Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

Prosedur Pengimputan dan Penataan Arsip Pada Kantor BRI Cabang Jember Unit Sukowono

Angelica Permatasari, Bilva Izzun Nisa, Lailatul Qomariyah, Hikmatul Hasanah
Abstract: Dalam perbankan penginputan data atau dokumen adalah proses pemindahan data dari fisik menjadi digital dokumen tersebut akan diketik dimasukkan dalam komputer. Disususn berdasarkan ketentuan yang dimiliki oleh bank dan kemudian… emudian disimpan pada ruangan BRIMEN yang mengurangi mitigasi seperti kebakaran ataupun pencurian berkas. mengenai prosedur penataan arsip dan penginputan BRIMEN (BRI Document) pada BRI Unit Sukowono Jember maka dapat disimpulkan bahwa BRIIMEN merupakan mengenai prosedur penginputan dan penataan sehingga develoment mengenai integrasi dengan sistem registrasi. Metode Dalam meneliti Prosedur Penginputan Brimen dan Penataan Arsip Pada Bank BRI Kantor Cabang Jember Unit Sukowono peneliti menggunakan metode SL  dengan pengumpulan observasi dan pengalaman nyata, tahap konseptualisas, dan implementasi. Observasi pengumpulan data dilakukan melalui proses pengamtan dan pencatatan secara langsung pada BRI Unit Sukowono Jember guna digunakan untuk mendapatkan informasi yang duperlukan dalam penyusunan laporan ini.

Workshop Penerapan Iklan Layanan Masyarakan Dengan Tema Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pendidikan Bagi Semua Golongan Di SMK Negeri 3 Medan

Isra Rafika Sihombing, Dita Sayidina Harahap, Dian Setyorini, Fenny Afrida, Deliyanti Simbolon, Lisa Elianti Nasution
Abstract: Penerapan iklan layanan masyarakat dengan tema meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya pendidikan bagi semua golongan bertujuan untuk mengajak masyarakat semua golongan untuk mengenyam pendidikan  12 tahun, di antaranya… ranya enam tahun pendidikan dasar dan sekolah menengah pertama tiga tahun serta tiga tahun sekolah menengah atas. Sistem pendidikan di Indonesia langsung di bawah pengawasan kementrian dan kebudayaan yang mengedepankan pengetahuan, keterampiran dan sikap. Namum pada kenyataannya masih banyak masyarakat menengah ke bawah belum memahami betapa pentingnya pendidikan, masih banyaknya masyarakat yang putus sekolah bahkan tidak melanjutkan sekolah sesuai peratuhan pemerintah minimal 12 tahun wajib belajar. Dengan adanya iklan layanan masyarakat ini diharapkan dapat membantu pemerintah untuk menginfomasikan melalui media. Media yang digunakan sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. Proses pembuatan media promosi menggunakan canva yang digunakan untuk keperluan desain grafis yang menghasilkan visualisasi yang berkualitas dan menarik untuk membantu pengiklankan pentingnya pendidikan bagi semua golongan. Sekolah bukan hanya lembaga untuk kegiatan belajar  mengajar serta tempat menerima dan memberi pelajaran bagi siswa siswi namun memberikan stimulus – stimulus bagi masyarakat melalui iklan yang di berikan pihak sekolah agar masyarakat sadar akan pentingnya pendidikan minimal 12 tahun wajib belajar untuk semua golongan masyarakat.

Analisis Prosedur Dokumen Alokasi Anggaran Dalam Laporan Keuangan Akuntansi Sektor Publik

Fitriyani Agustin, Anisah Dwi Rahmawati, Intan Widi Astutik, Rini Puji Astuti
Abstract: Akuntansi keuangan daerah merupakan bagian dari akuntansi publik. Tingkat tertinggi dari sektor publik adalah tingkat negara bagian. Oleh karena itu, akuntansi keuangan daerah juga berkaitan dengan akuntansi keuangan nasional.… ional. Selain Inventarisasi Aset Negara dan BUMN, salah satu bidang keuangan negara juga adalah APBN. Baik APBN maupun inventarisasi barang milik negara dikelola langsung oleh negara. Akuntansi keuangan daerah (akutansi pemerintahan) di Indonesia merupakan salah satu bidang akuntansi publik yang banyak menarik perhatian dari berbagai kalangan. Otonomi daerah adalah kewenangan daerah otonom untuk mengatur dan mengurus masyarakatnya menurut keinginannya sendiri, berdasarkan aspirasi masyarakat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pertimbangan yang mendasari perlunya otonomi daerah adalah perkembangan situasi nasional dan internasional. Situasi domestik menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan keterbukaan dan kemandirian (desentralisasi). Seiring dengan semakin majunya globalisasi, maka daya saing setiap negara, termasuk daya saing pemerintah daerah, sangat diperlukan. Dengan meningkatkan otonomi pemerintah daerah, diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya.

