Search Articles & Publications

Showing 2019 articles found for "Tara"

Pembinaan Etika Pergaulan Teman Sebaya Kelas 7 Melalui Layanan Bimbingan Klasikal Di SMP Negeri 1 Kota Serang

Dwi Syilva Ananda, Ila Dayana, Rahmaningtias, Wiwin Purwinarti, Tati Maryati
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana layanan bimbingan klasikal dapat membina etika pergaulan teman sebaya di SMP Negeri 1 Kota Serang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam terhadap… ap enam siswa kelas 7 untuk memahami dampak layanan bimbingan terhadap interaksi sosial mereka. Hasil penelitian mengidentifikasi tema utama, yaitu: (1) peningkatan pemahaman siswa tentang nilai etika pergaulan, (2) penguatan keterampilan komunikasi dan penyelesaian konflik, dan (3) tantangan keberagaman latar belakang yang mempengaruhi dinamika pergaulan. Hubungan antara tema-tema tersebut menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal berperan penting dalam membentuk sikap dan perilaku sosial positif siswa. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dalam merancang program bimbingan yang lebih efektif untuk menciptakan lingkungan belajar yang harmonis.

Eduhistory Dan Ekowisata: Menghubungkan Wisata, Sejarah Dan Lingkungan Dalam Melihat Perebutan Ruang Di Tallo

subair, Ahmad Subair
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi dampak aktivitas merusak lingkungan, betonisasi pesisir, dan pembangunan pabrik industri terhadap masyarakat dan lingkungan di Kecamatan Tallo. Aktivitas ini menimbulkan ancaman signifikan terhadap… erhadap keseimbangan ekosistem dan warisan budaya lokal. Metode penelitian kuantitatif diterapkan melalui pendekatan pendidikan, lingkungan, dan sejarah. Survei digunakan untuk mengukur pengetahuan masyarakat tentang dampak lingkungan dan sejarah, serta untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi seperti Eduhistory dalam meningkatkan kesadaran. Data yang dikumpulkan meliputi perubahan kualitas lingkungan, akses nelayan, dan kondisi situs sejarah yang terancam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas merusak lingkungan dan betonisasi pesisir menyebabkan penurunan kualitas air, keberagaman hayati, dan akses perahu nelayan, sementara pembangunan pabrik industri mengancam situs sejarah yang berharga. Program edukasi menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, namun masih terdapat kekurangan dalam penerapan pengetahuan tersebut dalam praktik pelestarian. Penelitian ini merekomendasikan penerapan kebijakan yang lebih ketat, peningkatan pelatihan untuk masyarakat, dan integrasi pelestarian budaya dalam perencanaan pembangunan untuk mengatasi tantangan ini secara efektif.ini secara efektif.

Fiqh Dan Hadis Dalam Perspektif Gender : Telaah Terhadap Hadis -Hadis Tentang Hak-Hak Perempuan Dalam Islam

Adriansyah Arya Pratama, Muhammad Zali
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hadis-hadis tentang hak-hak perempuan dalam Islam dari perspektif fiqh dan gender. Pendekatan yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis hadis-hadis yang berkaitan… an dengan hak perempuan, termasuk pendidikan, peran dalam keluarga, kepemimpinan, dan partisipasi di ruang publik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penafsiran klasik terhadap hadis-hadis ini sering kali dipengaruhi oleh bias patriarki, yang membatasi peran perempuan. Namun, ulama dan akademisi kontemporer berusaha untuk mereinterpretasi hadis-hadis tersebut agar lebih sejalan dengan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan gender yang diajarkan Islam. Reinterpretasi ini menekankan pentingnya memahami konteks sosial-historis dari hadis-hadis tersebut dan membuka peluang yang lebih luas bagi perempuan Muslim untuk berperan aktif dalam berbagai aspek kehidupan modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tafsir kontekstual dan hermeneutis terhadap hadis-hadis ini diperlukan agar hak-hak perempuan dalam Islam dapat diterapkan dengan lebih adil dan relevan.

