Search Articles & Publications

Showing 521 articles found for "Keterampilan"

Pemberdayaan Ekonomi Ibu-Ibu PKK: Kerajinan Bunga Dari Kawat Bulu Di Dusun Jetis, Ngadirejo

Ahmad Fadlil Asy-Syarofi, Diaz Kartika Aprillio Dwirama Sabdian Nugraha, Ibrahim Kholilulloh, Nurul Dwi Rahayu, Siti Nurul Iftitah
Abstract: Program pemberdayaan ekonomi bagi ibu-ibu PKK di Dusun Jetis, Ngadirejo, melalui pelatihan pembuatan kerajinan bunga dari kawat bulu, merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan keterampilan dan kesejahteraan masyarakat.… t. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali ibu-ibu PKK dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan dalam pengembangan usaha kecil di bidang kerajinan tangan. Selama pelatihan, para peserta diajarkan teknik pembuatan bunga dari kawat bulu serta pemanfaatan bahan daur ulang seperti kertas bekas untuk membuat pot. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu mengikuti dan mempraktikkan teknik-teknik yang diajarkan dengan antusias. Namun, kualitas hasil akhir kerajinan masih perlu ditingkatkan. Program ini berhasil memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai peluang usaha berbasis keterampilan lokal, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan bahan daur ulang. Diharapkan, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan program pemberdayaan masyarakat lainnya di masa depan.

Pengembangan Media Pembelajaran Ragam Hias Geometris Berbasis Video Tutorial di Program Studi Pendidikan Seni Rupa Universitas Sebelas Maret

Deswantoko, Agi, Wahida, Adam
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis video tutorial mengenai ragam hias geometris dengan teknik sungging di Program Studi Pendidikan Seni Rupa, Universitas Sebelas Maret. Kesulitan mahasiswa… dalam memahami dan mempraktikkan teknik sungging untuk motif geometris, terutama akibat metode konvensional yang kurang interaktif, mendorong perlunya media pembelajaran yang lebih efektif. Media video tutorial diharapkan dapat memberikan panduan yang jelas dan mempermudah pemahaman teknik tersebut. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model prosedural, mencakup analisis potensi dan masalah, analisis kebutuhan, pembuatan media, validasi ahli, serta uji coba produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video tutorial yang dikembangkan mendapat penilaian sangat layak dari ahli media dengan skor 93,3% dan dari ahli materi dengan skor 80%. Uji coba pada mahasiswa menunjukkan rata-rata skor 92,7%, mengindikasikan bahwa video ini efektif dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa. Saran dari uji coba termasuk penyesuaian volume backsound dan durasi tampilan video. Video tutorial ini, yang berdurasi 8 menit dan diunggah di YouTube, berhasil memvisualisasikan teknik sungging dengan cara yang menarik dan mudah dipahami, berpotensi besar sebagai alat bantu pembelajaran yang bermanfaat dalam pendidikan seni rupa.

Memperkuat UMKM Di Kelurahan Benteng Melalui Pelatihan Inovatif

Mustamin B
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan inovatif yang diterapkan pada UMKM di Kelurahan Benteng, dengan fokus pada peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kapasitas adaptasi teknologi. Metodologi… logi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi untuk mengumpulkan data dari para pelaku UMKM di wilayah tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional, penerapan strategi pemasaran digital, dan manajemen keuangan di antara UMKM. Peserta pelatihan melaporkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan yang diterima, yang berkontribusi pada peningkatan daya saing usaha mereka. Dampak ekonomi juga terlihat pada pertumbuhan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja di komunitas lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan yang lebih terfokus dan berkelanjutan, dukungan kebijakan yang lebih kuat dari pemerintah, dan adopsi teknologi yang lebih luas oleh UMKM untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Di Puskesmas Marga Mulya Kota Bekasi Utara Tahun 2024

