Abstract:Penelitian ini yang berjudul "Teknik Pengambilan Keputusan Kreatif Kepala Sekolah SMK Trunojoyo Jember" dengan fokus pada pentingnya peran kepala sekolah dalam mengambil keputusan yang dapat mempengaruhi kemajuan dan kualitas…
litas lembaga pendidikan. Topik ini menarik karena menggali tantangan yang dihadapi kepala sekolah dalam membuat keputusan yang tidak hanya tepat secara administratif, tetapi juga kreatif dan inovatif, khususnya dalam menghadapi dinamika perubahan yang terus berkembang di dunia pendidikan. Keunikan penelitian ini terletak pada pendekatannya yang menyoroti proses pengambilan keputusan yang melibatkan pemikiran kreatif, yang seringkali kurang dieksplorasi dalam konteks kepemimpinan sekolah. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kepala sekolah menerapkan pendekatan kreatif dalam pengambilan keputusan serta faktor-faktor yang mempengaruhi proses tersebut, dengan menggunakan model brainstorming dan synectics. Penelitian ini bertujuan memberikan wawasan mengenai pentingnya kreativitas dalam kepemimpinan pendidikan, yang dapat mendorong inovasi dalam pengelolaan sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Abstract:Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga penjaga konstitusi memiliki peran yang sangat krusial dalam sistem ketatanegaraan Indonesia. Proses pengangkatan hakim konstitusi sebagai anggota lembaga ini pun diatur secara ketat dalam…
lam undang-undang, salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Mahkamah Konstitusi. Undang-undang ini bertujuan untuk menjamin independensi, integritas, dan profesionalisme hakim konstitusi.Dalam praktiknya, proses pengangkatan hakim konstitusi seringkali menjadi sorotan publik. Keputusan ini menuai berbagai kritik, salah satunya terkait dengan dugaan cacat formil dalam proses pembentukannya. Cacat formil ini diindikasikan dari adanya ketidaktransparanan dan kurangnya partisipasi publik dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini tentunya berpotensi menimbulkan pertanyaan mengenai legitimasi keputusan tersebut. Melalui penelitian ini, diharapkan dapat diketahui sejauh mana Keputusan Presiden tersebut telah memenuhi ketentuan hukum yang berlaku dan apa saja implikasi hukum dari adanya dugaan cacat formil dalam proses pembentukannya. Penelitian ini memiliki kontribusi baik secara teoritis maupun praktis. Secara teoritis, penelitian ini dapat memperkaya khasanah ilmu hukum tata negara, khususnya mengenai pengawasan terhadap pelaksanaan kekuasaan membentuk peraturan perundang-undangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi kendala atau tantangan dalam pelaksanaan prosedur tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara kualitatif untuk memberikan gambaran yang jelas mengenai prosedur pembentukan keputusan tersebut. Peraturan Daerah Kabupaten/Kota. dengan demikian maka suatu peraturan yang berada di bawah tidak boleh bertentangan dengan peraturan di atasnya. Berlakunya asas ini mencerminkan adanya hubungan antara superordinasi dan subordinasi antara satu peraturan dengan peraturan lainnya. Artinya, substansi dalam Ketetapan Presiden tersebut bersifat khusus konkrit, individual, dan final seperti pengangkatan hakim konstitusi. Apabila terjadi pelanggaran pada asas tersebut maka pihak yang merasa dirugikan dapat mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara. Pertimbangan Majelis Hakim pun menyatakan bahwa gugatan penggugat dikabulkan dengan amar putusan diterima sehingga dengan ini Majelis Hakim memutus untuk menyatakan batal Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 87/Tahun 2013 tertanggal 22 Juli 2013. Oleh karena itu, berdasarkan penjelasan yang telah penulis tuangkan dalam paragraf-paragraf sebelumnya dapat dicermati bahwa hubungan antara Keputusan Presiden No. 87/2013 dapat dinilai bertentangan terhadap UU No. 8/2011 karena tidak sesuai dengan asas lex superior derogat legi inferiori.