Implementasi Ajaran Tattwa Guna Mencapai Kehidupan Harmonis

Ni Luh Putu Kristiani
Abstract: Jurnal ini mengulas tentang Implemetasi ajaran Tattwa Guna Mencapai Kehidupan Harmonis, Tatwa (Filsafat Ketuhanan) atau ajaran kebenaran tentang ketuhanan yang mejadikan landasan keyakinan setiap umat Hindu. Pemahaman seseorang… seorang tentang ajarang kebenaran akan lebih mudah dalam menjalankan ajaran agama yang sejalan dengan pustaka suci Weda. Tidak mudah bagi seseorang yang belum memahami ajaran kebenaran dalam menjalan kehidupannya, oleh karenanya umat hindu harus mampu memahami ajaran agama hindu dan menjalankannya sesuai dengan ajaran Weda karena sumber ajaran agama Hindu adalah Weda. Pemahaman ajaran kebenaran (Tattwa) merupakan pedoman umat hindu untuk mejalankan kehidupan beragama, untuk mewujudkan atau mengimplementasikan kebenaran perlu suatu tindakan maka, tindakan untuk implementasikan ajaran Tattwa salah satunya adalah Tat. Ajaran agama sejatinya mengajarkan kepada kebaikan, sikap saling menghormati dan menghargai, dan tidak memusuhi orang lain yang berbeda agama dengan kita merupakan semangat Tat Twam Asi. Tujuan dan manfaat dari penelitian ini adalah untuk menggali ajaran Tatwa (filsafat) kebenaran yang dilakoni oleh setiap manusia, khususnya siswa/siwi sekolah dasar (SD) Negeri Karang Manik yang beragama Hindu dapat diimplementasikan melalui ajaran Tat Twam Asi untuk menciptakan keharmonisan antar umat manusia dan mencapai kehidupan yang harmonis. serta kajian teori yang di bahas adalah tentang ajaran Tattwa (Filsafat). Metode yang digunakan ialah Metode Penelitian Kualitatif dengan menggunakan metode observasi di lokasi lapangan SD Negeri Karang Manik. Mengimplementasikan ajaran Tattwa (filsafat) kebenaran melalui Tat Twam Asi sebagai sebuah tindakan nyata oleh masyarakat Hindu untuk menunjukan rasa kemanusiaan (persaudaraan), toleransi, dan pluralisme. Keunikan yang ada di SD Negeri Karang Manik adalah meskipun berasal dari beragam agama namun praktik dan implementasi ajaran Tat Twam Asi mereka lakoni sebagai dasar dan pedoman dalam menjaga keharmonisan antara sesama.

Poligami Dalam Perspektif Teori Hudud Muhammad Syahrur

Sarmin
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui poligami dalam perspektif teori hudud Muhammad Syahrur. Data dalam penelitian ini diperoleh dan diolah dengan studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif yang… ng bersifat deskriptif-analitik sebagai prosedur pemisahan masalah yang diteliti dengan menggambarkan subjek dan objek penelitian. Sementara metode yang digunakan adalah metode filsafat (fhilosopycal method), yaitu berupaya mencari dan menemukan struktur dasar suatu pemikiran, teori serta konsep pemikiran tersebut. Selain itu, pada penelitian ini juga menggunakan metode analisis komparatif karena dalam mengkaji ayat poligami dengan pendekatan teori hudud Muhammad Syahrur sangat dibutuhkan perbandingan pemikiran dan mufasir yang lainnya. Pada kajian terhadap ayat-ayat ahkam, dalam hal ini ayat poligami, Muhammad Syahrur berbeda dengan mufasir kontemporer yang lain. Epistemologi penafsiran Muhammad Syahrur terhadap ayat-ayat ahkam model penafsiran Muhammad Syahrur yaitu penafsiran bi al-ra’yi.

Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Pegawai Negeri Sipil Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sintang

