Abstract:Meningkatkan kemampuan membaca sangat penting karena memungkinkan seseorang untuk meningkatkan kemampuan otaknya dan membuat keputusan. Menumbuhkan minat peserta didik untuk membaca sejak dini adalah salah satu hal yang…
dapat dia lakukan. Namun, karena kurangnya dorongan, keinginan, dan motivasi dari peserta didik sendiri, minat membaca terus meningkat, terutama di kalangan siswa yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini disebabkan oleh karena kurangnya peranan orangtua dan guru dalam menerapkan minat membaca pada peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam meningkatkan minat baca pada anak. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah metodologi kualitatif sebagai prosedur penelitian yang mengahasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang- orang atau perilaku yang diamati. studi kasus yang bersifat deskriptif.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi.Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran orang tua terhadap anak-anaknya berbeda-beda dan mempengaruhi minat belajar dan membaca anak. Orang tua yang kurang memperhatikan waktu belajar anaknya menyebabkan minat belajar dan membaca anak juga kurang. sedangkan orang tua yang lebih memperhatikan dan mengontrol waktu belajar anaknya maka anak tersebut memiliki minat belajar dan membaca lebih besar dari anak lainnya. Sehingga peran orang tua juga sangat penting untuk mempengaruhi minat membaca peserta didik. Berdasarkan hasil penelitian tentang peran orang tua dalam meningkatkan minat membaca di Desa Perumas Simalingkar Dusun Lada maka peneliti mengambil kesimpulan yaitu Orang tua di rumah membiasakan anaknya belajar dan membaca dengan membuatkan jadwal dan kontrol serta pengawasan langsung dari orang tua. Orang tua juga dapat berperan meningkatkan minat baca pada anak dengan cara membuat perpustakaan kecil dirumah yang berisi buku cerita, pelajaran, komik dan apapun yang digemari anak serta pentingnya memotivasi anak untuk membuat minat baca anak meningkat.
Abstract:E-Court merupakan sistem yang digunakan untuk mempermudah pihak-pihak dalam persidangan, mulai dari uang panjar, pembayaran, status perkara hingga pemanggilan persidangan secara elektronik. Meskipun E-Court dapat membantu…
u dalam pemantauan status perkara, penggunaannya masih tergolong baru dan dihadapi banyak kekurangan dalam pengimplementasianya kepada masyarakat. Beberapa hambatan termasuk kurangnya pemahaman dan ketidakinginan menggunakan E-Court dibandingkan sistem konvensional. Walaupun dalam praktiknya mungkin masih terdapat kendala dan bug, perbaikan serta peningkatan yang dilakukan pada E-Court dapat menjadi solusi untuk mempermudah proses persidangan bagi para pihak yang terlibat serta instansi seperti pengadilan negeri. Pendidikan dan sosialisasi yang efektif kepada masyarakat juga dianggap krusial dalam menjalankan fungsi E-Court secara optimal. Dalam penelitian ini, metode yang diterapkan adalah metode yuridis normatif, yang mengadopsi pendekatan konseptual dan pendekatan terhadap peraturan perundang-undangan. Pendekatan konseptual digunakan untuk menganalisis secara konseptual landasan teoritis atau konsep-konsep hukum yang mendasari penelitian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menjelaskan peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar peserta didik kelas V SDN Cigowong 01 Desa Sukamaju, Cigudeg Bogor. Dengan menggunakan pendekatan Contektual Teaching and Learning. Jenis…
s penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas V SDN Cigowong 01 dengan jumlah 50 peserta didik. Penilaian motivasi hasil belajar pada siklus 58 % meningkat menjadi 75%. Hasil belajar siklus 52% mengalami peningkatan sebesar 32 % dengan rata-rata nilai siklus 1 70,78 dan siklus 2 80,54. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan dengan penggunaan pendekatan Contextual Teaching and Learning di kelas V SDN Cigowong 01 dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar peserta didik.
Abstract:Di Era saat ini masyarakat akan selalu meminta kepada pemerintah tentang pelayanan publik yang berkualitas. Namun fakta dilapangan masi banyak kita jumpai permasalahan yang ada di dalam pelayanan publik salah satunya di…
kabupaten Sidoarjo memiliki sejumlah masalah yang kompleks, Diantaranya adalah masalah terkait situasi gawat darurat yang memiliki tingkat kepentingan yang tinggi dan harus segera ditangani. kabupaten sidoarjo telah membuat sebuah program pelayanan pengaduan gawat darurat yakni program layanan Call Center 112. Kondisi gawat darurat merupakan kondisi dimana mengancam nyawa dan butuh penanganan secara cepat untuk menghindari apa yang tidak diinginkan. Penelitih bertujuan untuk mendeskripsikan efektifitas program sistem Call Center 112 sebagai layanan pengaduan gawat darurat di kabupaten sidoarjo dan menghasilkan sebuah layanan yang efisien, efektif, akuntabilitas dan tranparansi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitihan efektivitas program Call Center 112 sebagai layanan pengaduan gawat darurat di kabupaten sidoarjo sudah efektif dalam pelaksanaannya karena sudah terpenuhinya seluruh fokus penelitian yang diukur berdasarkan teori efektivitas program menurut Mardiasmo, ketepatan sasaran program, sosialisasi program, pencapaian tujuan program, dan pemantauan program.