Strategi Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Sukowono

Yasir, Ahmad, Fajar Ghazali
Abstract: Badan Usaha Milik Desa sebagai instrumen otonomi desa maksudnya adalah untuk mendorong pemerintah desa dalam mengembangkan potensi desanya sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa, sedangkan sebagai instrumen kesejahteraan… eraan masyarakat yakni dengan melibatkan masyarakat didalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa serta sebagai sebuah program yang dirancang oleh pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat yang lebih baik. Cara kerja Badan Usaha Milik Desa adalah dengan jalan menampung kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat dalam sebuah bentuk kelembagaan atau badan usaha yang dikelola secara profesional, namun tetap bersandar pada potensi asli desa sesuai dengan kemampuan dan kewenangan desa.  Badan Usaha Milik Desa merupakan sebuah lembaga yang hadir di tengah masyarakat yang sudah berbadan hukum. Lahirnya Badan Usaha Milik Desa didasari oleh undang-undang dan peraturan-peraturan diantaranya:  • Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 Tentang Desa Pasal 87 sampai dengan 90. • Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2013 tentang Lembaga Keuangan Mikro. • Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2014 Tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa. Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, Dan Transmigrasi republik Indonesia Nomor 4 tahun 2015 tentang pendirian, Pengurusan Dan Pengelolaan, Dan Pembubaranbadan Usaha Milik desa Pasal 23 (1) BUMDesa dapat menjalankan bisnis keuangan (financial business) yang memenuhi kebutuhan usaha-usaha skala mikro yang dijalankan oleh pelaku usaha ekonomi Desa. (2) Unit usaha dalam BUMDesa sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat memberikan akses kredit dan peminjaman yang mudah diakses oleh masyarakat Desa. Kemudian dengan adanya landasan hukum tersebut, maka desa dapat membentuk badan usaha milik desa yang disebut Badan Usaha Milik Desa. Badan Usaha Milik Desa adalah sistem kegiatan perekonomian masyarakat dalam skala mikro desa yang dikelola oleh masyarakat bersama pemerintah desa dan pengelolaannya terpisah dari kegiatan pemerintahan desa. Badan Usaha Milik Desa selanjutnya dibentuk dengan mendayagunakan segala potensi ekonomi, kelembagaan, serta potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di bidang ekonomi. Pendirian Badan Usaha Milik Desa dimaksudkan sebagai upaya menampung seluruh kegiatan di bidang ekonomi dan atau pelayanan umum yang dikelola oleh desa.  Program BUMDES merupakan nawa kerja (agenda prioritas) dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi dengan nama agenda yaitu Pembentukan dan pengembangan 5.000 BUMDES. BUMDES di definisikan oleh Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 sebagai badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa melalui penyertaan secara langsung yang berasal dari kekayaan desa yang dipisahkan guna mengelola aset, jasa pelayanan dan usaha lain yang secara luas untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat desa.

Sosialisasi Pembuatan Minyak Serai Sebagai Campuran Sabun Bath Bomb Untuk Masyarakat Usia Produktif Kota Palangka Raya

