Search Articles & Publications

Showing 238 articles found for "Discussion"

Pendampingan Literasi Keuangan dan Pembukuan Sederhana Bagi Pelaku UMKM Kuliner Di Kelurahan Tanjung Anom Deli Serdang

Yonson Pane, Irvan Rolyesh Situmorang, Frenky Situmorang
Abstract: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuliner memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. Namun demikian, masih banyak pelaku usaha yang menghadapi kendala dalam pengelolaan keuangan, terutama… rutama terkait pencatatan transaksi, pemisahan keuangan usaha dan pribadi, serta penyusunan pembukuan sederhana. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pelaku UMKM kuliner di Kelurahan Tanjung Anom. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan penyusunan pembukuan sederhana bagi pelaku UMKM kuliner. Program dilaksanakan dengan melibatkan 15 peserta melalui tahapan identifikasi kebutuhan, persiapan kegiatan, pelaksanaan pendampingan, dan evaluasi program. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi kasus, praktik penyusunan buku kas harian, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya literasi keuangan, pencatatan transaksi, penyusunan buku kas sederhana, dan perhitungan laba usaha. Selain itu, peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam melakukan pencatatan pemasukan dan pengeluaran secara sistematis. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan UMKM sehingga dapat mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha pada masa mendatang. Culinary Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play an important role in supporting local economic activities and community income generation. However, many business owners still face challenges in financial management, particularly in transaction recording, separating business and personal finances, and preparing simple bookkeeping records. Similar conditions were identified among culinary MSME owners in Tanjung Anom Village. This community service program aimed to improve financial literacy and simple bookkeeping skills among culinary MSME entrepreneurs. The program involved 15 participants and was implemented through four stages: needs assessment, program preparation, mentoring implementation, and evaluation. The methods included training sessions, interactive discussions, case simulations, daily cash book practices, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results demonstrated significant improvements in participants’ understanding of financial literacy, transaction recording, simple bookkeeping preparation, and profit calculation. Participants also showed better capability in recording business income and expenses in a more systematic manner. The program contributed positively to strengthening the financial management capacity of culinary MSMEs and is expected to support business sustainability and future business growth

Analisis Efektivitas Kebijakan Dana Bantuan Operasional  Satuan Pendidikan (BOSP) pada Gugus Tugujaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor

Ipan Sopandi, Rusliandy, Agus Suarman Sudarsa
Abstract: Penelitian ini menganalisis efektivitas kebijakan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di Gugus Tugujaya Kecamatan Cigombong. Kajian terdahulu tentang BOSP cenderung menekankan kepatuhan administratif, sedangkan… gkan keterkaitan antara pengelolaan dana dan capaian mutu pendidikan belum banyak dijelaskan secara mendalam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, Focus Group Discussion, observasi, dan analisis dokumen perencanaan, realisasi, pelaporan, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan BOSP pada tujuh sekolah dasar telah berjalan on-track secara prosedural karena perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pelaporan mengikuti mekanisme yang berlaku serta didukung dokumen RKAS dan pertanggungjawaban. Namun, kebijakan belum sepenuhnya on-target karena kontribusinya terhadap mutu pembelajaran, pemanfaatan sarana prasarana, dan capaian belajar belum optimal. Faktor yang memengaruhi efektivitas meliputi kapasitas sumber daya manusia, komunikasi, struktur organisasi, dan sikap pelaksana. Kebaruan penelitian ini adalah pembedaan evaluatif antara kepatuhan prosedural dan efektivitas substantif dalam pengelolaan BOSP.

GROWTH ENHANCEMENT SWEET CORN

Surta Darma
Abstract: Study This aims to find out and deepen Improvement Growth Results Sweet Corn Plants ( Zea Mays) With Utilization Blotong and POC Seprint. This research was conducted on the land of the Department of Environmental Protection… ion Food, Agriculture and Fisheries Department of Medan City, Jl. Keramat Indah No. 4, Medan Southeast, Medan Denai District, North Sumatra. The experimental design that The design used in this study was a Randomized Block Design (RAK) with 3x3 factorial pattern with 3 replications with total treatment combinations as many as 9 treatments. Treatment factor of Blotong dose with symbol B consisting of 3 level that is : (B1) 0.50 kg/plot (B2) 1.00 kg/plot (B3) 1.50 kg/plot. Factor POC Seprint concentration with the symbol S which consists of 3 levels, namely: (S1) 4 ml/1 L water (S2) 8 ml/1 L water and (S3) 12 ml/1 L water. Observation data was carried out analysis of variance with F test at 5% level, if the difference is significant then the test followed by Duncan's test at 5% level. 1). The effect of the Blotong dose has an effect very real on plant height, number of leaves, flag leaf length, leaf width flag, weight of cob, diameter of cob, length of cob, but it has an effect real on production per plot And amount line per cob, whereas had no significant effect on the stem diameter of sweet corn plants ( Zea Mays ). 2). Based on the results and discussion, it can be concluded that the treatment POC Seprint does not have a very significant impact on all parameters Which observed. Addition fertilizer Seprint with concentration 12 ml/1 L water show results Which best compared to treatment other. 3). Interaction between treatment influences Blotong and POC Seprint no real effect on all observation parameters observed on sweet corn plants ( Zea Mays ).

