Search Articles & Publications

Showing 2079 articles found for "Dasa"

Kajian Sosial Ekonomi Usaha Tani Bawang Merah (Allium Ascalonicum L) Di Pulau Tomia Kabupaten Wakatobi

Dewi Angraini, Abdi Abdi, Hidrawati Hidrawati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aspek sosio historis usahatani bawang merah, pendapatan usahatani bawang merah, dan kelayakan usahatani bawang merah di pulau Tomia Kabupaten Wakatobi. Populasi dan sampel dalam… penelitian ini ditentukan sesuai dengan teknik analisis dan tujuan penelitian yang diuraikan sebagai berikut: Untuk mengetahui sosio historis bawang merah di Pulau Tomia yang dianalisis dengan deskriptif kualitatif, maka populasi penelitian adalah seluruh pihak yang dianggap memiliki pengetahuan terkait sejarah, eksistensi, dan nilai sosial budaya bawang merah. Sampel ditentukan dengan teknik bola salju (Snowball Sampling). Untuk menganalisis kelayakan usahatani bawang merah yang dianalisis secara kuantitatif, maka populasi adalah seluruh petani bawang merah yang ada di Desa Teemoane. Jumlah petani di Desa Teemoane dalam penelitian ini sebanyak 47 petani bawang merah. Sehingga penelitian ini merupakan sampel jenuh (sampel sensus). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya bawang merah di pulau Tomia telah ada sejak zaman pra–Sejarah dan merupakan salah satu sentra produksi bawang merah di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pentingnya bawang merah bagi Masyarakat pulau Tomia, baik secara ekonomi, pangan, maupun lingkungan. Kondisi geografis dan iklim pulau Tomia sangat mendukung pertumbuhan pertumbuhan bawang merah. Bawang merah juga bukan hanya sekedar komoditas, tetapi memiliki nilai simbolis yang mendalam bagi Masyarakat pulau Tomia. Rata–rata biaya total yang dikeluarkan petani sebesar Rp1.251.216/musim, dimana total penerimaan adalah sebesar Rp8.024.681/musim. Dengan pendapatan sebesar Rp6.773.465/musim. Dan nilai kelayakan usahatani berdasarkan R/C Ratio adalah sebesar 6,41. Sehingga usahatani bawang merah di desa Teemoane layak untuk diusahakan.

Judicial Review Peninjauan Kembali Yang Dilakukan Oleh Badan Atau Pejabat Tata Usaha Negara

Fajar Rachmad Dwi Miarsa, Hardi Anugrah Santoso, M. Zamroni, Wahyu Ariadi
Abstract: Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan terkait adanya putusan Mahkamah Konstitusi mengenai Peninjauan kembali upaya hukum oleh Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang sudah tidak diperbolehkan lagi… i setelah dikeluarkan putusan tersebut. Meskipun pada Undang-undang sebelumnya pengajuan PK telah menjadi kewenangan PTUN yang tertera dalam UU Peratun No. 5 tahun 1986. Metodologi penulisan yang dipakai berbentuk yuridis normatif. Metode penelitian adalah disiplin ilmu yang mempelajari langkah-langkah dalam proses penelitian, atau ilmu yang terkait dengan metode ilmiah yang digunakan untuk mengambil, membeberkan, dan mengevaluasi keakuratan informasi. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan undang-undang (statute approach) dan pendekatan analitis (analitycal approach). Upaya hukum adalah suatu jalan hukum yang diberikan kepada seseorang atau badan hukum oleh undang-undang, yang merasa belum mendapat keadilan dari putusan hakim di pengadilan. Upaya hukum yang demikian ada dua bentuknya, yaitu upaya hukum biasa terdiri dari dua jenis upaya hukum: Banding, Kasasi. Upaya hukum Luar Biasa: Peninjauan Kembali. Arti demikian ini tentunya tidak terkecuali bagi siapapun dapat mengajukan upaya hukum ke pengadilan, asal sesuai dengan ketentuan dan tidak berlawanan dengan undang-undang yang berlaku. Sama halnya dengan Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara yang berhak mengajukan upaya hukum berdasarkan dengan undang-undang yang menjadi pedomannya dalam beracara

Kompleksitas Penegakan Hukum dan Perlindungan Anak dari Kejahatan Asusila di Indonesia