Toepak, Erwin Prasetya, Sudyana, I Nyoman, Irmawan, Muhammad, Mahrita, Ani, Suherman
Abstract: Cymbopogon citratus, biasa disebut serai, adalah tanaman aromatik yang sangat serbaguna yang terkenal dengan sifat terapeutik dan kegunaannya yang luas. Aplikasi ini mencakup minyak pijat, aromaterapi, pengusir serangga,… penyegar udara, parfum, kosmetik, dan bahkan tujuan pengobatan. Tanaman serai merupakan salah satu spesies tumbuhan yang mampu mensintesis minyak atsiri. Di Indonesia, pemanfaatan tanaman serai (Cymbopogon citratus) sebagian besar terfokus pada penerapannya sebagai bahan penyedap makanan. Namun, terdapat potensi besar yang belum dimanfaatkan untuk pengembangan minyak atsiri berkualitas tinggi yang berasal dari tanaman ini. Minyak atsiri biasa disebut demikian karena komposisinya yang mencakup esensi dasar dari masing-masing tanaman. Pemanfaatan minyak atsiri lazim dalam produksi sabun bath bomb. Sabun bath bomb telah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan karena digabungkan sebagai pelengkap ritual mandi yang menyenangkan, menawarkan pengalaman sensorik multi-segi yang ditandai dengan produksi busa, warna cerah, dan aroma harum yang menyenangkan. Penyuluhan produksi minyak serai dilakukan pada demografi masyarakat di Palangka Raya yang berada pada rentang usia produktif, khususnya pelajar. Sesi pelatihan meliputi pemberian panduan produksi minyak serai melalui metodologi yang lugas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil dilaksanakan dan mendapat sambutan baik dari kalangan mahasiswa.

Status Hukum Hak Penguasaan Atas Tanah Oleh Masyarakat

Ni Nyoman Triana, Hasjad, Umar Marhum, Rahmanuddin. T,, Abd. Mutalib Saranani, Dewi Oktoviana Ustien, Sitti Misnar Abd. Jalil, Hasim Hartono, Mega Mulyani, Siti Selma Resmala
Abstract: Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Untuk mengetahui Macam-Macam Hak Atas Tanah Penguasaan Tanah Oleh Masyarakat dan Untuk mengetahui Hak Kepemilikan Atas Tanah Menurut Peraturan Perundang-Undangan. Hasil… il Pengabdian menyimpulkan bahwa Pada dasarnya hak milik atas tanah hanya dapat dimiliki oleh warga negara Indonesia tunggal saja, dan tidak dapat dimiliki oleh warga negara asing dan badan hukum, baik yang didirikan di indonesia maupun yang didirikan diluar negeri dengan pengecualian badan-badan hukum tertentu yang diatur dalam peraturan pemerintah Nomor 38 tahun 1963. Ini berarti selain warga Negara Indonesia tunggal, dan badan-badan yang ditunjuk dalam peraturan pemerintah Nomor 38 Tahun 1963.

Penggunaan Metode Naive Bayes untuk Prediksi Penyakit Diabetes

Leni Fadhilah, Fadhilah, Irma Yunita
Abstract: Prediksi penyakit diabetes menjadi salah satu tantangan penting dalam dunia kesehatan mengingat meningkatnya prevalensi penyakit ini secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode Naive Bayes dalam… lam memprediksi risiko diabetes berdasarkan dataset medis yang berisi berbagai fitur seperti usia, berat badan, kadar gula darah, tekanan darah, dan riwayat keluarga. Metode ini dipilih karena kemampuannya dalam mengolah data dengan asumsi independensi antar variabel. Pada penelitian menggunakan metode Naive Bayes menunjukkan bahwa memiliki capaian tingkat akurasi sebesar 83.75% dengan precision untuk kelas "Yes" sebesar 86.47% dan recall sebesar 93.50%, yang menandakan performa yang cukup baik dalam mendeteksi pasien diabetes. Namun, performa model dalam mendeteksi pasien non-diabetes perlu ditingkatkan mengingat recall untuk kelas "No" hanya mencapai 51.35%. Hasil ini menunjukkan bahwa Naive Bayes adalah metode yang sederhana namun efektif untuk memprediksi diabetes, dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk membantu pengambilan keputusan medis secara lebih akurat.

Klasifikasi Jenis Kendaraan Menggunakan Decision Tree Dan Evaluasi Akurasi Melalui Confusion Matrix

Samsul, Zaehol Fatah
Abstract: Data mining merupakan salah satu metode yang paling efektif dalam menghasilkan klasifikasi yang akurat, efisien, dan relevan. Pengelompokan jenis kendaraan berdasarkan sistem transmisi dilakukan dengan menggunakan algoritma… tma Decision Tree dan dievaluasi melalui confusion matrix. Dataset yang digunakan mencakup empat jenis kendaraan: Bebek, Skuter, Sport, dan Trail, dengan tiga jenis transmisi: Manual, Automatic, dan Kopling. Algoritma Decision Tree dipilih karena kemampuannya dalam membagi dataset secara rekursif untuk menghasilkan aturan klasifikasi yang jelas dan mudah dipahami. Model dilatih dan diuji untuk memprediksi jenis transmisi berdasarkan fitur kendaraan, dengan hasil akurasi mencapai 95%. Evaluasi menggunakan confusion matrix mengungkap distribusi prediksi benar dan salah pada setiap kategori. Hasilnya menunjukkan bahwa transmisi Automatic dan Kopling diklasifikasikan dengan akurasi tinggi, meskipun terdapat beberapa kesalahan pada prediksi transmisi Manual. Nilai Cohen’s Kappa sebesar 0,913 mengindikasikan kesesuaian yang sangat baik antara prediksi dan data aktual. Algoritma Decision Tree terbukti efektif dalam klasifikasi jenis kendaraan, meskipun diperlukan perbaikan untuk meningkatkan akurasi pada kategori tertentu.

Implementasi K-Means Clustring Untuk Mengelompokkan Provinsi di Indonesia Berdasarkan Tingkat Pengangguran Terbuka

Muhammad Muhajir Saddami, Zaehol Fatah
Abstract: Pengangguran terbuka di Indonesia merupakan salah satu masalah sosial dan ekonomi yang signifikan, yang dapat menghambat pertumbuhan ekonomi serta mempengaruhi kesejahteraan masyarakat secara luas. Penelitian ini bertujuan… an untuk menganalisis Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023, dengan fokus pada perubahan klaster data TPT menggunakan metode K-Means Clustering. Data yang digunakan diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), yang memberikan gambaran komprehensif mengenai variasi TPT antarprovinsi. Metodologi yang diterapkan mencakup pengumpulan dan pengolahan data untuk memastikan akurasi serta kelengkapan informasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa hanya Provinsi Riau yang berhasil naik ke cluster 1 (TPT rendah), sementara Provinsi Sumatera Barat mengalami penurunan ke cluster 2 (TPT tinggi). Evaluasi menggunakan Davies-Bouldin Index menegaskan pemisahan cluster yang optimal pada jumlah cluster 2, mengindikasikan efektivitas pengelompokan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan berharga bagi pembuat kebijakan untuk merumuskan strategi yang lebih efektif dalam mengatasi masalah pengangguran di Indonesia. Dengan mempertimbangkan karakteristik pengangguran di setiap provinsi, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi upaya pengurangan tingkat pengangguran yang lebih terarah dan berdampak.

Identifikasi Pola Penyebaran Penyakit Ternak Menggunakan Clustering Spasial

Zainal Mu'en, Zaehol Fatah
Abstract: Penyakit hewan merupakan salah satu tantangan terbesar dalam divisi hewan yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Bukti yang dapat dikenali dari pola penyebaran penyakit sangat penting untuk mendukung… g pengambilan keputusan dalam upaya mengantisipasi dan menangani wabah . Pertimbangan ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi pola penyebaran penyakit hewan menggunakan strategi pengelompokan spasial . Strategi ini memungkinkan pengelompokan wilayah berdasarkan tingkat penyebaran penyakit , sehingga zona yang berpotensi menjadi pusat penyebaran dapat diidentifikasi . Informasi yang digunakan dalam pertimbangan ini mencakup data spasial dan non - spasial yang terkait dengan kasus penyakit hewan dari berbagai wilayah , yang kemudian dianalisis di sana. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pengelompokan spasial dapat diterapkan di daerah -daerah dengan pola penyebaran penyakit yang sama . Identifikasi zona berisiko tinggi dapat membantu peternak dan pihak terkait dalam mengambil tindakan penanggulangan yang lebih tepat dan efisien . Dengan pengelompokan spasial ini , prosedur penanganan dapat difokuskan pada daerah-daerah yang lebih rentan terhadap kejadian , yang diharapkan dapat mengurangi dampak ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan hewan secara keseluruhan . Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kerangka kerja deteksi dini berbasis teknologi untuk mitigasi penyakit ternak