Search Articles & Publications

Showing 4531 articles found for "Tujuan"

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis

Dina Wulansari, Dewi Nur Puspita Sari Penulis, Zahrah Maulidia Septimar
Abstract: Hipertensi adalah penyakit dengan etiologi multifaktorial, dan bukti telah menunjukkan pentingnya penigkatan transportasi vaskuler, stres oksidatif, dan disbiosis usus dalam perkembangan dan pemeliharaan hipertensi. Tekanan&#8230; nan darah sistolik atau diastolik lebih besar dari 140 atau 90 mmHg termasuk hipertensi (World Health Organization, 2019). Penduduk Indonesia yang berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi, menurut diagnosis dokter. Berdasarkan diagnosis dokter hipertensi pada populasi penderita hipertensi pada tahun 2018, 54,4% rutin minum obat, 32,3% tidak rutin minum obat, dan 13,3% tidak minum obat antihipertens. Persentase tersebut mewakili riwayat penggunaan obat dan alasan tidak minum obat. Di Indonesia penyakit hipertensi menyerang 34,1% penduduk pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Mengetahui bahwa 13,3% dari mereka yang didiagnosis hipertensi tidak minum obat dan 32,3% tidaj meminum obat secara teratur berkontribusi dengan meningkatnya prevalensi hipertensi (Rikesdas, 2018). Tujuan Penelitian: Untuk Mengetahui Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis. Jenis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan teknik total sampling merupakan teknik non probability sampling teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi untuk dipilih menjadi anggota. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 90 sampel. Hasil uji chi-square dengan nilai (P value) < 0,05. Diharapkan Puskesmas Pasar Kemis dapat memberikan arahan, motivasi dan penyuluhan lebih lanjut mengenai hipertensi dan pengtinya kepatuhan minum obat hipertensi kepada masyarakat.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Keputihan Dengan Perawatan Perineal Remaja Putri

Dewi Rara Fauziah, Febi ratnasari, AYG Wibisono
Abstract: Kesehatan reproduksi perempuan sudah menjadi persoalan kesehatan yang harus diperhatikan terutama yang terjadi pada usia remaja. Berbagai masalah kesehatan reproduksi dapat terjadi pada usia remaja, salah satunya disebabkan&#8230; kan karena kurangnya perhatian juga pengetahuan terkait dengan kesehatan reproduksi. Permasalahan yang sering terjadi pada remaja putri adalah keputihan. Keputihan adalah secret atau cairan yang keluar selain darah yang berlebihan dari lubang vagina. Keputihan dapat disebabkan karena ketidak seimbangan kadar pH atau derajat keasaman pada vagina. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal pada remaja putri di SMKN 5 Tangerang. Penelitian ini mengguankan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang merupakan metode pengumpulan atau pengukuran data dari variabel independen dan variabel dependen yang dilakukan dalam satu waktu. tehnik sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu purposive sampling. Purposive sampling adalah tehnik untuk sampel penelitian dengan beberapa pertimbangan tertentu yang bertujuan agar data yang diperoleh nantinya bisa lebih representative, sampel sebanyak 110 responden. berdasarkan uji chi-square bahwa hasil p-value <0.05. Ada hubungan tingkat pengetahuan tentang keputihan dengan perawatan perineal remaja putri di SMKN 5 kab. Tangerang yaitu dengan nilai p-value = 0.000 < 0,05.

Hubungan Pengetahuan Dan Tingkat Kecemasan Dengan Kejadian Premenstrual Syndrome Pada Remaja Putri Di SMKN 9 Kota Tangerang

Agista Rahmayanti, AYG Wibisono, Ida Faridah
Abstract: Remaja sebagai golongan wanita subur sering mengalami premenstrual syndrome. Di Indonesia angka prevalensinya mencapai 85%, sekitar 60-70% dari premenstrual syndrome, yaitu remaja. Sebanyak 20-40% wanita usia subur mengalami&#8230; lami beberapa gejala sindrom pramenstruasi (PMS) yang cukup parah sangat mengganggu kehidupan mereka. Kurangnya pengetahuan, pengalaman, informasi tentang wanita muda premenstrual syndrome dapat memperburuk gejala yang menimbulkan rasa takut atau kecemasan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui adanya hubungan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional dengan sampel 179 siswi kelas X SMKN 9 Kota Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara pengetahuan terhadap kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,003, dan menunjukkan adanya hubungan antara tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome dimana nilai p = 0,000. Maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dan tingkat kecemasan dengan kejadian premenstrual syndrome pada remaja putri di SMKN 9 Kota Tangerang. Bahwa semakin baik pengetahuan maka semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya, semakin rendah tingkat kecemasan semakin rendah tingkat keparahan premenstrualnya. Pihak sekolah diharapkan melakukan peinyuluhan deingan beikeirja sama pada pihak keiseihatan seipeirti puskeismas untuk meiningkatkan peingeitahuan reimaja putri dalam meingatasi keiceimasan preimeinstrual syndroimei.

