Search Articles & Publications

Showing 194 articles found for "Berfokus"

MODELING ANDROID BASED TENSES LEARNING SYSTEM

Ardiansyah, Ricki, Rani, Maha, Sovia, Rini
Abstract: Abstract: In this study, it is intended to design and build a tenses learning application using Android-based smart phone media. This learning application will adopt several LTSA components which are one of the IEEE standards.… dards. The system built focuses on the delivery of tenses learning materials as part of the overall learning process. The method used in this research is the waterfall method. For modeling the system to be built, UML is used. After the system model is formed, it is then implemented into the Java programming language and exported into an apk that can be installed on Android-based smart phones. Tests were carried out on android version 5.0 using the AVD contained in the eclips application. In testing all systems can run well according to the UML modeling design.             Keywords: android; LTSA; modeling; tenses; UML     Abstrak: Dalam penelitian ini bermaksud untuk membuat rancangan dan membangun sebuah aplikasi pembelajaran tenses dengan menggunakan media smart phone berbasis android. Aplikasi pembelajaran ini akan mengadopsi bebearapa komponen LTSA yang merupakan salah satu standar IEEE. Sistem yang dibangun berfokus pada tersampainya materi pembelajaran tensis sebagai bagian dari proses belajar keseluruhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode waterfall. Untuk pemodelan sistem yang akan dibangun digunakan UML. Setelah model sistem terbentuk, kemudian diimplementasikan ke dalam bahasa pemprograman java dan di export menjadi sebuah apk yang dapat diinstal pada smart phone berbasis android. Pengujian dilakukan pada android versi 5.0 dengan menggunakan AVD yang terdapat pada aplikasi eclips. Dalam pengujian semua sistem dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rancangan pemodelan UML.   Kata kunci: android; LTSA; pemodelan; tenses; UML

ANALISIS RELEVANSI INFORMATION SYSTEM ARCHITECTURE BERDASARKAN KERANGKA KERJA KUALITAS MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE

Putri, Indah Faradhila, Izzati, Berlian Maulidya, Nur Fajrillah, Asti Amalia
Abstract: Abstract: The development of information technology has grown rapidly and has made information systems important in running an enterprise’s business. Therefore, companies need to increasingly adopt Enterprise Architecture… itecture (EA). EA is the basis for problems that occur in an enterprise by utilizing technological innovations in meeting the expectations of information system architecture. The design quality of the Information System Architecture model has been recognized as an important factor for the success of EA design in enterprises. In meeting this quality, it is necessary to test the relevance of EA to the needs of the enterprise. This study focuses on testing the relevance of Information System Architecture design using the Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). The quality principle of relevance has derived attributes, which are EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, and Level of Detail. Each attribute has an assessment method, whether qualitative, quantitative, or Yes / No. Relevance testing in this study will produce an Information System Architecture model in EA design that meets the quality principle of relevance in the EA quality framework.   Keywords: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevance   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah berkembang pesat dan menjadikan sistem informasi penting dalam menjalankan bisnis suatu perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu perusahaan semakin mengadopsi Enterprise Architecture (EA). EA merupakan landasan untuk permasalahan yang terjadi dalam suatu perusahaan dengan memanfaatkan inovasi teknologi dalam memenuhi harapan arsitektur sistem informasi. Kualitas perancangan model Information System Architecture telah diakui sebagai faktor penting untuk kesuksesan perancangan EA di perusahaan. Dalam memenuhi kualitas tersebut, maka diperlukan suatu pengujian relevansi EA terhadap kebutuhan perusahaan. Penelitian ini berfokus pada pengujian relevansi perancangan Information System Architecture menggunakan Enterprise Architecture Quality Framework (EAQF). Prinsip kualitas relevansi memiliki atribut turunan, yaitu berupa EA Purpose and Objectives, EA Stakeholders Concerns, Usefulness, Completeness vs. Conciseness, serta Level of Detail. Setiap atribut memiliki metode penilaian, baik yang bersifat kualitatif, kuantitatif, atau Ya / Tidak. Pengujian relevansi pada penelitian ini akan menghasilkan model Information System Architecture pada perancangan EA yang memenuhi standar prinsip kualitas relevansi pada kerangka kerja kualitas EA.   Kata kunci: Enterprise Architecture; Enterprise Architecture Quality Framework; Information System Architecture; Relevansi

Analisis Fikih Hadis Shahih (Sunan Abu Daud No 3571) Tentang Batasan Isbal Dan Larangan Memanjangkan Pakaian Dalam Berbusana Dengan Unsur Kesombongan Khuyala