THE EFFECT OF WATER CONSTRAINT AND FOLIAR FERTILIZER APPLICATION ON THE GROWTH

Krislopina
Abstract: This research aims to determine the impact of water stress and the use of leaf compost on increasing yields and ideal plant development. This inspection was completed at the Medan City Food Security Center, jl . Selambo… Ujung and Kramat are beautiful. between May and June 2023. The factorial randomized block design (RAK) used in this study consisted of two treatment factors symbolized by the symbol A at three levels, namely: A1) half KL (A2) 75% KL and (A3) 100 percent KL. The next factorial is with image P which consists of 3 levels, namely; (P1) is 1 g per liter of water, P2 is 2 g per liter, and P3 is 3 g per liter of water. With the aim of obtaining 9 drugs. Each treatment is repeated several times. The perception information is then investigated using the F test for changes at the 5% level. If the problem is large then proceed with the Duncan test. From the results of the examination and discussions carried out, results were obtained, including: 1). The influence of water pressure has a significant effect on plant height, number of leaves, leaf width, wet weight, and influences leaf length, leaf area and stem size of mustard greens (Brassica juncea L.). 2). Giving Gandasil D at a dose of 3 g/l of water basically increases the number of plants, number of leaves, leaf length, leaf width, stem size, new weight per plant, and selling weight. 3). The relationship between water stress treatment and use of leaf compost fundamentally affects plant height, number of leaves, leaf width, and wet load in mustard greens (Brassica juncea L.) while leaf length, leaf area and cross stem distance do not make a big difference.

Pemberdayaan UMKM Berbasis Kearifan Lokal : Studi Kasus Program Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Puncak Jaya Kabupaten Puncak Jaya Papua Tengah

Hendrik Ibo, Fedianty Augustinah, Aris Sunarya
Abstract: Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, merupakan salah satu wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) di Indonesia yang menghadapi tantangan serius dalam pembangunan ekonomi akibat kondisi geografis yang sulit dijangkau… au serta keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) berbasis kearifan lokal mampu menjadi strategi alternatif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat sekaligus menjaga keberlangsungan nilai-nilai budaya lokal. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan desain studi kasus, serta penerapan model Community-Based Participatory Research (CBPR), penelitian ini menempatkan masyarakat lokal sebagai subjek aktif dalam proses pemberdayaan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, diskusi kelompok terarah (focus group discussion), dan studi dokumentasi terhadap pelaksanaan program-program yang digagas oleh Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Puncak Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah mufakat, dan pengelolaan sumber daya alam secara komunal berhasil diintegrasikan dalam pelatihan, produksi, dan pemasaran produk UMKM, seperti tas noken, minyak kemiri, serta kerajinan dari biji hutan. Dampaknya tidak hanya terlihat pada peningkatan kapasitas teknis pelaku usaha, tetapi juga pada penguatan identitas budaya dan solidaritas sosial komunitas. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan besar, seperti keterbatasan akses pasar karena infrastruktur yang minim, rendahnya literasi keuangan dan digital, serta belum optimalnya implementasi regulasi pendukung. Temuan ini mempertegas pentingnya pendekatan pemberdayaan berbasis lokal yang disesuaikan dengan karakteristik sosial budaya masyarakat Papua. Oleh karena itu, kolaborasi multipihak dan penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap realitas lokal menjadi kebutuhan mendesak untuk mewujudkan UMKM yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah 3T.

Gaya Komunikasi Organisasi Pimpinan Dalam Mengembangkan Inovasi Produk UMKM Kota Pasuruan (Studi Kasus Kepemimpinan Dra. Hj. Fatma Saifullah Yusuf Ketua Dekranasda Kota Pasuruan Periode 2021-2024)

Kartika Shinta Dewi, Didik Sugeng Widiarto, Farida
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses komunikasi organisasi pimpinan Dekranasda Kota Pasuruan dalam mengembangkan inovasi produk UMKM selama periode 2021–2024 dengan pendekatan kualitatif fenomenologi. Data dikumpulkan… kumpulkan melalui laporan kegiatan resmi Dekranasda, wawancara mendalam, dan focus group discussion, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif dalam perencanaan dan koordinasi, pelatihan peningkatan kapasitas, promosi produk melalui pameran, penyediaan infrastruktur pameran, serta pemberian apresiasi dan penghargaan, merupakan kunci keberhasilan mendorong inovasi UMKM. Proses komunikasi ini tidak hanya sebagai pertukaran informasi, melainkan juga sebagai pengalaman bersama yang memperkuat keterikatan emosional dan komitmen pelaku UMKM, sehingga inovasi produk dapat berkembang secara berkelanjutan. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang peran komunikasi organisasi dalam membangun sinergi dan inovasi di sektor UMKM.    

Fairclough’s Three Dimensions Critical Discourse Analysis of Malcolm X’s Speech at Oxford Union Debate

Diandra Parta Wisnu Dewangga, Suhartawan Budianto, Kusuma Wijaya
Abstract: In discourse, speech is not only considered as a linguistic phenomenon but also as a means to maintain or change power relations in society. One of the clearest examples of the use of speech in discourse to change social… change occurred in The Black Civil Rights Movement from 1955 to 1968 in the United States. Based on the interest in studying Malcolm X's speech further, the thesis writer decided to analyze Malcolm X's speech at the Oxford Union Debate using Fairclough's Critical Discourse Analysis framework with a qualitative method that will focus on linguistic issues as part of social and humanitarian issues. The results of this study showed deconstruction result of Malcolm X's speech text by analyzing various linguistic features from the dimensions of text practice (including positive and negative lexical items, key terms of ideology and belief, modality, and rhetorical devices), discursive practice (including intertextuality and shared knowledge), and sociocultural (including formality and personal pronouns), then continued with a discussion of the relationship between discourse, power, and ideology and the role of Malcolm X's speech in the historical context at that time. It can be concluded that Malcolm X's speech highlights his advocacy for revolutionary justice and self-defense for oppressed black people. He also challenged the power structures of his time, opposing segregation and exposing the hypocrisy of the American and Western governments with white supremacy and colonialism behind the mask of democracy.

Upaya Peningkatan Hasil Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

Yanar Krisnawati Zendrato
Abstract: Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering… ering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII  mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%) mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa

The Correlation Between Sleep Duration And Learning Achievement Of Efl Students

Rizki Hasanah, Abdul Syahid, Ayu Sundari, Mayra Musdalifah, Kholida Ziya, Siti Rahmawati, Alya Audria
Abstract: This quantitative descriptive study aimed to explore the relationship between sleep duration and academic performance among third-year English Language Teaching students at IAIN Palangka Raya. data was collected from 24… voluntary participants. Results indicated that most respondents slept between 11:00 pm and 12:00 am, with an average sleep duration of 5.458 hours. Despite the majority having below the recommended 7 hours of sleep per night, the study found a weak negative correlation (-0.088) between sleep duration and academic performance (GPA). However, the p-value of 0.684 suggested that this correlation was not statistically significant. Discussion highlighted the importance of sleep for cognitive functions and academic success. Although the study contradicted some existing theories, it emphasized the need for further research with larger samples and more specific performance measurements. The findings could guide educational institutions in developing evidence-based interventions to improve students' sleep quality and, potentially, academic performance. this research contributes to the understanding of the complex relationship between sleep and academic achievement, prompting further exploration for a more comprehensive perspective.

The Philosophy Of Knowledge And The Development Of Science And Technology As The Foundation Of Islamic Education

Herman Darmawan
Abstract: The question that is most often raised is how science can become the basis for every development of civilization. With this, civilization can be supported by every theory put forward systematically which is embedded in science,… cience, and all of this also has an impact on the development of science and technology. Therefore, this study tries to explore issues regarding the nature of science and the development of science and technology along with their influence on contemporary developments under the pretext of being able to restore understanding of science and the development of science and technology. This science is divided into several discussion sections, including nature, function, object, source, truth tester and classification. The development of science and technology includes understanding, influence, ethical responsibility for the use of technology and its influence on Islamic education and how Islamic education responds to developments in science and technology