Hubungan Antara Literasi Kesehatan Dengan Kualitas Hidup Siswa SMKN 9 Kota Tangerang

Anisatun Zahroh, Eka Noviana Nasriyanto, Cicirosnita J.Idu
Abstract: Berdasarkan arus informasi yang terus berkembang, literasi penting untuk memahami informasi. Budaya membaca buku yang rendah di Indonesia menjadi permasalahan yang berlangsung dalam jangka waktu yang lama. Indonesia berada&#8230; da di peringkat 62 dari 70 negara, menempatkannya sebagai salah satu dari 10 negara dengan tingkat literasi yang rendah. UNESCO juga mengungkapkan minat baca masyarakat Indonesia hanya sebesar 0,001 persen. Indonesia ditempatkan di peringkat 60 dari 61 negara dalam hal minat baca. Indonesia menempati urutan ke 40 dari 80 negara yang disurvei dalam hal kualitas hidup. Berdasarkan perbandingan internasional, Indonesia memiliki nilai rendah yaitu 1,8 dari skala 10. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara literasi kesehatan dengan kualitas hidup siswa SMKN 9 Kota Tangerang. Metode pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode kuantitatif dengan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuesioner Health Literacy Survey (HLS-EU-SQ-10 IDN) dan World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL-BREF) yang telah diadaptasi dan dibagikan ke 212 siswa, dengan metode statistik Chi Square. Hasil analisis hubungan antara literasi kesehatan dengan kualitas hidup diperoleh bahwa ada sebanyak 4 siswa (2,7%) yang bermasalah dengan literasi kesehatan tetapi kualitas hidupnya baik. Sedangkan siswa yang memiliki literasi kesehatan baik, sebanyak 143 siswa (97,2%), kualitas hidupnya juga baik. Berdasarkan uji Chi Square diperoleh nilai p = 0,014.

Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Pelaksanaan Sanitasi STBM Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023

Dea Ananda, Adi Dwi Susanto, Imas Sartika
Abstract: Pendahuluan: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) merupakan tanda peningkatan kesehatan masyarakat menuju kemandirian higiene dan sanitasi yang maksimal. Pelaksanaan program STBM terdiri dari lima pilar, yaitu: hentikan&#8230; tikan buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), bersihkan air dan makanan rumah tangga (PAM RT), pembuangan limbah cair rumah tangga yang benar dan aman. Tujuan: Untuk mengetahui Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Di Desa Rajeg Mulya Tahun 2023. Metode: Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dan analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan metode cross sectional. Teknik Sampel: Teknik yang digunakan adalah total sampling. Jumlah Sampel: Sampel berjumlah 42 responden. Analisis data: Analisis data menggunakan chi square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian yang dilaksanakan di Desa Rajeg Mulya, bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) memiliki p-value sebesar (0.000). Pengetahuan masyarakat tentang pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di desa Rajeg Mulya masih kurang.   Kata Kunci: Tingkat Pengetahuan, Pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Perbedaan Nilai Tekanan Darah Setelah Dilakukan Senam Ergonomik Pada Penderita Hipertensi Di Puskesmas Panunggangan Kota Tangerang

M. Martono Diel, Adi Dwi Susanto, Inna Mukhaira
Abstract: Pendahuluan : Senam Ergonomik adalah tehnik senam untuk mengembalikan atau membetulkan sistem syaraf dan aliran darah, memaksimalkan supply oksigen ke otak, membuka sistem kecerdasan, sistem keringat, sistem pemanasan tubuh,&#8230; buh, sistem pembakaran asam urat, kolesterol, gula darah, asam laktat, sistem pembuatan elektrolit atau ozon dalam tubuh. sehingga dapat dijadikan pengobatan non farmakologis pada pasien dengan hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui apakah terjadi penurunan tekanan darah sebelum dan sesudah dilakukan senam ergonomik. Metode penelitian :  Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif quasi eksperimen dengan One Group Pre Test and Post Test design, yaitu mengungkapkan hubungan sebelum dan sesudah dengan cara melibatkan kelompok intervensi. Sampel pada penelitian ini sebanyak 21 orang. Cara pengambilan sampelnya menggunakan teknik random sampling yaitu simple random sampling. Analisis data : Analisis data penelitian ini menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji wilcoxon. Hasil Penelitian, hasil sistol pre test – post test dengan menggunakan uji wilcoxon nilai signifikansinya adalah 0,023 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Sedangkan hasil diastol pretest-posttest adalah 0,025 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Kesimpulan : Bahwa senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada responden di Puskesmas Panunggangan Tahun 2015. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam ergonomik. Saran : Senam ergonomik dapat menjadi salah satu terapi suportif non farmakologi untuk menurunkan tekanan darah. Dianjurkan bagi penelitian selanjutnya agar melakukan intervensi senam ergonomik dengan intensitas 4 kali dalam seminggu.