Muhammad Hafiz, Yeni
Abstract: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Pengaruh Kepuasan Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen Organisasional Pegawai Negeri Sipil Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sintang. Penelitian ini adalah penelitian&#8230; asosiatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik sampling jenuh, dengan jumlah responden sebanyak 31 responden. Alat analisis digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda, koefisien korelasi (r), koefisien determinasi (????2), dan uji pengaruh simultan (uji F), uji pengaruh parsial (uji t). Dari hasil regresi linier berganda menunjukan persamaan Y = 3,676 + 0,279????1 + 0,326????2, nilai koefisien korelasi (r) yang diperoleh adalah sebesar 0,644, nilai koefisien determinasi (????2) yang diperoleh sebesar 0,414 atau 41,4%. Hasil tersebut menunjukan bahwa kepuasan kerja dan Semangat Kerja memberikan pengaruh terhadap Komitmen Organisasional sebesar 41,4%, sedangkan sisanya 58,6% merupakan peranan yang dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini, dari hasil uji simultan (uji F) diperoleh nilai F hitung > F tabel, yaitu 9,904 > 3,340, dengan nilai signifikan sebesar 0,001 < 0,05. Dari hasil uji kelayakan regresi (Uji F) dapat disimpulkan Ho ditolak dan Ha diterima, Artinya terdapat pengaruh simultan bersama-sama antara Kepuasan kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen.Hasil (uji t) antara variabel Kepuasan kerja (X1) dan Variabel Komitmen Organisasi (Y) menunjukan nilai thitung 3,567 lebih kecil dari ttabel yaitu 2,045, dan memiliki signifikansi 0,001 > 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Kepuasan Kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap Komitmen Organisasional. Sedangkan Hasil Uji parsial ( uji t ) antara Variabel Semangat Kerja (X2) terhadap Variabel Komitmen Organisasional (Y) menunjukan Nilai thitung 3,289 lebih besar dari ttabel 2,045, dan memiliki signifikansi 0,003 < 0,05 dapat disimpulkan H0 ditolak dan Ha diterima, artinya Semangat kerja secara parsial berpengaruh terhadap komitmen organisasi.

Memperkuat UMKM Di Kelurahan Benteng Melalui Pelatihan Inovatif

Mustamin B
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan inovatif yang diterapkan pada UMKM di Kelurahan Benteng, dengan fokus pada peningkatan keterampilan, pengetahuan, dan kapasitas adaptasi teknologi. Metodologi&#8230; logi penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi untuk mengumpulkan data dari para pelaku UMKM di wilayah tersebut. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini telah berhasil meningkatkan efisiensi operasional, penerapan strategi pemasaran digital, dan manajemen keuangan di antara UMKM. Peserta pelatihan melaporkan peningkatan signifikan dalam keterampilan dan pengetahuan yang diterima, yang berkontribusi pada peningkatan daya saing usaha mereka. Dampak ekonomi juga terlihat pada pertumbuhan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja di komunitas lokal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan program pelatihan yang lebih terfokus dan berkelanjutan, dukungan kebijakan yang lebih kuat dari pemerintah, dan adopsi teknologi yang lebih luas oleh UMKM untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Gambaran Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan Rawat Jalan Di Puskesmas Marga Mulya Kota Bekasi Utara Tahun 2024

Hanita Rahmadani, Dwi Nurmawaty, Mugi Wahidin, Susi Shorayasari
Abstract: Kepuasan pasien dalam pelayanan kesehatan sangat penting untuk diperhatikan karena dapat menggambarkan bagaimana kualitas pelayanan di tempat pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kepuasan&#8230; puasan pasien terhadap pelayanan kesehatan rawat jalan di puskesmas marga mulya tahun 2024. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain studi descriptive. Analisis data yang digunakan ialah uji univariat. Sebagian besar responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya, pada penelitian ini terkait dimensi Tangibles (bukti fisik), 81 responden (73,6%) menyatakan puas, dan 29 responden (26,4%) menyatakan tidak puas. Pada dimensi Reliability (kehandalan), 46 responden (41,8%) menyatakan puas, dan 64 responden (58,2%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Responsiveness (daya tanggap), 63 responden (57,3%) menyatakan puas, dan 47 responden (42,7%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Assurance (jaminan), 60 responden (63,6%), dan 40 responden (36,6%) menyatakan tidak puas. pada dimensi Empathy (empati), 70 responden (54,5%), dan 50 responden (45,5%) menyatakan tidak puas. Sebagian besar responden/responden rawat jalan di Puskesmas Marga Mulya merasa puas pada dimensi assurance, dan terdapat beberapa responden/pasien merasa tidak puas pada dimensi realeability. Terkait dengan ketidakpuasan pada dimensi kehandalan, sebaiknya diberikan pelatihan terkait komunikasi efektif, serta training untuk meningkatkan skill karyawan yang fokus pada pengembangan keterampilan komunikasi pada pelanggan atau pasien.