Boby Pratama Dirja, Ahmad Heru Romadhon, Fajar Rachmad Dwi Miarsa, Bambang Soegiarto
Abstract: Penelitian ini mengkaji kompleksitas penanganan kejahatan asusila terhadap anak di Indonesia, khususnya terkait inefisiensi Undang-Undang Perlindungan Anak dan lemahnya penegakan hukum. Latar belakang penelitian didasarkan… an pada maraknya kasus kejahatan asusila terhadap anak, definisi anak yang beragam, serta lambatnya penanganan kasus oleh berbagai lembaga. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan menganalisis literatur kepustakaan dan peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil pembahasan menunjukkan adanya kelemahan dalam sistem peradilan, terutama penanganan kasus oleh Polri dan KPAI, serta perlu adanya harmonisasi aturan hukum dan prosedur antara peradilan umum dan disiplin internal Polri. Penelitian juga mengungkap perlunya pendekatan multisektoral dan terintegrasi yang melibatkan berbagai pihak untuk pencegahan dan penanganan kasus kejahatan asusila terhadap anak, serta pentingnya memperkuat sistem pengawasan dan akuntabilitas semua lembaga yang bertanggung jawab.

Strategi Guru Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Kelas 6 Di MI Darunnajah 2 Cipining Bogor

Siti Fadlah, Ahmad Farid, Khairrina Bachtiar
Abstract: Disiplin adalah kesadaran dan proses pembiasaan diri untuk mengikuti serta menjalankan aturan dan norma yang berlaku di masyarakat. Keberhasilan dalam membentuk disiplin dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah… alah strategi yang diterapkan oleh guru dalam meningkatkan kedisiplinan siswa serta pemahaman siswa tentang pentingnya disiplin. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan beberapa temuan, yaitu: (1) Strategi guru dalam meningkatkan kedisiplinan terlihat dari semakin sedikitnya siswa yang terlambat datang ke sekolah, (2) Guru menerapkan berbagai strategi dalam mengelola pembelajaran di kelas, (3) Pembelajaran dibuat agar mudah dipahami oleh siswa, (4) Guru mampu menciptakan suasana kelas yang hidup dan kondusif, dan (5) Diadakan evaluasi mingguan untuk memastikan terciptanya disiplin siswa di sekolah.

Kebijakan Pemimpin Kota Surabaya Terhadap Penanggulangan Bencana

Muhamad Irfan Nurdianssyah, Dewi Nurwati
Abstract: Kota Surabaya menghadapi risiko bencana alam seperti banjir, gempa bumi, dan tsunami, sehingga kebijakan penanggulangan bencana yang efektif memerlukan peran aktif pemimpin daerah. Penelitian ini mengeksplorasi peran Wali… i Kota dan Kepala Pelaksana BPBD Kota Surabaya dalam mendukung penanggulangan bencana melalui kebijakan dan kegiatan yang dilakukan. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk mengevaluasi dampak dan efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh kedua pemangku kepentingan, menggunakan data sekunder dari peraturan daerah yang relevan. Kepemimpinan Wali Kota dinilai berdasarkan sembilan aspek: Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana, pembentukan BPBD, Forum PRB, penyebaran informasi kebencanaan, Rencana Penanggulangan Bencana, Tataruang Berbasis Pengurangan Risiko Bencana, alokasi anggaran, RPJMD, dan dukungan lainnya untuk BPBD. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD dinilai berdasarkan enam aspek: pengkajian risiko dan perencanaan terpadu, pengembangan sistem informasi, pendidikan dan logistik, penanganan kawasan rawan bencana, peningkatan efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana, serta pemulihan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Wali Kota Surabaya telah melaksanakan 8 dari 9 aspek penting penanggulangan bencana, mencerminkan komitmen kuat dalam memperkuat kerangka hukum dan operasional. Sementara itu, kepemimpinan Kepala Pelaksana BPBD juga efektif dalam menjalankan enam aspek utama. Kebijakan dan inisiatif Wali Kota Eri Cahyadi dan Kepala BPBD Agus Hebi Djuniantoro menunjukkan kesiapan dan kapasitas Surabaya dalam mengelola risiko bencana secara komprehensif sangat mendukung penanggulangan bencana di Kota Surabaya.

