Search Articles & Publications

Showing 1837 articles found for "Siti"

Analysis System and Procedure Deletion Goods Owned by State Center for The Development of Quality Assurance of Vocational Education in Building and Electricity Sector

Qarni, Waizul, Anwar Nasution, Doly, Riinawati, Riinawati
Abstract: State -owned commodities are all goods purchased or obtained on the weight of the state budget or obtained from other legal acquisitions. The elimination of state -owned relics is the last activity to carry out the management… ement of state -owned relics, not a simple action from the governing board. The purpose of this research is to identify whether the system and method of removal of state -owned property is in line with the Regulation of the Minister of Finance. 83 or pmk. 06 or 2016 Regarding the rules of the method of destruction and destruction of property belonging to the state is assessed from whether the elements of the system of internal regulation of the ruler has been in accordance with the regulation of the system of internal regulation of the ruler in 2008. The research procedure used in this research is a qualitative descriptive procedure where each information is combined, analyzed and then concluded that the type of research used is qualitative descriptive. The results of this research conclude that the system and rules of the method of removal of state -owned property are in accordance with Regulation of the Minister of Finance No. 83. or PMK. 06 Deed of 2016 on the rules of the method of destruction and destruction of state property as well as the release of elements of the internal regulation system of the ruler in accordance with the Regulation of the Internal Regulation System of the ruler No. 60 of 2008.

Domestic Violence: Comparison between Islamic Law and Domestic Violence

Hanafi, Hanafi, Hidayatullah, Hidayatullah, Tamjidnor, Tamjidnor
Abstract: The purpose of this study was to determine the comparison between Islamic Law and Domestic Violence Law in handling domestic violence in Indonesia. The type of research used is qualitative research with comparative descriptive… iptive method. As the only research design, the ethnographic method is the method in this research with descriptive analysis writing techniques, where ethnography itself provides a tool that allows the research process to take place better. The results of this study are from two sources of law, namely Islamic Law and Domestic Violence Law which can be used as a legal basis to punish and limit the arbitrariness of a husband against his wife and family members. In addition, the two sources of law view the need for formal juridical protection of a person's human rights and freedoms, preventing arbitrary acts of violating other people's laws without clear or justified reasons. The conclusion of this study is that there is a relationship between Islamic Law and the Domestic Violence Law, including 1) The views of Islamic law and positive law view that domestic violence or violence against wives is a despicable and promiscuous behavior; 2) Correlation about the purpose of punishment; 3) In terms of punishment, it can be said that punishment in the form of imprisonment is a form of takfir punishment in Islamic criminal law.

Model Hybrid Fuzzy-Weighted Product Evaluasi Kinerja Honorer

Lia Umbari Putri, Rolly Yesputra, Jeperson Hutahaean
Abstract: Evaluasi kinerja pegawai honorer di instansi publik seringkali bergantung pada penilaian linguistik yang subjektif, sehingga memicu bias penilai dan keterbatasan akuntabilitas. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian… n ini mengusulkan model hibrida Fuzzy-Weighted Product. Logika Fuzzy diterapkan untuk mentransformasikan istilah linguistik menjadi Triangular Fuzzy Numbers (TFN) dan skor tegas (crisp), sementara metode Weighted Product digunakan untuk mengagregasikan skor tersebut berdasarkan bobot multi-kriteria. Model ini dievaluasi melalui studi kasus yang melibatkan sepuluh pegawai honorer berdasarkan lima kriteria: disiplin, tanggung jawab, kualitas kerja, kerja sama, dan inisiatif. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model hibrida ini berhasil meminimalkan subjektivitas penilai dan menghasilkan perengkingan yang dapat direproduksi secara matematis. Analisis sensitivitas mengonfirmasi stabilitas hasil peringkat akhir, sehingga model Hibrida Fuzzy Weighted Product yang diusulkan ini sangat sesuai untuk digunakan sebagai kerangka kerja utama dalam sistem pendukung keputusan untuk penilaian kinerja di sektor publik.   Performance evaluation of honorary employees in public institutions often relies on subjective linguistic assessments, leading to evaluator bias and limited accountability. To address this, this paper proposes a Hybrid Fuzzy-Weighted Product (Fuzzy-Weighted Product) model. Fuzzy Logic is adopted to transform linguistic terms into Triangular Fuzzy Numbers (TFN) and crisp scores, while the Weighted Product method aggregates these scores based on multi-criteria weights. The model was evaluated using a case study of ten honorary employees across five criteria: discipline, responsibility, work quality, cooperation, and initiative. The experimental results demonstrate that the hybrid model successfully minimizes evaluator subjectivity and delivers mathematically reproducible rankings. A sensitivity analysis confirms the stability of the final rankings, making the proposed Hybrid Fuzzy–Weighted Product model highly suitable as a core framework for decision-support systems in public sector performance appraisal.