Penyelesaian Sengketa Perdata Internasional: Penanganan Perkara Kera IPB VS Perlindungan Satwa Di Amerika

Given Teguh Farhan Ristya Pradana, Queen Aisyah Annastasya, Jacinda Az Zahra, Chornilia Shilvi Putri Januari, Louissa Aulia Azzahra, Rachel Ika Faudina
Abstract: Karena setiap negara mempunyai undang-undang dan peraturan yang berbeda, penyelesaian sengketa hukum internasional dalam masalah perlindungan hewan merupakan suatu perkara yang rumit. Terdapat permasalahan unik terkait hukum&#8230; ukum dan yurisdiksi internasional dalam konflik antara Institut Pertanian Bogor (IPB) dan organisasi kesejahteraan hewan Amerika. Artikel ini mengkaji proses dan mekanisme penyelesaian konflik internasional yang relevan, termasuk metode penyelesaian sengketa alternatif seperti arbitrase dan mediasi serta proses berbasis pengadilan. Metode ini berupaya memahami inisiatif untuk membakukan peraturan perlindungan hewan di seluruh negara. Menurut laporan tersebut, perjanjian lintas batas masih menghadapi hambatan besar dalam menegakkan standar perlindungan hewan dan menegakkan peraturan, meskipun terdapat proses hukum internasional yang dapat menjelaskan perbedaan tersebut. Artikel ini juga membahas implikasi penyelesaian perselisihan ini terhadap perkembangan hukum perlindungan hewan secara global, khususnya dalam konteks kolaborasi akademis dan organisasi internasional.

Perbandingan Capital Asset Pricing Model Dan Model Tiga Faktor Untuk Estimasi Stock Returns Tinjauan Pustaka Dengan Metode Prisma

Ardi Hirmansah
Abstract: Capital Asset Pricing Model (CAPM) adalah alat fundamental di bidang keuangan, yang dikembangkan oleh William Sharpe, yang membantu investor mengevaluasi karakteristik risiko dan pengembalian aset dan portofolio. CAPM memberikan&#8230; mberikan kerangka kerja untuk keputusan investasi yang terinformasi dengan menggabungkan faktor-faktor seperti suku bunga bebas risiko, beta aset, dan premi risiko pasar. Hal ini juga menentukan biaya modal bagi perusahaan, membantu dalam penganggaran modal dan proyek investasi. Model tiga faktor, yang merupakan perpanjangan dari CAPM, mencakup premi risiko pasar, premi ukuran, dan premi nilai. Model ini memungkinkan investor untuk mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi ekspektasi pengembalian suatu portofolio, sehingga menghasilkan strategi investasi yang lebih strategis dan dinamis. Dengan menganalisis ukuran dan nilai premi, investor dapat mengidentifikasi peluang di perusahaan kecil atau  saham yang dinilai terlalu rendah untuk mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi. CAPM dan model tiga faktor memiliki kelebihan dan keterbatasan. CAPM menawarkan kerangka standar untuk membandingkan peluang investasi, meningkatkan kinerja portofolio, dan meningkatkan keuntungan secara keseluruhan. Model tiga faktor membantu investor memahami hubungan antara risiko dan pengembalian, mendiversifikasi portofolio, dan memanfaatkan anomali pasar. Namun, model-model ini mungkin mengabaikan risiko spesifik terkait industri atau faktor makroekonomi eksternal, sehingga menghasilkan kesimpulan yang bias dan pengambilan keputusan yang kurang optimal. Investor harus menggunakan pendekatan komprehensif terhadap manajemen portofolio, dengan mempertimbangkan analisis tambahan dan berbagai faktor untuk memitigasi risiko. Tinjauan literatur sistematis mengenai keuangan berkelanjutan dan keuangan hijau dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dan mengikuti kerangka PRISMA. Proses ini mencakup mengidentifikasi kata kunci yang relevan, melakukan seleksi studi, mengekstraksi data yang relevan, menilai kualitas atau risiko bias, dan mensintesis temuan. Kesimpulannya, memahami berbagai model penilaian investasi dapat meningkatkan keterampilan investor dalam menavigasi pasar keuangan dan mencapai tujuan investasi mereka. Bukti empiris mendukung model tiga faktor, menunjukkan peningkatan akurasi dalam prediksi pengembalian aset. Dengan memasukkan faktor-faktor ini ke dalam strategi investasi, investor dapat menavigasi kompleksitas pasar dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih tepat.