Abstract:Ekosistem mangrove merupakan salah satu ekosistem penyusun wilayah pesisir dan memiliki peranan penting di wilayah tersebut dalam rangka menjaga keseimbangan ekosistem agar kehidupan diwiyah pesisir dapat berjalan dengan…
baik. Kawasan wisata hutan mangrove Apar Pariaman memiliki ekosistem mangrove yang di manfaatkan sebagai kawasan wisata dan dikelola oleh masyarakat sekitar.Tujuan penelitian ini adalah menentukan potensi ekosistem mangrove sebagai kawasan ekowisata dan merumuskan strategi pengelolaan ekowisata mangrove Apar di Kota Pariaman. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman dilaksanakan dua tahap, yaitu bulan Oktober 2020 dan periode bulan febuari-Maret untuk pengumpulan data primer dan sekunder. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan analisa kualitatif yakni dengan melakukan pengamatan, dan wawancara secarala langsung. Penelitian dilaksanakan di kawasan wisata mangrove Apar Pariaman yang berlokasi di Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman Waktu penelitian direncanakan dua tahap yakni bulan Desember 2024 dan bulan februari 2025. Mangrove di Kota Pariaman yang semula dicetus oleh kaum melinial maka perlu dilakakukan manajemen yang terstruktur dengan melibatkan masyarakat sekitar dan tujuan wisata bukan hanya sebagai tempat kunjungan untuk wisata keluarga namun harus dirancang sebagai pusat pembelajaran baik bagi sekolah maupun perguruan tinggi, mulai dari pengenalan lingkungan tapak, pengembangan bibit sampai ke teknik penanaman dan bahkan pengolahan panen dan pasca panen sehingga tujuan wisata dari aspek wisata keluarga, edukasi dan sumber ilmu bagi pelajar dan mahasiswa serta akademisi oleh perguruan tinggi dapat tercapai. Jika hal ini tercapai maka pengembangan potensi akan sangat mudah dilakukan baik secara pendanaan maupun secara perencanaan dan pengelolaan dapat dilakukan dengan baik dengan adanya kolaborasi dan para pakar dan ahli yang terlibat. Berdasarkan hasil penelitian diatas maka analisis potensi harus dilakukan terlebih dahulu agar perencanaan dan strategi pengelolaan dapat dilakukan, tanpa analisis potensi maka pengelolaan tidak dapat dilakukan dengan baik, karena belum didapatkan pemetaan potensi secara menyeluruh sehingga pengelolaan yang dibuat tidak mendapatkan hasil yang baik dan bahkan bisa menjadikan suatu kasalahan yang berakibat menghambat kemajuan dalam pengembangan ekowisata.
Abstract:Projek penguatan profil pelajar pancasila (P5) merupakan salah satu upaya inovatif atau rancangan kurikulum yang diintegrasikan berdasarkan nilai-nilai pancasila ke dalam proses pembelajaran. Tujuan implementasi projek penguatan…
enguatan profil pelajar pancasila (P5) ini adalah untuk memberikan ruang belajar secara mandiri kepada siswa dalam meningkatkan kreativitas secara analisis dan psikomotorik pada siswa. Implementasi P5 pada sekolah mulai dari kelas X sampai dengan kelas XI memiliki perbedaan dan juga tantangan tersendiri bagi guru atau tenaga pendidik yang mendampingi. Kelas X cenderung masih merasa segan untuk menyalurkan keterampilannya didepan teman kelasnya. Metode kegiatan P5 dilaksanakan secara offline. Hasil dari implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila ini adalah untuk meningkatkan karakter siswa berjiwa pancasila, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, akhlak mulia, bergotong royong, mandiri, berkebhinekaan global, berpikir kritis dan kreatif. Selain itu, P5 dapat memberikan dampak positif seperti apersepsi dan stimulus bagi siswa untuk dapat menunjukan keterampilan atau bakat pribadi yang seharusnya tidak dipendam.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program layanan sekolah inklusif di SMPN 11 Kota Serang dalam meningkatkan minat belajar siswa dengan hambatan belajar. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini…
i menganalisis data yang diperoleh dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program inklusif telah memberikan dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Namun, masih terdapat beberapa tantangan seperti perbedaan kemampuan siswa, keterbatasan kolaborasi antara guru, dan kurangnya dukungan dari orang tua. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program inklusif memiliki potensi besar untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi semua siswa, namun perlu adanya upaya berkelanjutan untuk mengatasi kendala yang ada. Saran penelitian selanjutnya adalah perlu dilakukan evaluasi secara berkala terhadap program ini dan melibatkan lebih banyak pihak terkait, seperti psikolog, untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi siswa dengan kebutuhan khusus.
