Abstract:Masalah yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah ketidakcocokan bahan ajar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Banyak guru cenderung memberikan materi yang terlalu luas atau…
malah terlalu sedikit, terlalu mendalam atau justru dangkal, serta urutan penyajian yang tidak tepat. Kondisi ini sering kali mengakibatkan materi ajar tidak sejalan dengan kompetensi yang ingin dicapai siswa. Sebagai solusi, peneliti mempersembahkan alternatif bahan ajar yang diharapkan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis majas yang terdapat dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut" karya Axie Oh, serta menggambarkan pemanfaatan hasil analisis tersebut dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA kelas XII. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti tidak menggunakan statistik, melainkan fokus pada deskripsi kualitatif. Data dikumpulkan dari beragam referensi seperti buku teks, kamus, ensiklopedia, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian lainnya. Apabila peneliti tidak memiliki sumber bacaan sendiri, perpustakaan, baik formal maupun pribadi, dapat dimanfaatkan. Dalam penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui berbagai teknik dan sumber yang beragam, dilakukan secara berkelanjutan hingga mencapai titik jenuh. Proses pengamatan ini menghasilkan data yang bervariasi. Umumnya, data yang diperoleh bersifat kualitatif, dan teknik analisis yang digunakan tidak mengikuti pola yang kaku. Berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan, peneliti menemukan 65 contoh penggunaan majas dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut. " Jenis-jenis majas tersebut meliputi 19 contoh majas perbandingan, 17 contoh majas pertentangan, 18 contoh majas penegasan, dan 11 contoh majas sindiran. Selain itu, penelitian ini juga akan mengkaji beberapa aspek bahan ajar, seperti kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru, penelitian ini juga mengetahui tingkat motivasi latihan siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler…
ler sepakbola dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi latihan siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler sepakbola serta memberikan gambaran atau acuan kepada pembina dan pelatih untuk program latihan kegiatan ekstrakurikuler sepakbola di SMAN 4 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data digunakan dengan penyebaran angket kepada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMAN 4 Pekanbaru. Diperoleh data pada indikator kebutuhan dengan persentase 92,34% dalam kategori baik sekali, indikator bakat dengan persentase 87,34% dalam kategori baik sekali, indikator keterampilan dengan persentase 89,48% dalam kategori baik sekali, indikator teman dengan persentase 73,41% dalam kategori baik, indikator sarana dan prasarana dengan persentase 53,29% dalam kategori cukup, indikator guru dengan persentase 60,73% dalam kategori baik, indikator lingkungan dengan persentase 65,51% dalam kategori baik.
Abstract:The purpose of this study is to develop a science literacy-based E-LKPD for elementary school students and to determine the feasibility of Science Literacy-based E-LKPD using Livework in science learning to improve the understanding…
nderstanding of science concepts in grade V elementary school students of SDN Panaragan 2 Bogor City. The method used in this study is the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation) method. This research begins with a needs analysis, making an E-LKPD design, validation by experts, and revising the E-LKPD, after which the E-LKPD is tested on a limited basis and evaluated. The study results show that the effectiveness of E-LKPD based on science literacy has met the criteria very feasible by obtaining a percentage of media experts of 88%, 95% from linguists, and 94% from material experts. Meanwhile, a limited trial conducted on 30 students in class V received a response with a percentage of 93% and a teacher response with a percentage of 92%. Based on these data, it can be concluded that science literacy-based E-LKPD is very feasible to be used by students and teachers as teaching materials on water cycle materials in grade V of Elementary School.
Abstract:The aim of this research is to analyze the evolution and contribution of artificial intelligence (AI) in the Indonesian education system. This research aims to understand how AI technology has developed and been applied…
in various aspects of education, from administration, personalized learning, to evaluating learning outcomes. The research methods used are literature studies and secondary data analysis from various sources, including academic journals, government reports, and case studies of AI implementation in a number of educational institutions in Indonesia. The research results show that AI has made a significant contribution to improving administrative efficiency, facilitating more adaptive learning, and providing in-depth data analysis for educational decision making. However, challenges such as the digital divide, limited infrastructure, and the need to increase teacher competency in using AI technology still need to be overcome. This research concludes that with the right policy support and investment in infrastructure and training, AI has great potential to transform Indonesian education in a more inclusive and quality direction.
Abstract:This research aims to analyze the comparison of character education system curricula in Indonesia and Finland. The focus of the research is to identify differences and similarities in the approach, implementation and effectiveness…
ectiveness of character education in the two education systems. The research method used is a literature study with a qualitative approach. Data was collected through reviewing curriculum documents, education policies, and scientific articles related to character education in Indonesia and Finland. The research results show that Finland integrates character education holistically in all aspects of learning, while Indonesia still tends to separate character education as a separate subject. Apart from that, Finland emphasizes the formation of values of independence, responsibility and collaboration through a student-centered approach, while Indonesia places more emphasis on religious values and nationalism. The implication of this research is the need to reorient the character education curriculum in Indonesia to better integrate character values in the entire learning process, as well as adopting best practices from Finland which have been proven effective in shaping students' character.