Abstract:Artikel ini mengeksplorasi peran komprehensif Syariah dalam pengembangan dan implementasi sistem teknologi informasi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana prinsip-prinsip Syariah dapat diintegrasikan…
n ke dalam sistem teknologi informasi, serta tantangan yang mungkin dihadapi selama proses ini. Selain itu, Artikel ini juga mengevaluasi implikasi sosial dan dampak etis dari penerapan Syariah dalam konteks teknologi informasi. Dengan memadukan pendekatan teoretis dan studi kasus praktis, penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang kontribusi Syariah terhadap pengembangan sistem teknologi informasi yang lebih adil dan berkelanjutan. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengambil kebijakan, praktisi, dan akademisi dalam merancang dan mengimplementasikan sistem teknologi informasi yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah, sekaligus mempertimbangkan aspek sosial dan etis yang menyertainya.
Abstract:Sikap peduli sosial siswa dapat dipengaruhi oleh lingkungan tempat berada anak seperti lingkungan keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat. Kepedulian Sosial bisa didapatkan dari mana saja, salah satunya melalui pembelajaran…
mbelajaran IPS. Masih banyak di temui siswa yang kurang dalam karakter sosialnya. Salah satunya melalui pembelajaran IPS. Ilmu Pengetahuan Sosial adalah sebuah disiplin ilmu yang mempelajari berbagai aspek kehidupan manusia, Dalam mengembangkan nilai-nilai seperti peduli lingkungan, kreatif, rasa ingin tahu serta sikap peduli sosial perlu upaya pengondisian pada siswa agar dapat memunculkan perilaku yang menunjukan nilai-nilai tersebut pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya dalam meningkatkan sikap peduli sosial pada siswa Sekolah Dasar.Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah studi kasus yang bersifat deskriptif. jenis penelitian ini memfokuskan pada penelitian mengenai upaya guru dalam meningkatkan sikap peduli sosial siswa melalui materi IPS. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini meliputi wawancara, observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles, Huberman dan Sadana meliputi pengumpulan data, kondensasi data, display data, dan penarikan kesimpulan.Dari hasil penelitian ditemukan bahwa Upaya guru dalam meningkatkan sikap peduli sosial siswa dengan melalui materi pada mata pelajaran IPS guru memberikan penjelasan mengenai materi empati, guru menyuruh siswa untuk membentuk kelompok belajar, guru memberikan tugas pada siswa, pengondisian kelas saat ada siswa yang ramai guru memberikan pertanyaan agar siswa dapat menghargai guru yang sedang mengajar serta guru memberikan salam pada siswa saat akan memulai pembelajaran. dengan memberikan pemahaman dan materi terhadap siswa agar siswa mampu memahami materi dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain dengan memberikan materi guru juga memberikan tugas pada siswa mengenai kegiatan apa saja yang sudah dilakukan di lingkungannya yang sesuai dengan materi seperti sikap tolong menolong dengan memberikan bantuan kepada temannya.pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sangat penting dalam mengembangkan pendidikan karakter di sekolah dasar. IPS tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai aspek sosial, budaya, politik, ekonomi, dan geografis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter seperti toleransi dan kepedulian sosia.
Abstract:Digitalisasi telah menjadi fenomena yang memberikan dampak signifikan pada berbagai sektor kehidupan, termasuk bisnis, pendidikan, politik, dan sosial. Globalisasi dan krisis ekonomi mendorong bisnis untuk beradaptasi dengan…
ngan perkembangan zaman guna merancang strategi yang mengantisipasi ketidakpastian pasar. Penelitian ini membahas tentang strategi digital marketing melalui media sosial untuk meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia pada era modern. UMKM dihadapkan pada tantangan dalam memasarkan produk, di mana strategi pemasaran digital menjadi kunci untuk memperluas jangkauan pasar dan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR), yang bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi penelitian terdahulu terkait strategi pemasaran digital untuk meningkatkan daya saing melalui media sosial. Hasil pencarian literatur pada November 2024 menghasilkan 20 jurnal relevan, yang diseleksi berdasarkan kriteria tertentu, menghasilkan 12 literatur yang digunakan sebagai data pendukung dalam pembahasan. Penelitian ini menyoroti efektivitas penggunaan media sosial dalam meningkatkan daya saing bisnis digital UMKM di era digital agar dapat menjalankan usaha secara berkelanjutan.
