Abstract:Febrile seizures are a common emergency in children aged 6 months to 5 years and can cause significant anxiety in parents. Proper early management of febrile seizures largely depends on parent's knowledge as the primary…
caregivers. Inadequate knowledge may lead to inappropriate first aid measures that can worsen the child's condition. This research aims to identify the level of parent's knowledge regarding first aid management for children experiencing febrile seizures in Sei Mencirim. This study uses a descriptive design method with a cross-sectional approach. The population in this study are all parents who brought their children for treatment to the Sei Mencirim Community Health Center in the last three months, wiht a sample of 36 respondents taken using an accidental sampling technique. The research instrument is a questionnaire consisting of 25 questions. Data analysis was carried out univariately to describe the level of respondents' knowledge. The results of the study show that parental knowledge based on the management of febrile seizures, parents have a good level of knowledge of 55.6%. Based on the administration during seizures, parental knowledge is in the sufficient category of 38.9%. Based on the administration of medication from the hospital after the child is treated, parental knowledge is in the good category off 66.7%. Based on information about seizures, parental knowledge is in the good category of 75.0%. concluded that the level of parental knowledge about first aid for children experiencing febrile is in the good category of 80.5%.
Abstract:This study aims to determine the perceptions and reasons or factors underlying community preferences in choosing fracture treatment in Laucimba Village, Kabanjahe District. The study was conducted in Laucimba Village using…
ng a qualitative descriptive method, with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. The results of the study indicate that traditional medicine has a more dominant positive perception compared to modern medicine, traditional medicine is considered more affordable in terms of cost, comfort, and a relatively faster healing process. Meanwhile, modern medicine is perceived as a more certain and safe treatment because it is supported by medical examinations and professional health workers, but some people consider this treatment expensive and high risk because it requires surgery. Community preferences are generally influenced by factors such as cost, distance and accessibility, personal experience, and the influence of family and social environment. Community decision-making in choosing fracture treatment is a rational action that is adjusted to conditions, needs, and beliefs
Abstract:Black tea processing Is categorized into two methods: (1” Orthodox and (2) CTC (Crushing, Tearing, and Curling). These methods are implemented through hands-on activities at the company/factory based on theoretical knowledge,…
wledge, which is then applied in the form of field work practice (PKL). The conclusions drawn from the field work practice are as follows: The Sidamanik Plantation Is one of 24 tea plantations under the Sidamanik Plantation Unit of PTPN IV, located in Sidamanik ’istrict. The CTC black tea produced at the Sidamanik factory Is then shipped to the main factory for ’lending there, with the composition regulated by the technology department, as the CTC black tea from the Sidamanik factory does not yet have a s’les label. At the Sidamanik factory, grinding Is performed in two stages using a 15” Rotorvan” (RV) machine for the first grinding and a 36” Teaman CTC 4-Cut machine with four sets of sequential rollers for the second grinding. The Rotorvane’s capacity is 484,739.3533 kg of withered tea leav’s per hour, equivalent to 581,710.4923 ’g of fresh withred tea leaves per hour, and equivalent to ’21,810.1771 kg of dry tea per hour” The CTC plant’s capacity is 18,274.7704 kg of ground tea pe” hour, equivalent to a capacity of 21,930.6017 kg of fresh withered tea leaves per hour, and ”quiv’lent to a capacity of 4,592.2680 k” of dry tea per hour
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model pembelajaran Tos (Teaching with Ordered Sequence of Pictures) Gambar (picture and picture) terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen…
en siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan. Latar belakang penelitian ini adaah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan kurangnya inovasi guru daam menerapkan model pembelajaran, sehingga masih dominan menggunakan metode ceramah. Jenis penelitian ini adaah penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasiona. Popuasi penelitian adaah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Uuan yang berjumlah 31 orang, sekaigus dijadikan sampel dengan teknik tota sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket tertutup dengan skaa Likert. Variabel bebas (X) adaah implementasi model pembelajaran Tos Gambar, sedangkan variabel terikat (Y) adaah minat belajar siswa. Anaisis data menggunakan uji vaiditas, reliabilitas, uji normaitas, koefisien korelasi, uji signifikansi, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran Tos Gambar berada pada kategori sangat berpengaruh, demikian pua minat belajar siswa juga berada pada kategori sangat berpengaruh. Uji korelasi diperoleh nilai r = 0,43 dengan koefisien determinasi sebesar 18,5%, yang berarti implementasi model pembelajaran Tos Gambar memberikan pengaruh terhadap peningkatan minat belajar siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.Dengan demikian dapat disimpukan bahwa penerapan model pembelajaran Tos Gambar berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan minat belajar Pendidikan Agama Kristen siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Uuan.
