Abstract:Central Java–West Java border communities live in a multicultural environment where Javanese and Sundanese cultures meet, forming distinctive multilingual communication practices. The use of Javanese, Sundanese, and Indonesian…
donesian in everyday life functions not only as a means of communication, but also as a representation of the community's social identity. This study aims to analyze the multilingual communication practices of Central Java–West Java border communities and to explain the role of language in representing community social identity. The study uses a descriptive qualitative approach with a literature review method supported by social-contextual reflection. Data were obtained from various scientific sources discussing multilingual communication, social identity, intercultural communication, bilingualism, and multilingualism. The analysis was carried out through the stages of data reduction, theme categorization, meaning interpretation, and conclusion drawing. The findings show that border communities flexibly use Javanese, Sundanese, and Indonesian according to the context of interaction, social relations, and communication needs. The practices of code switching and code mixing are important parts of daily communication as forms of social and cultural adaptation. In addition, language use functions as a symbol of cultural identity, a means of identity negotiation, and a mechanism of social integration in a multicultural environment. The findings affirm that multilingual communication is a representation of dynamic social identity and reflects the ability of border communities to maintain social harmony amid cultural diversity.
Abstract:The problem in this study is that Accounting Learning Outcomes have not met expectations in the 11th grade Accounting students of SMK Negeri 1 Patumbak. This study aims to determine the effect of Self-Efficacy and Learning…
ng Motivation on Learning Outcomes, with Learning Independence as a moderating variable, in 11th grade students at SMK Negeri 1 Patumbak. This research was conducted at SMK Negeri 1 Patumbak, located at Jl. Ujung Defense, Lantasan Baru, Patumbak District, Deli Serdang Regency, North Sumatra. This study used an ex post facto approach. The population was 35 11th grade Accounting students. The sample size was 35 students, using total sampling. Data collection was conducted through documentation and questionnaire distribution. The questionnaire was first tested for validity and reliability. The collected data was then processed using multiple linear regression with SPSS version 30 software. The results of this study indicate that: (1) Self-efficacy has a positive and significant effect on students' accounting learning outcomes. This is indicated by a regression coefficient of 0.321 with a significance level of 0.021, which is less than 0.05. (2) Learning motivation has a positive and significant effect on students' accounting learning outcomes. The analysis results show a regression coefficient of 0.428 with a significance level of 0.004, which is less than 0.05. (3) Self-efficacy and learning motivation simultaneously have a significant effect on students' accounting learning outcomes. This is proven by a calculated F-value of 18.672 with a significance level of 0.000, which is less than 0.05. (4) Learning independence moderates the effect of self-efficacy on accounting learning outcomes. This is indicated by the significance value of the interaction variable between self-efficacy and learning independence of 0.043, which is less than 0.05. (5) Learning independence moderates the influence of learning motivation on accounting learning outcomes. The analysis results show a significance value of the interaction variable between learning motivation and learning independence of 0.029, which is less than 0.05. This means that learning independence strengthens the influence of learning motivation on students' accounting learning outcomes
Abstract:Whistleblower protection in the context of the environmental and Natural Resources sector is a key element in efforts to prevent corruption and sustainable management. This sector has a direct impact on human lives and societal…
ocietal well-being, and therefore, maintaining its integrity is essential. This research outlines the importance of whistleblower protection in the environmental and natural resources sectors. The method used in this research is normative with a doctrinal approach. Protection of whistleblowers has an important role in maintaining transparency and accountability in the environmental and natural resources sectors. Through the protection provided to whistleblowers, corrupt practices can be exposed and accountability can be realized. However, challenges and limitations still exist, and concerted efforts are needed to improve the implementation and effectiveness of these laws. With continued efforts, whistleblower protection laws can become a powerful tool in promoting transparency and accountability in the environmental and natural resources sectors.