Abstract:Indonesia merupakan salah satu negara yang berkomitmen dalam melaksanakan dan melaksanakan SDGs karena SDGs merupakan agenda jangka panjang yang telah dilaksanakan dan merupakan visi pembangunan di Indonesia, sehingga keikutsertaan…
ikutsertaan Indonesia dalam SDGs tidak hanya sekedar berpartisipasi dalam program pembangunan berkelanjutan global Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi persepsi dan motivasi manajemen pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam pelaporan keberlanjutan perusahaan. Metode yang digunakan adalah teknik Systematic Literature Review (SLR). SLR digunakan untuk menemukan, mengkaji, dan mengevaluasi semua penelitian yang ada mengenai topik fenomena yang menarik dan penting.Dari 127 artikel terdapat 52 artikel yang diterbitkan mulai tahun 2017 hingga 2024 yang dianalisis secara sistematis. Dalam penelitian ini berbagai studi dan literatur terkait dianalisis secara sistematis untuk mengidentifikasi tren, tantangan dan praktik terbaik dalam integrasi SDGs ke dalam laporan keberlanjutan. Hasil SLR menunjukkan bahwa manajemen semakin menyadari pentingnya SDGs dan mendukung integrasinya dalam strategi dan laporan Keberlanjutan. Namun, terdapat tantangan signifikan dalam implementasi dan pelaporan, seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya data yang dapat diandalkan, dan kesulitan dalam mengukur dampak jangka panjang. Rekomendasi untuk masyarakat dan pemerintah agar memanfaatakan sumber daya alam berdasarkan prinsip-prinsip dasar ekonomi. Penelitian ini juga menemukan bahwa transparansi dalam pelaporan keberlanjutan memainkan peran kunci dalam membangun kepercayaan dan reputasi perusahaan. Kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk perusahaan, pemerintah, dan organisasi non-pemerintah, dianggap penting untuk mengatasi tantangan dan mencapai SDGs secara efektif.
Abstract:Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur. Solusi permasalahan tersebut menggunakan model pembelajaran cooperative…
tive type jigsaw. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil belajar mata pelajaran IPAS peserta didik.
Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian peserta didik kelas IV B pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dilaksanakan dua siklus, setiap siklus terdiri dua kali pertemuan. Penelitian ini terdiri atas data kualitatif dan kuantitatif. Data kualitatif berupa hasil observasi aktivitas guru dan peserta didik dan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik.
Hasil proses pembelajaran siklus I pertemuan 1 pada aktivitas guru 51,85% dan aktivitas peserta didik 48%, pada pertemuan 2 aktivitas guru 74,07% dan aktivitas peserta didik 72%. Pada siklus II pertemuan 1, aktivitas guru 81,48% dan peserta didik 80%. Pertemuan 2 aktivitas guru 96,29% dan aktivitas peserta didik 96%. Hasil belajar IPAS peserta didik setelah diterapkan model pembelajaran tersebut pada siklus I meningkat menjadi 47,06% dan pada siklus II meningkat menjadi 74,48%. Berdasarkan data tersebut, disimpulkan bahwa model pembelajaran cooperative type jigsaw terbukti dapat meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS peserta didik kelas IV B UPT SDN 09 Sungai Pangkur Kabupaten Solok Selatan.
Abstract:Pesimisme merupakan pemikiran negatif yang didasari oleh rasa takut dan pasrah terhadap situasi sulit. Dalam teori kognitif, sikap pesimisme terjadi karena disebabkan adanya kesalahan kognisi, yakni kognisi yang negatif.…
Dengan kognisi yang negative itu, individu cenderung mengambil kesimpulan terlebih dahulu, dan itu suatu kesalahan. Pandangan negatif itu tidak hanya tertuju pada dirinya sendiri, lebih jauh bahkan untuk masa depannya. Pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja apabila dibiarkan begitu saja tanpa adanya bimbingan, sehingga jika dibiarkan begitu saja maka dapat mengembangkan kebiasaan buruk dan perilaku yang merusak diri, karena pada masa transisi dari kanak-kanak ke masa remaja awal hingga remaja akhir atau awal dewasa banyak sekali tahapan perkembangan yang akan dilalui dan berdampak pada perilaku yang ditunjukan, baik secara fisik ataupun kognitifnya. Artikel ini dibuat untuk mengetahui apa saja pengaruh negatif pesimisme terhadap perencanaan karier remaja, dan untuk mengetahui bagaimana strategi layanan dalam BK karier dapat mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui berbagai sumber. Tujuannya untuk memperoleh gambaran dan pola, serta keterkaitan antar variabel. Dengan melihat proses perkembangan karier dan indikator kematangan remaja pada aspek-aspek perencanaan karier remaja, maka dapat dihasilkan permasalahan yang sering dihadapi remaja pada tahap perencanaan karier yaitu, kurangnya informasi, kurangnya minat, kurangnya sumber daya, tekanan orang tua atau lingkungan, kurangnya kemampuan diri, kurangnya pengalamam, kurangnya dukungan, keterbatasan dalam merencanakan karier dan kecemasan tentang masa depan. Hasil penelitian menunjukkan pesimisme dapat memberikan pengaruh negatif terhadap perencanaan karier remaja. Bimbingan Karier dapat menjadi alternatif pencegahan terjadinya dampak negatif tersebut dan menjadi solusi bagi remaja di sekolah dalam proses perencanaan karier remaja.