Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menentukan harga pokok produksi pada usaha Ayam Geprek El-Ququi menggunakan metode full costing. Metode ini mencakup semua biaya produksi, termasuk biaya bahan baku langsung, tenaga kerja langsung,…
angsung, dan overhead pabrik, baik variabel maupun tetap. Penelitian dilakukan dengan wawancara untuk mengumpulkan data terkait biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi selama 30 hari adalah Rp. 13.515.000, dengan harga pokok produksi per porsi sebesar Rp. 5.631,25. Dengan menetapkan harga jual sebesar Rp. 10.000 per porsi, usaha ini memperoleh persentase keuntungan sebesar 27,5%. Penelitian ini menyoroti pentingnya metode full costing dalam membantu UMKM menentukan harga jual yang tepat serta meningkatkan efisiensi biaya produksi.
Abstract:Program Corporate Social Responsibility (CSR) Beasiswa Kejar Mimpi yang dilakukan oleh Bank CIMB Niaga ini dirancang sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam mendukung pendidikan dan pengembangan generasi muda…
da di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi program ini tidak hanya berhasil memberikan manfaat nyata kepada para penerima beasiswa, tetapi juga memperkuat citra positif Bank CIMB Niaga sendiri sebagai institusi yang peduli terhadap pembangunan sosial, khususnya di bidang pendidikan. Program ini mampu menciptakan hubungan emosional yang kuat antara bank dan masyarakat, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta memperkuat reputasi perusahaan di industri perbankan.
Abstract:Kegiatan ini bertujuan untuk mengenal dan mengetahui anak berkebutuhan khusus down syndrome. Down syndrome adalah gangguan pada susunan kromosom yang ditandai oleh retardasi mental mulai dari sedang hingga berat dan merupakan…
pakan sindrom bawaan yang muncul sejak lahir, disebabkan adanya perkembangan fetus yang abnormal. Dalam kegiatan ini, metode yang digunakan observasi, wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan orang tua dari anak penderita down syndrome. Data dikumpulkan melalui hasil observasi dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor penyebab kelainan anak down syndrome ini disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya sebagai berikut: 1) usia ibu yang lebih tua, 2) usia kandungan kurang dari 9 bulan (Prematur), 3) perkembangan anak. Treatment yang dilakukan untuk menyembuhkan penderita down syndrome adalah dengan cara melakukan terapi. Adapun faktor penghambat dalam proses treatment untuk penyembuhan adalah biaya terapi yang tinggi, biaya yang terus menerus inilah yang menjadi beban finansial yang berat bagi orang tua.
Abstract:Penelitian ini mengkaji bagaimana bahasa ibu membentuk pola kesalahan fonologi yang dilakukan oleh mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Sumatera Utara Medan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah…
metode kualitatif. Melalui analisis kualitatif terhadap data wawancara, penelitian ini mengidentifikasi berbagai jenis kesalahan fonologi yang sering terjadi, seperti substitusi, adisi, dan delesi bunyi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan-kesalahan tersebut sebagian besar disebabkan oleh interferensi bahasa ibu, yaitu kecenderungan mahasiswa untuk menerapkan aturan fonologi bahasa ibu dalam memproduksi bunyi bahasa Arab. Temuan penelitian ini memiliki implikasi yang signifikan bagi praktik pengajaran bahasa Arab. Pengajar perlu menyadari bahwa interferensi bahasa ibu merupakan fenomena yang wajar dalam proses pembelajaran bahasa kedua. Oleh karena itu, pengajar perlu mengembangkan strategi pengajaran yang dapat meminimalkan dampak negatif dari interferensi bahasa ibu.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami esensi hukuman dalam pendidikan Islam melalui pengalaman mahasiswa yang pernah tinggal di asrama. Dalam konteks pendidikan Islam, hukuman tidak hanya dimaksudkan untuk menimbulkan…
efek jera, tetapi lebih sebagai sarana pendidikan dan pembinaan, yang bertujuan untuk meningkatkan perilaku dan moralitas peserta didik. Oleh karena itu, penting untuk memahami penerapan hukuman di asrama dalam bidang pendidikan Islam serta dampaknya terhadap perkembangan individu. Dalam studi ini, pendekatan kualitatif digunakan melalui metode wawancara mendalam dengan mahasiswa yang memiliki pengalaman di asrama. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis untuk menggali pandangan dan pengalaman mereka terkait hukuman yang diterapkan di lingkungan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak mahasiswa menganggap hukuman sebagai bentuk pembinaan yang bersifat mendidik, meskipun beberapa dari mereka menilai bahwa penerapannya terkadang bertentangan dengan prinsip kasih sayang dan keadilan dalam Islam. Baik hukuman fisik maupun non-fisik diakui memiliki dampak positif pada disiplin dan pembentukan karakter, namun perlu disesuaikan dengan konteks dan kondisi individu masing-masing. Temuan dari penelitian ini memberikan wawasan penting tentang perlunya penerapan hukuman yang berorientasi pada pembelajaran dan perbaikan, sejalan dengan ajaran Islam. Selain itu, studi ini mendorong lembaga pendidikan untuk mempertimbangkan aspek psikologis dan moral dalam penerapan hukuman. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan pendidikan Islam yang lebih efektif dan manusiawi di lingkungan asrama.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk membentuk ketahanan emosional remaja melalui psikoedukasi regulasi emosi pada remaja binaan Rumah Zakat Sulawesi Selatan. Masa remaja merupakan periode kritis yang ditandai dengan perubahan…
biologis dan psikologis signifikan, termasuk fluktuasi emosi yang cepat, sehingga membutuhkan intervensi untuk membantu mereka mengelola emosi dengan baik. Metode yang digunakan adalah psikoedukasi dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan 20 remaja berusia 13-17 tahun. Penelitian dilaksanakan melalui tiga tahap: identifikasi masalah melalui wawancara dan observasi, persiapan kegiatan, dan pelaksanaan psikoedukasi. Materi yang disampaikan mencakup definisi regulasi emosi, jenis-jenis emosi, faktor yang memengaruhi emosi, dan teknik pengelolaan emosi dengan fokus pada teknik relaksasi tarikan napas. Hasil analisis menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta, dengan nilai rerata meningkat dari 54,5 menjadi 82,5 setelah psikoedukasi (p < 0,05). Psikoedukasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran diri remaja untuk memahami dan mengelola emosi negatif, mengurangi stres, meningkatkan keterampilan sosial, serta mengurangi perilaku berisiko seperti agresivitas. Intervensi ini tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan diri individu tetapi juga berperan penting dalam menjaga hubungan sosial yang sehat di lingkungan remaja.