Nanda Aidil Fitrah, Nasrullah Nasrullah
Abstract: Di antara permasalahan etika berpakaian dalam Islam memanjangkan pakaian sampai ke bawah mata kaki bahkan hingga menyapu jalan. Dalam Islam, isbal diperbolehkan secara mutlak bagi wanita. Namun, bagi laki-laki masih menjadi… adi perbincangan di kalangan ulama karena praktik tersebut dapat berkaitan dengan sikap kesombongan. Terdapat banyak hadis yang menjelaskan tentang perkara isbal dengan berbagai bentuk redaksi dan penjelasan.Sementara itu, sebagian ulama lainnya berpendapat bahwa inti larangan tersebut bukan terletak pada panjang pakaian semata, melainkan pada unsur kesombongan yang melatarbelakanginya. Larangan memanjangkan pakaian melebihi batas isbal bagi laki-laki kerap menimbulkan perdebatan yang reduksionis karena hanya berfokus pada media celana atau sarung. pembahasan isbal dalam Hadis Sunan Abu Dawud nomor 3571 memberikan redaksi yang lebih komprehensif dengan memperluas cakupan isbal pada jenis pakaian lain serta mengaitkannya dengan aspek teologis berupa kesombongan (khuyala).Hadis tersebut menunjukkan bahwa persoalan utama yang mendapat perhatian dalam ajaran Islam adalah sikap batin seseorang ketika berpakaian, bukan sekedar bentuk lahiriahnya.Oleh karena itu, kajian terhadap hadis ini menjadi penting untuk memahami hubungan antara etika berpakaian, nilai moral, dan tujuan syariat Islam.Dengan demikian, kajian hadis tentang isbal tidak hanya relevan dalam fikih, tetapi juga dalam pembentukan karakter Muslim yang menjunjung nilai kesederhanaan, kerendahan hati, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari

Pengaruh Faktor Sosial Ekonomi Terhadap Adopsi Sistem Agroforestri Di Provinsi Gorontalo

Adam, Verra, Sofyan Abdullah, Iswan Dunggio
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap adopsi sistem agroforestri di Provinsi Gorontalo. Agroforestri dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah lingkungan seperti… ti banjir dan longsor melalui integrasi komponen pertanian, kehutanan, dan peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi logistik, melibatkan 164 responden dari enam desa yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan (X5), penyuluhan (X8), dan keanggotaan kelompok tani hutan (KTH) (X7) menjadi faktor dominan yang memengaruhi adopsi. Petani dengan lahan ≥2 Ha memiliki peluang 201% lebih tinggi untuk mengadopsi agroforestri, sementara penyuluhan dan keanggotaan KTH meningkatkan peluang sebesar 2,75 kali dan 2,5 kali. Sebaliknya, usia (X1) dan pendidikan (X3) tidak berpengaruh signifikan, meskipun tren menunjukkan petani muda lebih terbuka pada inovasi. Analisis threshold (ambang batas skor 50 vs 60) mengungkap variasi adopsi antardesa, dengan Desa Tangga Barito memiliki tingkat adopsi tertinggi (87,5%) dan Bondawuna terendah (10,34%). Temuan ini selaras dengan literatur global yang menekankan pentingnya kapasitas teknis, jejaring sosial, dan kebijakan kontekstual. Rekomendasi strategis mencakup penyuluhan spesifik lokasi, model agroforestri yang ramah lahan sempit dan curam, serta insentif finansial bagi petani kecil. Penelitian juga menyarankan pendekatan berbasis data untuk merancang kebijakan adaptif, seperti penguatan kelompok tani dan konsolidasi lahan. Kontribusi teoretis melibatkan kerangka analisis threshold untuk memahami dinamika adopsi secara kontekstual, sedangkan implikasi praktis berfokus pada integrasi agroforestri dalam program pengentasan kemiskinan dan adaptasi iklim. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pertanian berkelanjutan di Indonesia, terutama di wilayah dengan tantangan biofisik dan struktural seperti Gorontalo. Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, NGO, dan kelompok petani, agroforestri dapat menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang harmonis antara ekologi, ekonomi, dan sosial.  

Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Tindakan Doxing Dalam Perbuatan Penipuan Dalam Pelunasan Sistem Jasa Titip Online

Nanda Fitri Dian Permatasari, Ahmad Heru Romadhon
Abstract: Tindakan mempublikasi informasi pribadi seseorang tanpa seizin pemilik data pribadi (Doxing) yang marak terjadi dalam interaksi digital termasuk dalam kegiatan jual beli melalui sistem jasa titip online (Jastip). Tujuan… dari penelitian ini adalah guna menganalisis pertanggungjawaban hukum atas tindakan doxing yang diperbuat oleh pemilik layanan jasa titip online sebagai bentuk penghakiman atas tindakan penipuan yang dilakukan oleh pelanggan. Pendekatan yuridis normatif digunakan untuk menggali permasalahan ini, yang berfokus pada pemahaman dan analisis aturan dan doktrin-doktrin hukum di Indonesia yang sudah ada dengan berpusat pada peraturan perundang-undangan terkait Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan KUHP. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tindakan doxing dapat dikenakan sanksi hukum berdasarkan Pasal 27A dan Pasal 27B UU ITE yang mengatur tentang pencemaran nama baik dan penyebaran informasi yang melanggar hukum. Selain itu, pada kasus penipuan yang terjadi dalam sistem jasa titip online, Pasal 28 ayat (1) UU ITE dapat menjadi landasan hukum yang lebih relevan menggantikan ketentuan umum dalam Pasal 378 KUHP. Penyedia layanan jasa titip online disarankan untuk menetapkan peraturan yang jelas mengenai kewajiban dan sanksi, serta kebijakan pembatalan sepihak atau tindakan hukum jika pelanggan gagal melunasi. Bentuk penyelesaian masalah yang dipertimbangkan secara matang tidak hanya mengakhiri masalah secara menyeluruh, tetapi juga mencegah munculnya permasalahan baru.

Peran Kurikulum Merdeka dalam Meningkatkan Tingkat Literasi di Kota Malang

Muhammad Abi Hamzah, Arieni Alfakhaera, Slamet Daroini
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai kontribusi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan tingkat literasi di Kota Malang, dengan fokus pada aspek membaca, menulis, dan pemahaman teks. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan… uan untuk mengeksplorasi tantangan yang mungkin dihadapi dalam pengimplementasian kurikulum Merdeka dalam meningkatkan tingkat literasi di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode library research dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki peran strategis dalam meningkatkan literasi siswa melalui pendekatan pembelajaran yang berfokus pada pengembangan keterampilan esensial, seperti literasi dasar, literasi digital, dan kemampuan berpikir kritis. Penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah-sekolah di Kota Malang telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa. Namun, implementasinya masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sumber daya dan infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan di kalangan tenaga pengajar. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa Kurikulum Merdeka memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi di Kota Malang, namun memerlukan upaya yang lebih komprehensif dalam memberikan pelatihan bagi guru, meningkatkan sarana prasarana, dan memperkuat dukungan dari manajemen sekolah agar implementasinya dapat berjalan lebih efektif.

Konsep Al-Qur’an Mencegah Ghazwah Fikrah (Liberalisme) Dalam Pendidikan Menurut Q.S Al-Baqarah 256 Perspektif Tafsir Ibnu Katsir

Annafik Fuad Hilmi, Nasrulloh Nasrulloh, Ahmad Fauzi
Abstract: Penelitian ini berfokus pada Ghazwah Fikrah(Perang pemikiran) liberalisme, yang marak belakangan ini, dengan menyoroti dampaknya tehadap pendidikan Islam. Dunia Pendidikan saat ini diguncang oleh Kerancuan berpikir oleh… liberalisme , hal yang di soroti adalah bagaimana kaum liberalis ini menjadikan dalil Qur’an Sebagai konsep kebebasan Berpikir serta menjadi dasar berpikir dalam pendidikan Islam dan kehidupan sehari-hari. Liberalisme yang identik dengan kebebasan berpikir menimbulkan konsekuensi yang kontroversial dalam konsep pemikiran. Penelitian berjudul " Konsep Al-Qur’an mencegah Ghazwah Fikrah (Liberalisme) dalam Pendidikan menurut Q.S Al-Baqarah 256 Prespektif Tafsir Ibnu Katsir" ini mengkaji fenomena konsep ayat Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 256 sebagai dasar pemikiran liberalis secara global maupun dalam konteks pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini meneliti kondisi kelompok manusia, sistem pemikiran, dan fenomena pada pendidikan islam yang berkembang saat ini. Hasil dari Penelitian ini adalah bahwa konsep berpikiran liberalisasi yang menjadikan surah Al-Baqarah ayat 256 sebagai salah satu dasar ayat untuk berpikir secara bebas dapat dipatahkan dengan prespektif tafsir ibnu katsir yang menyatakan bahwa kebebasan dalam berpikir ini perlu di kaji dan di telaah lebih dalam karena dalam memahmi maksudnya harus disertai pengetahuan yang meluas dan mendalam.