Tipe Anemia Berdasarkan Indeks Eritrosit Pasien Inpartu di RSUD K.R.T. Setjonegoro Wonosobo Tahun 2022

Retno Kurniawati, Maulana, Mochamad Rizal
Abstract: Salah satu penyebab kematian ibu adalah anemia akibat perubahan hematologis selama masa kehamilan. Pemeriksaan indeks eritrosit sebelum proses persalinan (inpartu) perlu dilakukan untuk mengetahui tipe anemia sehingga dapat&#8230; pat mengantisipasi komplikasi persalinan dan menentukan penanganan yang tepat. Faktor-faktor yang memengaruhi nilai indeks eritrosit meliputi usia pasien, jumlah paritas, usia kehamilan, jarak kehamilan, serta asupan nutrisi dan zat besi (Fe). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe anemia berdasarkan nilai indeks eritrosit pada pasien inpartu di RSUD K.R.T. Setjonegoro Wonosobo Periode Januari–Desember Tahun 2022. Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data sejumlah 135 sampel diperoleh dari rekam medis dan hasil pemeriksaan darah rutin (MCV,MCH, dan MCHC). Pengolahan dan analisis data menggunakan Microsoft Excel 2010 dan IBM Statistics SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe anemia didominasi oleh normositik normokromik 62,2%, mikrositik hipokromik 37,0%, dan makrositik normokromik 0,7%. Pasien dengan usia berisiko didominasi normositik normokromik 65,6%, sedangkan usia tidak berisiko didominasi normositik normokromik 61,2%. Pasien dengan jumlah paritas berisiko didominasi normositik normokromik 78,6%, sedangkan usia tidak berisiko didominasi normositik normokromik 57,9%.

The Role Of Reciprocity of The Nyumbang Tradition In Wedding Celebrations Of Javanese Ethnic Communities In The Village Loyal Bandar

Dinda Auliya, Zanrison Naibaho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk implementasi tradisi donasi dalam perayaan pernikahan, peran dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya, serta faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan timbal balik&#8230; ik dalam tradisi yang berkontribusi pada masyarakat etnis Jawa di Desa Bandar Setia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi donasi adalah praktik timbal balik berdasarkan kewajiban memberi, menerima, dan membalas. Donasi diberikan dalam bentuk uang, barang, atau tenaga sebagai dukungan kepada penyelenggara perayaan pernikahan. Tradisi ini tidak hanya berfungsi meringankan beban ekonomi, tetapi juga memperkuat solidaritas dan memperkuat jaringan sosial antar warga. Mekanisme respons yang tertunda membuat hubungan timbal balik berlangsung secara berkelanjutan. Keberlanjutan tradisi donasi dipengaruhi oleh kebiasaan turun-temurun, hubungan kekerabatan, serta kondisi ekonomi masyarakat. Meskipun mengalami penyesuaian akibat perubahan zaman, tradisi ini tetap bertahan karena didukung oleh nilai-nilai kebersamaan dan identitas budaya yang kuat dalam kehidupan masyarakat.

Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model PjBL Pada Materi Dekomposisi Siswa Kelas IV SDN 066666 Medan Denai

Sonia Dhelafani, Ramadhani Ramadhani, Umar Darwis
Abstract: Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi dekomposisi bilangan melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas IV UPT SDN 066666 Medan Denai. Subjek&#8230; ubjek penelitian adalah 28 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa dari 46% pada pra-siklus menjadi 71% pada siklus I, dan meningkat menjadi 89% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model PjBL terbukti dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa pada materi dekomposisi bilangan. 

Implementasi Model Pembelajaran TOS (Teaching With Ordered Sequence Of Pictures) Gambar (Picture And Picture) Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VII Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen

Miserikordias Domini Manurung, Bangun Munthe, Justinos Ray Nainggolan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Tos (Teaching with Ordered Sequence of Pictures)  Gambar (picture and picture) terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen&#8230; en siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan. Latar belakang penelitian ini adaah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan kurangnya inovasi guru daam menerapkan model pembelajaran, sehingga masih dominan menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adaah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasiona. Popuasi penelitian adaah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Uuan yang berjumlah 31 orang, sekaigus dijadikan sampel dengan teknik tota sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skaa Likert. Variabel bebas (X) adaah implementasi model pembelajaran Tos Gambar, sedangkan variabel terikat (Y) adaah minat belajar siswa. Anaisis data menggunakan uji vaiditas, reliabilitas, uji normaitas, koefisien korelasi, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Tos Gambar berada pada kategori sangat berpengaruh, demikian pua minat belajar siswa juga berada pada kategori sangat berpengaruh. Uji korelasi diperoleh nilai r = 0,43 dengan koefisien determinasi sebesar 18,5%, yang berarti implementasi model pembelajaran Tos Gambar memberikan pengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran Tos Gambar berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan.