Abstract:Penelitian ini membahas konsep moderasi beragama dalam perspektif Maqashid Syari'ah di Indonesia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip moderasi dalam kehidupan sosial yang multikultural. Latar belakang…
penelitian ini berkaitan dengan keberagaman masyarakat Indonesia, yang menuntut pendekatan yang seimbang dalam menjalankan ajaran agama agar tercipta kedamaian dan keharmonisan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur untuk mengkaji teks-teks sumber primer dan sekunder terkait Maqashid Syari'ah dan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama, yang berlandaskan pada tujuan Maqashid Syari'ah, berfokus pada perlindungan terhadap lima aspek pokok: agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Penerapan prinsip moderasi ini dalam masyarakat Indonesia dapat menciptakan suasana toleransi, keadilan, dan saling menghormati antar umat beragama. Selain itu, moderasi beragama juga berperan dalam menghindarkan ekstremisme dan kekerasan, serta mendukung terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera. Kesimpulannya, moderasi beragama dalam kerangka Maqashid Syari'ah memiliki potensi besar untuk memperkuat persatuan dan keberagaman di Indonesia, serta menjadi landasan untuk membangun kedamaian sosial yang berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri Depok, khususnya di kelas 1 dan 4. Kurikulum Merdeka memberikan fleksibilitas kepada sekolah untuk mengikuti standar pendidikan…
kan nasional, dengan fokus pada pengembangan potensi siswa melalui proyek pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan dengan kepala sekolah, guru, serta bagian kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri belum maksimal, terutama karena masih kurangnya pelatihan yang diterima oleh guru. Meskipun demikian, kurikulum ini telah diterapkan secara bertahap di kelas 1 dan 4. Hambatan dalam implementasi mencakup kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sarana dan prasarana, serta perbedaan antara teori dan praktik dalam pembelajaran. Di sisi lain, dukungan dari pemerintah dalam bentuk penyediaan media pembelajaran dan pelatihan bagi guru menjadi faktor pendukung yang signifikan. Peran kepala sekolah juga sangat penting dalam proses ini, dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin untuk mengidentifikasi kendala dan mencari solusi. Pelatihan dan pendampingan yang berjenjang diharapkan dapat membantu guru lebih memahami dan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan lebih efektif. Kesimpulannya, meskipun implementasi Kurikulum Merdeka di SDIT Bahrul Fikri masih menghadapi berbagai tantangan, hambatan ini dapat diatasi dengan memaksimalkan penggunaan fasilitas yang ada serta dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak.
Abstract:Pendidikan merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengukur kemajuan masyarakat. Penerapan manajemen mutu pendidikan di sekolah dapat membantu mencapai hasil yang optimal dalam pembelajaran.…
belajaran. Gangge (1997) mendefinisikan belajar sebagai perubahan perilaku yang berbeda antara kondisi sebelum dan sesudah proses pembelajaran. Di SMK Darunnajah, terdapat masalah dalam pemahaman materi oleh siswa yang perlu diatasi melalui penelitian tentang manajemen penjamin mutu untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, berlandaskan filsafat positivisme menurut Sugiono. Metode ini bertujuan menginterpretasikan fenomena dalam kondisi alami dengan peneliti sebagai instrumen utama. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive dan snowball, serta pengumpulan data dilakukan melalui triangulasi. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menekankan makna daripada generalisasi. Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, SMK Darunnajah memerlukan kerjasama jangka panjang dengan lembaga terkait bidang TKJ (Teknologi Jaringan Komputer), bukan hanya selama praktik kerja industri (prakerin), tetapi untuk periode yang lebih lama, seperti lima tahun. Langkah-langkah yang diterapkan termasuk MGMP, Bimtek, Tafsify I’gdad, Ta’hil, In House Training (IHT) dan Khutbatul ‘Arsy, serta supervisi guru. Namun, ada beberapa faktor penghambat seperti rendahnya kesadaran siswa, jumlah mata pelajaran kejuruan yang sedikit, kurangnya dana, dan gangguan fasilitas. Kerja sama jangka panjang antara SMK Darunnajah dan lembaga terkait sangat penting untuk meningkatkan mutu pembelajaran. Faktor pendukung seperti tim pengawas dan evaluasi rutin berkontribusi pada perbaikan, sementara penghambat seperti kesadaran siswa yang rendah, keterbatasan fasilitas, dan dukungan dana yang masih bergantung pada pesantren perlu diatasi. Dengan implementasi langkah-langkah perbaikan dan dukungan berkelanjutan, kualitas pembelajaran di SMK Darunnajah diharapkan dapat meningkat secara signifikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode Talqin dan Tasmi' dalam meningkatkan keterampilan menghafal Al-Qur'an dan Hadits. Al-Qur'an sebagai petunjuk utama dalam Islam, serta Hadits sebagai sumber hukum…
ukum kedua, memerlukan pendekatan pembelajaran yang efektif untuk mencapai pemahaman dan penghafalan yang baik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menginterpretasikan hasil wawancara dan observasi terkait penerapan metode Talqin dan Tasmi'. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Talqin dan Tasmi' dilakukan dalam tiga tahapan: perencanaan dengan penyusunan RPP, pelaksanaan yang melibatkan pembagian kelompok dan pengoreksian bacaan, serta evaluasi melalui tes lisan individu dan observasi. Temuan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan menghafal, yang tercermin dari peningkatan rata-rata nilai kelas dari 70 menjadi 85. Selain itu, metode ini juga memperbaiki kualitas pembelajaran dengan mendorong pemahaman materi, menciptakan suasana belajar interaktif, serta memperkuat hafalan dan kualitas bacaan Al-Qur'an. Faktor pendukung penerapan metode ini meliputi komitmen sekolah, kualifikasi guru, lingkungan belajar, dukungan orang tua, kedisiplinan guru, dan adanya budaya kompetisi. Sebaliknya, faktor penghambat termasuk perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan waktu, kelelahan, gangguan eksternal, keterbatasan sumber daya, dan penggunaan gadget. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Talqin dan Tasmi' efektif dalam meningkatkan keterampilan menghafal Al-Qur'an dan Hadits, dengan implikasi penting untuk pembelajaran yang lebih baik dan peningkatan kualitas pendidikan agama Islam.
Abstract:Manajemen kurikulum merupakan aspek vital dalam system Pendidikan, termasuk dalam kontek Pendidikan. Skripsi ini membahas konsep manajemen kurikulum Islam menurut ibnu sahnun , seorang ulama dan pendidik terkemuka dari abad…
bad ke-19 yang memiliki pengaruh signifikan dalam pengembangan sistem Pendidikan Islam. Peneliti ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis prinsip-prinsip manajerial yang diusung oleh Ibnu Shahnun serta penerapannya dalam konteks Kurikulum Pendidikan Islam. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan pengkajian karya-karya Ibnu sahnun dan sumber-sumber terkait lainnya. Temuan penelitian menunnjukan bahwa Ibnu Sahnun menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, penyusunan materi ajar dengan kebutuhan siswa ,serta penggunaan metode pengajaran yang adaptif dan kontekstual. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam kontenpoler dan menawarkan persepektif historis yang berharga tentang manajemen kurikulum dalam teradisi Islam. kurikulum Pendidikan Islam. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan pengkajian karya-karya Ibnu sahnun dan sumber-sumber terkait lainnya. Temuan penelitian menunnjukan bahwa Ibnu Sahnun menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum, penyusunan materi ajar dengan kebutuhan siswa ,serta penggunaan metode pengajaran yang adaptif dan kontekstual. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kurikulum Pendidikan Islam kontenpoler dan menawarkan persepektif historis yang berharga tentang manajemen kurikulum dalam teradisi Islam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh manajemen Diklat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) terhadap kesehatan santri putra di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif…
itatif dengan metode analisis regresi sederhana, penelitian ini melibatkan 57 responden yang dipilih dengan teknik stratified random sampling dari total populasi 808 santri. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitasnya, untuk mengukur manajemen Diklat PHBS serta kondisi kesehatan fisik, mental, sosial, dan spiritual santri. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara manajemen Diklat PHBS dan kesehatan santri, dengan persamaan regresi Y = 40.580 + 0.667X dan koefisien korelasi sederhana rxy = 0.573. Penelititan ini mengindikasikan bahwa 31,6% kesehatan santri dipengaruhi oleh implementasi Diklat PHBS, sementara 68,4% dipengaruhi oleh faktor lain. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Diklat PHBS yang terstruktur dan sistematis dapat menjadi strategi penting dalam pembinaan kesehatan di pesantren, yang pada akhirnya mendukung proses pendidikan secara keseluruhan. Hal baru dari penelitian ini yaitu terletak pada penekanan pentingnya integrasi antara manajemen pendidikan Islam dan program kesehatan untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, yang jarang dibahas dalam penelitian sebelumnya. Hasil ini dapat dijadikan referensi bagi pengelola pesantren dan peneliti selanjutnya dalam mengembangkan strategi kesehatan yang lebih komprehensif di lembaga pendidikan Islam.
