Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor sosial-ekonomi terhadap adopsi sistem agroforestri di Provinsi Gorontalo. Agroforestri dipandang sebagai solusi berkelanjutan untuk mengatasi masalah lingkungan seperti…
ti banjir dan longsor melalui integrasi komponen pertanian, kehutanan, dan peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan regresi logistik, melibatkan 164 responden dari enam desa yang dipilih secara proporsional. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan statistik deskriptif, uji Chi-Square, dan regresi logistik biner. Hasil menunjukkan bahwa luas lahan (X5), penyuluhan (X8), dan keanggotaan kelompok tani hutan (KTH) (X7) menjadi faktor dominan yang memengaruhi adopsi. Petani dengan lahan ≥2 Ha memiliki peluang 201% lebih tinggi untuk mengadopsi agroforestri, sementara penyuluhan dan keanggotaan KTH meningkatkan peluang sebesar 2,75 kali dan 2,5 kali. Sebaliknya, usia (X1) dan pendidikan (X3) tidak berpengaruh signifikan, meskipun tren menunjukkan petani muda lebih terbuka pada inovasi. Analisis threshold (ambang batas skor 50 vs 60) mengungkap variasi adopsi antardesa, dengan Desa Tangga Barito memiliki tingkat adopsi tertinggi (87,5%) dan Bondawuna terendah (10,34%). Temuan ini selaras dengan literatur global yang menekankan pentingnya kapasitas teknis, jejaring sosial, dan kebijakan kontekstual. Rekomendasi strategis mencakup penyuluhan spesifik lokasi, model agroforestri yang ramah lahan sempit dan curam, serta insentif finansial bagi petani kecil. Penelitian juga menyarankan pendekatan berbasis data untuk merancang kebijakan adaptif, seperti penguatan kelompok tani dan konsolidasi lahan. Kontribusi teoretis melibatkan kerangka analisis threshold untuk memahami dinamika adopsi secara kontekstual, sedangkan implikasi praktis berfokus pada integrasi agroforestri dalam program pengentasan kemiskinan dan adaptasi iklim. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi dalam pengembangan kebijakan pertanian berkelanjutan di Indonesia, terutama di wilayah dengan tantangan biofisik dan struktural seperti Gorontalo. Dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan pemerintah daerah, NGO, dan kelompok petani, agroforestri dapat menjadi pilar utama dalam pengelolaan sumber daya alam yang harmonis antara ekologi, ekonomi, dan sosial.
Abstract:The purpose of this study is to determine how the quality of teaching and learning process at Mis Al-Hilaal Wanakarta school is impacted by the aspects of teacher discipline. This study employs quantitative approach and…
uses saturated sample which involves twelve teachers. The data is gathered by observation, questionnaires with five possible answers on a Likert scale score choice form that are distributed to twelve teachers, and documentation as a supplementary method. The data is analyzed using a straightforward linear regression test that includes Spearman rank correlation and the determination coefficient test, t test, or partial test, and F test, or simultaneous test. According to the study's findings, (H_0) is rejected and (Ha) is accepted, indicating a strong and positive relationship between the aspects of teacher discipline and the quality of teaching and learning process. This is supported by the Spearman rank correlation coefficient value of 0.6137. Based on the R Square value of 0.517 obtained from the simple linear regression test, there is a 51.7% impact of the teacher discipline aspects on the quality of teaching and learning process. The results of the t test shows that the variable aspects of teacher discipline have a significant impact on the quality of the teaching and learning process (t value (3.269) > t table (1.812) with a significance of 0.008 <0.05), and the results of the F test shows that the F value is 10.683 with a significance of 0.008 <0.05.
Abstract:This research aims to analyze the comparison of character education system curricula in Indonesia and Finland. The focus of the research is to identify differences and similarities in the approach, implementation and effectiveness…
ectiveness of character education in the two education systems. The research method used is a literature study with a qualitative approach. Data was collected through reviewing curriculum documents, education policies, and scientific articles related to character education in Indonesia and Finland. The research results show that Finland integrates character education holistically in all aspects of learning, while Indonesia still tends to separate character education as a separate subject. Apart from that, Finland emphasizes the formation of values of independence, responsibility and collaboration through a student-centered approach, while Indonesia places more emphasis on religious values and nationalism. The implication of this research is the need to reorient the character education curriculum in Indonesia to better integrate character values in the entire learning process, as well as adopting best practices from Finland which have been proven effective in shaping students' character.
