Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kunci keberhasilan proses pengambilan keputusan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan…
kan adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lainnya. Pengambilan keputusan bukanlah aspek sepele yang dapat diabaikan begitu saja, terutama karena masa depan suatu organisasi dipertaruhkan oleh keberhasilan atau kegagalan dalam proses ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketepatan dalam pengambilan keputusan menjadi suatu keharusan yang tidak dapat diabaikan. Namun, untuk mencapai tingkat ketepatan yang diinginkan, tidaklah suatu hal yang mudah. Salah satu langkah krusial dalam memastikan kesuksesan pengambilan keputusan adalah melalui kecermatan dalam merumuskan masalah. Proses ini memerlukan pemahaman mendalam terhadap konteks organisasi dan lingkungan eksternalnya, termasuk identifikasi tren industri, perkembangan pasar, dan faktor-faktor lain yang dapat memengaruhi keputusan. Selain itu, analisis risiko dan konsekuensi, keterlibatan pihak-pihak terkait, evaluasi sumber daya yang tersedia, dan pemahaman terhadap batasan waktu menjadi aspek-aspek penting dalam merumuskan masalah. Dengan memperhatikan semua faktor ini, organisasi dapat memastikan bahwa merumuskan masalah dilakukan dengan cermat dan holistik, menciptakan dasar yang kokoh untuk pengambilan keputusan yang lebih efektif dan akurat.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengambilan keputusan dalam kelompok. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kajian pustaka atau studi kepustakaan. Sedangkan sumber data yang digunakan…
adalah data sekunder yang diperoleh dari buku referensi, jurnal penelitian, internet dan lain-lain. Proses pengambilan keputusan dalam kelompok merupakan perjalanan kompleks yang melibatkan serangkaian langkah kritis untuk mencapai keputusan yang informasional dan efektif. Artikel ini merinci tahap-tahap utama dalam proses tersebut, dimulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan pembelajaran pasca-implementasi. Langkah awal mencakup pemahaman masalah dan konteks organisasi, diikuti oleh fase kreatif dalam generasi alternatif solusi. Evaluasi alternatif dilakukan dengan cermat, mempertimbangkan kriteria dan risiko, untuk kemudian memilih alternatif terbaik. Implementasi keputusan memerlukan perencanaan tindakan dan komunikasi efektif, sementara evaluasi dan pembelajaran menjadi langkah akhir untuk memetakan kesuksesan dan memperoleh wawasan yang berharga. Artikel ini menekankan keterlibatan kelompok, komunikasi yang terbuka, dan evaluasi berkelanjutan sebagai kunci keberhasilan. Kesimpulannya, proses ini menciptakan dasar untuk pertumbuhan dan pembelajaran organisasi dalam menghadapi tantangan pengambilan keputusan yang kompleks.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengexplorasi peran berpikir kritis dalam pembelajaran matematika di tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI), mengidentifikasi faktor-faktor pendukung pengembangan berpikir kritis,…
, dan menyoroti integrasi berpikir kritis dalam pendekatan pengajaran. Metode penelitian kualitatif digunakan, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan berpikir kritis cenderung memiliki kemampuan analisis yang baik, mengajukan pertanyaan reflektif dan interaktif, dan merespons positif terhadap lingkungan pembelajaran yang mendukung berpikir kritis. Peran guru sebagai fasilitator juga terbukti penting dalam mengembangkan berpikir kritis siswa. Kesimpulannya, berpikir kritis memiliki peran krusial dalam membentuk fondasi pemahaman matematika yang kompleks di masa depan, dan integrasi berpikir kritis dalam pendekatan pengajaran SD/MI dapat menjadi landasan penting bagi pembentukan pemahaman matematika yang mendalam dan relevan untuk kehidupan sehari-hari siswa.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendalami proses pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan dalam konteks tertentu. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pengambilan…
keputusan dan perencanaan kebijakan, serta untuk mengevaluasi dampaknya terhadap implementasi kebijakan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan, dilakukan dengan meneliti beberapa artikel dan jurnal nasional yang berhubungan dengan kebijakan dan pengambilan keputusan yang terdapat pada pada basa google scholar. Sumber data utama berasal dari hasil wawancara, observasi lapangan, serta analisis dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif, dengan penggunaan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola tematik yang muncul dari data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kebijakan publik, kebutuhan masyarakat, dan kendala implementasi memainkan peran kunci dalam pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan. Dalam konteks ini, penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam tentang dinamika kompleks yang terlibat dalam proses ini, serta memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan pengembangan kebijakan di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana keputusan dan kebijakan dibuat, serta memberikan dasar untuk perbaikan proses pengambilan keputusan dan perencanaan kebijakan di berbagai konteks. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan bagi praktisi, pembuat kebijakan, dan peneliti yang tertarik dalam mengoptimalkan proses kebijakan publik.