Abstract:The purpose of this study was to determine the effect of quiziz-based interactive media on Civics learning outcomes in class III of UPTD SD Negeri 124392 Pematangsiantar. This study was quantitative with a one-group pretest-posttest…
est-posttest design. The sample of this study was all students of class III of UPTD SD Negeri 124392 Pematangsiantar in the 2025/2026 academic year, totaling 25 people. The research instrument used in this study was a learning outcome test instrument, the data obtained were analyzed using statistical analysis techniques. Data from the initial conditions before the treatment was carried out until after the treatment was carried out showed an increase in student learning outcomes. Before the treatment, the average score was 68 and after the treatment, the average score was 84. It can be concluded that the student learning outcomes before the treatment were given were still not reaching the KKTP, namely 25 students (100%) and after the treatment, student learning outcomes increased, namely 26 students (100%) had scores above the KKTP. Based on the results of the hypothesis test with a significance level of 0.05 and a t table of 2.060, the calculated t is 11.238. Thus, t count > t table 11.238 > 2.060, it can be concluded that there is an influence of Quiziz-based interactive media on Civics learning outcomes in grade III at the UPTD of SD Negeri 124392 Pematangsiantar
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Audio Visual terhadap hasil belajar Matematika siswa kelas IV di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian…
tian kuantitatif dengan “Pre-Experimental Design”bentuk one grup pre-test post-test yang dilaksanakan di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiatar pada siswa kelas IV dengan jumlah populasi 24 siswa dan sampel sebanyak 24 siswa. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan test sebanyak 2 kali yaitu pretest-posttest. Data diolah menggunakan teknik analisis statistik, dari hasil analisis data diperoleh taraf sinifikan 0,01 < probabilitas (0,05) dan thitung = 21,929 > ttabel =1,713 Maka disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti “Terdapat pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual Terhadap hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran Matematika di UPTD SD Negeri 122379 Pematangsiantar
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas,…
tas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi wacana dalam teks berita berjudul “Telkomsel Salurkan Bantuan Logistik ke Warga Korban Banjir Aceh Utara” yang dimuat di media daring detiknews menggunakan pendekatan…
katan Analisis Wacana Kritis (AWK) model Teun A. Van Dijk. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa baca, simak, dan catat. Analisis difokuskan pada tiga dimensi struktur teks, yaitu makrostruktur, superstruktur, dan mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat makrostruktur, berita menonjolkan tema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dan kepedulian Telkomsel terhadap korban bencana. Pada superstruktur, susunan teks disajikan secara sistematis mulai dari pembukaan hingga penutup untuk membangun citra positif perusahaan. Sementara itu, pada mikrostruktur, pemilihan diksi, bentuk kalimat aktif, serta strategi retoris digunakan untuk menegaskan peran Telkomsel sebagai aktor sosial yang responsif dan empatik. Dengan demikian, teks berita tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampai informasi, tetapi juga sebagai media pencitraan korporasi melalui wacana kemanusiaan.
Abstract:This study aims to review the Frugal Living Lifestyle of Millennial Couples in Aceh Tamiang. It can be concluded that making collective spending decisions is crucial for family financial stability and achieving long-term…
goals. By involving all family members in planning, budget allocation, and regular evaluation, each expenditure can be more focused, priorities become clear, and financial responsibility becomes more evenly distributed. In addition to financial benefits, this habit also instills the values of cooperation, communication, and discipline in all family members, including children, thus establishing a healthy financial culture and strengthening family relationships.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada siswa kelas V UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten…
en Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V, terdiri atas 8 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes hasil belajar, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aktivitas dan hasil belajar siswa setelah diterapkannya model PBL. Rata- rata hasil belajar siswa meningkat dari 59,00 pada siklus I menjadi 85,00 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar meningkat dari kategori rendah (40%) menjadi tinggi (85%). Aktivitas siswa juga mengalami peningkatan dari 40,00% pada siklus I menjadi 71,11% pada siklus II. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPAS siswa kelas V di UPT SD Negeri 74 Bontorita II Kabupaten Takalar