Hanita Rahmadani, Dwi Nurmawaty, Mugi Wahidin, Susi Shorayasari
Abstract: Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menggambarkan bagaimana kualitas pelayanan di tempat pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan… puasan pasien terhadap pelayanan kesehatan rawat jalan di puskesmas marga mulya tahun 2024. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain studi descriptive. Analisis data yang digunakan ialah uji univariat. Sebagian besar responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya, pada penelitian ini terkait dimensi Tangibles (bukti fisik), 81 responden (73,6%) menyatakan puas, dan 29 responden (26,4%) menyatakan tidak puas. Pada dimensi Reliability (kehandalan), 46 responden (41,8%) menyatakan puas, dan 64 responden (58,2%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Responsiveness (daya tanggap), 63 responden (57,3%) menyatakan puas, dan 47 responden (42,7%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Assurance (jaminan), 60 responden (63,6%), dan 40 responden (36,6%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Empathy (empati), 70 responden (54,5%), dan 50 responden (45,5%) menyatakan tidak puas. Sebagian besar responden/responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya merasa puas pada dimensi assurance, dan terdapat beberapa responden/pasien merasa tidak puas pada dimensi realeability. Terkait dengan ketidakpuasan pada dimensi kehandalan, sebaiknya diberikan pelatihan terkait komunikasi efektif, serta training untuk meningkatkan skill karyawan yang fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi pada pelanggan atau pasien.

Perbandingan Capital Asset Pricing Model Dan Model Tiga Faktor Untuk Estimasi Stock Returns Tinjauan Pustaka Dengan Metode Prisma

Ardi Hirmansah
Abstract: Capital Asset Pricing Model (CAPM) adalah alat fundamental di bidang keuangan, yang dikembangkan oleh William Sharpe, yang membantu investor mengevaluasi karakteristik risiko dan pengembalian aset dan portofolio. CAPM memberikan… mberikan kerangka kerja untuk keputusan investasi yang terinformasi dengan menggabungkan faktor-faktor seperti suku bunga bebas risiko, beta aset, dan premi risiko pasar. Hal ini juga menentukan biaya modal bagi perusahaan, membantu dalam penganggaran modal dan proyek investasi. Model tiga faktor, yang merupakan perpanjangan dari CAPM, mencakup premi risiko pasar, premi ukuran, dan premi nilai. Model ini memungkinkan investor untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspektasi pengembalian suatu portofolio, sehingga menghasilkan strategi investasi yang lebih strategis dan dinamis. Dengan menganalisis ukuran dan nilai premi, investor dapat mengidentifikasi peluang di perusahaan kecil atau  saham yang dinilai terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. CAPM dan model tiga faktor memiliki kelebihan dan keterbatasan. CAPM menawarkan kerangka standar untuk membandingkan peluang investasi, meningkatkan kinerja portofolio, dan meningkatkan keuntungan secara keseluruhan. Model tiga faktor membantu investor memahami hubungan antara risiko dan pengembalian, mendiversifikasi portofolio, dan memanfaatkan anomali pasar. Namun, model-model ini mungkin mengabaikan risiko spesifik terkait industri atau faktor makroekonomi eksternal, sehingga menghasilkan kesimpulan yang bias dan pengambilan keputusan yang kurang optimal. Investor harus menggunakan pendekatan komprehensif terhadap manajemen portofolio, dengan mempertimbangkan analisis tambahan dan berbagai faktor untuk memitigasi risiko. Tinjauan literatur sistematis mengenai keuangan berkelanjutan dan keuangan hijau dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan mengikuti kerangka PRISMA. Proses ini mencakup mengidentifikasi kata kunci yang relevan, melakukan seleksi studi, mengekstraksi data yang relevan, menilai kualitas atau risiko bias, dan mensintesis temuan. Kesimpulannya, memahami berbagai model penilaian investasi dapat meningkatkan keterampilan investor dalam menavigasi pasar keuangan dan mencapai tujuan investasi mereka. Bukti empiris mendukung model tiga faktor, menunjukkan peningkatan akurasi dalam prediksi pengembalian aset. Dengan memasukkan faktor-faktor ini ke dalam strategi investasi, investor dapat menavigasi kompleksitas pasar dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat.