Abstract:This study aims to analyze the differences in social support received by pregnant women who participate in the Family Planning (FP) program compared to pregnant women who do not participate in the program. The method used…
d is a systematic literature review, which includes data collection and analysis from various studies related to social support for pregnant women. the results of the study indicate that pregnant women involved in the family planning program receive stronger social support from family, friends, and health workers. this support includes better emotional, informational, and instrumental aspects, which have a positive impact on their mental and physical health. in contrast, non-family planning pregnant women tend to experience social isolation and have limited access to health resources and information. the discussion in this study emphasizes the importance of social support in improving the welfare of pregnant women and the role of the family planning program as a platform to strengthen social support networks. the conclusion of this study shows that better social support in pregnant women who participate in the family planning program contributes to better mental health, lower stress levels, and increase their self-confidence during pregnancy. therefore, it is important to improve the integration of social support in the family planning program to create a more supportive environment for pregnant women, so that they can go through their pregnancy more healthily and optimally.
Abstract:Public-private collaboration is a vital strategy in managing sustainable tourism destinations, integrating diverse stakeholders to balance economic growth, environmental sustainability, and social equity. Despite the hospitality…
pitality sector’s key role in tourism governance, research on its collaboration with public institutions, particularly in Makassar, Indonesia, remains limited. This study examines MaxOne Resort and Hotel Makassar to explore the mechanisms, challenges, and outcomes of public-private partnerships (PPPs) in sustainable tourism destination management (STDM). Using a qualitative case study approach, the research employs in-depth interviews, participatory observation, and policy analysis to investigate how MaxOne Resort collaborates with local government and communities to implement sustainability initiatives. The findings reveal that structured mechanisms such as formal agreements, joint projects, and stakeholder committees facilitate sustainable governance. MaxOne Resort actively engages in environmental conservation, community empowerment, and responsible tourism practices, positioning itself as a sustainability model within the hospitality sector. However, regulatory misalignments, funding constraints, and inconsistent stakeholder engagement present significant challenges. The study underscores the relevance of the Penta-Helix framework, highlighting how collaboration among government, private sector, academia, community, and media enhances the legitimacy and effectiveness of sustainability initiatives. This research contributes to the literature by providing a localized analysis of PPPs in Makassar, bridging the gap between theoretical models and practical applications. The findings offer policy recommendations to strengthen stakeholder collaboration, optimize governance structures, and support sustainable tourism development in emerging destinations.
Abstract:Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas Program Tapera dalam memenuhi kebutuhan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan metode…
studi kasus untuk menganalisis dampak program dan implementasinya sebagai kebijakan publik. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi untuk memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai manajemen dan hasil program.Studi ini menggunakan purposive sampling dengan teknik bola salju untuk memilih informan, termasuk administrator program, pembuat kebijakan, penerima manfaat berpenghasilan rendah, pejabat pemerintah daerah, dan lembaga keuangan. Analisis data mengikuti model interaktif, yang meliputi pengumpulan, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan data, dengan triangulasi yang digunakan untuk memastikan validitas dan reliabilitas. Temuan-temuan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun Program Tapera telah membuat langkah signifikan dalam mendorong pemerataan dan keberlanjutan perumahan, masih ada tantangan dalam hal keterjangkauan, kesenjangan antar wilayah, dan transparansi. Isu-isu ini menyoroti perlunya reformasi strategis, seperti mekanisme keuangan yang lebih baik, perluasan jangkauan, dan peningkatan tata kelola.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Tapera memiliki potensi untuk secara signifikan mengurangi ketimpangan perumahan dan mendorong kesetaraan sosial, asalkan tantangan-tantangan utama dapat diatasi melalui inovasi dan kolaborasi.Penelitian ini berkontribusi pada wacana evaluasi kebijakan publik, dengan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan aksesibilitas perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Abstract:Perkembangan teknologi informasi (TI) telah membawa dampak yang signifikan terhadap tata kelola pemerintahan, terutama dalam mendukung pembangunan kapasitas di tingkat kota. Kota Bekasi, sebagai salah satu kota besar di…
Jawa Barat, terus berupaya mengimplementasikan berbagai inisiatif berbasis TI untuk meningkatkan efisiensi administrasi, kualitas pelayanan publik, transparansi, serta keterlibatan komunitas lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan tata kelola TI dalam mendukung pembangunan kapasitas di Kota Bekasi dengan menyoroti aspek kebijakan, infrastruktur, literasi digital masyarakat, keterlibatan perangkat lokal seperti RT/RW, dan kolaborasi lintas sektor. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara, survei kebutuhan, dan observasi terhadap program TI, termasuk analisis peran smart city dalam mendukung tata kelola berbasis teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Bekasi telah menunjukkan kemajuan dalam beberapa aspek, seperti implementasi aplikasi e-government dan peningkatan partisipasi perangkat RT/RW dalam pelayanan publik. Namun, tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital di beberapa wilayah, rendahnya tingkat literasi digital masyarakat, dan kurangnya kolaborasi strategis antara pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan infrastruktur TI, penyelenggaraan pelatihan berkelanjutan bagi aparat pemerintahan dan perangkat RT/RW, serta perluasan kerja sama lintas sektor untuk mempercepat transformasi digital dan pembangunan kapasitas secara berkelanjutan.