Religious Moderation In Indonesia Reviewed From The Maqasid Aspect In Syariah

Sabri Sabri, Busyro Busyro
Abstract: Penelitian ini membahas konsep moderasi beragama dalam perspektif Maqashid Syari'ah di Indonesia, dengan tujuan untuk mengidentifikasi penerapan prinsip moderasi dalam kehidupan sosial yang multikultural. Latar belakang… penelitian ini berkaitan dengan keberagaman masyarakat Indonesia, yang menuntut pendekatan yang seimbang dalam menjalankan ajaran agama agar tercipta kedamaian dan keharmonisan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis literatur untuk mengkaji teks-teks sumber primer dan sekunder terkait Maqashid Syari'ah dan moderasi beragama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama, yang berlandaskan pada tujuan Maqashid Syari'ah, berfokus pada perlindungan terhadap lima aspek pokok: agama, jiwa, akal, harta, dan keturunan. Penerapan prinsip moderasi ini dalam masyarakat Indonesia dapat menciptakan suasana toleransi, keadilan, dan saling menghormati antar umat beragama. Selain itu, moderasi beragama juga berperan dalam menghindarkan ekstremisme dan kekerasan, serta mendukung terciptanya masyarakat yang adil dan sejahtera. Kesimpulannya, moderasi beragama dalam kerangka Maqashid Syari'ah memiliki potensi besar untuk memperkuat persatuan dan keberagaman di Indonesia, serta menjadi landasan untuk membangun kedamaian sosial yang berkelanjutan.

Jual Beli Online Dalam Perspektif Maqashid Syariah Imam Haramain (Studi Kasus Marketplace Shopee)

Fery Priawan, Amalia Shofia, Luqman Luqman
Abstract: Kemajuan teknologi telah memunculkan sejumlah strategi yang membantu bisnis menghasilkan lebih banyak uang dari produk mereka. Hal ini menunjukkan kemajuan layanan masyarakat. Oleh karena itu, penggunaan platform seperti… Facebook, Instagram, dan marketplace yang tidak sepenuhnya mengesampingkan risiko aspek gharar (penipuan) tidak dapat dihindari oleh para pebisnis. Islam mengatur semua aspek kehidupan manusia, termasuk bidang ekonomi. Gagasan maqashid syariah, yang didasarkan pada prinsip maslahah, berfungsi sebagai panduan ketika mengkaji peraturan yang mempromosikan keadilan dan kesejahteraan. Kajian terhadap transaksi yang digunakan dan diedarkan oleh masyarakat tidak diragukan lagi diperlukan mengingat berbagai aplikasi marketplace yang muncul. Dengan menggunakan metodologi deskriptif, penelitian ini berfokus terutama pada kerangka umum untuk menerapkan maqashid syariah pada transaksi komersial melalui marketplace Shopee. Shopee, yang mencakup penjual, pembeli, dan penyedia pasar, memiliki volume penjualan terbesar di antara semua pasar. Meskipun didirikan di negara non-Muslim, Shopee bercita-cita untuk mencapai maslahat melalui prinsip-prinsip bisnis Islam.

Kuasa Survey Dalam Politik Elektoral Indonesia: Studi Kasus Proses Rekrutmen Calon Kepala Daerah Pada Partai Golkar Di Riau

Ansor, Muhammad
Abstract: Artikel ini membahas survey perilaku pemilih dalam politik elektoral Indonesia kontemporer. Tulisan berfokus pada dinamika diinternal Partai Golkar terkait pemberlakuan mekanisme survey opini publik dalam rekrutmen calon… kepala daerah berdasarkan studi kasus di tiga kabupaten/kota di Riau, yakni Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Indragiri Hulu. Tulisan saya menganalisa respon elite dan kader partai di daerah terhadap kebijakan baru tersebut serta dinamika konflik yang ditimbulkannya. Selain itu, tulisan juga menganalisa faktor yang menyebabkan kemenangan dan kekalahan calon yang diusung Partai Golkar di Dumai, dan faktor kemenangan calon di Indragiri Hulu.  Sumber data berasal dari kombinasi data yang diperoleh melalui teknik kuantitatif maupun kualitatif. Hasil penelitian menemukan bahwa kebijakan pimpinan pusat Partai Golkar menerapkan survey sebagai pertimbangan dalam rekrutmen calon kepala daerah, secara institusional diterima dan dipahami pimpinan partai di Riau. Namun, kader di daerah yang memandang survey kurang menguntungkan bagi penerapan strategi pemenangan partai di daerah, ataupun menghambat kesempatan kader mencalonkan diri dengan menggunakan perahu Partai Golkar; sehingga merespon kebijakan tersebut secara kritis. Mekanisme rekrutmen terbuka yang memberi kesempatan setara antara kader internal partai dan calon dari luar partai dinilai kurang menghargai kontribusi kader internal di daerah yang selama ini sudah bekerja keras untuk membesarkan partai.