Overview of Knowledge of Mothers Who Have New Babies Born 0 -7 Days About Maintenance Umbilical Cord Surgery at Partner Clinic St. Elisabeth College of Health Sciences Medan in 2025

Kezia Ananta Fortuna Napitupulu, Desriati Sinaga
Abstract: Newborns are a crucial transition period from life in the womb to life outside the womb. One important aspect of newborn care is hygienic and proper umbilical cord care, to prevent infections such as neonatal tetanus and&#8230; accelerate the natural process of umbilical cord separation. Mothers' knowledge of umbilical cord care plays a crucial role in the success of such care. This study aims to determine the knowledge of mothers with babies aged 0–7 days regarding umbilical cord care at the Mitra Kerja Clinic of the Santa Elisabeth Health Sciences College in Medan. This study used a quantitative descriptive design with a purposive sampling technique, with 30 respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed univariately. The results showed that most mothers had sufficient knowledge (50%), good (36.7%), and poor (13.3%). The majority of respondents were aged 20–35 years (96.7%), <20 years (3.3%), primigravida (56.7%), multigravida (43.3%) and had a high school education (70%), bachelor's degree (16.7%), and diploma (13.3%). Conclusion: Most mothers have sufficient knowledge about umbilical cord care. It is recommended that clinics conduct regular outreach sessions to improve mothers' understanding, and that further research be conducted by adding variables such as occupation and source of information

Bimtek Pengenalan Teknologi Cloud Computing Berbasis Docker untuk Guru di SMK Negeri 1 Tanjung Raya

Rahayu Trisetyowati Untari, Faiza Rini, Thomson Mary
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Tanjung Raya dalam memahami dan mengimplementasikan teknologi Cloud Computing berbasis Docker.&#8230; r. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep cloud, rendahnya keterampilan praktis dalam penggunaan teknologi containerization, serta belum tersedianya modul pembelajaran yang aplikatif. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui bimbingan teknis (bimtek) yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, dan praktik langsung penggunaan Docker Desktop dan Docker CLI. Materi pelatihan mencakup pengenalan konsep Cloud Computing, prinsip containerization, instalasi Docker, serta pembuatan container aplikasi web sederhana. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan penilaian ketercapaian kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lebih dari 80% peserta mampu memahami konsep dasar Cloud Computing dan menjalankan container aplikasi sederhana menggunakan Docker. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul pembelajaran berbasis Docker yang dapat digunakan sebagai panduan pengajaran di sekolah. Dengan demikian, kegiatan bimtek ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kapasitas guru SMK dalam menghadapi kebutuhan pembelajaran berbasis teknologi dan tuntutan dunia industri.

Peningkatan Minat Menabung Masyarakat Kudus Melalui Promosi Kreatif Produk Tabungan Harmoni Plus Bank BPR Nusamba Pecangaan Cabang Kudus

Dita Finorita, Suparwi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh strategi promosi kreatif terhadap peningkatan minat menabung masyarakat Kudus melalui produk Tabungan Harmoni Plus di Bank BPR Nusamba Pecangaan Cabang Kudus. Latar belakang&#8230; lakang penelitian ini berangkat dari rendahnya literasi keuangan sebagian masyarakat serta perlunya inovasi dalam strategi pemasaran bank syariah. Dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui pendekatan studi kasus, penelitian ini melibatkan responden dari kalangan nasabah dan masyarakat Kudus. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi langsung terhadap praktik promosi kreatif, kemudian dianalisis dengan statistik deskriptif serta analisis hubungan untuk mengukur keterkaitan antara variabel promosi kreatif dan minat menabung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi kreatif berupa gebyar undian, hadiah langsung, pemanfaatan media sosial, dan kegiatan berbasis komunitas berpengaruh positif terhadap peningkatan partisipasi masyarakat dalam menabung. Promosi tidak hanya berfungsi sebagai strategi pemasaran, tetapi juga berperan sebagai instrumen literasi keuangan yang meningkatkan kesadaran akan pentingnya menabung. Analisis juga menemukan bahwa keterlibatan masyarakat dalam event komunitas memperkuat hubungan emosional dengan bank, sehingga meningkatkan loyalitas nasabah. Di sisi lain, kendala yang muncul adalah keterbatasan literasi digital sebagian masyarakat dan perlunya pengawasan agar program hadiah tetap sesuai dengan prinsip syariah