Abstract:This study aims to examine the relationship between employee training and development programs and customer satisfaction levels within the hospitality sector, with a particular focus on MaxOne Hotels in Makassar. Employing…
ng a mixed-methods approach, the research integrates employee surveys, customer feedback, and performance metric analysis to assess the influence of training programs on service quality and customer experiences. The findings reveal that employee training and development variables account for only 1.4% of the variance in customer satisfaction, with the remaining 98.6% influenced by other factors. Nevertheless, well-structured training program designs were shown to significantly enhance employees' critical thinking, communication, emotional regulation, and problem-solving skills. Furthermore, technology-based training demonstrates substantial potential for improving service efficiency and facilitating adaptation to operational innovations. In conclusion, while the direct impact of training on customer satisfaction is relatively minor, thoughtfully designed training programs remain essential for delivering high-quality customer experiences and sustaining competitiveness in the industry. This research offers valuable insights into strategies for optimizing training effectiveness in the hospitality sector.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode pembelajaran aktif terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP Negeri 05 Lebong. Metode pembelajaran aktif dipilih karena…
arena potensinya dalam meningkatkan keterlibatan siswa, yang selama ini menjadi tantangan dalam pembelajaran PAI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linear sederhana. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 126 siswa yang dipilih secara acak. Analisis data menunjukkan bahwa metode pembelajaran aktif memiliki pengaruh yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan nilai koefisien regresi sebesar 0.66 dan nilai R² sebesar 0.61. Hasil ini menunjukkan bahwa 61% variasi motivasi belajar dapat dijelaskan oleh penerapan metode pembelajaran aktif. Penelitian juga menemukan bahwa siswa menunjukkan peningkatan partisipasi, antusiasme, dan pemahaman materi setelah metode pembelajaran aktif diterapkan. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi, seperti keterbatasan waktu dan fasilitas. Oleh karena itu, disarankan agar guru terus meningkatkan kompetensi dalam merancang pembelajaran aktif dan sekolah mendukung dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks PAI.
Abstract:Fenomena pelestarian lingkungan yang kerap kali menjadi topik hangat bagi banyak orang menjadi titik inspirasi dari setiap kekaryaan Patricia Piccinini yang diungkapkan melalui karya seni patung dengan tema Hiperealistis.…
. Patricia mengeksplorasi hubungan dengan manusia, mesin dan alam sebagai makhluk hybrid. Karya-karya seni patung interaktif dengan menembus batas yang ada masih sangat langka diciptakan oleh seniman perempuan, sehingga studi ini memiliki peluang besar untuk dapat dibahas. Permasalahan yang diusung dalam penelitian ini untuk mengetahui proses penciptaan karya seni oleh Patricia. Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui, mendeskripsikan serta mendokumentasikan proses kekaryaan particia. Metode dalam studi ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Tahapannya melalui studi literatur, observasi melalui kunjungan ke pameran seniman tersebut, identifikasi dan reduksi data, dan analisis. Temuan dari penelitian ini, seniman Patricia Piccinini dalam proses penciptaannya memanfaatkan bahan-bahan organik dan teknologi. Hasilnya karya seni yang didisplay menyampaikan pesan refleksi kritis terhadap makna kemanusiaan di era modern dan kondisi manusia saat ini.