Pelatihan Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Organik Cair (POC) Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Aldi Rahman, Amelva Firstian Maulida, Naning Atika, Laila Nisfu Nikmah, Rivaldi Ari Satrio, Chichi Dian Pusphitasari, Heni Setyawati
Abstract: Limbah kulit kopi yang selama ini dianggap sebagai sampah memiliki potensi besar sebagai sumber pupuk organik cair. Pupuk cair ogranik merupakan salah satu solusi penanganan limbah kulit kopi yang dapat dilakukan untuk memberikan… emberikan nilai tambah pada limbah. Pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pehamanan petani tentang pembuatan pupuk organik serta menemukan bahwa tanaman kopi dari produksi lokal dapat diubah menjadi pupuk tanah yang kaya nutrisi, meningkatkan kualitas tanah dalam berbagai aspek seperti pertumbuhan tanaman, kesehatan tanah, dan kualitas panganMetode yang digunakan kegiatan pengabdian ini merupakan kombinasi antara metode ceramah (penyuluhan), dan praktik/pelatihan pembuatan pupuk organik cair dari limbah kulit kopi langsung di masyarakat petani kopi. Tujuan dilakukannya pengabdian ini diantaranya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Jambesari sehingga dapat mengurangi serta memanfaatkan limbah kulit kopi secara efektif dan untuk meningkatkan nilai ekonomis kulit kopi sebagai alternatif pilihan pemanfaatan kulit kopi. Kegiatan pengabdian ini di lakukan dengan cara pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah kulit kopi. Hasil dari pelatihan Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai teknik pembuatan POC dan manfaatnya bagi pertanian. Peserta pelatihan menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap materi yang disampaikan, dan banyak di antara peserta pelatihan berhasil menerapkan teknik yang dipelajari dalam praktik sehari-hari. Keterampilan yang diperoleh tidak hanya meningkatkan kualitas tanah, tetapi juga berpotensi meningkatkan hasil pertanian di desa tersebut, Selain itu, pelatihan ini juga berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, karena dengan memanfaatkan limbah yang sebelumnya dianggap tidak berguna, mereka dapat menghasilkan pupuk organik yang dapat digunakan sendiri atau dijual. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan, tetapi juga untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.

Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Kopi Sebagai Pupuk Kompos Organik Di Desa Jambesari Kabupaten Jember

Moch Alief Akbar Sugiarto, Farhan Atalla Bassam, Raihan Alkuwaity P.M, Nurur Ramdhani, Siti Uswatun Hasanah, Anis Mubariroh, Dzakiyah Yassarotul Fitri, Kholifah Eka Putri, Nadia Juwana, Heni Setyawati
Abstract: Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember merupakan salah satu wilayah penghasil kopi terbanyak di Jember. Masyarakat Desa Jambesari belum mengoptimalkan pemanfaatan limbah kulit kopi menjadi produk yang lebih… h bermanfaat, seperti pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Jambesari akan potensi limbah kulit kopi sebagai sumber daya yang bernilai, serta memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengolah limbah tersebut menjadi pupuk kompos organik yang berkualitas. tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, tetapi juga bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, memperbaiki kualitas hidup masyarakat, serta mendukung program pemerintah dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Metode dari pengabdian ini adalah sosialisasi. Berdasarkan hasil observasi bahwasanya limbah kulit kopi di desa jambesari masih berjumlah besar. Jumlah limbah kulit kopi bervariasi tergantung pada skala produksinya. Besarnya limbah kulit kopi tersebut berpotensi sebagai bahan pencemar di lingkungan jika tidak dikelola dengan baik di karenakan di Desa Jambesari masih belum ada yang mengelolanya. Pembuatan pupuk kompos berbahan kulit kopi sebagai pupuk organik merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menekan dampak yang ditimbulkan oleh limbah kulit kopi dan sekaligus sebagai upaya perbaikan kualitas tanah.

Sistem Pendukung Keputusan Pemberian Reward Tahunan Untuk Guru Smkn 1 Muara Labuh Memanfaatkan Pendekatan MAUT (Multy Attribute Utility Theory)

Nadia Astri Wulandari
Abstract: Sekolah adalah lembaga tempat siswa mendapat pengajaran dibawah pengawasan seorang guru. Setiap daerah besar memiliki sistem pendidikan formal yang umumnya diwajibkan. Pemberian reward adalah bentuk insentif yang diberikan… an kepada guru yang mampu bekerja sedemikian rupa, sehingga tingkat keahlian dan keterampilan yang baku terlampaui, sehingga sekolah pantas memberikan reward sebagai hadiah untuk guru. Namun, terdapat beberapa tantangan dalam pemberian penghargaan kepada guru, khususnya dalam proses pemilihan guru yang memenuhi syarat untuk menerima reward yang tidak transparan. Pada permasalahan di atas diperlukan suatu sistem yang dapat memberikan panduan untuk mengevaluasi hasil rekomendasi reward guru dengan cepat dan akurat, dengan tingkat ketepatan dan akurasi yang tinggi. Sistem seperti ini dikenal dengan nama Decision Support System (DSS) atau Sistem Pendukung Keputusan (SPK).