Abstract:Kemampuan dalam memecahkan masalah perlu dimiliki seluruh siswa, Selama ini yang menjadi masalah ialah bagaimana kemampuan memecahkan masalah dikembangkan pada proses belajar mengajar terutama matematika. Terdapat kesulitan…
tan siswa memecahkan masalah perlu mendapatkan perhatian dan di di identifikasi secara lanjut. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan profil pemecahan masalah matematika berdasarkan teori Polya dengan tinjauan kemampuan matematika siswa. Metode penelitian yang dipergunakan yaitu kualitatif, sedangkan jenisnya deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri atas subjek berkemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data yang dipakai yaitu teknik tes dan wawancara. Analisis data yang digunakan yakni hasil tes kemampuan matematika, hasil tes pemecahan masalah dan dikuatkan dengan hasil wawancara. Hasil penelitian menerangkan siswa dengan kemampuan matematika tingkat tinggi bisa mengatasi permasalahan, dan mengumpulkan informasi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tetapi pada akhir perhitungannya siswa kurang teliti. Siswa yang berkemampuan matematika tingkat sedang dapat mengumpulkan informasi pada soal yang disediakan, namun siswa melakukan kekeliruan dalam menentukan rumus. Sedangkan siswa dengan berkemampuan matematika tingkat rendah belum mampu memahami permasalahan dan mengumpulkan informasi secara jelas. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa subjek penelitian tetap berada pada posisi pemahaman pemecahan masalah yang baik pada setiap tingkat kemampuan matematika siswa.
Abstract:Penelitian dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar Sejarah Kebudayaan Islam di kelas VII MTsN 2 Kota Padang tahun pelajaran 2021/2022. Sebagian besar nilai peserta didik belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal…
l (KKM) yang telah ditetapkan oleh sekolah yaitu 80. Untuk mengatasi masalah tersebut salah satunya adalah dengan menggunakan model kooperatif tipe Take and Give pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam. Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu: Tujuan dalam penulisan skripsi ini yaitu; Untuk melihat perbedaan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dengan model pembelajarankonvensional pada matapelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII MTsN 2 Kota Padang. Jenis penelitian adalahsemu eksperimen (Quasi Eksperimen Resech). Pengambilan Sampel dilakukan dengan teknik probability sampling yang dilakukan dengan cara simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pre-test pada kelas eksperimen diperoleh 64,53 dengan nilai tertinggi 80 dan kelas kontrol 63,34 dengan nilai tertinggi 80 sedangkan rata-rata nilai post-test hasil belajar kelas eksperimen 89,22dengan nilai tertinggi 100 dan kelas kontrol 75,78 dengan nilai tertinggi 95. Berdasarkan uji hipotesis dengan SPSS Versi 26 diperoleh dua arah sig α dalam dua sisi (2-tailed) sebesar = 0,000, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa (0,000 < 0,05). Hal ini berarti Ha yang berbunyi artinya ada perbedaan hasil belajar model pembelajaran kooperatif tipe Take and Give dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam kelas VII di MTsN 2 Kota Padang diterima dan Ho ditolak.
Abstract:Prevalensi diabetes melitus (DM) di Provinsi Bengkulu sendiri menempati urutan ke 29 (1,3%) dengan kasus DM di Indonesia. Berdasarkan data, DM menjadi penyebab kematian nomor 4 bagi laki-laki di Provinsi Bengkulu dengan…
angka 38,8% sedangkan pada perempuan DM menjadi penyebab kematian nomor 3 di Provinsi Bengkulu dengan persentase 59,9%. Tahun 2021 jumlah penderita Diabetes Melitus yang mendapat pelayanan Puskesmas di Kota Bengkulu adalah 603 orang dari jumlah tersebut semua sudah mendapat pelayanan kesehatan sesuai dengan standar, untuk wilayah dengan prevalensi paling tinggi terdapat di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah yaitu 140 orang. Permasalahan yang ada pada penderita DM menarik untuk dilakukan penelitian dan analisis terkait pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Nusa Indah Kota Bengkulu. Tahapan penelitian ini, setelah sampel ditentukan dan dilakukan pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling, selanjutnya dilakukan pengukuran tingkat kecemasan dan kadar gula darah sebelum dan setelah pemberian intervensi manajemen reduksi anseitas sebanyak dua kali seminggu selama satu bulan. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik dengan menggunakan uji T pada aplikasi SPSS didapatkan nilai P-value = 0,000 (ada pengaruh yang signifikan manajemen reduksi ansietas terhadap kadar gula darah pada penderita DM). Makin maksimal hasil intervensi manajemen reduksi ansietas, makin menurunkan kadar gula darah pada penderita DM. Rekomendasi dilakukan intervensi manajemen reduksi ansietas untuk menurunkan kadar gula darah pada penderitas DM.