Abstract:On January 27 and 28 2023, Manado City was hit by heavy rain which caused several areas to experience significant flooding. The high intensity of rain during that period reached extreme levels, resulting in the inundation…
n of several areas and submerging hundreds of residents' houses in 22 villages or sub-districts and 7 sub-districts in Manado. In studying this event, this research investigates the factors that influence extreme weather in Manado, observing sea surface temperature data, streamlines, air observations, the Southern Oscillation Index (SOI), and the Indian Ocean Dipole (IOD). The analysis shows that the positive SOI and negative IOD phenomena significantly impact extreme weather in the region. Cumulonimbus (Cb) clouds drove the atmospheric conditions formed on January 27 and 28 2023 and air flows from the Indian Ocean which brought wet air masses into Indonesian territory. High sea surface temperatures, reaching 28-29°C, also play a role in the intensive growth of rain clouds. Based on atmospheric conditions seen from radiosonde observation data, the stability index value shows that unstable conditions trigger heavy rain which causes flooding
Abstract:Cerebral Palsy (CP) adalah kondisi medis yang mempengaruhi kontrol otot. Cerebral berarti kedua bagian otak dan palsy berarti ketidakmampuan untuk bergerak secara tepat. Gangguan ini ditandai dengan perkembangan motorik…
yang abnormal atau terlambat, seperti diplegi spastik, hemiplegi, atau tetraplegi, yang sering disertai dengan retardasi mental, kejang, atau ataksia. Beberapa terapi yang diberikan menggunakan myofascial release, strengthening exercise, core stability, dan mobilisasi. Beberapa terapi tersebut diberikan kepada An. MH berusia 16 tahun dengan keadaan cerebral palsy spastik tipe diplegia diberikan selama 4 kali terapi dapat disimpulkan bahwa adanya sedikit perubahan yang diharapkan terkait tonus pada otot dan kemampuan fungsional.
Abstract:Hipertensi adalah penyakit dengan etiologi multifaktorial, dan bukti telah menunjukkan pentingnya penigkatan transportasi vaskuler, stres oksidatif, dan disbiosis usus dalam perkembangan dan pemeliharaan hipertensi. Tekanan…
nan darah sistolik atau diastolik lebih besar dari 140 atau 90 mmHg termasuk hipertensi (World Health Organization, 2019). Penduduk Indonesia yang berusia 18 tahun keatas mengalami hipertensi, menurut diagnosis dokter. Berdasarkan diagnosis dokter hipertensi pada populasi penderita hipertensi pada tahun 2018, 54,4% rutin minum obat, 32,3% tidak rutin minum obat, dan 13,3% tidak minum obat antihipertens. Persentase tersebut mewakili riwayat penggunaan obat dan alasan tidak minum obat. Di Indonesia penyakit hipertensi menyerang 34,1% penduduk pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Setiap tahun terjadi peningkatan terutama pada tahun 2018. Mengetahui bahwa 13,3% dari mereka yang didiagnosis hipertensi tidak minum obat dan 32,3% tidaj meminum obat secara teratur berkontribusi dengan meningkatnya prevalensi hipertensi (Rikesdas, 2018). Tujuan Penelitian: Untuk Mengetahui Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Terhadap Pencegahan Hipertensi Di Puskesmas Pasar Kemis. Jenis penelitian ini menggunakan uji Chi-Square dengan teknik total sampling merupakan teknik non probability sampling teknik pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi untuk dipilih menjadi anggota. Sampel yang diambil dari penelitian ini adalah 90 sampel. Hasil uji chi-square dengan nilai (P value) < 0,05. Diharapkan Puskesmas Pasar Kemis dapat memberikan arahan, motivasi dan penyuluhan lebih lanjut mengenai hipertensi dan pengtinya kepatuhan minum obat hipertensi kepada masyarakat.