Analisis Dampak Kegagalan Sistem Kelistrikan Pada Penerbangan Pesawat Udara Tipe Boeing 737-800/900

Rahmat hidayat, Andi Dwi Purnama Soswaty, Farhan Rezki Arifin
Abstract: Pesawat terbang adalah moda transportasi tercepat dengan jangkauan hingga antar benua, menjadikannya pilihan utama untuk perjalanan jarak jauh. Meskipun peluang kecelakaan pesawat sangat kecil, yaitu rata-rata 4 kali dalam… am 1 juta jam terbang dampaknya sangat fatal bagi penumpang, dengan peluang selamat hanya 24% Penyebab utama kecelakaan pesawat umumnya berasal dari tiga faktor: teknis, cuaca, dan kesalahan manusia (human error). Perawatan pesawat dilakukan secara rutin (scheduled maintenance) dan non-rutin (non-scheduled maintenance) berdasarkan interval waktu yang telah ditentukan. Ada berbagai sumber daya yang digunakan untuk sistem kelistrikan pesawat, termasuk generator mesin, unit daya tambahan (APU), daya eksternal, dan udara ram turbin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat bahaya dalam kondisi penerbangan saat terjadi gangguan pada sistem kelistrikan, mengevaluasi pengaruh performa pesawat terhadap keandalan sistem kelistrikan, serta menilai peran kemajuan teknologi pembangkit listrik terhadap keselamatan penerbangan. Penelitian dilakukan di Hanggar Batam Aero Teknik, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, dengan menggunakan metode analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegagalan sistem kelistrikan pada pesawat meliputi kegagalan pada sistem pembangkit dan distribusi. Terdapat komponen dalam sistem distribusi yang, jika rusak, dapat menyebabkan kegagalan kelistrikan yang signifikan. Sistem pembangkit listrik pada pesawat saling mendukung, sehingga perawatan komponen kelistrikan harus dilakukan tepat waktu dan sebaik mungkin.

Pengaruh Pembelajaran Mata Pelajaran Akidah Akhlak Terhadap Akhlak Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Swasta Danunnajah Cipining Bogor

Indah Gita Cahyaningrum, Nailil Muna Sholihah, Ahmad Farid
Abstract: Dalam kehidupan sehari-hari akhlak merupakan hal yang sangat penting dalam bertingkah laku. Perhatian terhadap pentingnya akhlak itu semakin kuat, yaitu disaat manusia dizaman modern ini dihadapkan pada masalah moral dan… akhlak yang serius. Tujuan dari penelitian ini mengetahui Mengetahui Apakah Pengaruh Pembelajaran Mata Pelajaran Akidah Akhlak Terhadap akhlak Siswa Kelas V MI Darunnajah Cipining Bogor. Pelnellitian ini melnggulnakan pelndelkatan kulantitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, pengisian angket, tes dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penilitian didapatkan nilai koefisien korelasi sebesar 0,777, hal tersebut menunjukkan adanya korelasi adanya pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak dengan akhlak siswa dengan kriteria tinggi, karena pada tabel koefisien korelasi 0,60 – 0,799. Hal tersebut ditunjang determinasi sebesar 60,4%. Kontribusi pembelajaran mata pelajaran akidah akhlak terhadap akhlak siswa sebesar 60,4% dari nilai tersebut menunjukkan bahwa mata pelajaran akidah akhlak memberikan kontribusi yang tinggi dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang mempengaruhi akhlak siswa di MIs Darunnajah Cipining Bogor.

Pendapatan Nasional Dalam Perspektif Ekonomi Islam

Tania Arimbi
Abstract: Pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menekankan pada prinsip-prinsip keadilan distribusi, aktivitas ekonomi yang halal, dan perhatian pada kesejahteraan sosial. Dipahami sebagai hasil dari usaha produktif yang mematuhi… i prinsip syariah, pendapatan nasional juga terintegrasi dengan konsep zakat untuk kepentingan umum dan kesejahteraan sosial. Dengan menjauhi riba dan spekulasi, serta memprioritaskan keberpihakan kepada golongan yang lemah, pendapatan nasional dalam ekonomi Islam menjadi alat untuk mencapai tujuan-tujuan sosial, ekonomi, dan spiritual yang membawa kemakmuran yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat. Deskriptif untuk menganalisis Pendapatan Nasional dalam Perspektif Ekonomi Islam. Data dikumpulkan dan relevan dengan topik yang dibahas. Dengan pendekatan ini, penulis menyajikan informasi komprehensif tentang konsep pendapatan nasional dalam konteks ekonomi Islam dan menyoroti pentingnya prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi. Pendapatan nasional dalam ekonomi konvensional diukur melalui pendekatan produksi, pendapatan, dan pengeluaran, terutama dengan pendekatan pengeluaran seperti GNP yang umum. Namun, kritik terhadap metode ini menyoroti kekurangannya dalam memperhitungkan distribusi pendapatan yang merata dan dampak lingkungan. Dalam ekonomi Islam, prinsip syariah mengatur variabel ekonomi seperti konsumsi, investasi, dan perdagangan internasional, dengan penekanan pada keadilan, kemakmuran masyarakat, dan keberpihakan kepada yang lemah. Pengukuran kesejahteraan ekonomi dalam ekonomi Islam juga memperhitungkan aspek spiritual dan kemanusiaan. Dalam ekonomi Islam, pendapatan nasional dianggap sebagai hasil dari usaha yang adil dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Prinsip-prinsip keadilan distribusi, penghindaran riba dan spekulasi, serta perhatian pada golongan lemah menjadi landasan utama. Melalui pendekatan deskriptif, penelitian ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang pentingnya prinsip-prinsip syariah dalam pengelolaan ekonomi.