Abstract:Mengelompokkan pengguna media sosial berdasarkan pola interaksi dengan menggunakan metode K-Means Clustering. Dalam era digital saat ini, memahami perilaku pengguna media sosial menjadi sangat penting bagi platform digital…
al untuk meningkatkan keterlibatan dan retensi pengguna. Dengan mengidentifikasi interaksi pengguna, platform dapat merancang strategi yang lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pengguna. Dataset yang digunakan dalam penelitian ini mencakup atribut-atribut seperti BounceRates dan ExitRates untuk mencerminkan tingkat ketertarikan awal dan durasi interaksi pengguna, serta atribut Month, Region, VisitorType, dan Weekend untuk menangkap faktor temporal, geografis, dan perilaku kunjungan. Data tersebut diolah melalui proses normalisasi dan pengkodean untuk memastikan kompatibilitas dalam analisis K-Means. Hasil clustering menunjukkan adanya dua kelompok utama pengguna media sosial dengan karakteristik interaksi yang berbeda. Kelompok pertama terdiri dari pengguna dengan keterlibatan awal yang tinggi dan interaksi yang lebih lama, sedangkan kelompok kedua cenderung memiliki minat awal yang rendah dan durasi interaksi yang singkat. Temuan ini memberikan wawasan bagi pengelola platform media sosial untuk mengembangkan strategi yang lebih personalisasi dalam meningkatkan pengalaman pengguna, baik melalui konten yang lebih relevan maupun pendekatan pemasaran yang terarah. Dengan adanya pengelompokan ini, diharapkan platform media sosial dapat meningkatkan efektivitas interaksi pengguna dan memperkuat loyalitas pengguna, yang pada akhirnya berdampak positif pada pertumbuhan platform secara keseluruhan.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif penggunaan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dalam meningkatkan aktivitas peserta didik pada pembelajaran IPA di SMPN 1 Ciruas. Pengumpulan data dilakukan…
an melalui observasi langsung selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD sangat membantu meningkatkan partisipasi peserta didik dalam kegiatan individu maupun kelompok. LKPD juga mampu memotivasi peserta didik untuk belajar, melatih kemampuan berpikir kritis, dan mendorong kreativitas melalui aktivitas seperti eksperimen dan diskusi. Namun, penelitian ini menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan teknologi di sekolah dan ketidakmerataan partisipasi dalam kelompok. Solusi yang dilakukan adalah memanfaatkan perangkat ajar seperti proyektor dan membagi tugas kelompok secara adil. Secara keseluruhan, penggunaan LKPD memberikan dampak positif pada keaktifan dan pemahaman peserta didik, sehingga dapat menjadi strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi interpersonal antara orang tua dan anak dalam membangun minat belajar di Jalan Muslimin, Kota Pekanbaru. Komunikasi interpersonal merupakan salah satu faktor penting dalam…
am perkembangan minat belajar anak, yang dapat mempengaruhi sikap dan perilaku belajar di rumah maupun di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam kepada beberapa orang tua dan anak di wilayah tersebut, serta observasi langsung terhadap interaksi yang terjadi di lingkungan rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang terbuka, dukungan emosional, serta pemberian motivasi dari orang tua memiliki pengaruh signifikan terhadap minat belajar anak. Orang tua yang aktif memberikan perhatian dan berbicara dengan cara yang positif dapat meningkatkan rasa percaya diri dan minat anak dalam belajar. Sebaliknya, komunikasi yang terbatas dan kurang mendalam dapat menyebabkan anak merasa kurang termotivasi. Penelitian ini menyarankan pentingnya peningkatan kualitas komunikasi antara orang tua dan anak untuk mendukung pengembangan minat belajar anak yang lebih baik. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap upaya peningkatan peran orang tua dalam pendidikan anak, khususnya dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif di rumah.
Abstract:Pelatihan ini mengembangkan model klasifikasi otomatis untuk membedakan jamur Shiitake yang dapat dikonsumsi dan jamur Galerina beracun, menggunakan Teachable Machine dan teknik pengolahan citra digital. Jamur dikenal sebagai…
bagai sumber nutrisi dan komponen bioaktif yang beracun sering kali sulit dikenali. Gambar jamur dukumlkan dari berbagai sumber, diproses, dan dimasukkan ke dalam model keterampilan pemrograman. Konfigurasi model seperti epoch, batch size, dan learning rate dioptimalkan untuk mencapai akurasi maksimal. Hasil evaluasi menunjukkan akurasi model sebesar 100% dengan nilai loss 0.25, yang menunjukkan performa yang sangat baik dalam mengklasifikasi jamur. Setelah diuji, model ini siap untuk di-deploy dalam aplikasi yang membantu identifikasi jamur dan memberikan solusi yang lebih efisien dan akurat.
Abstract:Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi buku novel dalam meningkatkan minat dasar membaca di kalangan siswa SMPN 1 Petir. Minat baca merupakan suatu keinginan membaca atas dorongan dari dalam diri sendiri,…
ndiri, akan tetapi minat baca tidak sama dengan kebiasaan membaca namun, secara sederhana minat baca dapat dikatakan sebagai potensi untuk membaca secara sukarela. Melalui kajian pustaka yang mencakup teori-teori literasi, perkembangan minat baca, serta pengaruh novel dalam proses pembelajaran, penelitian ini menyimpulkan bahwa buku novel dapat menjadi sarana efektif untuk merangsang minat baca siswa. Novel tidak hanya menghibur, tetapi juga membantu siswa dalam berpikir lebih kritis, memperluas kosa kata, dan menjadi lebih kreatif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa buku novel memiliki potensi besar untuk meningkatkan minat baca siswa di SMPN 1 Petir, dengan syarat adanya pendekatan yang tepat dalam pemilihan dan penyajian materi. Oleh karena itu, penerapan buku novel sebagai bagian dari program literasi di sekolah yang diharapkan dapat memperkuat budaya membaca di kalangan pelajar.