Abstract:This research article aims to discover the relationship of knowledge and attitudes with self-awareness in implementing health protocol in Cilacap sub-district Post-pandemic. This research is a type of analytical research…
and the design used in this research is cross sectional. This research uses primary data and secondary data. Samples were 112 people. The instrument used was a structured questionnaire. Data were analyzed with chi-square test. Results showed that knowledge OR; 2,918 95% Cl=(1,306-6,522), attitude OR; 2,293 95% Cl=(1,305-5,083), were knowledge and attitude are associated with self awareness in implementing health protocols.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang, strategi, dan tantangan yang dihadapi industri perbankan syariah dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah…
h metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, yang mengkaji berbagai literatur, laporan industri, serta regulasi yang terkait dengan implementasi AI dalam perbankan syariah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi operasional perbankan syariah, terutama melalui otomatisasi layanan keuangan, penggunaan chatbot dalam layanan nasabah, serta analisis risiko berbasis big data yang dapat meningkatkan akurasi pengambilan keputusan. Selain itu, AI juga dapat membantu dalam penguatan kepatuhan syariah melalui analisis kontrak berbasis machine learning dan deteksi transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip syariah. Namun, implementasi AI dalam perbankan syariah juga menghadapi berbagai tantangan, seperti kepatuhan terhadap prinsip syariah, keamanan data dan privasi, serta kesiapan teknologi dan infrastruktur. Untuk mengatasi tantangan tersebut, diperlukan strategi yang mencakup kolaborasi dengan fintech berbasis syariah, penguatan regulasi AI oleh otoritas keuangan syariah, serta investasi dalam pengembangan sumber daya manusia dan infrastruktur digital. Kesimpulannya, perbankan syariah dapat memanfaatkan AI untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi, namun penerapannya harus dilakukan dengan tetap mempertahankan kepatuhan terhadap prinsip syariah dan memperhatikan aspek etika serta keamanan data. Dengan pendekatan yang tepat, AI dapat menjadi alat yang mendukung pertumbuhan perbankan syariah secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran, hambatan dan upaya yang dilakukan Inspektorat dalam penerapan Standar Audit Intern Pemerintah (SAIP) pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara. Data yang digunakan dalam…
am penelitian ini adalah data kualitatif yang tidak dapat diukur dengan skala numerik atau data yang disajikan dalam bentuk deskriptif atau berbentuk deskripsi. Pendekatan kualitatif lebih menekankan pada proses dan makna (perspektif subjek) dalam memahami suatu fenomena yang diteliti. Topik yang diangkat memerlukan analisis berdasarkan keadaan/fakta/fenomena alam dan tidak dapat diukur dengan angka. Hasil penelitian menunjukkan masih terdapat beberapa penerapan standar audit internal pemerintah pada Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara yang belum sesuai dengan Peraturan Nomor: PER-01/AAIPI/DPN/2021 tentang Standar Audit Internal Pemerintah Indonesia.
Abstract:Penelitian ini menganalisis karakteristik biogeofisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Paguyaman untuk mendukung pengelolaan wilayah yang berkelanjutan melalui pendekatan berbasis data spasial dengan memanfaatkan Geographic Information…
formation System (GIS). Data yang digunakan mencakup survei lapangan, citra satelit, model elevasi digital (DEM) beresolusi 30 meter, serta data iklim dari stasiun meteorologi setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tanah yang dominan adalah Latosol, yang mencakup 51,35% dari total luas wilayah, diikuti oleh Podsolik (21,57%) dan Aluvial (17,09%). Latosol yang subur memerlukan manajemen konservasi yang tepat untuk mencegah degradasi, sementara Podsolik yang bersifat asam memerlukan perlakuan khusus guna mendukung produktivitas pertanian. Tutupan lahan didominasi oleh hutan lahan kering sekunder, yang mencakup 36,43% dari total area, berperan penting dalam menjaga keseimbangan hidrologi dan mencegah erosi. Topografi DAS Paguyaman, yang didominasi oleh perbukitan (55,24%) dan pegunungan (26,67%), menunjukkan risiko tinggi terhadap erosi, sehingga diperlukan strategi konservasi seperti reboisasi dan teknik terasering. Penelitian ini menekankan pentingnya integrasi data biogeofisik dalam merumuskan strategi pengelolaan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan iklim, serta mendukung kebutuhan masyarakat lokal. Temuan ini dapat menjadi referensi strategis bagi penelitian lanjutan dan pengembangan kebijakan pengelolaan DAS yang lebih efektif.
Abstract:penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam mengenai Implementasi dan Relevansi Hukum Islam dalam bahan ajar Pendidikan Agama Islam pada Kurikulum Merdeka di SMAN 3 Banjarmasin. Kurikulum Merdeka dalam mata…
ta pelajaran Pendidikan Agama Islam bertujuan untuk mempersiapkan peserta didik agar matang secara spiritual, berakhlak mulia, serta memiliki pemahaman yang kuat tentang dasar-dasar agama Islam dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam ruang lingkup Negara Republik Indonesia, terutama dalam bidang muamalah. Namun, meskipun bahan ajar tersebut mencakup 30 materi yang berkaitan dengan ibadah dan muamalah, tidak semua materi dibahas secara komprehensif. Pembahasan hukum Islam dalam materi yang diajarkan hanya mencakup beberapa topik seperti asuransi, bank, koperasi, pernikahan, hukum khamar, narkoba, al-kulliyah al-khamsah, dan waris. Selain itu, terdapat pengulangan materi antara jenjang kelas X dan XI, yang menunjukkan adanya keterbatasan dalam keberagaman dan kedalaman pembahasan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan merupakan penelitian lapangan (field research) yang bertujuan untuk menggali data secara langsung dari objek penelitian, yaitu guru pengajar Pendidikan Agama Islam di SMAN 3 Banjarmasin. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana implementasi dan relevansi hukum Islam dalam bahan ajar tersebut, serta memberikan wawasan tentang pengembangan bahan ajar yang lebih komprehensif di masa depan.