Telaah Kurikulum Pendidikan Akidah Anak Di Madrasah Ibtidaiyah Perspektif Abdullah Nashih Ulwan Di Abad Ke 21

Ayuni Kumalawati, Ahmad Farid, Nailil Muna Sholihah
Abstract: Akidah merupakan pondasi dalam agama Islam, diibaratkan seperti sebuah bangunan. Dampak globalisasi yang terjadi pada abad ke 21 ini memberikan dampak yang cukup serius pada pendidikan akidah dan karakter bangsa. Merujuk… pada hal tersebut maja peneliti tertarik melakukan penelitian dengan mengkaji lebih dalam tentang “Telaah Kurikulum Pendidikan Anak di Madrasah Ibtidaiyah Perspektif Abdullah Nashih Ulwan di Abad ke 21”. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan penelitian kepustakaan merupakan suatu jenis penelitian dimana seorag peneliti tidak langsung terjun ke lapangan untuk mencari sumber data. Peneliti dapat melakukan penelitian tentang topik masalah diperpustakaan atau tempat lain selama ada sumber yang relevan. Relevansi Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan tentang Pendidikan sangat relevan dengan kurikulum Pendidikan akidah abad ke 21 karena sesuai dengan tujuan Pendidikan Islam, yaitu menanamkan takwa dan akhlak. Juga relevan dengan konsep Pendidikan Undang-Undang SISDIKNAS bahwasannya Pendidikan nasional adalah Pendidikan yang berdasarkan Pancasila da Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama.

Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Alan Budi Kusuma, Mukhlis Nasrulloh, Mahmun, M. Yogi Saputra
Abstract: Di masa modern ini sistem pendidikan sangat beragam, mengikuti perkembangan zaman. Pesantren Darunnajah cipining hadir dengan program yang baru yaitu program darsul idhofi, yang mana ini merupakan revitalisasi kurikulum… kuliyatul mu’allimin al-islamiyah (TMI) yang di jalankan oleh divisi pengajaran. Darsul idhofi adalah program unggulan yang ada di kurikulum TMI guna untuk peningkatan bahasa resmi pondok yaitu arab dan inggris dengan metode kegiatan belajar dan mengajar (KBM) di kelas oleh kelas senior yaitu kelas 5 TMI, yang mana metode ini adalah visi dari kurikulum TMI sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan gambaran yang nyata dan tepat mengenai objek studi, berdasarkan data yang dikumpulkan di lapangan. Metode yang dipilih adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Dalam konteks penelitian kualitatif, validitas data atau temuan dicapai ketika deskripsi peneliti sepenuhnya mencerminkan realitas yang diamati pada objek penelitian, tanpa ada perbedaan antara laporan dan kenyataan di lapangan. Pada Implementasi Program Darsul Idhofi Dalam Meningkatkan Kualitas Bahasa Santri Kelas 5 TMI di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menggunakan sistem POACE. Planning: Dengan adanya perencanaan dapat membuat kegiatan lebih efektif dan efisien. Dengan kata lain, perencanaan adalah dasar pokok acuan, gambaran dan patokan pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan dengan baik, Organizing: Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Semua yang dipilih memalui proses, dilihat dari riwayat Ketika menjadi santri dan mempunyai ambisi tinggi, Actuating: proses pelaksanaan divisi pengajaran membuat kegiatan seperti, membuat persiapan mengajar (ta’hil), pemeriksaan persiapan ajar (taftisy i’dad tadris), KBM di kelas, dan perbaikan bahasa (tahsinul lughoh) yang semuanya berbasis bahasa arab dan inggris, Controlling: Pada aspek ini pengajaran melibatkan direktur TMI, kepala sekolah, dan guru-guru yang berkompeten di bidangnya, Evaluating: hasil dari program akan terlihat pada evaluasi mingguan, bulanan, dan tahunan yang semuanya di nilai dari laporan petugas kontroling dan hasil ujian mid dan semester 1 dan 2.