Workshop Pentingnya Manajemen Diri Agar Disiplin Untuk Meraih Cita-Cita Anak-Anak Panti Asuhan 'Aisyiyah Kota Medan

Dian Setyorini, Lisa Elianti Nasution, Fenny Afrida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan dan dampak dari workshop "Pentingnya Manajemen Diri agar Disiplin untuk Meraih Cita-cita" yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan 'Aisyiyah. Manajemen diri&#8230; ri merupakan kemampuan penting yang harus dimiliki sejak dini, terutama dalam membentuk sikap disiplin dan motivasi untuk mencapai tujuan hidup. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap peserta workshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak panti mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya mengatur waktu, mengenali tujuan hidup, serta membangun kebiasaan positif. Workshop ini juga mendorong perubahan perilaku dalam hal kedisiplinan dan semangat belajar. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam pengembangan karakter anak-anak panti sebagai bekal dalam meraih cita-cita mereka.

Workshop Mengajarkan Anak Tentang Tanggung Jawab Dan Konsekuensi Di Panti Asuhan ‘Aisyiyah

Isra Rafika Sihombing, Deliyanti Simbolon
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelaksanaan workshop dengan tema “Tanggung Jawab dan Konsekuensi” yang ditujukan kepada anak-anak di Panti Asuhan ‘Aisyiyah, Kota Medan. Workshop ini dilatarbelakangi&#8230; elakangi oleh pentingnya pembentukan karakter sejak dini, khususnya dalam hal pemahaman terhadap dampak dan konsekuensi dari setiap tindakan. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian anak masih memiliki pemahaman yang rendah mengenai tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini bertujuan untuk mentransfer nilai-nilai tanggung jawab, membentuk pola pikir yang lebih dewasa, serta meningkatkan kesadaran anak dalam menghadapi konsekuensi secara positif. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan pengasuh, studi literatur, penyusunan materi, pelaksanaan workshop secara interaktif, serta evaluasi melalui observasi dan umpan balik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak-anak terhadap pentingnya tanggung jawab, ditandai dengan perubahan perilaku seperti lebih disiplin, mandiri, serta adanya keinginan memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan. Workshop ini juga mendukung pengasuh dalam membina karakter anak secara berkelanjutan. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi langkah awal pembentukan pribadi yang bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan.

Bijak Bermediasosial Bagi Generasi Gen Z Pada Madrasah Aliyah Alwasliyah Kisaran

Rika Nofitri, Irawati, Novica, Arridha Zikra Syah
Abstract: Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah pesatnya arus teknologi dan media sosial. Media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, termasuk bagi para siswa di Madrasah&#8230; rasah Aliyah Alwasliyah Kisaran. Kegiatan  ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap dan perilaku bijak bermedia sosial di kalangan siswa serta sejauh mana pemahaman mereka terhadap dampak positif dan negatif media sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara penyebaran angket. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa aktif menggunakan media sosial, namun belum semuanya memiliki kesadaran akan pentingnya etika digital, privasi, dan kemampuan memilah informasi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi literasi digital yang menyeluruh dan kontekstual, agar siswa mampu menjadi pengguna media sosial yang bijak, bertanggung jawab, serta mencerminkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan digital mereka.

Peningkatan Kapabilitas Digital Masyarakat Desa Teluk Dalam Melalui Pengembangan Teknologi

Nurul Rahmadani, Edi Kurniawan, Risnawati, Maulana Al Fikri
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas digital masyarakat Desa Teluk Dalam melalui pengembangan teknologi. Desa ini, yang terletak di wilayah terpencil, menghadapi tantangan dalam&#8230; lam pemanfaatan teknologi digital karena keterbatasan infrastruktur dan pengetahuan. Dalam upaya ini, berbagai kegiatan dilaksanakan, mulai dari survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan dasar penggunaan teknologi digital, hingga pengenalan platform e-commerce dan pembuatan konten digital untuk pemasaran online. Pendampingan dan monitoring pasca pelatihan juga dilakukan untuk memastikan penerapan ilmu yang telah diperoleh serta memberikan dukungan lanjutan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi digital masyarakat, yang kini lebih terampil menggunakan perangkat digital untuk kebutuhan sehari-hari serta berpartisipasi dalam ekonomi digital. Adopsi teknologi dalam kegiatan ekonomi lokal, seperti usaha mikro dan UMKM, juga mengalami peningkatan, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi desa. Secara keseluruhan, program ini berhasil mencapai tujuannya dan diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang yang positif bagi kemandirian ekonomi dan perkembangan Desa Teluk Dalam.