Abstract:Dalam institusi Polri, terdapat karakteristik unik terkait pernikahan anggotanya yang berbeda dengan masyarakat umum, khususnya dalam pelaksanaan Konseling Pranikah. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas konseling…
eling pranikah berbasis psikologi keluarga bagi calon pasangan suami Polri di Polda Sulawesi Selatan. Metode penelitian menggunakan kombinasi ceramah, tanya jawab, dan wawancara untuk menggali kesiapan calon suami menghadapi kehidupan pernikahan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 November 2024 melalui aplikasi zoom meeting dengan melibatkan calon suami istri Polri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pranikah efektif membantu calon suami Polri memahami tantangan pernikahan, meliputi manajemen profesional, tanggung jawab keluarga, dan komunikasi efektif. Penelitian menyimpulkan bahwa konseling pranikah memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan calon suami istri Polri menghadapi kompleksitas kehidupan rumah tangga, berpotensi menurunkan risiko perceraian dan meningkatkan kualitas hubungan pernikahan.
Abstract:Di era modern ini, investasi di pasar modal syariah semakin diminati terutama oleh mahasiswa yang ingin berinvestasi secara etis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi minat mahasiswa…
siswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta untuk berinvestasi di pasar modal syariah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 10 narasumber, penelitian ini menemukan sepuluh faktor yang berpengaruh, dengan faktor keuangan sebagai faktor yang paling dominan. Faktor-faktor lain yang diidentifikasi termasuk pengetahuan dan literasi, religiusitas, teknologi informasi, lingkungan sosial, psikologis, promosi, demografi, keamanan, dan kepuasan. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa dengan pemahaman yang baik tentang investasi syariah, kondisi keuangan yang memadai, dan akses informasi yang baik cenderung lebih tertarik untuk berinvestasi.
Abstract:Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem penyusun wilayah pesisir dan memiliki peranan penting di wilayah tersebut dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan diwiyah pesisir dapat berjalan dengan…
baik. Kawasan wisata hutan mangrove Apar Pariaman memiliki ekosistem mangrove yang di manfaatkan sebagai kawasan wisata dan dikelola oleh masyarakat sekitar.Tujuan penelitian ini adalah menentukan potensi ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan merumuskan strategi pengelolaan ekowisata mangrove Apar di Kota Pariaman. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman dilaksanakan dua tahap, yaitu bulan Oktober 2020 dan periode bulan febuari-Maret untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kualitatif yakni dengan melakukan pengamatan, dan wawancara secarala langsung. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Waktu penelitian direncanakan dua tahap yakni bulan Desember 2024 dan bulan februari 2025. Mangrove di Kota Pariaman yang semula dicetus oleh kaum melinial maka perlu dilakakukan manajemen yang terstruktur dengan melibatkan masyarakat sekitar dan tujuan wisata bukan hanya sebagai tempat kunjungan untuk wisata keluarga namun harus dirancang sebagai pusat pembelajaran baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi, mulai dari pengenalan lingkungan tapak, pengembangan bibit sampai ke teknik penanaman dan bahkan pengolahan panen dan pasca panen sehingga tujuan wisata dari aspek wisata keluarga, edukasi dan sumber ilmu bagi pelajar dan mahasiswa serta akademisi oleh perguruan tinggi dapat tercapai. Jika hal ini tercapai maka pengembangan potensi akan sangat mudah dilakukan baik secara pendanaan maupun secara perencanaan dan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dengan adanya kolaborasi dan para pakar dan ahli yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka analisis potensi harus dilakukan terlebih dahulu agar perencanaan dan strategi pengelolaan dapat dilakukan, tanpa analisis potensi maka pengelolaan tidak dapat dilakukan dengan baik, karena belum didapatkan pemetaan potensi secara menyeluruh sehingga pengelolaan yang dibuat tidak mendapatkan hasil yang baik dan bahkan bisa menjadikan suatu kasalahan yang berakibat menghambat kemajuan dalam pengembangan ekowisata.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program layanan sekolah inklusif di SMPN 11 Kota Serang dalam meningkatkan minat belajar siswa dengan hambatan belajar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini…
i menganalisis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program inklusif telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan kolaborasi antara guru, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program inklusif memiliki potensi besar untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi semua siswa, namun perlu adanya upaya berkelanjutan untuk mengatasi kendala yang ada. Saran penelitian selanjutnya adalah perlu dilakukan evaluasi secara berkala terhadap program ini dan melibatkan lebih banyak pihak terkait, seperti psikolog, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi siswa dengan kebutuhan khusus.