Abstract:Penulisan adalah bentuk komunikasi yang efektif dan ekspresif. Bahasa Arab, sebagai bahasa Al-Qur'an, merupakan bahasa penting yang telah dipelajari oleh umat Islam di Indonesia. Namun, seringkali siswa menghadapi kesulitan…
tan dalam mempelajari bahasa ini, terutama dalam hal penulisan. Metode imla berperan penting dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan menulis bahasa Arab. Penelitian ini mengevaluasi penerapan metode imla di Kelas V MIS Darunnajah Cipining dengan tujuan meningkatkan keterampilan bahasa Arab siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik laparoskopik. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah serta pengajar bahasa Arab di MIS Darunnajah Cipining. Siswa kelas V juga dilibatkan untuk memberikan perspektif mengenai penerapan metode imla. Temuan menunjukkan bahwa metode imla, termasuk imla manqul, imla manzur, imla ikhtibary, dan imla masnu, diterapkan di MIS Darunnajah Cipining melalui beberapa tahap. Penerapan metode ini dapat meningkatkan keterampilan berbahasa Arab siswa dengan mengajarkan huruf hijaiyyah dan kosakata bahasa Arab. Meskipun ada kemajuan dalam kemampuan menulis, beberapa faktor penghambat seperti waktu pengajaran yang terbatas, variasi kecepatan belajar, dan motivasi siswa mempengaruhi efektivitas metode. Faktor pendukung termasuk kompetensi guru, dukungan orang tua, dan keterlibatan siswa. Penerapan metode imla di Kelas V MIS Darunnajah Cipining menunjukkan potensi yang signifikan untuk meningkatkan keterampilan bahasa Arab siswa. Pengajaran harus mencakup pemahaman kosakata, penjelasan huruf hijaiyyah, dan penggunaan berbagai jenis imla. Meskipun metode ini memberikan hasil positif, tantangan seperti alokasi waktu, variasi kemampuan siswa, dan motivasi harus diatasi untuk memaksimalkan efektivitas metode imla.
