahan di Indonesia, terutama dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, legalitas, dan partisipasi publik. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penerapan…
erapan prinsip-prinsip good governance dalam konteks Hukum Administrasi Negara (HAN), mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif-analitis, penelitian ini mengungkap bahwa meskipun kerangka hukum seperti Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 telah ada, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan seperti lemahnya pengawasan, intervensi politik, rendahnya kapasitas birokrasi, dan kurangnya partisipasi publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan prinsip-prinsip HAN secara konsisten dapat memperkuat good governance, namun memerlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pengawas. Rekomendasi meliputi penguatan pengawasan internal dan eksternal, pengembangan infrastruktur digital, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan hak-hak mereka dalam pengambilan keputusan publik.
Abstract:This research aims to examine the communication strategies of nagari government officials in resolving nagari market management problems in Agam Regency. Agam Regency has many traditional markets spread across several regions.…
gions. One of them is Rabaa Market which is located in Nagari Padang Tarok District. Baso, Agam Regency. The market is located on the side of the road connecting Bukittinggi-Payakumbuh-Pekan Baru. There are various problems, including administrative problems regarding ownership of the market land, and there is a tug-of-war regarding land ownership status between the local community and the Agam Regency Government, which in this case is the Nagari Padang Tarok Government, which becomes an obstacle in developing market management. The method used in this research is the Osgood and Wilbur Schramm communication model and the Swot Analysis method. The problem of asset ownership status and the status of Pakan Rabaa Nagari Padang Tarok is still unresolved and still triggers disputes . The results of this research found that the communication strategy used was the Osgood and Wilbur Schramm model of communication approach , which was very effective in resolving Nagari market disputes.