Abstract:Game online adalah sebuah situs game/bermain di dunia maya yang terhubung melalui internet. Remaja yang bermain game online menghabiskan waktu lebih dari 4 jam/hari dan mengalami kecanduan sehingga dapat mempengaruhi atau…
u menghambat aktivitas lainya. Salah satu dampak negatif dari bermain game online terlalu lama adalah dapat mempengaruhi kurangnya kualitas tidur. Untuk mengetahui hubungan kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampel yang digunakan nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 127 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Didapatkan hasil uji chi square nilai p-value (0,004) < (0,05), artinya terdapat hubungan antara kecanduan game online dengan kualitas tidur pada remaja di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang. Sebagian besar responden mengalami kecanduan game online berat dan kualitas buruk. Remaja disarankan untuk mengatur waktu agar dapat mengurangi intensitas bermain game online, dan lebih banyak melakukan aktifitas diluar dan disarankan agar lebih bersosial sehingga tidak terlalu bergantung pada game online terlalu lama, dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan referensi dan menjadikan sumber informasi dasar bagi peneliti selanjutnya.
Abstract:Diare adalah suatu penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi feses yang lembek sampai cair dan bertambahnya frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali atau lebih dalam sehari yang mungkin dapat disertai…
rtai dengan muntah atau feses yang berdarah. Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) merupakan perilaku mengusahakan pola hidup sehat bagi individu, keluarga atau masyarakat untuk meningkatkan, memelihara dan melindungi kesehatan, mental dan spiritual. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran (PHBS) terhadap kejadian diare dengan indikator air bersih, mencuci tangan, jamban sehat dan pengelolaan sampah terhadap kejadian diare pada anak sekolah di SDN Total Persada. penelitian ini adalah probability sampling dengan cara simple random sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 109 responden. Analisis data menggunakan chi-square. Yang dilakukan di SDN Total Persada, bahwa ada hubungan antara gambaran (PHBS) terhadap kejadian diare memiliki p-value sebesar (0.000). Banyak siswa- siswi penderita diare yang jarang melakukan mencuci tangan dan sering makan jajanan sembarangan di SDN Total Persada. Pihak sekolah diharapkan melakukan adanya penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat agar siswa dan siswi tidak mengalami adanya kejadian diare.
Abstract:This study aims to review the Frugal Living Lifestyle of Millennial Couples in Aceh Tamiang. It can be concluded that making collective spending decisions is crucial for family financial stability and achieving long-term…
goals. By involving all family members in planning, budget allocation, and regular evaluation, each expenditure can be more focused, priorities become clear, and financial responsibility becomes more evenly distributed. In addition to financial benefits, this habit also instills the values of cooperation, communication, and discipline in all family members, including children, thus establishing a healthy financial culture and strengthening family relationships.
Abstract:Kondisi persaingan yang tinggi pada bisnis retail ini yang menuntut para pebisinis untuk mempertahankan loyalitas konsumennya supaya konsumen tidak beralih pada pesaingnya Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh…
uh Pengeceran, Harga Grosir dan Promosi Penjualan terhadap Loyalitas Kosumen. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen yang berbelanja di supermarket, mall dan toko retail modern yang ada di Tegal. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus Cochran yaitu 100 orang responden. Teknik pengambilan sampling dengan non probability sampling dan penentuan pengambilan sampel melalui metode accidental sampling. Hasil penelitian koefisien variabel Pengeceran dan Loyalitas konsumen bernilai positif sebesar 0,192 artinya berhubungan positif. Nilai thitung > ttabel yaitu 2,341 > 1,661 dengan nilai sig. 0,021 < 0,05 artinya H1 diterima. Koefisien variabel harga grosir dan Loyalitas Konsumen bernilai positif sebesar 0,356 artinya terdapat hubungan positif. Nilai thitung > ttabel yaitu 4,034 > 1,661 dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 artinya H2 diterima. Koefisien variabel persepsi promosi penjualan dan Loyalitas konsumen bernilai positif sebesar 0,486 artinya terdapat hubungan positif. thitung > ttabel yaitu 4,175 > 1,661 dengan nilai sig. 0,000 < 0,05, artinya H3 di terima. Hasil Fhitung 35,607 dengan nilai sig. sig. < 0,05 atau 0,000 < 0,05, sehingga H4 diterima.