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Penyuluhan Sistem Hidroponik Kepada Ibu-Ibu PKK Desa Bringin Srumbung

Ramiyanto, Fara Makhsonah, Naqiya Alivia Choirunnisa, Muhammad Galih Ferdiansyah, Annisa Nur Hikmah, Panji Setiawan Yudistira, Putri Ratnasari Dewi, Kharisma Setyowati, Lintang Kusuma, Ahmad Nasir, Fuad Hilmy
Abstract: Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 telah menjalankan kegiatan produktif seperti menanam serai di lahan milik mereka sendiri. Namun, pendapatan kas organisasi tetap minim karena rendahnya literasi pengetahuan… getahuan mengenai teknologi modern. Kurangnya pemahaman ini menghambat perkembangan keterampilan berkebun menjadi aktivitas yang lebih menguntungkan. Sebagai solusi atas permasalahan ini, diadakan sosialisasi hidroponik menggunakan galon bekas. Program ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang pembuatan hidroponik, yang diharapkan dapat menghasilkan pangan mandiri, meningkatkan ekonomi organisasi, serta mengurangi sampah galon. Kegiatan sosialisasi ini mengadopsi metode Asset-Based Community Development, yaitu pendekatan pemberdayaan masyarakat yang memanfaatkan potensi internal organisasi Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Melalui metode ini, ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga di Dusun Sikepan 1 diajak untuk melihat dan memanfaatkan sumber daya yang sudah mereka miliki untuk mencapai tujuan program. Dalam pelaksanaannya, respon positif dan antusiasme yang tinggi ditunjukkan oleh ibu-ibu Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1, menandakan adanya minat yang kuat terhadap teknologi hidroponik. Antusiasme ini mencerminkan adanya potensi besar untuk penerapan hidroponik sebagai bagian dari kegiatan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga. Dengan mengintegrasikan hidroponik ke dalam kegiatan sehari-hari, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Dusun Sikepan 1 dapat memaksimalkan penggunaan lahan dan barang bekas, meningkatkan produktivitas pertanian, dan membuka peluang usaha baru yang lebih menguntungkan. Program ini juga berkontribusi pada pengurangan sampah plastik, mendukung aspek lingkungan selain aspek ekonomi.

Meningkatkan Kepercayaan Publik Melalui Penerapan Sertifikat Tanah Elektronik: Tantangan Keamanan Dan Solusi Di Praktik Kenotariatan

Rachmawati, M. Sudirman
Abstract: Transformasi digital dalam praktik kenotariatan merupakan langkah penting untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan dalam administrasi pertanahan di Indonesia. Penelitian ini mengkaji manfaat, tantangan, dan langkah-langkah… kah untuk meningkatkan penerapan sertifikat tanah elektronik dalam praktik kenotariatan. Manfaat utama dari sertifikat tanah elektronik meliputi peningkatan efisiensi dalam penerbitan dan pengelolaan dokumen, pengurangan risiko pemalsuan dan duplikasi, serta peningkatan keamanan dokumen. Namun, tantangan signifikan seperti kerentanan terhadap serangan siber dan kebocoran data, keterbatasan infrastruktur teknologi, serta kurangnya kesadaran dan keterampilan petugas dalam hal keamanan siber masih harus diatasi. Penelitian ini juga mengusulkan langkah-langkah strategis untuk mengatasi tantangan tersebut, termasuk penguatan protokol keamanan siber, pendidikan dan pelatihan bagi petugas, serta investasi dalam infrastruktur teknologi. Dengan implementasi yang tepat, sertifikat tanah elektronik dapat menjadi pilar utama dalam transformasi digital di bidang kenotariatan dan administrasi pertanahan di Indonesia.