Abstract:Makanan dijaga kualitasnya dari bakteri patogen yang dapat menyebabkan diare. Risiko infeksi melalui makanan tergantung pada kuantitas patogen dalam makanan. Escherichia coli merupakan flora normal saluran intestinal manusia…
usia dan sering menyebabkan penyakit pada manusia. Escherichia coli mudah menyebar antar manusia melalui tangan, makanan dan minuman yang terkontaminasi, merupakan bakteri indikator pencemaran makanan. Escherichia coli merupakan kelompok Enterobacteriaceae penghasil ESBLs sehingga bertanggung jawab terhadap peningkatan biaya perawatan, angka kesakitan, dan angka kematian. E. coli penghasil ESBLs sering ditemukan di Rumah Sakit terkait infeksi nosokomial, namun jarang sekali dilakukan penelitian keberadaan dalam memproduksi ESBLs pada infeksi komunitas. Tujuan penelitian adalah mengetahui prevalensi Escherichia coli dan menganalisa Escherichia coli Penghasil Extended Spectrum Beta- Lactamases (ESBLs) Pada Sampel Makanan Warga Kota Bengkulu. Disain penelitian eksploratif, yaitu penelitian awal untuk memperoleh gambaran awal keberadaan E. coli penghasil ESBL dalam makanan. Data primer kuman E. coli dalam makanan didapatkan dari hasil isolasi dan identifikasi sampel makanan. Data primer E. coli penghasil ESBLs didapatkan dari hasil Uji Screening Metode Kirby Bauer ( Difusi Test ) dan Uji Konfirmasi Bakteri ESBLs Metode DDST (Double Disk Sinergy Test). Simpulan penelitian hasil uji isolasi dan identifikasi dengan menggunakan pewarnaan Gram dan uji IMViC terhadap 30 (100%) sampel dinyatakan negative terhadap kandungan E. coli. Hasil ini memenuhi syarat berdasarkan Permenkes RI No 1096/MENKES/PER/VI/2011 yakni angka bakteri E. coli pada sampel makanan, minuman, dan alat makan adalah 0 atau negatif. Hasil negatif E. coli pada 30 sampel makanan, tidak dapat dilakukan untuk identifikasi bakteri E.coli penghasil ESBLs
Abstract:Etika dan perilaku moral memegang peranan krusial dalam membentuk dasar nilai dan norma yang mengarahkan tindakan individu dan masyarakat. Penelitian ini menyelidiki konsep etika sebagai landasan filosofis untuk mengevaluasi…
uasi apa yang dianggap benar atau salah. Perilaku moral, sebagai bentuk praktis dari etika, mencakup keputusan sehari-hari yang memengaruhi hubungan interpersonal dan dinamika sosial. Diskusi melibatkan keterkaitan antara etika dan perilaku moral, dampaknya terhadap individu dan kelompok, serta peran pentingnya dalam membentuk karakter dan keberlanjutan masyarakat. Penekanan pada pemahaman nilai-nilai moral universal dan implementasi mereka dalam konteks kultural menjadi sorotan utama. Penelitian ini merangkum konsep-konsep kunci dan tantangan dalam menjaga integritas etika dan perilaku moral di tengah kompleksitas dunia modern
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan studi literatur tentang etika pemimpin dan kepemimpinan dalam pendidikan Islam. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif/deskriptif dengan…
ngan pendekatan tinjauan pustaka atau berdasarkan tinjauan pustaka melalui resensi buku dan jurnal. Langkah-langkah dalam penelitian ini dimulai dari mengumpulkan artikel, mereduksi artikel, berdiskusi dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan tentang etika pemimpin dan kepemimpinan, prinsip-prinsip kepemimpinan, karakteristik kepemimpinan, fungsi kepemimpinan, peran kepemimpinan dan faktor-faktor yang mempengaruhi kepemimpinan