Abstract:Penelitian ini mengkaji efektivitas penegakan hukum dalam Pemilu 2024 di Indonesia, dengan fokus pada peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Analisis normatif yuridis terhadap…
p Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan berbagai sumber terkait mengungkapkan beberapa tantangan utama dalam penegakan hukum pemilu. Ini mencakup kompleksitas pembuktian kasus politik uang, perbedaan interpretasi regulasi antar lembaga, dan keterbatasan sumber daya. Studi ini juga mengevaluasi efektivitas sanksi hukum dalam memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran pemilu. Temuan menunjukkan bahwa penerapan sanksi belum sepenuhnya efektif karena ringannya hukuman dan inkonsistensi dalam penerapannya. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa faktor penyebab kesenjangan antara regulasi dan implementasi, termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran Bawaslu, ego sektoral antar lembaga penegak hukum, serta kurangnya pemahaman masyarakat tentang bentuk-bentuk pelanggaran pemilu. Analisis terhadap kinerja Sentra Gakkumdu mengungkapkan tantangan dalam koordinasi antar lembaga dan keterbatasan infrastruktur, terutama di daerah terpencil. Untuk meningkatkan integritas pemilu, penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi Gakkumdu, peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan intensif, dan optimalisasi peran teknologi informasi dalam pengawasan dan penegakan hukum pemilu. Studi ini juga menyoroti pentingnya penerapan sanksi yang lebih tegas dan konsisten, serta peningkatan transparansi dalam proses penegakan hukum pemilu. Lebih lanjut, penelitian ini mengusulkan penguatan mekanisme rehabilitasi dan reintegrasi bagi pelaku tindak pidana pemilu, serta peningkatan kerjasama internasional dalam pertukaran praktik terbaik penegakan hukum pemilu. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat berkontribusi pada penyelenggaraan pemilu yang lebih berintegritas dan demokratis di Indonesia, sesuai dengan semangat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 dan cita-cita reformasi.
Abstract:Didalam kehidupan dari dulu sampai sekarang manusia dan uang merupakan kedua hal yang sulit dipisahkan. sejak penciptaan uang untuk mempermudah mereka dalam pertukaran dan transaksi, yang mana sebelumnya mereka hanya mengenal…
genal sistem barter yang dinilai kuran efisien dalam penerapannya. uang merupakan suatu bentuk kontribusi besar manusia terutama dari sektor ekonomi. uang dapat mempersingkat waktu transaksi yang membuat transaksi barang dan jasa menjadi lebih efisien untuk diterapkan pada saat ini. maka dari itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah penggunaan serta fungsi dari uang yang digunakan sampai saat ini dari sisi ekonomi konvensional dan ekonomi Islam. adapaun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan sumber data diperoleh dari artikel berupa jurnal yang berkaitan dengan materi yang dikaji. hasil dari penelitian ini terdapat perbedaan diantara fungsi uang dari kedua sudut pandang yang mana dalam Islam hanya mengakui fungsi uang sebagai media tukar dan sebagai perantara satuan nilai terhadap barang sedangkan dalam ekonomi konvensional uang memiliki fungsi yang sama dengan ekonomi Islam dan juga menambah fungsi lainnya yaitu uang sebagai satuan penyimpan nilai (store of value) dan uang sebagai satuan pembayaran dimasa depan (standard of differend payment).
Abstract:Orang lanjut usia merupakan populasi yang rentan terhadap berbagai jenis penyakit, salah satunya adalah hipertensi. Peningkatan tekanan darah di atas normal dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti nyeri kepala…
ala yang menjalar hingga tengkuk, kelelahan, penglihatan kabur, vertigo, dan mimisan. Penderita hipertensi telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan tekanan darah, salah satunya adalah dengan terapi farmakologi. Selain terapi farmakologi, terdapat alternatif lain yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah, yaitu dengan penggunaan jus wortel. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengimplementasikan penerapan asuhan keperawatan dengan pemberian jus wortel dalam menurunkan tekanan darah. Metode yang digunakan adalah deskriptif dalam bentuk studi kasus untuk mengeksplorasi masalah asuhan keperawatan gerontik pada Ny. T dengan hipertensi. Hasilnya menunjukkan bahwa setelah 7 hari perlakuan dengan pemberian jus wortel setiap pagi, tekanan darah Ny. T turun dari 163/100 mmHg menjadi 130/70 mmHg. Keluhan yang dirasakan oleh Ny. T juga berkurang seiring dengan penurunan tekanan darah. Dapat disimpulkan bahwa pemberian jus wortel efektif dalam menurunkan tekanan darah pada Ny. T dengan masalah hipertensi. Disarankan kepada pimpinan Puskesmas Sentani untuk menganjurkan penggunaan jus wortel kepada penderita hipertensi sebagai alternatif dalam menurunkan tekanan darah.